Anda di halaman 1dari 6

KELOMPOK 8

N U R B AY T I RETNO AMILIA
PUTERI YOLANDA RIZKA HABIBAH
P U T R I P R AT I W I R I Z K A M U LYA N A
RANY OCTIAN R I Z K A P R AT I W I
R A U D AT U L AT I K A H S I LV I N A D W I YA N T I
R AY M O N D H U TA G A O L S R I J U I TA R A M A D O N A

Interaksi obat , Efek samping & pencegahan


Antiretroviral (ARV)
Interaksi obat ARV dengan obat lain
Obat / ARV N E LPV/r
V F
P V
Antimikobakterium
Rifampicin Kadar NVP turun 20-58%. Kadar EFV turun sampai 25% AUC LPV turun sampai 75%. Seharusnya tidak digunakan
Konsekuensi virologis bersama
belum pasti.
Kemungkinan terjadi efek
hepatotoksik tambahan.
Perlu Pemantauan
dengan baik
Clarithromycin Tidak ada Kadar Clarithromycin turun Peningkatan AUC Clarithromycin sampai
sampai 39%. Lakukan monitor 75%. Lakukan penyesuaian dosis
efikasinya atau ganti obat lain Claritrhromycin pada gangguan fungsi ginjal

Anti Jamur
Ketoconazole Kadar ketokonazole naik Tidak ada perubahan Peningkatan AUC LPV. Peningkatan kadar Ketokonazole
sampai 63%. Kadar NVP naik kadar yang berarti dari sampai 3 kali. Ketokonazole Tidak boleh lebih dari 200
sampai 15-30%. Tidak ketokonazole maupun mg/hari
dianjurkan untuk digunakan EFV
bersama
Fluconazole Peningkatan CMax, AUC, Cmin Tidak ada data Tidak ada data
NVP sampai
100%. Tidak ada perubahan
kadar Fluconazole.
Kemungkinan peningkatan
hepatotoksik yang
memerlukan Pemantauan
toksisitas NVP.
Itraconazole Tidak ada data Tidak ada data Peningkatan kadar Itraconazole. Dosis
Itraconazole tidak boleh lebih dari 200 mg/hari

Kontrasepsi Oral
Ethinyl Penurunan Ethinyl Peningkatan Ethinyl Penurunan Ethinyl estradiol sampai 42%. Gunakan
estradiol estradiol sampai 20%. estradiol sampai 37%. metode lain atau tambahan
Gunakan metode lain Gunakan metode lain
atau tambahan atau tambahan
Anti Konvulsan
Carbamazepine Belum diketahui. Gunakan Tidak diketahui. Gunakan Banyak kemungkinan interaksi. Carbamazepin: meningkat bila
dengan hati-hati. Lakukan dengan hati-hati. Satu laporan bersama RTV.
Pemantauan kadar kasus penurunan konsentrasi
antikonvulsan. EFV
Lanjutan....
Obat / ARV N E L
V F P
P V V
/
r
Phenobarbital bersamaan phenytoin. Lakukan Pemantauan Gunakan dengan hati-hati. Monitor kadar
Phenytoin kadar antikonvulsan dan EFV antikonvulsan. Phenytoin: penurunan
kadar LPV dan RTV, dan phenytoin.
Hindari penggunaan bersama atau
monitor kadar LPV
Terapi Substitusi Opioid
Metadon Kadar: NVP tidak berubah. Metadon Kadar: metadon turun 60%. Sering terjadi Penurunan AUC metadon sampai 53%.
turun sekali. Sering terjadi sindrom sindrom withdrawl opioid bila digunakan Kemungkinan terjadi sindrom withdrawl
withdrawl opioid bila digunakan bersama. Kadang perlu menaikkan dosis opioid. Monitor dan kalau perlu lakukan
bersama. Kadang perlu menaikkan dosis metadon. Lakukan titrasi dosis metadon titrasi dosis. Mungkin perlu peningkatan
untuk bisa berefek
metadon. Lakukan titrasi dosis metadon dosis metadon
untuk bisa berefek
Buprenorphine Belum ada penelitian Kadar Buprenorphine turun 50% tetapi Tidak ada interaksi yang bermakna
tidak ada laporan sindrom withdrawl
opioid. Tidak ada anjuran penyesuaian
dosis
Obat penurun lipid (Lipid-lowering agents)
Simvastatin Tidak ada data Penurunan kadar Simvastatin sampai 58%. Potensi terjadi peningkatan kadar statin
, Lovastatin Kadar EFV tidak berubah. Lakukan yang tinggi. Hindari penggunaan
penyesuaian dosis simvastatin sesuai respon bersama
lipid; tidak boleh melebihi dari dosis yang
dianjurkan
Atorvastatin Tidak ada data Penurunan AUC Atorvastatin sampai 43%. Peningkatan AUC 5.88 kali. Mulai
Kadar EFV tidak berubah. Lakukan dengan dosis terkecil dan monitor
penyesuaian dosis Atorvastatin sesuai hati-hati
respon lipid; tidak boleh melebihi dari dosis
yang dianjurkan
Pravastatin Tidak ada data Tidak ada data Peningkatan AUC Pravastatin 33%.
Tidak perlu ada penyesuaian dosis.

