Anda di halaman 1dari 23

METODOLOGI

PENELITIAN
Kelompok 2
Adi Sanjaya
Luhur Budi N.P .
Zulfa Nur R.

(F1315004)
(F1315058)
(F1315099)

CHAPTER 1
INTRODUCTION TO RESEARCH

Pengantar
A. pengertian business research
Penelitian adalah proses untuk menemukan solusi atas
suatu masalah melalui sebuah studi dan analisis atas
faktor faktor situasional. Sedangkan penelitian bisnis
dapat didefinisikan sebagai penyelidikan atau
investigasi yang terkelola, sistematis, berdasarkan
data, kritis, objektif, dan ilmiah terhadap suatu masalah
spesifik, yang dilakukan dengan tujuan menemukan
solusi
terkait.
B.jawaban
Peranatau
teori
dan
informasi dalam

research

penelitian memberikan informasi yang diperlukan untuk


memandu manajer mengambil keputusan yang dalam
rangka memecahkan masalah.

Pengantar (2)
C. Research and manajer

Manajer harus mengerti tentang penelitian agar:


Mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah dengan lebih efektif.
Bisa membedakan penelitian yang baik atau buruk bagi
perusahaan.
Melatih intuisi pengambilan keputusan, satu kejadian
menyebabkan kejadian yang lain.
Lebih memahami dan memperkirakan resiko keberhasilan maupun
kegagalan keputusan yang diambilnya.
Menghindari fraud yang dilakukan oleh tim riset.
Lebih efektif dalam menggunakan peneliti atau konsultan.
Menggabungkan ilmu pengetahuan dan pengalaman dalam
membuat keputusan.

Jenis Penelitian
A. Applied research
penelitian yang
dilakukan dengan
maksud menerapkan
hasiltemuan untuk
memecahkan
masalah spesifik
yang sedang dialami
perusahaan.

B. Basic or
fundamental
research
penelitian yang
terutama dilakukan
untuk meningkatkan
pemahaman
terhadap masalah
tertentu yang kerap
terjadi dalam konteks
organisasi dan
mencari metode
untuk
memecahkannya.

Manajer dan penelitian


A. Mengapa manajer perlu tahu tentang

penelitian?
Manajer tidak hanya harus bisa berkomunikasi
secara efektif dengan tim peneliti, tapi juga
harus menggambarkan peranan tim peneliti dan
manajemen. Informasi apa yang bisa disediakan
untuk peneliti dan informasi pengganti jika
peneliti ingin mendapatkan info yang bersifat
rahasia. Manajer yang memahami tentang
penelitian akan dapat memperkiraan informasi
apa saja yang dibutuhkan oleh peneliti.

Manajer dan penelitian


(2)
B. Manajer dan peneliti konsultan

Yang harus diperhatikan oleh manajer saat


menggunakan jasa konsultan-peneliti:
Peranan dan harapan kedua pihak dibuat
dengan jelas.
Filosofi dan nilai organisasi disebutkan dengan
jelas, jika ada halangan harus dikomunikasikan.
Hubungan baik antara karyawan dan peneliti,
memungkinkan kerjasama lebih lanjut di masa
yang akan datang.

Konsultan/Peneliti internal Vs
Eksternal
A. Konsultan/Peneliti internal

(untung/rugi)
Keunggula
n

Kekuranga
n

Tim mempunyai peluang yang lebih besar untuk diterima oleh


karyawan dimana penelitian dilakukan.
Lebih sedikit waktu yang dibutuhkan untuk mengerti struktur,
filosofi dan iklim serta sistem kerja.
Tim tetap ada saat rekomendasi penelitian dilakukan.
Biaya yang diperlukan relatif lebih rendah. Untuk masalah
dengan kompleksitas rendah, tim internal lebih ideal.

Karena tim sudah lama berada di lingkungan perusahaan, tim


mungkin akan memecahkan masalah dengan metode stereotip
daripada dengan metode baru.
Independensi yang mungkin dipengaruhi oleh koalisi kuat dalam
perusahaan.
Ada kemungkinan dimana tim peneliti yang sudah berkualifikasi
tinggi tidak dianggap sebagai seorang ahli oleh karyawan dan
manajemen, sehingga rekomendasinya tidak dihiraukan.
Bias organisasi dapat membuat temuan kurang objektif dan
kurang ilmiah.

Konsultan/Peneliti internal Vs Eksternal


B. Konsultan/Peneliti eksternal

(untung/rugi)
Keunggula
n

Kekuranga
n

Pengalaman dalam menghadapi tipe masalah


yang sama pada jenis organisasi berbeda.
Mereka akan berfikir lebih menyeluruh dan
memandang situasi dari berbagai sudut
pandang dan metode.
Tim eksternal biasanya mempunyai program
pelatihan periodik yang terus meng-update
model penyelesaian masalah terkini.

