Anda di halaman 1dari 9

Apa Infeksi Oportunistik Itu?

kita membawa banyak kuman bakteri,


protozoa (binatang bersel satu), jamur dan
virus. Sistem kekebalan yang sehat mampu
mengendalikan kuman ini. Tetapi bila sistem
kekebalan dilemahkan oleh penyakit HIV atau
beberapa obat, kuman ini mungkin tidak
terkendali lagi danmenyebabkan masalah
kesehatan. Infeksi yang mengambil kesempatan
dari kelemahan dalam pertahanan kekebalan
disebut oportunistik. Kata infeksi
oportunistik sering kali disingkatmenjadi IO.
Meningitis
Meningitis adalah infeksi cairan otak
disertai radang yang mengenai piameter
(lapisan dalam selaput otak) dan arakhnoid
serta dalam derajat yang lebih ringan
mengenai jaringan otak dan medula spinalis
yang superfisial
sekitar 5-8% PASIEN HIV/AIDS rentan
mengalami penyakit meningitis. Pasalnya,
daya tahan tubuh mereka sangat lemah,
sehingga virus HIV/AIDS yang bersarang
rentan menyerang otak. Jumlah CD4 pada
pasien meningitis 55, tetapi juga dapat
muncul pada CD4 yang tinggi,
Tanda dan Gejala
- Nyeri kepala seringkali merupakan satu-
satunya gejala
- Meningismus ( sekitar 50% penderita)
- Demam ( kurang lebih 70% penderita)
- Gejala neurologi fokal
- Gangguan kesadaran
Patofisiologi
Penyakit ini disebabkan oleh jamur
cryptococcus neoformans, jamur ini
ditemukan ini di lingkungan sekitar biasanya
berda I tanah atau kotoran unggas, ketika
jamur tersebut berada di udara dan terhirup,
jamur tersebut akan tersimpan di paru paru,
sebelum bergerak ke sum sum belakang dan
sumsum otak.
Pengobatan
Adapun pengobata pada pasien dengan
kondisi seperti itu harus melakukan tahap
pengobatan yang lebih berat. Karena ada dua
penyakit yang menyerang tubuhnya, sang
pasien harus mau menjalani dua pengobatan
sekaligus untuk menyembuhkan penyakitnya.
Harus memakai obat/kombinasi obat yang
mengobati infeksi dengan spektrum luas
seperti penisilin, ampisilin, vankomisin,
cloramvenicol. Ceftriaxon. Apabila tidak ada
tanggapan setelah 48 jam kemungkinan
virusnya resisten terhadap obat atau punya
lebih dari 1 infeksi secara bersamaan.
Diagnosis meningitis kriptokokus dapat
ditegakkan jika pada pasien dengan gambaran
klinis meningitis, ditemukan pemeriksaan tinta
India CSS, kultur CSS, atau pemeriksaan
antigen yang positif untuk jamur Cryptococcus
Peran perawat
Perawat sendiri harus mengkuti