Anda di halaman 1dari 20

Sucilestari

W E

Gangguan Jalan dan S

Kelainan Bentuk
dr. Suartika
IS THIS NORMAL GAIT?

Perhatikan gaya jalan dari kiri-kanan


GAIT CYCLE
• Gaya jalan normal terdiri dari :
• STANCE PHASE kaki yang berarsir warna merah, terlihat kaki
memijak bumi & memerlukan 60% stance phase dalam 1 siklus
berjalan untuk 1 kaki
• SWING PHASE  berada diatas bumi/melayang, membutuhkan
40% swing phase
• Siklus berjalan ini bergerak secara simultan dan mempunyai
parameter yang kompleks, dan bisa dianalisis secara computerized
atau di observe saat pasien masuk ke ruang praktik apakah berjalan
normal/ga
• Gangguan berjalan sangat terkait dengan kelainan bentuk pada
ekstremitas bawah
GANGGUAN BERJALAN
• Antalgic gait (gangguan berjalan yang diakibatkan oleh
nyeri)
• Nyeri
• Click to edit Master text styles
Deformity
 Second level
(biasanya  Fourth level
disebabkan oleh deformitas
 Fifth level
genuvarum,
Third level genuvalgus, claw foot)
• Joint instablity (pada hip, ankle atau lutut)

• Spastic gait (disebabkan oleh kekakuan pada hip & lutut &
muscle imbalance)
• Joint stiffness
• Muscle imbalance (ketidakseimbangan otot di daerah
hip, lutut, ankle)
• Drop-foot gait
• Equinus deformity (disebabkan oleh kaki yg berbentuk
equinus deformity)
• Nerve lession (berhubungan dgn lesi dr nervus, paling
sering nervus perineus)
 Click to edit Master text styles  Fourth level
• High-stepping
 Second level gait  Fifth level
• Bilateral
Third level
drop foot
• Trendelenberg gait
• M. Abductor weakness (disebabkan oleh kelemahan
otot abductor drpd hip)
• Hip dislocation
THIS is not NORMAL GAIT
Antalgic gait  Steppage gait,
karena nyeri pada  bilateral
tungkai bawah kiri, dropfoot, gaya
berhubungan jg berjalan stance
dengan spastic gait dan swing
(kekakuan di daerah phase tidak
lutut) seimbang (?)

Foot slap gait 


disebabkan oleh
dropfoot, kaki kiri
berada pada posisi
equinous
DEFORMITY
DO YOU
REMEMBER
THIS ??

Orthopaedic tree? Why is it call


so?
BLIND
DOCTORS AND
ELEPHANT

HOPE NOT
“Sebagai dokter tidak bisa melihat sesuatu hanya dari 1 sisi”
1st Important:
• Look from different angle (Untuk
melihat deformitas, harus melihat
paling tidak dari 3 sisi : coronal
plane, sagittal plane, atas
bawah/axial plane/cranial-caudal)
TYPE OF DEFORMITY

Dari ketiga sisi tsb kita bisa menentukan 3 jenis


deformitas :
• Angulation (ex: kalau dilihat dari sisi depan terlihat
bengkok/membentuk sudut, deformitas yg
membentuk sudut)
• Rotation (gerakan berputar kalau dilihat dari
samping, kl dari depan tidak tampak kelainan
bentuk)
• Shortening (terjadi gangguan pemendekan
ekstremitas)
• Kiridi cruris tampak angulasi/gangguan deformitas yg
membentuk sudut
• Tengah deformitas karena rotasi/memutar, dalam gambar
terjadi endorotasi. Kelainan rotasi ada 2 yaitu endorotasi
(memutar ke dalam), eksorotasi (ke arah luar)
• Kanan: shortening/leg length discrepancy. Hal ini dapat terjadi
pada gangguan patah malunion pada femur (pernah patah, tapi
saat menyambung terjadi pemendekan tulang femur
menyebabkan perbedaan panjang drpda kaki)
COMMON KNEE DEFORMITY
Deformitas pada lutut yg paling sering adalah genu valgum & genu varus

• Kiri: lutu menempel/knees touch sementara ankle


menjauh/ tidak bertemu  valgus deformity (Berbentuk
X)
• Kanan: lutut menjauh sementara ankle
menyatu/berdekatan  varus deformity (Berbentuk O)
Salah satu cara mengingat
• Gum : lengket  X
• Rum : kl ada botol maka jadi
bntuk O
HOW TO DIFFERENTIATE
Bisa juga dibedakan dengan Miculicz line. Miculicz line adalah
suatu garis khayal antara SIAS, patela sampai antara jari 1 dan 2
kaki (antara jempol & telunjuk kaki).
• Pada kaki normal membentuk garis lurus, tetapi kalau tidak
lurus bisa menjadi genu valgum, genu varum atau rotasi.
• Kalau jatuhnya pertemuan jari 1 & 2 di dalam miculicz line,
disebut endorotasi (vice versa), kl pertemuan jari 1 & 2 berada
diluar garis miculicz sign maka menjadi eksorotasi

Miculicz line
FOOT COMMON DEFORMITY
Deformitas yg umum terjadi pada pergelangan kaki dan juga
kaki

• Kiri: club foot


• Tengah: equinus foot yang menyebabkan gangguan jalan
stepping gait
• Kanan: claw foot (berbentuk seperti claw/cakar)
CLUB FOOT
• Merupakan suatu gangguan kongenital pada anak
• Membentuk suatu inversi, equinous dan eksorotasi ankle.
• Semakin cepat penangananhasil akan semakin baik.
DROP FOOT
• Menyebabkan equinous deformity  tidak bisa melakukan
dorsoflexi (pd gambar kaki kanan(normal) tetap bisa
dorsofleksi, sementara yg kiri gabisa)
CLAW FOOT
• Merupakan gangguan kongenital atau karena ada trauma
pada daerah kaki
INVESTIGATION
Setelah melakukan anamnesis  pemeriksaan fisik  penunjang. Pemeriksaan
penunjang yang paling sering dilakukan adalah X-Ray polos.

• Kiri: genu valgum


• Tengah : genu varum
• Kanan : club foot, gangguan kongenital pada anak baru lahir
• Osteoarthritis, rickettsia  bisa menyebabkan genu
valgum/varus sedangkan Blount’s disease yg terjadi pada anak
dapat menyebabkan kaki berbentuk O (genu varum)
THERAPY

Terapi genu varum/valgus tergantung dari penyebab :


• Kalau kongenital, bisa dilakukan stretching, pemasangan
gips, pemasangan orthosis splint
• Dilakukan operasi apabila berat dan mengganggu
produktivitas.
• Gambar kiri: orthosis, tengah: orthosis pada terapi genu
varum/valgus, kanan: orthosis pada terapi drop foot
Terapi pada clubfoot
• Gambar kiri: pemasangan gips
• Tengah: gips diganti setiap minggu sampai 6
minggu/bentuk normal. Setelah ini juga harus melakukan
terapi lanjutan dan menggunakan sepatu khusus sehingga
nanti ketika anak belajar berjalankaki sudah dalam
bentuk normal kembali
• Kanan: terapi clawfoot, dilakukan operatif/perbaikan
deformitas dan fiksasi dengan pemasangan wire.