FARMASI FISIKA

D1E 303
PRESENSI (KEHADIRAN) : 80% KULIAH: 70% UTS UAS TUGAS : 25 : 35 : 10 PRAKTIKUM : 30% (NILAI u 56) : (30%) : (30%) : (40%)

3 SKS (2 - 3)

TUGAS PENDAHULUAN KEGIATAN LAPORAN

POKOK BAHASAN

MIKROMERITIKA ZAT PADAT SIFAT FISIKA MOLEKUL OBAT FENOMENA KELARUTAN DAN DISTRIBUSI DIFUSI DAN DISOLUSI FENOMENA ANTARMUKA REOLOGI SISTEM DISPERSI KINETIKA
1

KEPUSTAKAAN
1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) Martin A., et al, 1993, Physical Pharmacy, fourth ed., Lea & Febiger, Philadelphia. Florence A.T., Attwood D., 1988, Physicochemical Principles of Pharmacy, 3rd ed, Mac Millan Press, London. Amiji M.M., Sandmann B.J., 2003, Applied Physical Pharmacy, McGRAW- Hill, USA. Lachman, L., et al, 1986, Teori dan Praktek Farmasi Industri, ed. 3, terjemahan Siti Suyatmi, UI Press, Jakarta. Cartensen, J.F.,1977, Pharmaceutics of Solid Dosage Forms, John Wiley and Sons, N.Y. Aulton, M.E., 1996, Pharmaceutics: The Science of Dosage Form Design, International Student ed., Churchill Livingstone, Edinburg Parrot, E.L., 1971, Experimental Pharmaceutical Technology, Burgess Publ. Co., Minneapolis.
2

FISIKA- KIMIA BIOLOGI  MERAMALKAN KELARUTAN, KESTABILAN, KOMPATIBILITAS DAN AKSI BIOLOGIK  PENGEMBANGAN OBAT BARU DAN BENTUK SEDIAAN DAN MEMPERBAIKI BERBAGAI CARA PEMBERIAN OBAT
3

DEFINISI

:

ILMU DAN TEKNOLOGI PARTIKEL
SIFAT FISIK/KIMIA SIFAT FARMAKOLOGIK/KLINIK TEKNOLOGI/FABRIKASI

PENGARUH UKURAN PARTIKEL: PARTIKEL:

DIMENSI PARTIKEL UKURAN PARTIKEL (Qm) 0,5-10 10-50 50-100 150-1000 1000-3360 CONTOH Suspensi, emulsi halus. Partikel emulsi kasar, partikel suspensi terflokulasi. Rentang serbuk halus. Rentang serbuk kasar. Ukuran granul rata-rata.

4

5

AKTIVITAS KIMIA DAN LISTRIK PENJERAPAN KELARUTAN LAJU DISOLUSI

( 1  E  nE )

S R 4W « 1 1»  ¼ ln 2 ! ¬ M S1 V ­ d 2 d1 ½

log

S2 2 KV ! S1 2,303RTr

dw !  K' S( Cs  C ) dt

EKSTRAKSI GALENIS AKTIVITAS FISIOLOGIS

6

7

UKURAN PARTIKEL DAN DISTRIBUSI UKURAN bentuk dan luas permukaan masing-masing partikel rentang ukuran dan jumlah atau bobot partikel serta luas permukaan total PARTIKEL TIDAK BERATURAN UKURAN (??) :

garis tengah bola setara (ekivalen)

dsurface dvolume dproyeksi dstokes
BOLA: GARIS TENGAH (DIAMETER): d

S ! Td 2 T 3 V ! d 6

BILANGAN PARTIKEL (N) Banyaknya (jumlah) partikel per gram:

N!

