Anda di halaman 1dari 20

Embriologi

Susunan
Pencernaan
Embriologi Susunan Pencernaan
• Mulai terbentuk pada kehidupan • Pada bagian kepala dan ekor
mudigah 7 somit (22 hari) sebagai mudigah, usus sederhana
akibat dari pelipatan mudigah membentuk tabung buntu masing-
kearah cephalo caudal dan lateral, masing :
sehingga rongga yang dibatasi • Usus sederhana depan (fore gut)
entoderm sebagian tercakup ke • Usus sederhana belakang (hind
dalam mudigah dan membentuk gut)
usus sederhana.
• Diantaranya usus sederhana
tengah (mid gut) yang untuk
sementara tetap berhubungan
dengan kandung kuning telur.
Perkembangan Usus Sederhana Tengah
(mid gut)
• Perkembangan usus tengah
ditandai oleh cepat memanjangnya
usus dan mesenteriumnya,
sehingga terbentuk jerat usus
primer.
• Pada puncaknya jerat ini tetap
berhubungan dengan kandung
telur melalui ductus vitellinus yang
sempit.
• Bagian cranial jerat usus akan
membentuk:
• Bagian distal duodenum
• Yeyenum
• Ileum (sebahagian)
Perkembangan Usus Sederhana Tengah
(mid gut)
• Bagian caudal jerat usus akan membentuk:
• Bagian bawah illeum
• Caecum
• Appendix
• Colon ascenden
• 2/3 proximal colon transfersum
Perkembangan Usus Sederhana Tengah
(mid gut)
• Perbatasan antara bagian
cranial dan caudal jerat usus:
ductus vitelinus tetap ada pada
orang dewasa yang dikenal
sebagai:
• Diferticulum meckel dan
diverticulum illeal
• Hernia phisiology
Pertumbuhan jerat usus
primer sangat pesat
terutama bagian cranialnya.
Akibat pertumbuhan yang
cepat ini dan perluasan hati
yang serentak, rongga
perut untuk sementara
terlalu kecil untuk
menampung jerat-jerat
usus ini.
Akibatnya jerat ini memasuki
celom extra embrional dan
tali pusat (hernia umbilicalis
phisiologic) yang terjadi
pada minggu ke enam.
Perputaran usus tengah
• Bersamaan dengan
pertumbuhan
memanjangnya, jerat usus
sederhana akan berputar
disekitar poros yang
dibentuk oleh
A.Mesenterica superior.
• Perputaran terjadi 270o
yang terdiri atas:
• 90% selama herniasi
• 180o selama jerat usus
kembali ke rongga
perut.
• Perputaran ini
berlawanan dengan
arah jam.
• Usus besar juga cukup
bertambah panjang,
sedangkan yeyenum dan
ileum selain bertambah
panjang juga akan
membentuk jerat-jerat
bergelung selama
perputaran.
Retraksi Jerat yang mengalami Herniasi
• Akhir bulan ke-3 jerat usus yang mengalami herniasi mulai kembali kedalam rongga perut.
• Hal ini mungkin disebabkan:
• Menghilangnya mesonephros.
• Berkurangnya pertumbuhan hati.
• Bertambah luasnya rongga perut.
• Bagian proximal yeyenum merupakan bagian pertama yang masuk dan mengambil
tempat disisi kiri.
• Jerat yang masuk berikutnya makin lama makin menetap disisi kanan.
• Gelembung caecum yang merupakan bagian caudal jerat usus sederhana terakhir masuk
ke rongga perut.
• Untuk sementara terletak langsung dibawah lobus kanan hati.
Retraksi Jerat yang mengalami Herniasi

• Dari sini gelembung caecum bergerak turun kedalam fosa


iliaca kanan, sambil membentuk:
• Colon ascenden
• Flexura hepatica
• Selama proses ini ujung distal gelembung caecum
membentuk sebuah diverticulum yang sempit : -
Appendix sederhana
• Appendix berkembang selama penurunan colon,
sehingga kedudukan terakhir terdapat:
• Dibelakang caecum
• Dibelakang colon
Perkembangan usus sederhana belakang
• Usus sederhana belakang membentuk:
• 1/3 distal colon transversum
• Colon ascendens
• Sigmoid
• Rectum
• Bagian atas canalis analis
• Bagian usus sederhana belakang bermuara kedalam cloaka (suatu rongga yang di lapisi
entoderm yang berhubungan langsung dengan entoderm permukaan).
• Pada pertemuan antara entoderm dan ektoderm terbentuk membrana cloacalis.
• Pada perkembangan selanjutnya tumbuh septum urorectal pada sudut antara alantois dan
usus belakang.
• Sekat ini berlanjut tumbuh ke caudal sambil membagi cloaka menjadi :
• Sinus urogenitalis sederhana (depan)
• Canalis anorectalis (belakang)
Perkembangan usus sederhana belakang

