0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
26 tayangan25 halaman

Pencegahan HIV/AIDS untuk Remaja

Diunggah oleh

Putu Putri
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
26 tayangan25 halaman

Pencegahan HIV/AIDS untuk Remaja

Diunggah oleh

Putu Putri
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENCEGAHAN HIV

AIDS MELALUI
PENYULUHAN KESE-
HATAN REPRODUKSI
PADA REMAJA
Oleh
Kelompok 1
1. AGUNG KUNTORO (205140097)
2. ANNISA IKA RANI (205140096)
3. ANNISA MERLIANA (205140102)
4. DESI ANTIKA (205140094)
5. SETIA PUSPA AGUNG (205150106)
DEFINISI KESPRO REMAJA
Kesehatan: keadaan sejahtera dari fisik,
01 mental dan sosial yang memungkinkan
orang hidup produktif

02 Reproduksi (re = kembali, produksi


=membuat/menghasilkan) : proses
kehidupan manusia dalam
menghasilkan keturunan demi
kelestarian hidupnya

03 Remaja : masa peralihan dari masa


kanak-kanak ke masa dewasa.

04 Kespro remaja : kondisi sehat yang


menyangkut sistem, fungsi dan proses
produksi yang dimiliki oleh remaja.
MASA REMAJA
Masa Remaja : Masa transisi yang unik
dan ditandai oleh berbagai perubahan
fisik emosi dan psikis

Terjadi perubahan fisik secara cepat


yang tidak seimbang dengan perubahan
kejiwaan

Dalam lingkungan sosial tertentu : bagi


remaja pria merupakan saat
diprosesnya kebebasan, bagi remaja
wanita saat mulainya segala bentuk
pembatasan
PEMBAGIAN MASA REMAJA

1). Masa remaja 2.) masa remaja tengah (13- 3). Masa remaja akhir (16-19
awal (10-12 tahun) 15 tahun tahun)
• Mencari indentitas diri • Pengungkapan kebebasan diri
Ciri khas : • Timbulnya keinginan untuk
• Lebih dekat dengan teman sebaya • Lebih selektif dalam mencari
kencan teman sebaya
• Ingin bebas
• Mempunyai rasa cinta yang • Mempunyai citra jasmani dirinya
• Lebih banyak memperhatikan
mendalam • Dapat mewujudkan rasa cinta
keadaan tubuhnya dan mulai • Mengembangkan kemampuan • Mampu berfikir abstrak
berfikir abstrak
berfikir abstrak
• Berkhayal tentang aktivitas sexs
PERBEDAAN FISIK ANTARA
REMAJA LAKI-LAKI DAN
REMAJA PEREMPUAN

Remaja laki-laki Remaja perempuan


• Suara besar. • Pertumbuhan rahim dan
• Pertumbuhan penis dan vagina
kantung zakar • Menstruasi pertama
• Ereksi dan ejakulasi • Pinggul melebar
• Badan berotot • Payudara/buah dada membesar
PERBEDAAN TANDA AWAL
KEMATANGAN SEKSUAL ANTARA
LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN

• Remaja laki-laki sudah dapat melakukan fungsi reproduksi


bila telah mengalami mimpi basah
• Mimpi basa = peristiwa ejakulasi pada saat tidur
• Remaja perempuan sudah dapat melakukan fungsi reproduksi
bila telah mengalami menstruasi/haid
SISTEM REPRODUKSI PADA PRIA
Fungsi alat reproduksi pada pria
1. Penis
Penis berfungsi sebagai saluran kencing atau urine sekaligus tempat keluarnya sperma.

2. Skrotum
Skrotum berperan untuk menjaga suhu testis agar sesuai untuk memproduksi sperma. Pada
skrotum terdapat dua buah testis.

3. Testis
Testis adalah alat kelamin bagian dalam. Fungsinya adalah untuk memproduksi sperma dan
hormon testosteron.

4. Epididimis
Epididimis merupakan saluran yang keluar dari testis. Fungsinya adalah sebagai tempat
penyimpanan sperma sementara.
5. Saluran uretra
Saluran uretra adalah saluran yang terdapat dalam penis dan merupakan akhir dari saluran repro-
duksi. Perannya adalah sebagai saluran keluarnya sperma dan urine.

