Anda di halaman 1dari 10

Pendahuluan

Ultrasonografi adalah teknik pencitraan yang aman dan sering diaplikasikan untuk mempelajari jaringan lunak tubuh manusia. Secara fisik, USG mengacu pada suatu media yang menggunakan getaran mekanik dengan frekuensi melampaui batas atas pendengaran normal (20KHz)

Ultrasound neuromuskular sendiri merupakan kemajuan teknologi yang membantu untuk menggambarkan struktur kecil seperti nervus perifer dan resolusi yang sangat baik ini biasanya disebut dengan ultrasonografi resolusi tinggi.

Prinsip- Prinsip Dalam USG


Probe USG (transduser) memiliki 2 fungsi, yaitu: menerima dan memancarkan gelombang suara sehingga berfungsi sebagai speaker dan microphone. USG 20 KHz frekuensi tinggi tidak dapat didengar oleh manusia normal. Penggunaannya di dunia medis biasanya menggunakan frekuensi dalam satuan MHz

Ketika arus listrik diaplikasin ke serangkaian kristal piezoelectric dengan transduser, energi mekanik dalam bentuk vibrasi yang dihasilkan, sehingga membentuk gelombang suara. Saat gelombang suara itu menyentuh jaringan tubuh dengan impedansi yang berbeda, maka akan direfleksikan dan atau disebarkan.

Gelombang yang direfleksikan ke transduser kemudian ditransformasikan kembali menjadi sinyal listrik , kemudian diproses oleh mesin USG untuk menghasilkan gambar dalam layar/ monitor

Echogenicity
Struktur cairan hipoechoic (gelap/ hitam) Struktur tulang atau tendons hiperechoic (putih) Struktur intermediet (parenkim liver, kelenjar tiroid) gray (abu-abu)

Penggunaan Ultrasound

Ultrasound in regional anasthesia

Peripheral Nerve Imaging

Ultrasound in Regional Anasthesia


1. Kualitas gambar yang dihasilkan pada USG saraf bergantung pada mesin usg dan transduser, pemilihan transduser yang tepat (ex: frekuensi) untuk setiap lokasi saraf, interpretasi sonografi yang baik bagi mengenai anatomi yang akan diblok, koordinasi yang baik antara mata dan tangan dalam menggerakkan dan mengarahkan jarum.

2.