Anda di halaman 1dari 22

excellent in quality, competitiveness and care

HUBUNGAN RASIO LINGKAR PINGGANG-TINGGI BADAN PRIA


DEWASA TERHADAP RISIKO PENYAKIT KARDIOVASKULAR DI
DESA KEPUHARJO CANGKRINGAN SLEMAN YOGYAKARTA

Rosa Malinda
138114148

excellent in quality, competitiveness and care

FAKULTAS FARMASI
UNIVERSITAS SANATA DHARMA
YOGYAKARTA
2016
excellent in quality, competitiveness and care

excellent in quality, competitiveness and care

PENDAHULUAN

Penyakit Kardiovaskular

CVD menempati Catatan RSUD


17 juta orang
urutan tertinggi Sleman tahun
diperkiran
penyebab 2009 (Dinas
meninggal
kematian (Dinas Kesehatan
karena CVD
Kesehatan DIY, Kabupaten
(WHO, 2012)
2013) Sleman, 2010)
excellent in quality, competitiveness and care

excellent in quality, competitiveness and care

Sebuah studi yang menilai


model prediksi risiko penyakit
Pengukuran obesitas pada
kardiovskular menyatakan
orang dewasa dapat
hanya model Framingham
menggunakan Rasio Lingkar Pasien dengan penyakit
Risk Score dan SCORE yang
Pinggang Tinggi Badan kardiovaskular umumnya
dapat digunakan untuk
(RLPTB). RLPTB dikemukan disertai munculnya obesitas
mengidentifikasi pasien
sebagai pengukuran obesitas abdominal
dengan risiko kardiovaskular
yang cukup baik pada semua
tinggi pada populasi orang
etnis.
Malaysia (Selvarajah et al.,
2014).
excellent in quality, competitiveness and care

Penelitian dilakukan pada Pria Dewasa di Daerah


Pedesaan

Berdasarkan penelitian Delima, Mihardja,


Siswoyo (2009), responden yang tinggal di
Pada tahun 2013, penyakit kardiovaskular desa cenderung berisiko menderita penyakit
menyebabkan kematian pada 402,851 pria.Hal jantung 1.12 kali dibandingkan dengan yang
ini menunjukkan 50.3% kematian akibat tinggal di kota. Menurut WHO (2008)
penyakit kardiovaskular terjadi pada pria masyarakat pedesaan memiliki sedikit akses
(American Heart Association, 2016) mengenai informasi kesehatan yang mungkin
dikarenakan kurangnya tenaga medis dan
faktor sosial-ekonomi.
excellent in quality, competitiveness and care

excellent in quality, competitiveness and care

Apakah terdapat hubungan


bermakna antara rasio lingkar
pinggang-tinggi badan pria
Rumusan Masalah dewasa terhadap risiko penyakit
kardiovaskular di Desa Kepuharjo,
Kecamatan Cangkringan, Sleman,
Yogyakarta ?

untuk mengetahui adanya


hubungan bermakna antara rasio
lingkar pinggang-tinggi badan
Tujuan pria dewasa terhadap faktor risiko
penyakit kardiovaskular di Desa
Kepuharjo, Cangkringan, Sleman,
Yogyakarta.
excellent in quality, competitiveness and care

Ruang Lingkup Penelitian excellent in quality,Framingham


Pria Dewasa competitiveness and care
Risk Score
Body Fat Percentage
Wanita Framingham
Dewasa Risk Score

Framingham
Pria Dewasa
Risk Score
Body Mass Index
Wanita Framingham
Dewasa Risk Score

Framingham
Antropometri Pria Dewasa
Rasio Lingkar Risk Score
Pinggang-Tinggi
Badan Wanita Framingham
Dewasa Risk Score

Framingham
Pria Dewasa
Lingkar Pinggang dan Risk Score
Rasio Lingkar
Pinggang-Panggul
Wanita Framingham
Dewasa Risk Score

Angka Orang Framingham


Kecukupan Gizi
Makronutrien Dewasa Risk Score

Aktivitas Fisik
Orang Framingham
Dewasa Risk Score
excellent in quality, competitiveness and care

excellent in quality, competitiveness and care

METODE

Desain Penelitian
Pemilihan sampel
Observasional dilakukan dengan
Analitik jenis Cross teknik non-random
Sectional jenis purposive
sampling
excellent in quality, competitiveness and care

Subyek Penelitian
Studi Cross Sectional ini diikuti 40 pria dewasa yang memenuhi kriteria
inklusi dan eksklusi di Desa Kepuharo, Kecamatan Cangkringan, Sleman,
DIY pada bulan Juli 2016.

