Anda di halaman 1dari 10

NAMA : HIDAYATUR RAHMI

NIM : 1603842040
TERM SIMBOL
Term symbol yaitu cara penulisan keadaan elektronik suatu atom yang
lebih tepat.


Simbol-simbol yang akan kita temui pada term
simbol adalah :
 2S + 1
 L
 J
Keterangan :
2S + 1 disebut “Multiplisitas” (Ms) dari suatu term simbol
L = Jumlah bilangan kuantum momentum sudut orbital = ∑ Li , l
bernilai : 0, 1, 2, 3, … L bernilai : 0, 1, 2, 3, …
S = jumlah bilangan kuantum momentum sudut spin = ∑ Si , Si
bernilai : +1/2 dan -1/2 S bernilai : 0, 1, 2, 3,…
J = total bilangan kuantum momentum sudut = L+S s/d L-S
 Jika l bernilai : 0, 1, 2, 3, 4, 5…. Maka orbitalnya : s, p, d, f, g, h….
 Jika L bernilai : 0, 1, 2, 3, 4, 5… Term simbol : S, P, D, F, G, H
Term simbol dari keadaan dasar dari suatu
konfigurasi electron dapat ditentukan berdasarkan
Hukum Hund :

1. Sistem dengan nilai S terbesar merupakan sistem yang
paling stabil
2. Untuk sistem dengan harga multiplisitas sama, maka
harga L besar stabil
3. Sistem dengan nilai S dan L sama, sistem dengan
konfigurasi electron kurang dari setengah penuh, nilai J
kecil merupakan sistem yang stabil (J=L-S)
4. Sistem dengan konfigurasi electron lebih setengah
penuh, nilai J besar sistem paling stabil.
Bagaimana cara menentukan simbol term?
Simbol term biasa dinyatakan dengan : 2s+1 L
Dimana s : bilangan kuantum spin total


2s + 1 : multisiplitas spin (spin multiciplity/ms),
Dimana 2s + 1 = 1 dibaca singlet
2 dibaca doublet
3 dibaca triplet
4 dibaca quartet
5 dibaca quintet
6 dibaca sextet
7 dibaca septet
8 dibaca oktet Dst..
L : simbol yang menunjukkan total bilangan kuantum azimut
(∑ml)
Jika L = 0, simbol = S
L = 1, simbol = P
L = 2, simbol = D
L = 3, simbol = F
L = 4, simbol = G
L = 5, simbol = H
Contoh:
 Orbital p2
↑ ↑ +1 0 -1
∑ml = L = (+1) + (0) = 1

Jadi simbolnya adalah P.
Ket.: setiap satu elektron dalam orbital memberikan satu
nilai sesuai bilangan kuantum azimutnya.
s = (+1/2) + (+1/2) = 1
Ket.: bilangan kuantum spin bertanda + karena arah spin
positit (anak panah ke atas)
2s + 1 = 2(1) + 1 = 3
 Jadi, simbol termnya adalah 3P (Dibaca triplet P).
Bagaimana cara menentukan simbol term dari tabel mikrostat ?

Perhatikan simbol ” x “ pada tabel di atas. Simbol itu


menunjukkan bahwa ada kombinasi antara mL dan ms. Untuk
memudahkan penentuan simbol term, tabel di atas dapat di
sederhanakan sebagai berikut:

∑ml = L = 3
2s + 1 = 2(1 ½) + 1 = 4
Jadi simbol termnya adalah 4F
Next..

∑ml = L = 1
2s + 1 = 2(1 ½) + 1 = 4

Jadi simbol termnya adalah
4P
Kemudian, diantara simbol-simbol term tersebut dapat


ditentukan simbol yang paling stabil atau dengan kata lain
dalam keadaan groundstate (energi terendah).
 Simbol yang groundstate adalah simbol yang memiliki
multiplisitas spin terbesar (S = 2s + 1).
 Jika harga S sama, maka yang paling groundstate adalah
yang memiliki total bilangan kuantum azimut terbesar (L =
∑mL).
Jadi, simbol term yang groundstate dari d3 adalah 4F.
OPERASI SIMETRI DAN UNSUR SIMETRI
Operasi simetri adalah gerakan dari suatu benda sedemikian
rupa sehingga keadaan akhirnya tepat sama dengan keadaan


semula. Artinya, keadaan awal dari benda (molekul) tidak
dapat dibedakan dengan keadaan akhirnya.

 Identitas (E)
 Semua molekul memiliki unsur identitas (E). Operator
identitas (E) adalah operator yang menyebabkan sistem tidak
mengalami perubahan. Jadi, operasi identitas sama dengan
tidak dilakukan apa pun.
 Pusat Simetri atau Pusat Inversi (i)
 Suatu molekul dikatakan memiliki pusat simetri i apabila
setiap garis lurus yang diproyeksikan dari setiap atom
melalui pusat simetri akan menemukan atom yang sama
pada jarak yang sama dari pusat tersebut. Fungsi dari operasi
inversi adalah mengubah koordinat (x,y,z) menjadi
kebalikannya (-x,-y,-z).
 3. Sumbu Rotasi (Cn )
 Sumbu rotasi adalah garis yang berperan sebagai acuan
terhadap mana rotasi sebesar 360o/n memberikan struktur

yang sama dengan semula (tidak bisa dibedakan). Dalam hal
ini, n adalah tingkat rotasi.
 4.Bidang Simetri (s )
 Bidang simetri merupakan unsur simetri yang operasinya
adalah refleksi terhadap bidang simetri tersebut. Apabila
refleksi dilakukan sebanyak bilangan genap kali maka sama
dengan operator identitas.
 5.Sumbu Rotasi Semu (Sn )
 Operasi rotasi semu merupakan gabungan operasi rotasi
yang diikuti oleh refleksi terhadap suatu bidang. Operasi
rotasi semu Sn adalah operasi rotasi sebesar 360o/n
mengelilingi suatu sumbu diikuti oleh refleksi terhadap
bidang yang tegak lurus sumbu tersebut.