Anda di halaman 1dari 22

Pertemuan Ke-3

KONSEP SEHAT DAN SAKIT


SEHAT

• Sehat adalah suatu keadaan sejahtera sempurna fisik,


mental dan sosial; tidak terbatas pada bebas dari
penyakit dan kelemahan saja (WHO)

• Health is a state of complete physical, mental and social


well being and not merely the absence of disease or
infirmity.
• Secara lebih jelas ruang lingkup sehat dan masalah kesehatan
dapat meliputi 6D yakni :
1. Death (kematian)
2. Disease (kesakitan/penyakit)
3. Disability (cacat)
4. Discomfort (kegelisahan)
5. Dissatisfaction (ketidakpuasan)
6. Destitution (kemiskinan)
KONSEP SEHAT DAN SAKIT

• Sehat dan sakit adalah suatu kejadian yang


merupakan rangkaian proses yang berjalan terus
menerus dalam kehidupan masyarakat.
• Berkembangnya konsep sakit yang semula single
kausa menjadi multi kausa.
SAKIT DAN PENYAKIT

• Terjadinya penyakit dapat dikatakan sebagai hasil interaksi


antara faktor penjamu dengan faktor agen.

• Untuk terjadi perubahan, faktor agen memapar (melakukan


pemaparan) terhadap penjamu, faktor penjamu sendiri
menjadi peka sakit tergantung kepada kerentanannya.

• Perubahan status sehat ke status sakit berkaitan dengan hasil


keterpaparan yang dilakukan oleh agen, dan kerentanan
tubuh manusia dalam menghadapi keterpaparan itu.
Konsep Penyebab Penyakit
AGENT
Agent
• Di dalam epidemiologi tdk dikenal adanya penyebab
tunggal, akan tetapi Multiple Causation.
• Penyebab penyakit terbagi menjadi:
1. Penyebab primer/utama (Agent)
a. Biologis (m.o = virus, bakteri, jamur)
b. Nutrisi (vitamin, mineral, iodium dll)
c. Kimiawi (logam berat, insektisida dll)
d. Fisika (suhu, suara, pukulan, getaran dll)
e. Psikis & genetik (stress, kelainan bawaan dll)
2. Penyebab sekunder (faktor risiko)
- Suatu faktor atau keadaan yg menyebabkan/mendukung penyebab primer dpt
menimbulkan suatu penyakit/peristiwa kesehatan.
- Contoh : imunitas, keadaan sanitasi
HOST
Host
• Adalah semua karakteristik yg dimilikinya yg semuanya
ini berpengaruh terhadap terjadinya suatu peristiwa
kesehatan  mati, sakit, cacat, sehat. Karakteristik itu
meliputi :
1. Umur, JK
2. Faal tubuh/anatomi
3. Status kesehatan
4. Imunitas
5. Kebiasaan hidup
• Didalam ilmu penyakit menular dibedakan :
1. Definitive Host (manusia)
2. Intermediate Host (Vektor, inang bagi agent)
ENVIRONMENT
Environment
1. Lingkungan Biologis
♥ terdiri dr unsur2 biologis yg dpt mjd sumber makanan,
sumber penularan, maupun vektor penyakit.
♥ Yg termasuk kedalam lingkungan biologis  manusia lain,
binatang, tumbuh2an.
2. Lingkungan Fisik
♥ Terdiri dr tanah, udara, air, keadaan geografi, iklim dll yg dpt
menunjang terjadinya suatu penyakit/ peristiwa kes.
3. Lingkungan Sosial
♥ Sistem ekonomi, sistem pelayanan kesehatan, kepadatan, adat
istiadat.
Hubungan Interaksi antara Kerentanan Penjamu dan
Pemaparan Agen

Pejamu dan Agen Keterpaparan (oleh


agen)
Ya Tidak
Kerentanan Ya Sakit Sehat
(dari
penjamu) Tidak Sehat Sehat
• Untuk menderita sakit seseorang harus mengalami
keterpaparan dan rentan/peka terhadap
keterpaparan itu.
• Konsep ini sekaligus memberikan gambaran bahwa
untuk mencegah penyakit dapat dilakukan dengan 2
cara utama:
1. Menghindari keterpaparan
2. Menurunkan kerentanan penjamu sehingga
lebih tahan terhadap gangguan
Hubungan Penyebab dan
Penyakit
• Beberapa faktor yang berkaitan dengan terjadinya
suatu penyakit dapat menciptakan suatu model:
“jaringan kausa”(web of causation)/ Jaringan kausal
sarang laba-laba.
• Jika suatu penyakit mempunyai beberapa
kemungkinan penyebab berarti masalah itu dapat
“diserang” dengan upaya pencegahan dari
berbagai arah.
• Jika satu serangan gagal serangan lain mungkin
berhasil dan memberikan keberhasilan memutus
sarang laba-laba sang penyakit.
Model Jaring-Jaring (sarang laba-laba)
F1

Manusia F2 SAKIT

F3

F4

F5
Terjadinya penularan penyakit karena manusia kontak
dengan penyebab sakit, diantara penyebab sakitpun berin
teraksi untuk memperkuat/melemahkan terjadinya sakit
Model Hubungan Kausal

• Hubungan antara faktor kausa dan penyakit dapat


mempunyai beberapa bentuk:
1. Single Cause/Single Effect Model
2. Multiple Cause/Multiple Effect Model
e.g: Penyakit Jantung---faktor2 kausa meliputi
merokok, hipertensi, tinggi kadar kolesterol,
diabetes, stress, kurang exercise, riwayat keluarga.
Faktor Agen Penyakit

• Faktor Biologis : Bakteri, protozoa, fungi, virus


• Faktor Fisik: radiasi, trauma
• Faktor Kimiawi: asbes, cobal
• Faktor sosial: perilaku, gaya hidup
Upaya pencegahan penyakit sangat ditentukan
pada tahap mana penyakit berada, sesuai
riwayat alamiahnya.
-Masa sebelum masuknya penyebab sakit ke dalam tubuh
- Tidak tampak adanya keluhan sakit
-Masih dalam kondisi sehat

Masa masuknya penyakit ke dalam tubuh dan munculnya gejala sakit

Manusia dalam kondisi sakit


dini
PENYAKIT
DINI

Manusia dalam kondisi penyakit berlanjut


PENYAKIT
LANJUT

-Sembuh: sempurna, cacat


-Carrier
-Mati
PRE AKHIR
INKUBASI
PATHOGENESIS PENYAKIT

PENY. PENY.
DINI LANJUT

I. Health Promotion IV.


III. V.
Disability
II. Specific Protection Early Diagnosis Rehabilitation
Limitation
and Prompt
Treatment