Anda di halaman 1dari 27

Definition

Etiology

Epidemiology

Classification

Pembahasan
Pathophysiology

Clinical Manisfestation

Diagnosis

Penatalaksanaan

DD, Prognosis
DEFINITION
Heart Failure (HF) adalah gejala klinis
kompleks yang merupakan hasil dari gangguan
struktural atau fungsional ventricular filling
atau pada fase period of ventricular ejection.
Etiology
HF dapat disebabkan oleh gangguan struktural dari jantung itu sendiri,
beberapa penyebab dari HF :
1. Dilated Cardiomyopathies (DCM)
2. Familial Cardiomyopathies
3. Endocrine and metabolic cause of cardiomyopathies
Obesitas
Diabetic Cardiomyopathy
Thyroid Desease
Acromegaly and growt hormone deficiency
4. Toxicity Cardiomyopathy
Alcoholic Cardiomyopathy
Cocaine Cardiomyopathy
Cardiotoxicity Related to Cancer therapies
Nutritional cause of Cardiomyopathy
Continue
5. Myocarditis and Cardiomyopathies due to imflamation
Myocarditis
Chagas Desease
6. Noninfectius cause Cardiomyopathies
Hypersensitivity Cardiomyopathies
Rheumatoid cause
7. Peripartum Cardiomyopathy
8. Amyloidosis
9. Cardiac Sarcoidosis
10. Cardiomyopathy caused by iron overload
Epidemiology

Prevalensi gagal jantung berdasar wawancara terdiagnosis dokter di Indonesia sebesar


0,13%,
Prevalensi meningkat seiring dengan bertambahnya umur, tertinggi pada umur 65 74
tahun (0,49%), tetapi menurun sedikit pada umur 75 tahun (0,41%) dan prevalensi lebih
tinggi pada perempuan (0,2%) dibanding laki-laki (0,1%)
Classification

Menurut American Heart Association (AHA)


klasifikasi gagal jantung dibagi berdasarkan
abnormalitas jantung dan menurut New York
Heart Association (NYHA) klasifikasi gagal
jantung dibagi berdasarkan gejala yang
berkaitan dengan kapasitas fungsional
jantung, dapat dilihat pada table berikut :
Pathophysiology

Gambar 1. Mekanisme kompensasi penurunan curah jantung (cardiac


output)
Continue

Gambar 2. Mekanisme kompensasi penurunan curah jantung (cardiac


output) pada ginjal
Clinical Manifestation
Takikardia

Pernapasan Cheynes-Stokes

Sianosis

Pulsus alternans

Edema

Suara jantung

Syok Kardiogenik

High Output
Diagnosis : Anamnesis
Adakah riwayat nyeri dada?
Adakah riwayat penyakit jantung
sebelumnya?
Adakah riwayat faktor risiko
aterosklerosis?
Adakah riwayat penyakit pernafasan atau
ginjal?
Adakah riwayat kardiomiopati?
kebiasaan hidup pasien apakah pasien
merorok atau mengonsumsi alkohol dan
apakah pasien mengonsumsi obat yang
bisa mnyebabkan kardiomiopati
(dokdorubisis, kokain).
Pemeriksaan Fisik
Gejala dan tanda sesak nafas
Edema paru
Peningkatan JVP
Hepatomegali
Edema tungkai
Pemeriksaan Penunjang
EKG (elektrokardiogram )
Frekuensi debar jantung, irama jantung, dan sistem konduksi.

Foto Thorax
Derajat kongesti paru,kelainan paru dan jantung yang lain seperti efusi
pleura, infiltrate atau kardiomegali.

Pemeriksaan Laboratorium
- Pemeriksaan darah lengkap, elektrolit, urea, cretinin, gula darah,
albumin, enzim hati.
- Kadar sodium yang rendah, urea dan ceratinin yang tinggi = prognose
buruk
Continue
Analisi Gas Darah Arterial
-Oksigenasi, fungsi respirasi, dan keseimbangan asam basa
-Asidosis pertanda perfusi jaringan yang buruk = prognose
buruk

Ekokardiografi
Evaluasi dan memonitor fungsi sistolik ventrikel kiri dan
kanan, fungsi diastolik, struktur dan fungsi katup jantung,
kelainan pericardium, tekanan pengisian dari ventrikel kanan
dan kiri, stroke volume, dan tekanan arteri pulmonalis.
Penatalaksanaan Gagal Jantung

Nonfarmakologi (Nonmedikamentosa)

Farmakologi (Medikamentosa)

Pembedahan
Agen Intropik
Deuritik ACE-Inhibitor Positif

Penyekat Beta
Digitalis Vasodilator

Penghabat Kanal
Antikoagulan Antiaritmia
Kalsium
Bypass Arteri Koronaria

Kardiomioplasti

Pemasangan Pompa Balon Intraaorta

Alat Bantu Ventrikel yang Bersifat Mekanis

Transplantasi Jantung
Artery Coronary Bypass
Intra Aorta Baloon Pump
Mechanical ventricle
Heart Transplant
DD, PROGNOSIS
Infark miokard
-Respiratory failure

-Sindrom gangguan pernafasan akut


(ARDS)
-Asma
Continue
Tergantung pada faktor resiko dan penyakit
yang mendasari. Jika salah segera terobati
prognosisnya baik.
Terimakasih