Umur 40-60 tahun


Kriteria
Inklusi Pria

Bersedia menandatangani informed consent

Tidak hadir pada pengambilan data


Kriteria
Tidak berpuasa 8-12 jam
Eksklusi
Hasil pemeriksaan tidak lengkap
Memiliki penyakit kardiovaskular
Dalam keadaan edema
excellent in quality, competitiveness and care

Subyek
Penelitian

Penilaian
Penilaian
Framingham
RLPTB
Risk Score
excellent in quality, competitiveness and care

Penilaian RLPTB
Pita Pengukur
Pengukuran
dan Ukuran
RLPTB
Tinggi Badan

Pengukuran
Pengukuran menggunakan pita
Lingkar Pinggang pengukur merek
ABN® dan stature
meter merek height
yang telah divalidasi
oleh Balai Metrologi
Pengukuran Dinas Perindustrian
Tinggi Badan dan Perdagangan
Pemda DIY
excellent in quality, competitiveness and care

Pengukuran Lingkar Pinggang dan Tinggi


Badan

titik tengah antara tulang rusuk paling bawah


dan titik ujung lengkung tulang panggul, lalu
diukur secara horizontal. Pita pengukur harus
RLPTB

Lingkar Pinggang menempel pada kulit, namun tidak sampai


menekan. Hasil pengukuran dinyatakan dalam
sentimeter (cm) (International Diabetes
Federation,2006)

badan berdiri tegak lurus dan kepala,


bahu, tumit menempel pada papan
pengukur tinggi badan. Kepala
dikondisikan agar tegak dan pandangan
Tinggi Badan lurus ke dapan serta posisi kaki dibuka
membentuk sudut 60 derajat. Hasil
pengukuran dinyatakan dalam satuan
sentimeter (cm) (NHANES,2007)
excellent in quality, competitiveness and care

Penilaian Risiko Penyakit Kardiovaskular

Parameter-Parameter yang Mempengaruhi


Nilai Framingham Risk Score

Hasil Wawancara yaitu


umur, jenis kelamin,
Hasil Pemeriksaan
status merokok,
Sampel Darah yaitu
pengobatan hipertensi.
Kolestrol Total, HDL
Pengukuran tekanan
dan Gula Darah Puasa
darah yaitu Tekanan
Darah Sistolik
excellent in quality, competitiveness and care

Tekanan darah diukur


dengan menggunakan
sfigmomanometer
digital merk OMRON
model HEM-7203 yang Parameter-parameter yang sudah diukur
telah di validasi kemudian dikonversikan menggunakan
perhitungan FRS 10 tahun mendatang secara
online pada
https://www.framinghamheartstudy.org/risk-
functions/cardiovascular-disease/10-year-
risk.php
excellent in quality, competitiveness and care

Tata Cara Penelitian


Validasi
Permohonan Ijin
Observasi Awal Instrumen
dan Kerjasama
Penelitian

Wawancara,
Penandatangan
Pengukuran Pencarian
Informed
Antropometri & Responden
Consent
Tekanan Darah

Pengambilan Pembagian
Sampel Darah Hasil
Analisis Statistik excellent in quality, competitiveness and care

Karakteristik responden meliputi usia, RLPTB, FRS, Glukosa Darah


Puasa, Sistolik, Diastolik, Total Kolestrol dan Kolestrol HDL dianalisis
dengan menghitung rerata, standar deviasi serta normalitas pada tiap
kelompok data.

Uji normalitas dilakukan menggunakan uji Shapiro-Wilk karena data


berjumlah <50.

Rasio Lingkar Pinggang Tinggi Badan dan Framingham Risk Score


(FRS) dikorelasi menggunakkan uji korelasi pearson.

Analisis statistik dilakukan oleh Pusat


Kajian Clinical Epidemiology &
Biostatistics Unit (CE&BU) menggunakan
program IBM SPSS Statistics 22 Lisensi
UGM dengan taraf kepercayaan 95%
excellent in quality, competitiveness and care

Hasil dan Diskusi


karakteristik responden
No Karakteristik Total p
1 Usia (tahun) * 51.88±5.28 0.128
2 Rasio Lingkar Pinggang Tinggi Badan (cm) *
0.51±0.05 0.889

3 Framingham Risk Score (%)** 13.65 (3.30-63.20) 0.000


4 Glukosa Darah Puasa (mg/dL)** 81.00 (62.00-246.00) 0.000
5 Sistolic Blood Pressure (mmHg)**
133.50 (98.50-196.50) 0.031

