Anda di halaman 1dari 26

Pembimbing:

Dr Ika Nur S, SpKJ


Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Universitas Islam Negeri Syarif Hidyatullah Jakarta
Kepaniteraan Klinik Psikiatri RSUP Fatmawati
29 Juli 28 Juli 2015

Dinamika
Kepribadian
dan CLP
Nadisha Refira
(1111103000043)

Psikodinamika
Definisi : suatu pendekatan konseptual yang memandang proses-proses
mental sebagai gerakan dan interaksi kuantitas-kuantitas energi psikis
yang berlangsung intra-individual (antar bagian struktur struktur psikik)
dan inter individual (antar orang)
Psikodinamika mencakup :
Struktur (kepribadian)
Kekuatan (dorongan, libido, instinct)
Gerakan (movement, action)
Pertumbuhan (growth)
Perkembangan (development)
Maksud dan tujuan fenomena-fenomena psikologik

STRUKTUR KEPRIBADIAN
Id (naluri, drive, instincts) :
- dorongan untuk memenuhi
kebutuhan biologis.
- ada sejak individu
dilahirkan di dunia
- contoh : bernapas, lapar,
seks
- mendominasi individu pada
usia bayi hingga 1,5 tahun

Ego :
- diferensiasi dari id, terbentuk karena
pertentangan antara id dengan lingkungan yang
tidak selalu dapat memenuhi kebutuhannya.

Superego : terbentuk dari hasil absorbsi dan


pengambilan nilai-nilai norma dalam kultur,
agama, hal-hal kebaikan yang ditanamkan oleh
orang tua.

Ego
Alam sadar
Superego

Alam nirsadar

Id

Garis represi

Mekanisme Defensi
Definisi luas
semua cara penanggulangan masalah baik yang irasional maupun
irasional, yang sadar maupun nirsadar, yang realistik maupun
fantastik.
Definisi sempit
mekanisme yang dipakai ego untuk menyingkirkan anxietas dan yang
mengandung potensi patogen (potensi untuk membentuk gejala
psikopatologik)
Klasifikasi
Matur
Imatur/patologik

Mekanisme Defensi Matur


Supresi : membuang pikiran-pikiran dan perasaan yang tidak
dapat diterima secara sadar
Altruisme : menangguhkan atau menganggap tidak penting
kebutuhan atau minat pribadi dibanding orang lain
Sublimasi : mengganti dorongan atau harapan yang tidak dapat
diterima oleh alam sadar dengan alternatif lain yang dapat
diterima secara sosial
Humor : kemampuan membuat hal-hal yang lucu untuk diri
sendiri

Mekanisme Defensi yang


potensial patologik
Penyangkalan (denial) : menganggap tidak ada sensasi nyeri atau
antisipasi suatu peristiwa yang tidak menyenangkan
Represi : perasaan atau impuls yang nyeri atau tidak dapat diterima
didorong keluar kesadaran, tidak diingat, dilupakan
Proyeksi : kegagalan diri sendiri dipersalahkan kepada orang lain
Introyeksi : menyalahkan diri sendiri
Pembentukan reaksi (reaction formation) : menyusun sikap reaktif
terhadap impuls yang dirasakan sebagai ancaman

Peniadaan (undoing) : perbuatan ritualistik yang memiliki arti simbolik untuk


meniadakan, menghapus, melupakan suatu kejadian, pemikiran atau impuls.
Isolasi : memisahkan ingatan tentang peristiwa traumatik dari penghayatan
emosinya.
Penghalangan (blocking) : digunakan ketika tidak dapat mengatasi emosi
dengan penyangkalan dan represi; dengan demikian fungsinya dihentikan
atau dihadang.
Regresi : mundur kembali pada jenis adaptasi yang lebih dini
Splitting : mekanisme defensi yang primitif, dengan manifestasi klinis :
- Ekspresi perasaan dan perilaku yang berubah-ubah cepat
- kemampuan pengendalian impuls berkurang secara selektif

Consultation Liaison
Psychiatry

CLP

Definisi
CLP adalah subspesialisasi dalam disiplin ilmu psikiatri yang menjembatani
Psikiatri dengan Kedokteran Umum dan bidang spesialisasi kedokteran
lainnya.
Sinonim :
Psychiatry for the medically ill
Kedokteran psikosomatik

Tujuan
memberikan pelayanan holistik, tidak hanya kesembuhan penyakit, namun
juga kesehatan mental
CLP merupakan integrasi tim multidisipliner, meliputi spesialis, psikolog,
perawat, pekerja sosial, dan praktisi agama

Definisi (2)
Consultation Liaison
Psychiatry

Psikiater memerlukan kompetensi khusus


mengenai manajemen pasien secara holistik,
meliputi mental, emosional, dan sosial, serta
mampu menjelaskan kepada pasien, keluarga, dan
masing-masing yang terlibat dalam tim tsb.

pelayanan
terbatas
menerima
dan
Konsultasi
menjawab
konsul dari
disiplin
kedokteran
lainnya

Proses Pelayanan CLP


Penemuan

Tujuan :
mencegah terjadinya komorbiditas psikiatri, serta mencegah
kekambuhan komorbiditas gangguan psikiatri

Area Layanan CLP


Gangguan stress akut
Agresi dan impulsitas

Penyakit AIDS dan HIV

Kematian, kondisi terminal, dan


kedukaan

Depresi didalam tatanan medis umum


Penentuan kapasitas dan isu forensik

Kecemasan di dalam tatanan medis


umum
Penyesuaian dan penerimaan terhadap
penyakit

Demensia didalam tatanan medis umum

Penyalahgunaan zat, alkohol di dalam


tatanan medis umum, termasuk
sindroma putus zat

Delirium dan demensia

Gangguan buatan dan malingering

Rasa sakit

Gangguan kepribadian didalam tatanan medis


umum

Manifestasi psikiatri di dalam penyakit medis dan


neurologis

Area Layanan CLP (2)


Faktor psikologis yang
memengaruhi kondisi medis
Psiko-onkologi
Psikofarmakologi pada penyakit
medis, termasuk interaksi obat
Gangguan somatoform
Bunuh diri
Obesitas, hipertensi
Smoking cessation

Tujuan CLP
Skrining dan identifikasi pasien dengan premorbid dan komorbid
dengan kondisi psikiatri
Rujukan untuk terapi yang sesuai
Menyediakan terapi ditempat
Hubungan komunikasi dengan tim pelayanan
Memfasilitasi komunikasi antar penyedia pelayanan
Advokasi

Instrumen Skrining CLP


Hamilton Rating Scale for Depression (HRS-D)
Beck Depression Index II (BDI-II)
Hamilton Anxiety Rating Scale
Beck Anxiety Scale
Clinician-Administered PTSD Scale
DLL

Hamilton
Rating Scale
for Depression
(HRS-D)

Hamilton Rating
Scale for Depression
(HRS-D)

Hamilton Rating
Scale for Depression
(HRS-D)

Hamilton Rating
Scale for Depression
(HRS-D)

Hamilton Rating
Scale for Depression
(HRS-D)

Beck Depression
Index II (BDI-II)

Beck Depression
Index II (BDI-II)

Hamilton
Anxiety Rating
Scale

Beck Anxiety
Scale

TERIMA KASIH