Anda di halaman 1dari 20

Operations Strategy Model

Oleh :
Kelompok II

Vanessa Aulia Putri 187007001


Kaisar H. Pangaribuan 187007017
Rinaldy Fahri Hasibuan 187007018
Kana Melvia Rosa 187007024
Dewi Titianti Pohan 187007026
Corporate
Strategy

Business
Strategy

Operation Strategy Functional strategies in


marketing, finance,
Internal engineering, human
Analysis
Mission
resources and
information system
Distinctive Competitive

External
Objectives
(cost, quality, flexibility,
Analysis
delivery)

Policies
(Process, quality system,
capacity, and inventory)

Consistent Pattern
of Decision

Result
Bagian Umum Perusahaan

Luas lahan = 40.230 m2


Berdiri - Pemodalan
Luas bangunan = 21.712 m2
tahun 2007 (PMA)

Jl.Nanjung No. 99, Garis dan staf


Desa Lagadar,
Kab. Bandung
Company Profile

PT Pop Star merupakan perusahaan yang bergerak dibidang


pakaian jadi yang memproduksi pakaian jadi untuk pasar ekspor
maupun lokal. PT Pop Star yang berlokasi di Jl. Nanjung No. 99,
Desa Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung,
Provinsi Jawa Barat berdiri di lahan seluas 40.230 m2 dan memiliki
luas bangunan 21.712 m2. Didirikan pada tahun 2007 yang dipimpin
oleh Mr. Kim yang bekerja sama dengan Mr. Yun dengan nama awal
berdirinya perusahaan ini adalah PT Gistex Popular Indonesia. PT
Gistex Popular Indonesia atau PT Pop Star ini memproduksi pakaian
untuk wanita casual basic knitwear dengan nama mereknya adalah
Popular Basic yang nantinya akan di ekspor ke Negara Amerika
Serikat tepatnya Los Angeles.
Sumber : Departemen Human Resources Development (HRD) PT Pop Star
Gambar 2. 1 Peta lokasi PT Pop Star
Corporate Strategy

PT Gistex Popular Indonesia memulai produksinya dengan menggunakan


sistem maklun yaitu sistem produksi dengan melibatkan beberapa
perusahaan dalam pengerjaan produksinya. Pada tahun 2008 PT Gistex
Popular Indonesia mengerjakan order pertamanya dari perusahaan lokal
yaitu KYS, Shafira, AKTIF, Forever 21, dan By Design dengan produk yang
dihasilkan berupa T-Shirt untuk wanita.
3 masalah utama terkait strategi korporasi :
- Strategi direksional
- Analisis portofolio
- Parenting strategy
Business Strategy

• Memperhatikan kualitas  PT Pop Star menggunakan metode AQL


• Mengenali target pasar  PT Pop Star lebih memproduksi
pakaian wanita
• Kreativitas dan inovasi  Produk yang dihasilkan oleh PT Pop Star
bervariasi dan selalu mengikuti mode
• Promosi efektif  PT Pop Star menggunakan sistem digital
marketing
• Manajemen bisnis  PT Pop Star menggunakan software akuntansi
online yang tersertifikasi
Mission

• Menjadi perusahaan garmen yang


dapat bersaing di pasar global
• Mendidik manusia Indonesia agar
memiliki etos kerja yang tinggi
• Meningkatkan kesejahteraan setiap
karyawan PT Pop Star
Distinctive Competence

1. Memproduksi pakaian dengan tingkat kesulitan


yang tinggi
2. Mode pakaian yang variatif
3. Bahan yang digunakan terjamin karena
menggunakan teknologi inspeksi zero defect
4. Inspeksi finishing product menggunakan
Acceptable Quality Level (AQL) 1.5
5. Menggunakan teknologi mesin yang up to date
untuk efisiensi kinerja
6. Proses pengiriman lebih cepat
Objectives

a. Cost
b.Quality
c. Flexibility
d.Delivery
a. Cost
Bahan Pokok
Bahan dress 1,25 m x 15000 Rp 18.750,00
Bahan Penunjang
Kancing 25 x Rp 10,00 Rp 250,00
Benang 1 x Rp 750,00 Rp 750,00
Obras 1 x Rp 1.000,00 Rp 1.000,00
Kain keras 1 x Rp 500,00 Rp 500,00
Viselin 1 x Rp 500,00 Rp500,00
Rp 2.950,00
BOP
Listrik Rp 1.550,00
Sewa tempat Rp 450,00
Penyusutan alat Rp 500,00
Rp 2.500,000
BTKL Rp 2.250,00
Harga pokok dress per unit :
HP. Produksi = Biaya Bahan Baku + Bahan Penolong + BOP + BTKL
HP. Produksi = Rp 18.750,00 + Rp 2.950,00 + Rp 1.550,000 + Rp 2.550,00
= Rp 25.800,00 / unit

Harga pokok dress keseluruhan :


HP.Ps = HP.Produksi x 1000
Rp 25.800,00 x 1000
Rp 25.800.000,00
Bahan Pokok
Bahan celana 1,25 m x 25000 Rp 31.250,00
Bahan Penunjang
Hak kait 1 x Rp 100,00 Rp 100,00
Resleting 1 x Rp 1.000,00 Rp 1.000,00
Benang 1 x Rp 1.000,00 Rp 1.000,00
Kain keras 1 x Rp 500,00 Rp 500,00
Obras 1 x Rp 1.000,00 Rp 1.000,00
Rp 3.600,00
BOP
Listrik Rp 1.550,00
Sewa tempat Rp 450,00
Penyusutan alat Rp 500,00
Rp 2.500,000
BTKL Rp 2.500,00

Harga pokok celana per unit :


HP. Produksi = Biaya Bahan Baku + Bahan Penolong + BOP + BTKL
HP. Produksi = Rp 31.250,00 + Rp 3.600,00 + Rp 2.500,000 + Rp 2.500,00
= Rp 39.850,00 / unit

Harga pokok celana keseluruhan :


HP.Ps = HP.Produksi x 1000
Rp 39.850,00 x 720
Rp 28.692.000,00
b. Quality
Kualitas menjadi hal penting dalam
proses pemenuhan kebutuhan dan
kepuasan pelanggan. Proses
pengendalian kualitas yang dilakukan
oleh PT Pop Star dibagi dalam 3 tahap :
1. Midline check
2. QC Endline
3. Final inspection
c. Flexibility

PT Pop Star merespon secara efektif


perubahan yang terjadi di internal (operasi)
perusahaan, maupun lingkungan eksternal
perusahaan.
Macam-macam fleksibilitas pada FMS :
• Fleksibilitas mesin
• Fleksibilitas rute
• Fleksibilitas proses
• Fleksibilitas
Delivery

PT Pop Star melakukan proses delivery


dengan 3 cara :
1. Jalur darat
2. Jalur udara
3. Jalur laut
Policies

• Process
• Quality systems
• Capacity
• Inventory
Policy Type Policy Area Strategic Choices

Process Span of process Make the products


Automation Machine made
Process flow Flexible
Job specialization Line
Supervision Empowered workers
Quality Systems Approach Inspection
Training Technical training
Suppliers Selected based on quality and
cost
Capacity Facility size One large facilities
Location Labor
Investment Permanent
Inventory Amount High levels og inventory
Distribution Centralized warehouses
Control systems Control in great detail
Consistent Pattern of Decisions
Defining the
problem

Planning the
Problem
next course
analisys
of action

Generating
Selecting the
possible
best solutions
sollutions

Analizyng
solutions
Results

• Results of this
product : can
you see at the
pictures 

• For another
information, you
can check on
instagram
@popularbasic
Thanks for your
attention 