Anda di halaman 1dari 9

TATA LAKSANA-KOMPLIKASI-PATOFISIOLOGI Shafira Dwi Resnasari

161 0211 119


HAEMORRHOID D3
TERAPI OBAT-OBATAN (MEDIKAMENTOSA) / DIET

Kebanyakan penderita hemoroid derajat pertama dan derajat kedua dapat ditolong dengan tindakan lokal
sederhana disertai nasehat tentang makan.

Makanan sebaiknya terdiri atas makanan berserat tinggi seperti sayur dan buah-buahan.

Makanan ini membuat gumpalan isi usus besar, namun lunak, sehingga mempermudah defekasi dan mengurangi
keharusan mengejan berlebihan
SKLEROTERAPI
Teknik ini dilakukan menginjeksikan 5 mL oil phenol 5 %, vegetable oil, quinine, dan urea hydrochlorate atau
hypertonic salt solution. Lokasi injeksi adalah submukosa hemoroid. Efek injeksi sklerosan tersebut adalah
edema, reaksi inflamasi dengan proliferasi fibroblast, dan trombosis intravaskular. Reaksi ini akan
menyebabkan fibrosis pada sumukosa hemoroid. Hal ini akan mencegah atau mengurangi prolapsus jaringan
hemoroid. Teknik ini murah dan mudah dilakukan, tetapi jarang dilaksanakan karena tingkat kegagalan yang
tinggi.
LIGASI DENGAN GELANG KARET
Ligasi pita karet merupakan tindakan yang paling populer di Amerika untuk mengobati ambeien, karena tanpa
anestesi, tanpa sedasi, dan tanpa rawat inap dengan biaya relatif murah dibandingkan operasi teknik
hemorrhoidectomy. Namun, tindakan ini hanya efektif pada ambeien tingkat dua dan tiga. Teknik ini sebetulnya
bisa jadi solusi yang sangat bermakna untuk pasien ambeien yang tidak mau dioperasi tetapi ingin ambeiennya di
terapi secara efektif.

Teknik ini pada sederhananya hanya memasangkan pita karet di dasar ambeien yang berfungsi menjepit
pembuluh darah yang mendarahi ambeien tersebut. Dalam beberapa hari ambeien akan mati dan terlepas
sendiri bersama dengan buang air besar. Biasanya setelah tiga hingga empat hari. “Jaringan yang ditinggalkan
akan meninggalkan bekas luka yang sedikit mengeras. Gunanya untuk mencegah ambeien ini timbul kembali
PEMBEDAHAN
HAEMORRHOIDEKTOMI

Suatu tindakan pembedahan dan cara pengangkata pleksus hemoroidalis dan mukosa atau tanpa mukosa yang hanya dilakukan pada jaringan
yang benar-benar berlebih.

Indikasi :

1. Penderita dengan keluhan menahun dan hemoroid derajat III dan IV

2. Perdarahan berulang dan anemia yang tidak sembuh dengan terapi lain yang lebih sederhana

3. Hemoroid derajat IV dengan thrombus dan nyeri hebat.

Terapi bedah dipilih untuk penderita yang mengalami keluhan menahun dan pada penderita hemoroid derajat III dan IV. Terapi bedah juga
dapat dilakukan dengan perdarahan berulang dan anemia yang tidak dapat sembuh dengan cara terapi lainnya yang lebih sederhana.
Penderita hemoroid derajat IV yang mengalami trombosis dan kesakitan hebat dapat ditolong segera dengan hemoroidektomi.

Prinsip yang harus diperhatikan dalam hemoroidektomi adalah eksisi yang hanya dilakukan pada jaringan yang benar-benar berlebihan.
PENCEGAHAN
Pencegahan dapat dilakukan dengan mencegah faktor yang dapat menyebabkan terjadinya hemorrhoid dengan
minum yang cukup, makan cukup sayuran, dan buah-buahan, sehingga kotoran kita tidak mengeras.

Kebiasaan malas minum, tidak hanya akan membuat hemorrhoid, ginjal juga lama kelamaan akan dapat terganggu
oleh karena kurangnya cairan dalam tubuh. Usahakan minum yang cukup, imbangi dengan olah raga, sehingga perut
tidak mual saat minum air putih. Makan makanan yang banyak mengandung serat, seperti buah dan sayuran. Makanan
yang banyak mengandung serat juga akan memberikan manfaat mengurangi penyerapan lemak sehingga kolesterol
menjadi aman (Gotera, 2006).

Banyak melakukan olah raga, seperti jalan kaki, tidak duduk terlalu lama dan tidak berdiri terlalu lama (Merdikoputro,
2006)

36 SULTAN AGUNG VOL XLIV NO. 118 JUNI – AGUSTUS 2009


Pencegahan hemoroid dapat dilakukan dengan:

1. Konsumsi serat 25-30 gram sehari. Makanan tinggi serat seperti buah-buahan, sayur-mayur, dan kacang-
kacangan menyebabkan feses menyerap air di kolon. Hal ini membuat feses lebih lembek dan besar,
sehingga mengurangi proses mengedan dan tekanan pada vena anus.

2. Minum air sebanyak 6-8 gelas sehari.

3. Mengubah kebiasaan buang air besar. Segera ke kamar mandi saat merasa akan buang air besar, jangan
ditahan karena akan memperkeras feses. Hindari mengedan.

Syamsuhidayat. Buku Ajar Bedah, EGC,Jakarta


KOMPLIKASI
Apabila berulang dapat menyebabkan anemia karena jumlah eritrosit yang diproduksi tidak bisa
mengimbangi jumlah yang keluar. Anemia terjadi secara kronis, sehingga sering tidak menimbulkan keluhan
pada penderita walaupun Hb sangat rendah karena adanya mekanisme adaptasi.

Apabila hemoroid keluar, dan tidak dapat masuk lagi (inkarserata/terjepit) akan mudah terjadi infeksi yang
dapat menyebabkan sepsis dan bisa mengakibatkan kematian.
P
A
T
O
F
I
S
I
O
L
O
G
I