6

Tdvn 3V
8

9

Perhitungan diameter statistik dari data secara mikroskopik

Rentang ukuran (Qm)

Rataan rentang ukuran (d), (Qm)

Jumlah partikel dalam setiap rentang ukuran (n) 2 10 22 54 17 8 5
7n=118

(nd)

(nd2)

(nd3)

(nd4)

0,50-1,00 1,00-1,50 1,50-2,00 2,00-2,50 2,50-3,00 3,00-3,50 3,50-4,00

7nd =

7nd2=

7nd3=

7nd4=

10

Perhitungan diameter statistik dari data secara mikroskopik

Rentang ukuran (Qm)

Rataan rentang ukuran (d), (Qm)

Jumlah partikel dalam setiap rentang ukuran (n) 2 10 22 54 17 8 5
7n=118

(nd)

(nd2)

(nd3)

(nd4)

0,50-1,00 1,00-1,50 1,50-2,00 2,00-2,50 2,50-3,00 3,00-3,50 3,50-4,00

0,75 1,25 1,75 2,25 2,75 3,25 3,75

7nd =

7nd2=

7nd3=1

7nd4=

11

Perhitungan diameter statistik dari data secara mikroskopik

Rentang ukuran (Qm)

Rataan rentang ukuran (d), (Qm)

Jumlah partikel dalam setiap rentang ukuran (n) 2 10 22 54 17 8 5
7n=118

(nd) 1,50

(nd2) 1,13

(nd3) 0,85

(nd4) 0,64

0,50-1,00 1,00-1,50 1,50-2,00 2,00-2,50 2,50-3,00 3,00-3,50 3,50-4,00

0,75 1,25 1,75 2,25 2,75 3,25 3,75

7nd =

7nd2=

7nd3=

7nd4=

12

Perhitungan diameter statistik dari data secara mikroskopik
Rentang ukuran (Qm) Rataan rentang ukuran (d), (Qm) Jumlah partikel dalam setiap rentang ukuran (n) 2 10 22 54 17 8 5
7n=118

(nd) 1,50 12,50 38,50 121,50 46,75 26,00 18,75
7nd =265,50

(nd2) 1,13 15,63 67,38 273,38 128,56 84,50 70,31
7nd2=640,89

(nd3) 0,85 19,54 117,92 615,11 353,54 274,63 263,66
7nd3=1645,25

(nd4) 0,64 24,43 206,36 1384,00 972,24 892,55 988,73
7nd4=4468,95

0,50-1,00 1,00-1,50 1,50-2,00 2,00-2,50 2,50-3,00 3,00-3,50 3,50-4,00

0,75 1,25 1,75 2,25 2,75 3,25 3,75

d ln ! d sn !

§ nd §n

! 2,25 ! 2,33

d vn ! d sl !

3

§ nd 3 §n § nd 2 § nd

! 2,41 ! 2,41

d vs !

§ nd § nd § §

3 2

! 2 , 57
4 3

§ nd 2 §n

d wm !

nd nd

! 2 , 72
13

14

15

Distribusi frekuensi

Distribusi frekuensi dalam lognormal
16

Kira-kira rentang ukuran metode analisis ukuran partikel dan luas permukaan spesifik

17

M I K R O S K O P

18

PENGAYAKAN

19

SEDIMENTASI
Hukum partikel : Stokes yang menyatakan ukuran

h d st 2 ( V s  V 0 ) g v! ! t 18L 0

d st !

18L o h ( V s  V o ) gt

rst !
Pipet Andreasen
Aliran laminar atau turbulen dinyatakan dengan angka (bilangan) Reynold, Re :

9V o h 2( V s  V o ) gt

Menurut Heywood, hukum Stokes tidak dapat dipakai jika Re lebih besar dari 0,2 karena pada nilai tersebut timbul turbulensi.

vdV o Re ! Lo

ReL d (Vs  Vo )g ! v! 18L dVo

2

18ReL2 d ! (Vs  Vo )Vo g
3
20

Hitunglah diameter Stoke dari serbuk magnesium oksida, V = 3,65 g/cm3 dalam medium air yang kerapatannya V0 = 1,05 g/cm3, dan viskositasnya 1,3 cp. Partikel memisah sejauh 24 mm selama 1 jam pada percepatan gravitasi 980 cm/sek2.

d st !

