Anda di halaman 1dari 3

Kaidah Hukum Dan Kaidah Sosial

1. Pengertian Kaedah
Masing masing anggota masyarakat memiliki
kepentingan berbeda, yang berpotensi merusak
ketertiban umum
Agar terwujud keselarasan kepentingan bersama
diperlukan tatanan (orde) yang berwujud aturan yang
menjadi pedoman tingkah laku manusia dalam
pergaulan hidup, sehingga kepentingan
masing masing dapat terpelihara dan terjamin
Tatanan tersebut disebut dengan KAEDAH (arab),
NORMA (Latin) / UKURAN UKURAN yang berwujud :
PERINTAH berbuat sesuatu yang akan berakibat baik
LARANGAN berbuat sesuatu karena dampaknya
yang tidak baik
2. Pengertian, Sumber dan dasar keberlakuan KAEDAH /
NORMA / UKURAN - UKURAN
N Keterangan Pengertian Sumber Dasar Keberlakuan
o
1. Norma kesusilaan Peraturan hidup Suara kalbu / suara batin o Kesadaran individual
untuk menuju / suara hati yang o tidak dipaksakan
kesempurnaan diinsyafi sebagai berdasarkan sanksi
manusia ( pedoman sikap dan formal
insan kamil) perbuatan o Sanksi sosial

2. Norma Kesopanan Peraturan hidup Kesepakatan Kesadaran individual


yang timbul dari sekelompok masyarakat tidak dipaksakan
sekelompok orang bersifat dipengaruhi : berdasarkan sanksi
ruang dan waktu formal
(regional / tdk universal) Sanksi sosial

3. Norma agama Peraturan Bersumber pada : Keimanan


Illahiyah yang wahyu (agama Prinsip reward (pahala /
beraspek sosial samawi) surga) dan punishment
dan transendental Pemikiran / filsafat (dosa / neraka)
(non samawi)
2. Pengertian, Sumber dan dasar keberlakuan KAEDAH /
NORMA / UKURAN UKURAN (lanjutan)

N Keterangan Pengertian Sumber Dasar


o Keberlakuan
4. Norma hukum Peraturan yang disusun oleh Negara Dipaksakan
penguasa, isinya mengikat dengan sanksi
dan pelaksanaannya dapat
dipaksakan dengan sanksi
hukuman
Dapat menyatakan :
a.) sah / tidak
sahnya
sesuatu
b) Benar /
salah sesuatu
Bentuk :
1. Regeling (pengaturan)
2. Bescikking (penetapan)