6. Vesikula seminalis
Vesikula seminalis merupakan kelenjar yang menghasilkan zat yang berisi basa (alkali), fruktosa
(gula monosakarida), hormon prostaglandin, dan protein pembekuan.

7. Kelenjar prostat
Kelenjar prostat terletak di bawah kandung kemih. Fungsinya adalah menghasilkan cairan yang
bersifat asam.

8. Kelenjar Cowper menghasilkan lendir dan cairan bersifat basa. Fungsinya adalah untuk
melindungi sperma dengan cara menetralkan urine yang memiliki pH asam yang tersisa dalam
uretra.
SISTEM REPRODUKSI PADA WANITA
Fungsi sistem reproduksi Wanita
1. Vagina adalah saluran yang menghubungkan lingkungan luar dengan
rahim sekaligus tempat mengalirnya darah menstruasi dan saluran
keluarnya bayi.

2. Servis merupakan struktur rahim bagian bawah yang menyempit dan


membuka ke arah vagina.

3. Saluran telur atau tuba fallopi atau oviduk terdapat sepasang di tiap
tubuh perempuan, yaitu di kanan dan kiri. Oviduk memanjang ke arah
samping dari uterus. Fungsinya adalah membawa sel telur dari in-
fundibulum ke rahim. Pada saluran inilah terjadi fertilisasi atau pem-
buahan.

4. Indung telur merupakan tempat kumpulan sel yang disebut folikel. Di


dalam folikel, sel telur atau ovum dikembangkan. Folikel juga meng-
hasilkan hormon perempuan, yaitu estrogen dan progesteron.

5. Rahim berfungsi sebagai tempat berkembangnya janin setelah sel


telur dibuahi oleh sel sperma. Dinding rahim (endometrium) berperan
dalam pembentukan plasenta.
INFEKSI MENULAR SEKSUAL
PENGERTIAN DAN JENIS-JENIS IMS

A. Pengertian ims
Infeksi Menular Seksual (IMS) adalah infeksi yang penularannya terutama melalui hubungan
seksual yang mencakup infeksi yang disertai gejala-gejala klinis maupun asimptomatis (Daili,
2009). Penyebab infeksi menular seksual ini sangat beragam dan setiap penyebab tersebut
akan menimbulkan gejala klinis atau penyakit spesifik yang beragam pula. Penyebab IMS
dapat dikelompokkan atas beberapa jenis ,yaitu
(WHO,2007)
B. Jenis-jenis ims
• Gonore
• Sifilis
• Herpes genitalis
• Kondiloma Akuminata
GAMBAR INFEKSI MENULAR SEKSUAL (IMS)
APAKAH AIDS ITU?
A : ACQUIRED (didapat, bukan penyakit keturunan)
I : IMMUNE (Sistem kekebalan tubuh)
D: DEFICIENCY (kekurangan)
S: SYNDROME (Kumpulan gejala-gejala penyakit)

Definisi : Kumpulan gejala penyakit akibat Menurunnya


sistem kekebalan tubuh Oleh virus yang disebut HIV.

Kerusakan progresif pada sistem kekebalan tubuh


Menyebabkan Pengidap HIV (ODHA) amat rentan dan
mudah
terjangkit Macam-macam penyakit.
APAKAH HIV ITU?
HIV (Human Immuno-Deficiency Virus) : Virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh
manusia dan menimbulkan AIDS.

HIV tergolong kelompok virus retrovirus yang memiliki kemampuan untuk “mencopy-cetak”.

