Anda di halaman 1dari 16

DOKUMEN

USAHA
Ingin Memulai Bisnis? Dokumen Apa Saja
yang Harus Anda Siapkan?
• Sebelum mendirikan usaha dalam bentuk CV, Firma,
ataupun PT, Anda harus mengurus dokumen atau surat
terkait dengan izin usaha yang diperlukan untuk legalitas
perusahaan Anda. Di mana, dengan memiliki dokumen
usaha lengkap, usaha yang Anda kelola akan terhindar
dari kendala di mata hukum yang berlaku. Berikut ini
adalah beberapa dokumen yang perlu disiapkan dalam
mendirikan sebuah usaha sesuai dengan hukum yang
berlaku di Indonesia
• SKDU merupakan surat atau dokumen kelengkapan izin
usaha yang dikeluarkan oleh kantor kelurahan atau
kecamatan di mana usaha Anda didirikan. Surat ini perlu
diurus untuk mempermudah Anda dalam membuat
dokumen lain seperti SIUP, TDP, NPWP, dan surat
pendukung pendirian usaha lainnya. Jika persyaratan
SKDU sudah lengkap, Anda bisa mendapatkan dokumen
ini dalam waktu satu hari.

1. Surat Keterangan
Domisili Usaha (SKDU)
• Jika SKDU sudah Anda miliki, dokumen lain yang harus
Anda urus adalah NPWP. Nomor ini diberikan kepada
wajib pajak sebagai sarana administrasi pajak sekaligus
sebagai identitas wajib pajak dalam melaksanakan hak
dan kewajiban perpajakannya. Untuk mendapatkan
dokumen ini, Anda dapat mengajukan permohonan ke
Kantor Pelayanan Pajak (KPP) terdekat atau melalui
Kantor Penyuluhan dan Pengamatan Potensi Perpajakan
(KP4).

2. Nomor Pokok Wajib


Pajak (NPWP)
• Usaha dagang biasanya dikelola oleh perorangan. Meski
bukan badan usaha, Anda sebagai pemilik usaha dagang
juga membutuhkan izin Usaha Dagang (UD) sebagai
tanda bukti sah dan legalitas usaha Anda. Dokumen ini
bisa Anda dapatkan dengan mengajukan permohonan izin
usaha melalui Kantor Wilayah Departemen Perindustrian
dan Perdagangan setempat.

3. Izin Usaha Dagang (UD)


• Surat ini merupakan dokumen wajib yang harus dimiliki
oleh pemilik usaha perorangan, perusahaan, maupun
badan usaha sebagai bukti izin dan legalitas dari tempat
usaha sesuai dengan tata ruang wilayah yang diperlukan
dalam rangka penanaman modal. Dokumen ini bisa Anda
dapatkan dengan membuat permohonon yang ditujukan
kepada Pemerintah Daerah dan berlaku selama 3 tahun.

4. Surat Izin Tempat Usaha


(SITU)
• Surat ini dikeluarkan oleh pemerintah daerah dan
dibutuhkan untuk Anda yang ingin mendirikan usaha di
suatu daerah. Dengan dokumen inilah pemerintah daerah
bisa meningkatkan pendapatan sebagai sumber investasi
daerah.

5. Surat Izin Prinsip


• Memiliki usaha perdagangan seperti koperasi, perusahaan, persekutuan,
maupun perseorangan berarti Anda harus memiliki surat ini. SIUP
dikeluarkan oleh pemerintah daerah berdasarkan domisili perusahaan dan
berlaku di seluruh wilayah Indonesia. SIUP terdiri dari tiga kategori,
yaitu.
• a. SIUP Mikro, diperlukan untuk perusahaan yang memiliki modal dan
kekayaan bersih di bawah Rp50 juta di luar lahan dan bangunan.
• b. SIUP Kecil, dibutuhkan perusahaan yang memiliki modal dan
kekayaan bersih sekitar Rp50 juta hingga Rp500 juta di luar lahan dan
bangunan.
• c. SIUP Menengah, diberkan untuk perusahaan yang memiliki modal dan
kekayaan bersih sekitar Rp500 juta hingga 10 Miliar di luar lahan dan
bangunan.
• c. SIUP Besar, diberkan untuk perusahaan yang memiliki modal dan
kekayaan bersih di atas 10 Miliar di luar lahan dan bangunan.

