Anda di halaman 1dari 17

STUDI KASUS

KEMATIAN
RSUD BINTAN
07 MARET 2018
 NAMA : MRS. XXX
 USIA : 57 THN
 JENIS KELAMIN : WANITA
 ALAMAT : KP. LENGKUAS
 PEKERJAAN : ------
 SUKU : ------
 BANGSA : INDONESIA
 AGAMA : ISLAM
 STATUS : MENIKAH
 NO. RM : ------
 MASUK IGD : 07- MAR- 2018  13 : 15 WIB
ANAMNESIS IGD :

 KELUHAN UTAMA :
OS MENGELUHKAN SESAK NAFAS. SESAK DIRASAKAN
TERUS MENERUS, JAM 11.00 WIB OS BARU PULANG DARI RAWAT
INAP DI RSUD BINTAN. MUAL DIJUMPAI, MUNTAH (-), BAK (+)
NORMAL DAN BAB (+) NORMAL
 RIWAYAT PENYAKIT TERDAHULU :
*FASCITIS NECROTICA POST OP, DM TIPE II, CKD Stg IV,
SINDROM DISPEPSIA, LBP
 RIWAYAT PENGOBATAN :
* NOVORAPID 3X12 UNIT SK, LEVEMIR 1X13 UNIT SK,
SUCRALFAT 4XCI, OMEPRAZOLE 2X20mg, PARACETAMOL 3X500mg,
BISOPROLOL 1X2,5mg, METOCLOPRAMIDE 3X10mg, ALPRAZOLAM
1X0,5mg, CEFADROXIL 2X1gr, METRONIDAZOL 3X500mg,
ONDANSETRON 3X8mg, ASAM FOLAT 3X1 TAB, VIT.B.COMP 1X1TAB
 RIWAYAT ALERGI :
* -----
 SKALA NYERI :
* -----
PEMERIKSAAN FISIK
STATUS GENERALIS
 KEADAAN UMUM : TAMPAK SESAK
 KESADARAN : CM (E4V5M6)
 PERNAFASAN : SPONTAN
 SIRKULASI : -----
VITAL SIGN
 TEKANAN DARAH : 120/70
 NADI : 50 X / MENIT
 FREKUENSI NAFAS : 26 X/MENIT
 SUHU : 37º C
 SPo2 : 96 %
 Spo2 DENGAN O2 3LPM NK : 99%
STATUS LOKALIS
 KEPALA / LEHER :
MATA : CA -/-, SI -/-
LEHER : PEMB. KGB -
THORAX :
COR : B.JANTUNG I DAN II  REGULER
PULMO : VESIKULER, RONCHI -/-, WH -/-
 ABDOMEN :
SOEPEL, PERISTALTIK (+), NYERI (-)
 EKSTREMITAS :
AKRAL DINGIN, CRT < 2’’
PEMERIKSAAN PENUNJANG

 DARAH LENGKAP
 UL
 GDS
 EKG
LABORATORIUM
 TANGGAL 7 MARET 2018 PKL.13.58:
WBC : 21000
HGB : 11,3
PLT : 375000
HCT : 32,5

GDS : 106 mg/dl


EKG
 KONSUL DENGAN dr.Ardhi, SpPD SELAKU DPJP JAM 13.45
ADVICE
ACC RAWAT INAP
TERAPI RUANGAN
 PASANG PEMVLON
 NOVORAPID 3X12 UNIT
 SUCRALFAT SYR 4XCth I
 OMEPRAZOL 2X20mg
 LEVEMIR 1X13 UNIT
 BISOPROLOL 1X2,5mg
 METOCLOPRAMIDE 3X10mg
 ALPRAZOLAM 1X0,5mg
 B.COMP 1X1
 ASAM FOLAT 1X1
 CEFADROXIL 2X1
 METRONIDAZOL 3X500mg

PLAN
 EKG
 RONTGEN THORAX
ASSESMENT

“DM TIPE 2 + CKD STG IV +


SINDROM DISPEPSIA + LBP +
FASCITIS NECROTICA POST OP”
TERAPEUTIK IGD
 INJ. RANITIDIN 50 MG IV (14.00)

 SETELAH KONSUL dr.Ardhi, SpPD SELAKU DPJP JAM 13.45


ADVICE
ACC RAWAT INAP
TERAPI RUANGAN
 PASANG PEMVLON
 NOVORAPID 3X12 UNIT
 SUCRALFAT SYR 4XCth I
 OMEPRAZOL 2X20mg
 LEVEMIR 1X13 UNIT
 BISOPROLOL 1X2,5mg
 METOCLOPRAMIDE 3X10mg
 ALPRAZOLAM 1X0,5mg
 B.COMP 1X1
 ASAM FOLAT 1X1
 CEFADROXIL 2X1
 METRONIDAZOL 3X500mg
07-3-2018
 JAM 18.35 WIB (dr. Yelsa)
S : Sesak (+0
0 : SENS = CM , TD = 90/60, HR = 54, RR=28 SpO2 dengan O2 7lpm Simple Mask: 97%
PF: Pulmo: Vesikuler +/+. Rh +/+, Wh+/+
Ekstremitas : Akral Dingin
Lapor dr.Ardhi, Sp.PD via wa pkl.18.45 :
A : Syok Sepsis ec. Fascitis necroticans dengan ARDS
Advice:
 Inhalasi ventolin/6 jam
 Metil Prednisolon 2x125mg (IV)
 Inhalasi Pulmicort/8 jam
 EKG
Meropenem 3x1gr
 levofloxacin 1x500mg/48 jam
 DL dan GDS ulang.
GDS stik : 127 mg/dl
 Vascon 1amp dalam 50cc NS, jalan 2cc/jam
Dobutamin 1 amp dalam 50cc NS, jalan 2cc/jam
Nebulizer di tunda karena saat nebulizer pasien
tambah sesak dan saturasi turun menjadi 80%.
 19.26
Melaporkan ke dr.Ardhi,Sp.PD, pasien sekarang tidak
terpasang infus dan GCS 3, TD:80/40mmHG, HR:
40x/i
Advice :
• EKG
• Berikan SA 1amp langsung IV.

 19.50
SpO2 : 70% dan infus terpasang IVFD Nacl 0,9%
 20.00
SA 1amp(IV)
 20.05
Melaporkan hasil EKG via WA. EKG dengan O2 terpasang.
 20.10
SpO2 : 67% dengan terpasang vascon 1amp dalam 50cc NS,
jalan2cc/jam
 20.20
SpO2 : 69% ()2 11 lpm NRM), HR: 35x/i
 20.25
PASIEN APNEU, NADI TIDAK TERABA, DILAKUKAN TINDAKAN RJPO
DIDEPAN KELUARGA

 20.40 (dr.Yelsa)
DILAKUKAN PEMERIKSAAN EKG, HASIL FLAT
NADI TIDAK TERABA, PERNAPASAN SPONTAN (-), PUPIL MIDRIASIS
SEMPURNA +/+, REFLEK KORNEA -/-
PASIEN DINYATAKAN MENINGGAL

 20.50
Melaporkan ke DPJP dr.Ardhi,Sp.PD bahwa pasien
sudah meninggal.
CAUSE OF DEATH

SYOK SEPSIS
IRREVERSIBEL
"TERIMA KASIH”