6 Diastolic Blood Pressure (mmHg) *


80.53±10.81 0.504

10 Total Kolestrol (mg/dL) **


212.50 (141.00-452.00) 0.000

11 Kolestrol HDL (mg/dL)** 47.00 (29.00-84.00) 0.008


Normal (%) 47.5
Overweight (%) 50
Obese (%) 2.5
Merokok (%) 37.5
excellent in quality, competitiveness and care

Perbandingan Risiko Penyakit Kardiovaskular


pada RLPTB≤0.5 dan RLPTB>0.5
RLPTB ≤0.5 RLPTB >0.5
No Variabel P
(N=19) (N=21)
Framingham Risk
1 14.38±6.79 22.86±20.45 0.364**
Score
Glukosa Darah
2 81.84±10.47 107.32±53.63 0.401**
Puasa
Sistolic Blood
3 135.55±19.38 138.74±20.55 0.862
Pressure
Diastolic Blood
4 78.26±10.07 83.63±11.34 0.213
Pressure
5 Kolestrol Total 206.00±33.65 230.37±65.95 0.171**

6 Kolestrol HDL 50.63±10.34 49.16±12.79 0.828

**Analisis data menggunakan uji komparasi Mann-Whitney


excellent in quality, competitiveness and care

1. Rerata FRS pada RLPTB>0.5 1. RLPTB ≥0.55 memiliki


yaitu 22.86% (risiko tinggi risiko FRS medium hingga
.Rerata FRS RLPTB≤0.5 tinggi untuk jantung koroner
yaitu 14.38% (risiko (Meseri et al., 2013)
intermediet)
2. Rerata glukosa darah puasa, 2. Hasil penelitian sebelumnya
tekanan darah sistolik, menunjukkan faktor risiko
tekanan darah diastolik dan kardiometabolik pada
kolestrol total pada kelompok kelompok RLPTB <0.5 dan
RLPTB>0.5 lebih tinggi RLPTB≥0.5 yang tidak
dibandingkan pada kelompok terkait BMI hanya kolestrol
RLPTB≤0.5 sedangkan nilai HDL dan tekanan darah
kolestrol HDL sebaliknya. sistolik yang berbeda
bermakna sedangkan faktor
lain seperti glukosa darah
puasa, tekanan darah
diastolik dan kolestrol total
menunjukkan hasil yang
tidak bermakna (Ashwell dan
Gibson, 2016).
excellent in quality, competitiveness and care

Korelasi RLPTB terhadap Risiko Penyakit


Kardiovaskular
Rasio Lingkar Pinggang Tinggi Badan

Variabel
Koefisien Korelasi Koefisien Determinasi Signifikansi
(r) (r2) (p)

Framingham Risk Score 0.224 0.050 0.165

Glukosa Darah Puasa 0.300 0.09 0.06

Sistolic Blood Pressure 0.096 0.0092 0.556

Diastolic Blood Pressure 0.233 0.0543 0.148


Kolestrol Total 0.135 0.0183 0.406
Kolestrol HDL -0.126 0.0159 0.437
excellent in quality, competitiveness and care

1. Hasil analisis korelasi RLPTB 1. Dijk et al.(2012) yang


terhadap FRS didapatkan nilai menyatakan RLPTB pria
korelasi (r) yaitu 0.224 dan nilai memiliki korelasi paling lemah
signifikansi (p) yaitu 0.165. terhadap penyakit
kardiovaskular.
2. Korelasi RLPTB terhadap 2. korelasi antara RLPTB terhadap
kolestrol HDL yaitu sangat kolestrol HDL yaitu sangat
lemah (r=-0.126) dan tidak lemah serta nilai signifikansinya
bermakna (p=0.437). tidak bermakna (Puspitasari dan
Puruhita, 2014; Chehrei et al.,
2007; Adediran et al., 2013)
3. Penelitian yang hampir sama
3. Korelasi RLPTB terhadap menunjukkan SBP memiliki
tekanan darah sistolik, tekanan kekuatan korelasi sangat lemah
darah diastolik dan kolestrol sedangkan DBP kekuatan
total didapatkan hasil korelasi korelasinya lemah namun
tidak bermakna dengan korelasinya signifikan (Carvalho
kekuatan korelasi sangat lemah et al., 2015; Barreira, et al.,
2012).
excellent in quality, competitiveness and care

Kesimpulan
Hubungan antara rasio lingkar pinggang-tinggi badan
dengan risiko penyakit kardiovaskular pada pria dewasa di
Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman,
Yogyakarta memiliki kekuatan korelasi lemah (r=0.224) dan
tidak bermakna (p=0.165)
excellent in quality, competitiveness and care

TERIMAKASIH