6. Surat Izin Usaha


Perdagangan (SIUP)
• TDP merupakan bukti sah yang menyatakan bahwa usaha
Anda telah terdaftar secara sah. TDP wajib dimiliki oleh
Anda yang memiliki usaha berbadan hukum seperti CV,
Firma, maupun PT, dan perusahaan yang tidak termasuk
badan hukum tidak membutuhkan dokumen ini. Untuk
mendapatkan TDP, perusahaan harus mendapatkan
pengesahan dan persetujuan akta pendirian perusahaan
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
(MENKUMHAM).

7. Tanda Daftar Perusahaan


(TDP)
• Jika Anda memiliki usaha yang bergerak di bidang
industri dan memiliki modal sekitar 5-200 juta, surat ini
harus Anda miliki untuk mendukung legalitas atau
pemenuhan berkas. Untuk mendapatkan dokumen ini,
Anda dapat mengajukan permohonan ke Kantor
Pelayanan Perizinan Terpadu Daerah Tingkat II
Kabupaten atau Kota. Namun, jika usaha telah
berkembang dan besar, Anda bisa mengurusnya ke
Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Tingkat 1 Provinsi
atau BKPM

8. Surat Izin Usaha Industri


(SIUI)
• Buat Anda yang memiliki usaha di bidang industri, TDI
adalah surat izin yang harus Anda miliki. TDI sendiri
diberikan oleh Dinas Perindustrian setempat bagi
kelompok usaha kecil yang memiliki investasi Rp5 juta
hingga Rp200 juta di luar lahan dan bangunan. Dengan
adanya TDI, usaha dalam industri akan menjadi legal di
mata hukum, sehingga usaha tidak akan terjerat hukum
atas segala aktivitas didalamnya.

9. Tanda Daftar Industri (TDI)


• Dokumen ini sangat dibutuhkan bagi Anda yang memiliki
usaha di tempat-tempat yang memiliki risiko bahaya
kerugian dan gangguan yang tinggi, serta dapat
mengganggu ketentraman dan ketertiban masyarakat
umum. Surat ini dibuat oleh Dinas Perizinan Domisili
Usaha di kabupaten ataupun kota. Di mana, Dinas
Perizinan akan memberikan beberapa persyaratan yang
harus dipenuhi dan biasanya akan berbeda di masing-
masing daerah.

10. HO Surat izin gangguan


• IMB merupakan surat izin yang diberikan pemerintah
daerah kepada pengusaha ataupun badan hukum yang
akan mendirikan bangunan untuk usaha sesuai dengan
perizinan yang diberikan. Pemberian IMB kepada pemilik
usaha bertujuan untuk menjaga ketertiban tata guna lahan
dan pemanfaatan fungsinya sesuai dengan peraturan tata
kota. Di mana, ketika IMB diberikan, pasti akan diikuti
dengan retribusi IMB sebagai pungutan daerah atas izin
usaha yang diberikan.

Surat Izin Mendirikan


Bangunan (IMB)
• Dokumen ini adalah surat izin usaha yang dikeluarkan
oleh BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) untuk
melindungi masyarakat terhadap bahaya konsumsi
produk makanan, minuman, dan obat-obatan. Bagi Anda
yang memiliki produk makanan atau produk lain yang
layak konsumsi, dokumen ini wajib dimiliki untuk
mendapatkan izin penjualan dan peredaran produk.

11. Izin BPOM


• Itulah beberapa surat dan dokumen yang harus Anda
perhatikan sebelum memulai usaha. Dengan memiliki
dokumen dan surat izin usaha, Anda tidak perlu lagi
khawatir dalam menjalankan segala aktivitas bisnis dan
lebih aman dari segala tuntutan hukum yang berlaku.

• Setelah memiliki izin yang lengkap untuk usaha yang
sedang Anda jalankan, Anda juga harus mulai memikirkan
untuk memiliki laporan keuangan bisnis. Dengan laporan
keuangan bisnis, Anda akan aman dalam masalah
keuangan, karena Anda jadi lebih tahu bagaimana kondisi
keuangan bisnis Anda, apakah dalam keadaan baik atau
tidak.
SEKIAN
TERIMAKASIH