18L o h ( V s  V o ) gt

( )( , )( , v  ) d st ! ! , ( ,  , )( )

v 

cm ! ,

Qm

21

Suatu bahan serbuk, kerapatannya 2,7 g/cm3, disuspensikan dalam air pada 200 C. Viskositas air pada suhu tersebut adalah 0,01 poise dan kerapatannya 1,0 g/cm3. Gravitasi 981 cm/det2. Hitunglah ukuran partikel terbesar yang akan memisah tanpa menyebabkan turbulensi.

18ReL 2 3 d ! ( V s  V0 ) V0 g 18 ReL (18)(0,2)(0,01) ! d ! ( V s  V 0 ) V 0 g (2,7  1,0)1,0 v 981
3 2 2

d ! 6 v10 3 cm ! 60 Qm
22

VOLUME PARTIKEL

Schematic diagram of Coulter counter used to determine particle volume.
23

LUAS PERMUKAAN PARTIKEL

Es 6 ! ! d Evd nEv d 3 S Es 6 Sw ! v ! ! V VE v dvs Vdvs Sv !

nE sd 2

PV ™ 6 v 10 23 N! 0,082 ™ T

24

GBR. Isotherm showing the volume of nitrogen ad sorbed on a powder at increasing pressure ratios. Point B represents the volume of adsorbed gas corresponding to the completion of a monomolecular film. Persamaan BET :

b  1 p p 1 !  y po  p ymb y m b po

b  1 p p 1 !  V po  p Vm b Vmbpo
25

b  1 p p 1 !  V po  p Vm b Vm bpo
Plot antara
p V po  p

dengan

p po

memberikan garis regresi y = a + bx Intersep :
1 Vm b

Slop :

b  1
Vm b

Jika intersep =I; dan slop = S, maka:
m

!

1 I S
cm / g m2 / g
3

Sw

A N ! m v Vm M /V

Sw

, 2 v 10 6 ,02 v 10 v V 16 ! 
16 23

22414 v 10 4

m

S w ! 4 ,35 v V m

d vs !

6 VS w

26

Suatu serbuk antibiotika dianalisis secara metode BET memberikan data : p/V(p0-p p/p0 0,05 0,07 0,150 0,220 0,20 0,290

Hitunglah Luas permukaan spesifik Sw serbuk tersebut. 1) Persamaan garis dari 2 titik: 2) Persamaan Analisis Regresi Linear:
b! § x  x y  y § x  x y ! y  b x  x
y  y1 x  x1 ! y2  y1 x2  x1

r!

7 x  x y  y § x  x § y  y
2 2

Dari persamaan garis regresi data di atas diperoleh : I = 0 00198, dan S = 0,67942
m

!

1 1 ! ! 1,46757 cm 3 / g I  S 0,00198  0,67942

S w ! 4,35 v Vm ! 6,38 m 2 g -1

m 2 /g ! 4,35 m 2 / cm 3 v1,46757 cm 3 / g
27

METODE PERMEABILITAS UDARA
Poiseuille Kozeny-Carman

Td 4 (Pt V! 128lL

(Pt I 3 V! . . 2 Kl LS w 1  I 2 A

FISHER SUBSIEVE SIZER
28

UKURAN PORI

29

SIFAT SERBUK TURUNAN

POROSITAS

Vb  V p Vp I! ! 1 Vb Vb

TATA SUSUN

Porositas 30- 50% Beda ukuran serbuk Min. 26% Flokulat/agregat Maks 48%

30

Satu sampel serbuk kalsium klorida yang mempunyai kerapatan sejati 3,203 dan bobotnya 131,3 g diketahui mempunyai volume ruah (curah, bulk) 82,0 cm3 saat diukur dalam gelas ukur 100 mL. Hitunglah porositasnya.

Volume partikel = 131,3 g/(3,203 g/cm3) = 41,0 cm3 Volume ruang kosong (void), v = 82,0 cm3 ± 41,0 cm3 = 41,0 cm3 Porositas , I :

I!

