Anda di halaman 1dari 13

AIDS DAN KARSINOMA

Manifestasi AIDS dalam rongga mulut

Kelompok 9
A. AIDS dan KARSINOMA
1. HIV/AIDS

 HIV (HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS)


→ Virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia

 AIDS (ACQUIRED IMMUNO DEFICIENCY SYNDROM)


→ Sekumpulan gejala/tanda penyakit akibat hilang atau
menurunnya sistem kekebalan manusia
a. Etiologi

Human Immunodefisiency virus (HIV) adalah retrovirus


yang biasanya menyerang organ-organ vital sistem
kekebalan manusia, seperti sel T CD4+ (sejenis sel T),
makrofaga, dan sel dendritik. HIV merusak sel T CD4+
secara langsung dan tidak langsung, padahal sel T CD4+
dibutuhkan agar sistem kekebalan tubuh dapat berfungsi
baik. Bila HIV telah membunuh sel T CD4+ hingga jumlahnya
menyusut hingga kurang dari 200 per mikroliter (µL) darah,
maka kekebalan di tingkat sel akan hilang, dan akibatnya
ialah kondisi yang disebut AIDS.
b. Gejala dan Komplikasi

HIV mempengaruhi hampir semua organ tubuh.


Penderita AIDS juga beresiko lebih besar menderita kanker
seperti sarkoma Kaposi, kanker leher rahim, dan kanker
sistem kekebalan yang disebut limfoma.
Adapun gejala-gejala AIDS itu sendiri adalah :
 Berat badan turun dengan drastis.
 Demam yang berkepanjangan(lebih dari 38 0C)
 Pembesaran kelenjar (dileher), diketiak, dan lipatan
paha)yang timbul tanpa sebab.
 Mencret atau diare yang berkepanjangan.
 Timbulnya bercak-bercak merah kebiruan pada kulit (Kanker
kulit atau SARKOMA KAPOSI).
 Sesak nafas dan batuk yang berkepanjangan.
 Sariawan yang tidak sembuh-sembuh.
2. Karsinoma

Karsinoma adalah setiap kanker ganas yang muncul


dari sel-sel epitel. Karsinoma menyerang jaringan dan organ
sekitarnya dan dapat bermetastasis, atau menyebar, ke
kelenjar getah bening dan situs lainnya.

Metastatik karsinoma dapat didiagnosis melalui biopsi,


termasuk aspirasi jarum halus, inti biopsi, atau penghapusan
subtotal dari node tunggal.
B. Manifestasi AIDS dalam rongga
mulut
 Infeksi Jamur

Infeksi jamur yang paling umum dilihat dalam hubungan dengan infeksi HIV
adalah kandidiasis orofaringeal. Ada tiga bentuk sering diamati dari kandidiasis oral:.

1. Kandidiasis eritematosa, (EC) muncul sebagai lesi, merah datar, halus baik pada
permukaan dorsal lidah dan / atau langit-langit keras / lunak.

2. Kandidiasis pseudomembranosa, muncul berwarna krem putih seperti dadih-plak pada


mukosa bukal, lidah, dan permukaan mukosa mulut lainnya yang akan menghilang,
meninggalkan permukaan yang merah atau perdarahan.

3. Cheilitis angular, adalah eritema dan fissuring dari sudut mulut.


 Infeksi Bakteri

• Tuberkolosis
TB (singkatan yang sekarang ditinggalkan adalah TBC)
adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri
Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini paling sering
menyerang paru-paru walaupun pada sepertiga kasus
menyerang organ tubuh lain dan ditularkan orang ke orang.

• Nekrotizing Gingivitis
Lesi ini dapat tersembunyi atau timbul disertai pendarahan
waktu menggosok gigi, rasa sakit dan halitosis. Necrotizing
gingivitis paling sering mengenai gingiva bagian anterior (Fig.
141)
 Penyakit periodontal

Penyakit periodontal yang berlangsung secara


progresif mungkin merupakan indicator awal yang dapat
ditemukan pada infeksi HIV. Dokter gigi seyogyanya
mendiagnosa secara dini proses kerusakan tulang alveolar
tersebut dengan tetap mempertimbangkan kemungkinan
adanya infeksi HIV. Hal ini disebabkan terutama oleh adanya
fakta bahwa sejumlah penderita AIDS mengalami kerusakan
tulang alveolar yang cepat.
 Infeksi Virus
Infeksi karena virus golongan herpes paling sering
dijumpai pada penderita AIDS dan ARC (AIDS Related
Complex ). Infeksi virus pada penderita dapat terlihat berupa
stomatis herpetiformis, herpes zoster (Fig. 104 & 105), hairy
leukoplakia, cytomegalovirus.
 Neoplasma

Sarkoma kaposi yang berhubungan dengan AIDS


tampak sebagai penyakit yang lebih ganas dan biasanya
telah menyebar pada saat dilakukan diagnosa awal. Kira-kira
40% penderita AIDS dengan sarcoma kaposi akn meninggal
dalam waktu kurang lebih satu tahun dan biasanya disertai
dengan infeksi opotunistik yang lain (misalnya pneumocystic
carinii, jamur, virus, bakteri).
Selain mulut, sarcoma ini juga dapat ditemukan dikulit
kepala dan leher. Sarkoma kaposi pada mulut biasanya
terlihat mula –mula sebagai macula, nodul dan plak yang
datar atau menonjol, biasanya berbentuk lingkaran dan
berwarna merah atau keunguan. Terletak pada palatum dan
besarnya dari hanya beberapa millimeter sampai centimeter.
Bentuknya tidak teratur, dapat tunggal atau multiple dan
biasanya asimtomatik, sehingga baru disadari oleh pasien
bila lesi sudah menjadi agak besar.
-Terima Kasih-