100% 80% 60% 40% 20% 0%


HIV DAPAT MENULAR MELALUI

Darah
Cairan sperma
Cairan vagina
Air susu ibu
Cara penularan HIV (3 jalur)

Melalui hubungan seksual


Melalui transfusi darah atau
dengan Orang yang sudah
alat-alat yang tercemar HIV
terinfeksi virus HIV
(pengguna NAPZA suntik)

Melalui ibu yang terinfeksi HIV


Kepada janin yang dikandung atau
Kepada bayi yang disusuinya
TANDA GEJALA HIV AIDS
Bervariasi, tergantung pada kekebalan tubuh indivdu masing-masing dan tahap penyakit
HIV/AIDS yang sedang diderita.
a. Gejala awal
• Gejala hanya seperti flu dan akan sembuh beberapa hari kemudian.
• Tes darah saat ini masih belum dapat menunjukan adanya infeksi HIV (masih negatif).
• Setelah 1 sampai 3 bulan barulah tes darah menjadi positf.
• Pada tahap ini orang masih tampak sehat. Keadaan nampak sehat ini dapat berlangsung 2-10
tahun.
b. Gejala selanjutnya
• Demam berkepanjangan.
• Selera makan hilang.
• Diare terus menerus tanpa sebab.
• Becak-bercak putih pada lidah.
• Berat badan turun secara drastis.
c. Tanda-tanda khas penderita
• Radang paru
• Radang saluran pencernaan
• Kanker kulit Radang karena jamur dimulut dan kerongkongan
• Gangguan susunan syaraf
• TBC
TAHAPAN PRIODE HIV/AIDS
Ada beberapa Tahapan ketika mulai terinfeksi virus HIV sampai timbul gejala AIDS:
a. Tahap 1: Periode Jendela
1. HIV masuk ke dalam tubuh, sampai terbentuknya antibody terhadap HIV dalam darah
2. Tidak ada tanda2 khusus, penderita HIV tampak sehat dan merasa sehat
3. Test HIV belum bisa mendeteksi keberadaan virus ini
4. Tahap ini disebut periode jendela, umumnya berkisar 2 minggu – 6 bulan

b. Tahap 2: HIV Positif (tanpa gejala) rata-rata selama 5-10 tahun:


1. HIV berkembang biak dalam tubuh
2. Tidak ada tanda-tanda khusus, penderita HIV tampak sehat dan merasa sehat.
3. Test HIV sudah dapat mendeteksi status HIV seseorang, karena telah terbentuk
4. antibody terhadap HIV
5. Umumnya tetap tampak sehat selama 5-10 tahun, tergantung daya tahan
6. tubuhnya (rata-rata 8 tahun (di negara berkembang lebih pendek)
c. Tahap 3: HIV Positif (muncul gejala)
1. Sistem kekebalan tubuh semakin turun
2. Mulai muncul gejala infeksi oportunistik, misalnya: pembengkakan kelenjar limfa
di seluruh tubuh, diare terus menerus, flu, dll Umumnya berlangsung selama lebih
dari 1 bulan, tergantung daya tahan tubuhnya

d. Tahap 4: AIDS
3. Kondisi sistem kekebalan tubuh sangat lemah
4. Berbagai penyakit lain (infeksi oportunistik) semakin parah
PENCEGAHAN HIV AIDS

Prinsip ABCDE yaitu :


• A = Abstinence Puasa Seks, terutama bagi yang
belum menikah
• B = Be faithful Setia hanya pada satu pasangan
atau menghindari berganti- ganti pasangan
• C = use Condom Gunakan kondom selalu bila
sudah tidak mampu menahan seks
• D = Drugs No Jangan gunakan narkoba
• E = sterilization of Equipment Selalu gunakan alat
suntik steril
PENATALAKSANAAN HIV AIDS

Penatalaksanaan infeksi HIV adalah dengan pemberian obat antiretroviral (ARV). Hingga
saat ini belum ada obat untuk menyembuhkan infeksi HIV. ARV yang digunakan bertujuan
untuk mencegah morbiditas dan mortalitas yang berhubungan dengan HIV.

Pemberian terapi ARV dapat menekan viral load hingga kadar yang tidak terdeteksi (virus
tersupresi). Supresi virus dapat meningkatkan fungsi imun dan kualitas hidup secara
keseluruhan, menurunkan risiko komplikasi Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS)
dan non-AIDS, serta memperpanjang kesintasan pasien. Selain itu, terapi ARV dapat
mengurangi risiko penularan HIV.

Terapi ARV harus diberikan kepada semua pasien dengan infeksi HIV tanpa melihat stadium
klinis dan nilai CD4.
Thank you

Anda mungkin juga menyukai