Anda di halaman 1dari 7

Nama Anggota Kelompok:

 Muhammad Eka Joni Saputra


 Moh. Hafizt Mualif
Kelas: X-TBSM 3


REAKSI REDOKS DAN SEL VOLTA
Pengertian Reaksi Redoks meliputi:

 Redoks berdasarkan pelepasan dan peningkatan oksigen.



Redoks merupakan singkatan dari reaksi dan oksidasi.
Oksidasi adalah peristiwa pelepasan oksigen.
 Redoks berdasarkan pelepasan peningkatan elektron.
Konsep oksidasi-reduksi berdasarkan pelepasan dan
penerimaan elektron.Pelepasan dan penerimaan elektron terjadi secara
simultan.
 Redoks berdasarkan peningkatan dan penurunan bilangan
oksidasi.
Konsep oksidasi reduksi berdasarkan kenaikan dan penurunan
bilangan oksidasi.
Bilangan Oksidasi:

 Aturan penempatan bilangan oksidasi.


 Bilangan oksidasi unsur bebas adalah nol.
 Bilangan oksidasi senyawa atau molekul adalah nol.
 Bilangan oksidasi unsur ion sesuai dengan jenis muatan ion dan
jumlahnya.
 Bilangan oksidasi senyawa atau molekul ion yaitu sesuai dengan jenis
muatan dan jumlahnya.
 Bilangan oksidasi unsur golongan utama
 Bilangan oksidasi unsur-unsur logam golongan transisi,lebih dari satu.
 Bilangan oksidasi hidrogen dalam senyawanya adalah +1 kecuali
dalam Hidrida,atom Hidrogen biloksnya adalah -1.
 Bilangan oksidasi dalam senyawa O adalah -2 kecuali dalam
peroksida (-1) dan dalam senyawa biner dengan flour(=2).
Reaksi Redoks:
Penentuan reaksi Oksidasi .

Reaksi Redoks terjadi akibat adanya serah terima elektron yang diikuti dengan
perubahan bilangan oksidasi atom atom yang terlihat dalam reaksi.
Penentuan reaksi Reduksi:
Reduksi yaitu penurunan bilangan oksidasi,menjelaskan penambahan elektron dari
sebuah molekul,atom,atau ion.
Penentuan reaksi Oksidator:
Oksidator atau sering disebut zat pengoksidasi adalah zat yang mengalami reduksi
tetapi zat ini mengakibatkan zat lain mengalami oksidasi.
 Penentuan reaksi Reduktor:
Reduktor atau sering disebut zat pereduksi adalah zat yang mengalami oksidasi
tetapi zat ini mengakibatkan zat lain mengalami reduksi.
Sel Vota:
 Notasi sel
Notasi sel volta digunakan untuk menggambarkan rangkaian sel volta dan reaksi
redoks yang berlangsung didalamnya.
 E Derajat Sel 
Potensial elektroda,E, dalam atau elektrokimia,menurut definisi IUPAC,adalah
gaya gerak listrik(GGL,electromotive force atau EMF) dari suatu sel yang
dibangun dari dua .
 Reaksi Sel
Sel Galvani atau disebut juga dengan sel volta adalah sel elektrokimia
yang dapat menyebabkan terjadinya energi listrik dari suatu reaksi redoks
yang spontan.

 

Kesimpulan:
Sel Volta yaitu rangkaian sel yang dapat menghasilkan arus
listrik. Dalam sel tersebut terjadi perubahan dari reaksi redoks
menghasilkan arus listrik.