Anda di halaman 1dari 16

DA GU SI BU

Nur Aisyah Syaripudin Harun


20150350020
TUJUAN
Masyarakat dapat melakukan DAGUSIBU
dengan benar
Untuk membantu dalam meningkatkan
persentase kesehatan
Apa itu obat?

Dalam pengobatan, obat dapat digunakan


untuk pencegahan, penyembuhan, pemulihan,
dan peningkatan kesehatan.
Namun obat adalah senyawa kimia yang
dapat bekerja sebagai racun, sehingga obat
harus digunakan dalam dosis yang tepat dan
dengan cara yang benar.
AGAR TERHINDAR DARI BAHAYA
OBAT

1.Dapatkan Obat Dengan Benar


2.Gunakan Obat Dengan Benar
3.Simpan Obat Dengan Benar
4.Buang Obat Dengan Benar
Dapatkan
DA Obat Dengan Benar

Obat dapat diperoleh masyarakat dari sarana pelayanan kefarmasian yaitu:


Apotek
Toko obat berijin
Rumah Sakit
Puskesmas

Pada waktu menerima obat perlu dilakukan:


Pemeriksaan penandaan kemasan obat
Bentuk obat sesuai standar atau tidak
Penggolongan Obat
Obat bebas:
Dapat dibeli tanpa resep
Di apotik & toko obat berijin
Psikotropika:
Harus dengan resep
Di apotik
Obat bebas terbatas:
Dapat dibeli tanpa resep
Di apotik & toko obat berijin
Narkotika:
Hanya dengan resep
Obat keras: Di apotik

K Harus dengan resep


Di apotik
Gunakan
GU Obat Dengan Benar

Sebelum menggunakan obat:


1. Pastikan obat yang akan digunakan sudah betul.
2. Pastikan obat masih baik.
3. Baca peringatan dalam kemasan.
4. Pastikan apakah obat bisa langsung digunakan atau ada hal tertentu yang harus
dilakukan terlebih dahulu
5. Gunakan obat sesuai ketentuan.
Tanda Peringatan Pada Obat Bebas Terbatas
P. No. 1 P. No. 2
Awas ! Obat Keras Awas ! Obat Keras
Bacalah aturan pemakaiannya Hanya untuk kumur, jangan ditelan

P. No. 3 P. No. 4
Awas ! Obat Keras Awas ! Obat Keras
Hanya untuk bagian luar dari badan Hanya untuk dibakar

P. No. 5 P. No. 6
Awas ! Obat Keras Awas ! Obat Keras
Tidak boleh ditelan Obat wasir, jangan ditelan
Informasi Umum
Bacalah cara penggunaan obat sebelum minum obat dan periksalah tanggal
kadaluarsanya.
Gunakan obat sesuai aturan minum obat dalam etiket atau anjuran dalam brosur (obat
bebas atau bebas terbatas).
Waktu minum obat sesuai waktu yang dianjurkan.
Hentikan penggunaan obat bila tidak memberikan manfaat. Bila terjadi hal-hal yang
tidak diinginkan, segera hubungi tenaga kesehatan terdekat
Hindari menggunakan obat orang lain walaupun gejalanya tampak serupa.
Setelah Menggunakan Obat

Perhatikan:
Apakah timbul gejala khusus misalnya mengantuk, gatal, perih lambung, pusing dll.
Bila ya, segera hubungi tenaga kesehatan terdekat

Kembalikan obat ke tempatnya semula.


SISimpan Obat Dengan Benar
Jauhkan obat dari jangkauan anak.
Simpan obat dalam kemasan asli dan dalam wadah tertutup rapat. Label
jangan dilepas karena berisi aturan pemakaian.
Simpan obat di tempat yang sejuk, kering, dan terhindar dari sinar
matahari langsung atau sesuai petunjuk yang tertera dalam kemasan.
Jangan simpan obat yang telah kadaluarsa.
BUBuang Obat Dengan Benar
Obat yang harus dibuang adalah:
Obat yang kadaluarsa.

Obat yang rusak.

Kerusakan obat dapat disebabkan oleh:


Udara yang lembab

Sinar matahari

Suhu

Goncangan fisik
Tanda-tanda Obat Rusak
Terjadi perubahan:
Warna, bau, dan/atau rasa
Bentuk: pecah, retak, berlubang, menjadi bubuk
Kapsul/puyer/tablet: lembab, lembek, basah, lengket
Cairan/salep/krim menjadi keruh, mengental, mengendap, memisah,
mengeras
Timbul noda, bintik-bintik, gas
Wadah/kemasan rusak
Etiket tidak terbaca/sobek
Cara Membuang Obat
Untuk menghindari penyalahgunaan obat rusak/kadaluarsa/ bekas wadah obat:
Botol/ pot plastik: lepaskan etiket dan buka tutup botol/pot terlebih dahulu, baru
dibuang ke tempat sampah.
Boks/ dos/ tube: gunting terlebih dahulu, baru dibuang ke tempat sampah.

Obat juga dapat dibuang dengan cara:


Kemasan dibuka, lalu dipendam dalam-dalam.
Dibakar, pastikan pembakaran memusnahkan seluruh obat
KESIMPULAN
Obat merupakan sarana atau komoditi kesehatan yang dapat
memberikan manfaat apabila cara mendapatkan, cara
menggunakan, cara menyimpan dan cara membuang dilakukan
dengan benar.
Semua komponen bangsa, baik organisasi masyarakat,
organisasi sosial, organisasi profesi, dan juga masyarakat
sendiri harus bersinergi untuk meningkatkan pemahaman
masyarakat terhadap obat.
TERIMA KASIH