Anda di halaman 1dari 5

Systematic review

Oleh :
1. Irda Rizky Wiharti (201310410311005)

Systematic review

Definisi :
Systematic Review adalah suatu metode penelitian
untuk melakukan identifikasi, evaluasi dan
interpretasi terhadap semua hasil penelitian yang
relevan terkait pertanyaan penelitian tertentu, atau
fenomena yang menjadi perhatian.
Pada prinsipnya Systematic Review adalah metode
penelitian yang merangkum hasil-hasil penelitian
primer untuk menyajikan fakta yang lebih
komprehensif dan berimbang.

Urutan Proses Penelitian Systematic Review (Perry & Hammond, 2002)


N
Tahapan Proses
Tujuan
O
1

Identifikasi pertanyaan penelitian

Mengembangkan protokol penelitian Memberikan penuntun dalam melakukan


systematic review
systematic review

Menetapkan lokasi data-base hasil Memberikan batasan wilayah pencarian


penelitian sebagai wilayah pencarian terhadap hasil penelitian yang relevan
(misalnya MEDLINE, PubMed)

Seleksi hasil-hasil
relevan

Pilih hasil-hasil
berkualitas

Ekstraksi data dari studi individual

Sintesis hasil dengan metode meta- Melakukan sintesis hasil dengan teknik
analisis (kalau memungkinkan), atau meta-analisis (forest plot) atau teknik
metode
naratif
(bila
tidak naratif (meta-sintesis)

penelitian

penelitian

Melakukan
transformasi
masalah
kesehatan menjadi pertanyaan penelitian.

yang Mengumpulkan
yang
relevan
penelitian

hasil-hasil penelitian
dengan
pertanyaan

yang Melakukan eksklusi dan inklusi terhadap


penelitian yang akan dimasukkan dalam
systematic review berdasarkan kualitas
Melakukan ekstraksi data dari studi
individual untuk mendapatkan temuan
pentingnya

Kelebihan vs Kekurangan Systematic review

KELEBIHAN
Hasil SR lebih convincing dan
powerful, hal ini dikarenakan sejak
dari awal proses SR mengikuti pre
planned method dan juga lebih
rigourous. (Evans & Kowanko 2000)
SR dapat menjawab masalah klinik
dengan lebih spesifik. (Jones & Evans
2000)
Kesimpulan SR ini lebih akurat dan
powerful karena data disintesa secara
kuantitatif dan berdasarkan pada
penelitian yang memiliki evidence
level yang tinggi, eg RCT (Cook et al
1997)

KEKURANGAN
Tidak dapat menjelaskan proses dan
manajemen dari sebuah masalah
klinik, dimana hal ini dapat terjawab
oleh NR (narrative reviews)