Proton pump inhibitor. Semua obat PI dan EFV dapat meningkatkan kadar Cisapride dan antihistamin non-sedasi (aztemizole, terfenidine) yang dapat
menyebabkan toksisitas jantung. Penggunaan bersamaan tidak dianjurkan.
Tanda, Gejala Klinis, Pemantauan dan Penatalaksanaan terhadap Gejala Efek
Samping yang Berat dari ARV yang Membutuhkan Penghentian Obat
NO EFEK SAMPING OBAT TANDA KLINIS MANAJEMEN

1 Hepatitis akut NVP,EFV Jaundice, pembesaran hati, Bila mungkin Monitor transaminase
(jarang), ZDV, gejala GIT (mual, muntah, serum,Bilirubin.
ddl, d4T, RTV diare, nyeri perut, lemah, Stop ARV sampai gejala hilang.
anoreksia) NVP harus distop
2 Pankreatitis akut ddl, d4T Mual, muntah dan nyeri perut Monitor amilase Pankreatik.
Stop ARV, tukar dengan obat baru

3 Laktat asidosis Semua NRTI Lelah dan lemah menyeluruh, Stop ARV .
gejala GIT, hepatomegali, Berikan terapi penunjang .
anoreksia, turun berat badan, Tukar obat baru
gejala pernafasan
4 Reaksi ABC demam, lelah, mialgia, Stop ARV sampai Gejala hilang, jangan diberi ABC
hipersensitivitas gejala GIT, faringitis, batuk, atau NVP
dispnea (dengan atau tanpa Bila gejala hilang, segera mulai dengan ARV baru
ruam)
NVP gejala sistemik, demam
mialgia, atralgia, hepatitis,
eosinofilia dengan atau tanpa
ruam
5 Neuropati perifer ddl, d4T, 3TC Nyeri, kesemutan, tangan Stop NRTI yang dicurigai, ganti dengan NRTI lain
berat dan kaki kebal, bagian ujung yang tidak menyebabkan neurotoksisitas misalnya
tubuh hilang rasa, lemah otot, ZDV,
tidak ada reflex ABC
Gejala umumnya hilang dalam waktu 2-3 minggu
setelah pemutusan obat

6. Ruam hebat/ NNRTI: NVP, Ruam biasanya timbul Hentikan semua ARV sampai gejala teratasi. Hentikan
sindroma Stevens- EFV dalam 2-4 minggu pertama sama sekali NVP yang menimbulkan ruam dengan
Johnson pengobatan. Ruam biasanya
eritematus, makulopapula,