82  41 ! 0,5 atau 50% 82

31

KERAPATAN
KERAPATAN SEJATI KERAPATAN GRANUL

Vg  Vp Vp ! 1 I intrapartikel ! Vg Vg = 1bobot / kerapatan sejati bobot / kerapatan granul

Vg kerapatan granul ! 1 I intrapartikel = 1kerapatan sejati V
KERAPATAN CURAH

I antarruang ! I antarruang

V  Vg Vb

!1

Vg Vb

Vb  Vp Vp I total ! ! 1 Vb Vb

Vb !1 Vg

Vb I total ! 1  V
32

Kerapatan granul natrium bikarbonat adalah 1,450 dan kerapatan sejati (true density) V = 2,033. Hitunglah porositas intrapartikel

I intrapartikel

Vg kerapatan granul 1! 1 kerapatan se ati V

I intrapartikel

1,450 ! 1 ! 0,286 atau 28,6% 2,033

Bobot tablet natrium iodida adalah 0,3439 g dan volume curah (bulk) yang diukur dengan jangka sorong menghasilkan 0,0963 cm3. Kerapatan sejati NaI adalah 3,667 g/cm3. Hitunglah kerapatan curah (bulk, ruah) serta porositas total dari tablet tersebut.

Kerapatan

curah V b !

03439 ! 3 ,571 g/cm 0 , 0963
I total

3

Vb I total ! 1  V

3 ,571 !1 ! 0 , 026 atau 2,6% 3, 667
33

Data berikut menyangkut 1 gram sampel serbuk granular: . Volume padatan itu sendiri = 0,3 cm3/g Volume pori intrapartikel = 0,1 cm3/g Volume ruang diantara partikel = 1,6 cm3/g a) Berapa volume sejati spesifik V; volume granul spesifik Vg ; dan volume curah spesifik Vb b) Hitunglah porositas total Itotal ; porositas antarruang atau porositas diantara partikel Iantarruang ; porositas intrapartikel atau porositas di dalam partikel Iintrapartikel a) V = 0,3 cm3 Vg= V + pori intrapartikel = 0,3+0,1 = 0,4 cm3/g Vb = V + pori intrapartikel + ruang diantara partikel = 0,3+0,1+1,6 = 2 cm3/g b)

I total !

Vb  V p Vb

Vb  Vg 2,0  0,4 2,0  0,3 ! ! 0,80 atau 80% ! ! 0,85 atau 85% I antarruang ! Vb 2,0 2,0

I intrapartikel !

Vg  V p Vg

!

0,4  0,3 ! 0,25 atau 25 0,4

34

Kecurahan (Keruahan, Bulkiness )
Sifat Alir Talk Pati kentang Arang halus Kalomel halus 57 27 23 0,7

Kompresibilitas (%)

kerapatan mampat - kerapatan longgar kerapatan mampat

v 100
V b , maks V b , min

RASIO HAUSNER !
Indeks Konsolidasi (Carr) (%) 5-15 12-16 18-21 23-35 33-38 >40 Aliran Sangat baik Baik Cukup Buruk Sangat buruk Sangat buruk sekali

<1,25 : baik (= 20%: Carr) >1,5 : buruk (= 33%: Carr)

Sudut istirahat (diam) U (derajat) <25 25-30 30-40 >40

Aliran Sangat baik Baik Cukup Sangat buruk

35

Bahan Celutab Emkompres Star-X-1500 Laktosa monohidrat Tepung Maizena Dikalsium fostat, anh.(kasar) Magnesium stearat Titanium dioksida Dikalsium fosfat, dihidr(halus) Talk

% Kompresibilitas 11 15 19 19 26-27 27 31 34 41 49

Daya Alir Baik Sekali Baik sekali Sedang-dapat lewat Sedang-dapat lewat Buruk Buruk Buruk Sangat buruk Sangat buruk sekali Sangat buruk sekali

36

Hubungan antara Sudut istirahat (diam) dengan Indeks Carr
37

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful