Anda di halaman 1dari 11

KELENJAR PARATIROID

Out line

• Anatomi dan perkembangan


• Hormon-hormon kelenjar paratiroid
• Regulasi hormonal pada kesetimbangan
kalsium
• Kelainan pada tulang
Anatomi dan perkembangan
• Kelenjar paratiroid berkembang dari evaginasi
endoderma pada sisi lateral usus depan yang sidebut
kantung pharyngeal atau kantung visceral
• Pada manusia terdapat dua pasang kelenjar paratiroid,
kelenjar inferior berkembang dari kantung pharyngeal III
dan kelenjar superior berkembang dari kantung
pharyngeal IV.
• Kelenjar paratiroid selanjutnya memisahkan diri dari
pharynx dan menempatkan diri dalam jaringan kelenjar
tiroid pada aspek dorsal atau dorsomedial dari lobus
lateral kelenjar tiroid
• Kelenjar paratiroid pada manusia dewasa berukuran
kecil (± 0,25 inch, berat 1,6 g), berbentuk ovoid, dan
berwarna merah kecoklatan.
Anatomi dan perkembangan
• Warna dapat bervariasi menurut kandungan lemak dalam
jaringan parenkimnya. Lemak pada jaringan parenkim
pada saat pubertas dan orang lebih tua dapat mencapai
60-70% dari volume sel dalam kelenjar
• Masing-masing kelenjar paratiroid tertanam dalam jaringan
kelenjar tiroid dikelilingi oleh kapsul jaringan ikat yang
memisahkannya dari kelenjar tiroid.
• Septa dari setiap kapsul meluas ke dalam kelenjar dan
membaginya menjadi lobula.
• Di dalam lobus terdapat dua tipe sel yaitu Chief cell dan
oxyphil cell.
Anatomi dan perkembangan
• Chief cell tertata dalam kolom atao korda dan
menunjukkan aktivitas siklis terkait dengan sekresi
hormon paratiroid yaitu parathyroid hormone (PTH).
• Chief cell yang sedang tidak aktif memiliki banyak
glikogen dalam sitoplasmanya dan memperlihatkan
retikulum endoplasma yang menyebar.
• Chief cell yang sedang aktif memiliki aparatus golgi yang
membesar dan aggregasi retikulum endoplasmik
granuler yang sangat jelas.
• Oxyphil cell memiliki sedikit retikulum endoplasma dan
sedikit aparatus golgi. Jumlah sel ini meningkat seiring
dengan meningkatnya usia
Fungsi hormon paratiroid
• Memacu osteoclasts, memacu pergantian
mineral dan pelepasan Ca2+ dari tulang.
• Menghambat osteoblasts, menurunkan laju
deposisi kalsium dalam tulang
• Meningkatkan reabsorpsion Ca2+ dalam ginjal,
mengurangi pengeluaran lewat urin
• Memacu pembentukan dan sekresi calcitriol
dalam ginjal.
• Fungsi calcitriol secara umum komplemen or
meningkatkan kerja PTH, tetapi fungsi
utamanya adalah meningkatkan absorpsi Ca2+
and PO43– oleh saluran pencernaan
Sel C pada kelenjar tiroid
• Di dalam kelenjar tiroid terdapat populasi sel lain di samping
sel-sel folikel, sel-sel tersebut berukuran lebih besar dari sel
folikel dan terletak di antara sel-sel folikel dan membran basal
 sel parafolikuler (sel C)
• Sel-sel ini menghasilkan Calcitonin yang berperan dalam
mengatur konsentrasi Ca2+ dalam tubuh dengan cara
menurunkan kadar Ca2+ dalam cairan tubuh melalui
– Penghambatan osteoclast menurunkan laju pelepasan Ca2+ dari
tulang
– Memacu ekskresi Ca2+ melalui ginjal
• Calcitonin berperan sangat penting pada masa kanak-kanak
untuk memmacu pertumbuhan dan deposisi Ca2+ ke dalam
tulang
• Calcitonin juga berfungsi melindungi tulang dari kehilangan
kalsium pada kondisi kelaparan dan pada ibu di akhir periode
kehamilan
Komponen yang berperan dalam
homeostasis kalsium
• PTH
• Calcitonin
• Vitamin D
Regulasi hormonal pada kesetimbangan
kalsium
_
Kelenjar paratiroid

PTH

Ginjal tulang Sal. pencernaan

Reabsorbsi Pelepasan Absorbsi


Ca Ca Ca

Kadar Ca tubuh
meningkat
Peranan Calcitonin dalam kesetimbangan kalsium
dalam tubuh

Kelenjar tiroid/
sel C

Calcitonin

Deposisi Ca ke
dalam tulang

Kadar Ca tubuh
menurun
Cahaya matahari

7-Dehydrocholesterol Vit. D3 KULIT

1a-hydroxylase 25-hydroxylase
1,25 dihydroxy 25-hydroxy Vit.D3
Vit.D3

ORGAN TARGET