Anda di halaman 1dari 12

Dila Sari Putri 1710711071

Nada Mutiara
 Penatalaksanaan kanker kolorektal bersifat multidisiplin. Pilihan dan rekomendasi terapi tergantung pada
beberapa faktor Terapi bedah merupakan modalitas utama untuk kanker stadium dini dengan tujuan kuratif.
Kemoterapi adalah pilihan pertama pada kanker stadium lanjut dengan tujuan paliatif. Radioterapi
merupakan salah satu modalitas utama terapi kanker rektum. Saat ini, terapi biologis (targeted therapy)
dengan antibodi monoklonal telah berkembang pesat dan dapat diberikan dalam berbagai situasi klinis, baik
sebagai obat tunggal maupun kombinasi dengan modalitas terapi lainnya. Penatalaksanaan kanker kolorektal
dibedakan menjadi penatalaksanaan kanker kolon (tabel 6) dan kanker rektum (tabel 7).
PENATALAKSANAAN
 PENATALAKSANAAN MEDIS

Terapi Radiasi
Terapi radiasi merupakan penanganan kanker dengan menggunakan x-ray berenergi tinggi untuk membunuh sel
kanker. Terdapat dua cara pemberian terapi radiasi, yaitu dengan eksternal radiasi dan internal radiasi.
Pemilihan cara radiasi diberikan tergantung pada tipe dan stadium dari kanker (Henry Ford, 2006).

 Kemotherapi
Kemoterapi dalam bahasa inggris (chemotherapy) adalah penggunaan zat kimia untuk perawatan penyakit.
Kemoterapi adalah penggunaan zat kimia untuk perawatan penyakit. Dalam penggunaan modernnya, istilah ini
hampir merujuk secara eksklusif kepada obat sitostatik yang digunakan untuk merawat kanker.
PENATALAKSAAN BEDAH

Tipe pembedahan tergantung darilokasi dan ukuran tumor. 4rosedur pembedahan pilihan adalah sebagai
berikut :
1. Reseksi segmental dengan anastomosis (pengangkatan tumor dan porsi usus pada sisi pertumbuhan,
pembuluh darah dan nodus limfatik)
2. Reseksi abominoperineal dengan kolostomi sigmoid permanen (pengangkatan tumor dan porsi sigmoid dan
semua rektum serta sfingter anal)
3. Kolostomi sementara
4. Kolostomi permanen atau iliostomy
 Diversi vekal untuk kanker kolon dan rectum
. Kolostomi adalah pembuatan lubang (stoma) pada kolon secara bedah. Stoma ini dapat berfungsi sebagai difersi
sementara atau permanen. Ini memungkinkan drainase atau evakuasi isi kolon keluar tubuh. Konsistensi drainase
dihubungkan dengan penempatan kolostomi yang ditentukan oleh lokasi tumor dan luasnya invasi pada jaringan
sekitar.
 Penatalaksanaan Keperawatan
 Dukungan adaptasi dan kemandirian.
 Peningkatkan kenyamanan
  Mempertahankan fungsi fisiologis optimal.
 Pencegah komplikasi.
 Memberikan informasi tentang proses kondisi penyakit, prognosis, dan kebutuhan pengobatan.

 
 Penatalaksanaan diet
 Cukup mengkonsumsi serat, seperti sayur-sayuran dan buah-buahan. Serat dapat melancarkan pencemaan dan buang
air besar sehingga berfungsi menghilangkan kotoran dan zat yang tidak berguna di usus, karena kotoran yang terlalu
lama mengendap di usus akan menjadi racun yang memicu sel kanker.
 Kacang=kacangan (lima porsi setiap hari)
 Menghindari makanan yang mengandung lemak &enuh dan kolesterol tinggi terutama yang terdapat pada daging
hewan.
 Menghindari makanan yang diawetkan dan pewarna sintetik, karena hal tersebut dapat memicu sel karsinogen  sel
kanker.
 Menghindari minuman beralkohol dan rokok yang berlebihan.
 Melaksanakan aktivitas fisik atau olahraga secara teratur
DAFTAR PUSTAKA

 Komite Penanggulangan Kanker Nasional. Panduan Tatalaksana Kanker Kolorektal. Kementrian Kesehatan
RI.