• Ketika mudigah berumur 7 minggu, septum urorectal mencapai membran


cloacalis yang akan terbagi menjadi :
• Membran analis (dibelakang)
• Membran urogentalis (didepan)
• Membran analis dikelilingi oleh tonjolan-tonjolan mesenchim. Pada minggu
ke 8 selaput ini ditemukan pada dasar lekukan ektoderm yang akan menjadi
lobang anus atau proktodium.
• Dalam minggu ke 9, membran analis koyak dan terbentuklah jalan terbuka
antara rektum dan dunia luar.
• Bagian atas canalis analis berasal dari entoderm dan didarahi oleh
A.mesenterica inferior
• Bagian bawah (1/3 bawah) berasal dari ektoderm dan didarahi oleh
A.pudenda interna.
• Pertemuan keduanya disebut linea dentata atau linea pertinatum.
Anatomy
• The colon is a 5-6–ft long,
inverted, U-shaped part of the
large intestine (lower
gastrointestinal tract). By
definition, the cecum (and
appendix) and ano-rectum,
which are parts of the large
intestine, are not included in
the colon.
• Embryologically, the colon
develops partly from the
midgut (ascending colon to
proximal transverse colon)
and partly from the hind gut
(distal transverse colon to
sigmoid colon).
• On plain abdominal
radiographs, the colon is seen
to be filled with air and some
fecal material. The colon is
identified with haustra.
• The colon anatomy is
displayed in the image below.
Ascending colon
• The ascending (right) colon lies vertically in the most lateral right part of the
abdominal cavity, occupying the right iliac fossa, right lumbar region and right
hypochondrium. The proximal blind end (pouch) of the ascending colon is called
the cecum. The ascending colon takes a right-angled turn just below the liver (right
colic or hepatic flexure) and becomes the transverse colon, which has a horizontal
course from right to left, occupying the right hypochondrium, epigastrium, and left
hypochondrium.
Transverse colon
• The transverse colon again takes a right-angled turn just below the spleen (left
colic or splenic flexure, which is attached to the diaphragm by the phrenocolic
ligament) and becomes the descending (left) colon, which lies vertically in the most
lateral left part of the abdominal cavity, occupying the left hypochondrium, left
lumbar region, and left iliac fossa. Splenic flexure is higher (cranial) to hepatic
flexure. The descending colon leads to the inverted V-shaped sigmoid colon, which
then becomes the rectum at the S3 level; the sigmoid colon is so called because of
its S-shape. [1, 2, 3, 4, 5]
Paracolic gutters
• Lateral to ascending and descending colon are the right and left paracolic gutters
of the peritoneal cavity, through which fluid/pus in the upper abdomen can trickle
down into the pelvic cavity. The ascending and descending colon are related to
the kidney, ureter, and gonadal vessels of the corresponding side that lie behind
them in the retroperitoneum; the ascending colon is also related to the C loop
(second part) of the duodenum.
Transverse colon and sigmoid
colon
• The transverse colon and the sigmoid colon have a
mesentery (ie, transverse mesocolon and sigmoid
mesocolon, respectively), but the ascending colon and
descending colon are retroperitoneal, while the cecum is
intraperitoneal but uses the mesentery of the ileum. The
base of the transverse mesocolon lies horizontally across
the duodenum and pancreas. The greater omentum has
several parts, including the 4-layered omental apron
hanging down off of the transverse colon and the 2-
layered gastrocolic ligament connecting the greater
curvature of the stomach and the transverse colon.
Blood supply
• The colon is supplied by the superior • The arc of Riolan or the meandering
mesenteric artery through its right colic mesenteric artery is a communication
and middle colic branches and by the between the middle colic artery (or its left
branch) and the left colic artery (or its
inferior mesenteric artery through its ascending branch).
left colic and multiple sigmoid branches. • The junction of the proximal two thirds and
The terminal branches of these arteries distal one third of the transverse colon, where
entering the colonic wall are called vasa the terminal branches of the superior and
recta. inferior mesenteric arteries meet, is the
• A continuing series of anastomoses watershed area, which is prone to ischemia.
between the distal branch of the • The superior mesenteric vein accompanies
proximal artery and the proximal branch the superior mesenteric artery, but the
inferior mesenteric vein drains higher than the
of the distal artery runs along the origin of the inferior mesenteric artery; it runs
mesenteric (inner) border of the colon vertically upward to the left of the
and is called the marginal artery of duodenojejunal junction (flexure) and enters
Drummond. The marginal artery allows the splenic vein or its junction with the
a long length of colon to be mobilized superior mesenteric vein to form the portal
(eg, to be taken up into the chest to vein.
replace the esophagus after • Lymphatics of the colon drain into the epicolic
esophagectomy). (on the surface of colon), paricolic (next to
colon), intermediate (along branches of
named vessels), and main or mesocolic (along
the named colic vessels) lymph nodes.
Microscopic Anatomy
• The colon has the same 4 layers that are present in most parts of gastrointestinal
tract: the mucosa, submucosa, muscularis propria, and serosa.
• The mucosa includes a columnar epithelium with a large number of mucus-
secreting goblet cells (villi, which are present in the small intestine, are absent in
colon), lamina propria, and muscularis mucosa.
• The submucosa contains the blood vessels and Meissner nerve plexus.
• The muscularis propria contains the inner circular and outer longitudinal muscles
and myenteric (Auerbach) nerve plexus; teniae coli are formed by outer
longitudinal muscles.
• The serosa of the colon is visceral peritoneum.