Anda di halaman 1dari 8

ANALISIS SWOT

• Analisis SWOT adalah analisis kondisi internal maupun eksternal suatu


organisasi yang selanjutnya akan digunakan sebagai dasar untuk
merancang strategi dan program kerja.
• Analisis internal meliputi peniaian terhadap faktor kekuatan
(Strength) dan kelemahan (Weakness).
• Sementara, analisis eksternal mencakup faktor peluang (Opportunity)
dan tantangan (ThreathS).
1. Strength (kekuatan):
• Puskesmas telah didirikan di hampir seluruh pelosok tanah air.
Puskesmas dilengkapi dengan fasilitas rawat inap. Juga ditunjang oleh
Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) berupa
Posyandu, Pondok Bersalin Desa (Polindes)-Pos Kesehatan Desa
(Poskesdes)-Desa Siaga, dan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) –
Usia Lanjut, dan lain-lain;
• Pemerintah daerah telah menyediakan dana dari pengembalian
retribusi pendapatan Puskesmas dengan besaran yang bervariasi di
setiap Kabupaten/Kota, pengadaan tenaga, obat-obatan, alat
kesehatan, dan sebagainya;
2. Weakness (kelemahan):
• Visi, misi, dan tujuan Puskesmas belum dipahami sepenuhnya oleh
pimpinan dan staf Puskesmas. Hal ini dapat melemahkan komitmen,
dukungan, dan keikutsertaan mereka dalam mengembangkan fungsi
Puskesmas. Mereka terperangkap oleh tugas-tugas rutin yang bersifat
kuratif yang kebanyakan dilakukan di dalam gedung Puskesmas.
Akibatnya, kegiatan Puskesmas di luar gedung yang bersifat promotif
dan preventif kurang mendapatkan perhatian.
• Upaya kesehatan masih menitikberatkan pada upaya kuratif dan
belum menitikberatkan pada upaya promotif dan preventif. Dengan
kata lain belum berlandaskan pada paradigma sehat.
3. Opportunity (kesempatan/peluang)
• Reformasi yang menuntut adanya transparansi, akuntabilitas, good
government, dan lain-lain dalam segala bidang yang merupakan
tuntutan rakyat membuka peluang yang besar bagi perbaikan sistem
dan tata nilai di pelbagai bidang, termasuk bidang kesehatan;
4. Threat (ancaman/rintangan/tantangan)
• Terjadinya transisi epidemiologi baik oleh pengaruh perubahan
struktur penduduk dan perubahan gaya hidup masyarakat
menyebabkan beban ganda (double burden) pelayanan kesehatan,
yaitu tidak saja pada masalah penyakit infeksi tetapi juga penyakit
degeneratif. Selain itu pelayanan kesehatan juga menghadapi masalah
penyakit yang pada akhir ini cenderung meningkat seperti TBC,
demam berdarah dengue. Fenomena-fenomena tersebut di atas
merupakan tantangan sekaligus ancaman pengembangan Puskesmas;
Pendekatan
• Ada 2 macam :
• 1. Pendekatan Kualitatif Matriks SWOT
• 2. Pendekatan Kuantitatif Matriks SWOT
Pendekatan Kualitatif
Pendekatan Kuantitatif