Anda di halaman 1dari 15

KELUMPUHAN

NERVUS FASIALIS
Kelumpuhan otot wajah
Tidak dapat atau kurang dapat menggerakan otot wajah
Wajah tidak simetris

Komponen motoris : mensarafi otot wajah kecuali m.


Levator palpebra superior, m. Stapedius, m. Venter posterior
m. Digastrikus
Komponen sensoris : mensarafi 2/3 anterior lidah
Komponenen parasimpatis : glandula lakrimalis, glandula
submandibula, glandula lingualis
Etiologi
Kongenital : irreversibel, terdapat anomali
telinga dan tulang pendengaran

Infeksi : di intrakranial (sind. Ramsey Hunt,


herpes optikus) atau telinga tengah
(OMSK)

Tumor intrakranial ( serebelopontin,


neuroma akustik, neuriloma)
Etiologi
Tumor ekstrakranial : tumor telinga, tumor
parotis

Fraktur pars petrosa os temporal karena


trauma kepala

Gangguan pembuluh darah, trombosis


arteri karotis, arteri maksilaris, arteri serebri
media

Idiopatik (Bells palsy)


Pemeriksaan fungsi saraf motorik
1. M. Frontalis : mengangkat alis ke atas
2. M. Sourciller : mengerutkan alis
3. M. Piramidalis : mengangkat dan mengerutkan hidung ke atas
4. M. Orbikularis okuli : memejamkan kedua mata kuat-kuat
5. M. Zigomatikus : tertawa lebar sambil memperlihatkan gigi
6. M. Relever komunis : memoncongkan mulut ke depan sambil
memperlihatkan gigi
7. M. Businator : menggembungkan kedua pipi
8. M. Orbikularis oris : bersiul
9. M. Triangularis : menarik kedua sudut bibir kebawah
10. M. Mentalis : memoncongkan mulut yang tertutup rapat kedepan
Penilaian:
Gerakan normal dan simetris : 3
Sedikit ada gerakan : 1
Diantaranya : 2
Tidak ada gerakan sama sekali : 0

Dalam keadaan normal total penilaian : 30


Tonus
Pada saat istirahat tanpa kontraksi, tonus otot menentukan
mimik/ekspresi muka
Freyss : penilaian pada setiap kelompok otot muka
Penialian tonus berjumlah 15, 5 tingkatan dikalikan 3 untuk setiap
tingkatan
Hipotonus : -1 sampai -2 pada setiap tingkatan
Sinkinesis
Cara mengetahui :
1. Pejamkan mata kuat-kuat, lihat pergerakan otot otot pada
sudut bibir atas
Pergerakan normal kedua sisi: 2
Pergerakan pada sisi paresis lebih dibandingkan sisi normal : -1
sampai -2
2. Tertawa lebar memperlihatkan gigi, lihat pergerakan otot sudut
mata bawah
Penilaian seperti poin nomor 1
3. Sewaktu berbicara, gerakan otot sekitar mulut
Pergerakana normal : 1
Pergerakan asimetris : 0
Hemispasme
Cara: melakukan gerakan gerakan bersahaya seperti
mengedipkan mata berulang sehingga tampak gerakan otot
otot pada sudut bibir bawah atau sudut mata bawah
Penilaian, gerakan hemispasme : -1
Fungsi motorik otot tiap sisi wajah normal : 50 atau 100%
Gradasi paresis fasialis dibandingkan dengan nilai tersebut,
dikalikan 2 untuk persentasenya
Gustometri
Pemeriksaan fungsi n. Korda timpani : perbedaan ambang
rangsang antara kanan dan kiri
Freyss : beda 50% antara kedua sisi adalah keadaan patologis
Schirmer test atau Nasolacrymal Reflex
Fungsi serabut simpatis dari n.fasialis
Cara : meletakan kertas hisap atau lakmus lebar 0,5 cm panjang
5-10 cm pada dasar konjungtiva
Freyss : beda 50% antara kedua sisi adalah keadaan patologis
Refleks Stapedius
Menggunakan elektroakustik impendans meter : dengan
memberikan rangsangan pada m.stapedius
Klasifikasi Kelumpuhan
Fasialis
Klasifikasi House-Brackmann

Grade Penjelasan Karakteristik


I Normal Fungsi fasial normal
II Disfungsi Kelemahan yang sedikit yang terlihat pada
ringan inspeksi dekat, bisa ada sedikit sinkinesis.
Pada istirahat simetri dan selaras.
Pergerakan dahi sedang sampai baik
Menutup mata dengan usaha yang minimal
Terdapat sedikit asimetris pada mulut jika
melakukan pergerakan
III Disfungsi sedang Terlihat tapi tidak tampak adanya perbedaan antara kedua sisi
Adanya sinkinesis ringan
Dapat ditemukam spasme atau kontraktur hemifasial
Pada istirahat simetris dan selaras
Pergerakan dahi ringan sampai sedang
Menutup mata dengan usaha
Mulut sedikit lemah dengan pergerakan yang maksimum

IV Disfungsi sedang Tampak kelemahan bagian wajah yang jelas dan asimetri
berat Kemampuan menggerakkan dahi tidak ada
Tidak dapat menutup mata dengan sempurna
Mulut tampak asimetris dan sulit digerakkan.
V Disfungsi berat Wajah tampak asimetris
Pergerakan wajah tidak ada dan sulit dinilai
Dahi tidak dapat digerakkan
Tidak dapat menutup mata
Mulut tidak simetris dan sulit digerakkan
VI Total parese Tidak ada pergerakkan
Penatalaksanaan
1. Gangguan hantaran ringan dan fungsi motor masih baik,
pengobatan untuk menghilangkan edema saraf dengan
memakai obat : anti edem, vasodilatansia, neurotronika
2. Gangguan hantaran berat atau sudah terjadi denervasi total
tindakan operatif : teknik dekompresi N.VII transmastoid