Biaya yang biasanya tinggi.


Sambutan yang kurang baik dari karyawan.
Untuk pendampingan implementasi maupun
evaluasinya diperlukan biaya lagi.

Pengetahuan tentang penelitian dan


efektifitas manajer
Pengetahuan tentang penelitian ini dapat

meningkatan kepekaan manajer terhadap


faktor-faktor internal maupun eksternal yang
berpengaruh terhadap pekerjaan dan
lingkungan organisasi.
Fokus pada pemecahan masalah, pemahaman
yang tinggi terhadap bagaimana rekomendasi
dibuat, bagaimana dan mengapa masalah
tersebut muncul adalah dasar dari seorang
manajer untuk dapat membuat keputusan
manajerial.

Etika dalam penelitian bisnis


Etika dalam penelitian bisnis mengacu pada kode sikap

atau kesesuaian perilaku terhadap norma sosial yang


berlaku dalam masyarakat. Etika ini harus diterapkan
oleh semua pihak yang terlibat dalam penelitian.
Misal:
- Antara lain seorang yang membutuhkan penelitian
haruslah yakin terhadap apa yang dilakukannya,
- memperhatikan dengan sungguh-sungguh indikasi
hasil yang didapat,
- meminimalkan egonya, dan
- lebih mementingkan organisasi daripada kepentingan
pribadinya.

CHAPTER 2
PENDEKATAN ILMIAH DAN PENDEKATAN
ALTERNATIF INVESTIGASI

Karakteristik Penelitian Ilmiah

Tujuan Jelas
Ketepatan
Dapat Diuji
Dapat Ditiru
Ketelitian dan Keyakinan
Objektivitas
Dapat Digeneralisasi
Hemat

Metode hipotesis
deduktif

Langkah dalam Metode Hipotesis Deduktif


Identiifikasi Area Masalah Secara Luas
Menetapkan Pernyataan Masalah
Mengembangkan Hipotesis
Menentukan Teknik Pengukuran
Pengumpulan Data
Analisis Data
Interpretasi Data

Ulasan atas Metode Hipotesis


Deduktif
Penalaran deduktif merupakan kunci dari

metode hipotesis deduktif. Dalam penalaran


deduktif, penelitian dimulai dengan teori
general dan kemudian teori tersebut
diterapkan pada kasus spesifik.
Penalaran induktif merupakan proses di mana
peneliti mengamati fenomena spesifik dan
berdasarkan hal tersebut didapatkan
kesimpulan yang bersifat general.

Hambatan pada Pelaksanaan


Penelitian Ilmiah dalam Area
Manajemen
Dalam area manajemen, penelitian tidak

selalu dapat dilakukan dengan kondisi 100%


ilmiah dikarenakan kesulitan yang ditemui
pada pengukuran dan pengumpulan data
pada area subjektif seperti perasaan, emosi,
perilaku, dan persepsi.

Pendekatan
alternatif
penelitian

Positivism

Ilmu pengetahuan dan penelitian ilmiah


dipandang sebagai jalan untuk menemukan
kebenaran untuk memahami dunia dengan
cukup baik sehingga kita dapat memprediksi
dan mengendalikannya.
Constructionism
Pendekatan ini menekankan pada bagaimana
manusia membangun ilmu pengetahuan.
Penganut constructionism tertarik pada
bagaimana cara pandang seseorang atas
dunia sebagai hasil dari interaksi dengan
orang lain.

Critical Realism

Pendekatan ini merupakan kombinasi atas


kepercayaan terhadap realitas eksternal
dengan penolakan terhadap klaim bahwa
realitas eksternal tersebut bisa diukur secara
obyektif; observasi akan selalu menjadi
subyek interpretasi.
Pragmatism
Pendekatan ini mendefinisikan penelitian
sebagai sebuah proses di mana konsep dan
teori merupakan generalisasi atas tindakan
dan pengalaman yang lalu serta interaksi
yang telah kita lakukan dengan lingkungan.

Komentar Tentang
Materi
Chapter 1 dan 2

Pengetahuan dan Keterampilan


yang Didapat
1. Mampu memahami pengertian penelitian

(research), jenis-jenis penelitian dan Etika


dalam melakukan penelitian
2. Mampu memahamikarakteristik dalam
penelitian ilmiah, motede hipotesis-deduktif
dan pendekatan/ alternatif lain dalam
penelitian
3. Memperoleh gambaran dasar bagaimana
melakukan penilitian dengan baik dan benar.

Kendala yang Dihadapi


1. Kesulitan dalam memahami istilah-istilah

teknis dalam penelitian dikarenakan baru


pertama kali mendengar istilah-istilah
tersebut.
2. Kesulitan dalam mengakses situs e-learning
FE (elaerning.fe.uns.ac.id) dikarenakan
permasalahan teknis.