Anda di halaman 1dari 29

Perilaku kekerasan

OLEH: kelompok II

Definisi perilaku kekerasan


Perilaku kekerasan merupakan suatu keadaan dimana seseorang melakukan tindakan yang dapat membahayakan secara fisik Baik terhadap diri sendiri ,orang lain maupun lingkungan(stuar dan sundeen,1995) Perilaku kekerasan atau agresif merupakan suatu bentuk perilaku yang bertujuan untuk melukai orang lain secara fisik maupun psikologis(berkowitz,dalam harnawati,1993) Kekerasan adalah kekuatan fisik yang di gunakan untuk menyerang atau merusak orang lain.tindakan ini merupakan tindakan yang tidak adil yang sering mengakibatkan cdera fisik.(Ann isaaca,2005)

Prosese terjadinya perilaku kekerasan Menurut townsend (1996)beberapa teori yang dapat menjelaskan faktor predisposisi perilaku kekerasan,antara lain: Teori biologis
a. b. c. d.

Pengaruh neurofisiologis Pengaruh biokimia

Pengaruh genetik
Gangguan otak

a.

a.

a.

Teori psikologis Teori psikoanalitik Tidak terpenuhinya kepuasan dan rasa aman dapat mengakibatkan tidak berkembangnya ego dan membuat konsep diri yang rendah Teori pembelajaran Perilaku yang di pelajari individu yang memilii pengaruh biologik terhadap perilaku kekerasan Teori sosiokultural Kontrol masyarakat yang rendah dan cenderung menerima perilaku kekerasan sebagai cara penyelesaian masalah

Faktor presipitasi : Internal Kelemahan,menurunnya percaya diri,rasa takut,sakit,dan hilang kontrol Eksternal Penganiyayaan fisik,kehilangan orang yang di cintai,maupun krisis

Menurut shives (1998): Kesulitan kondisi sosial ekonomi Kesulitan dalam mengkomunikasikan sesuatu Ketidak siapan seorang ibu merawat anaknya dan ketidak mampuan anak menempatkan diri sebagai orang dewasa Perilaku mungkin mempunyai riwayat anti sosial Kematian anggota keluarga yang terpenting,kehilangan pekerjaan,dan perubahan tahap perkembangan

Tanda dan gejala Muka marah,pandangan tajam,mata melotot dan di pertahankan Otot tegang Nada suara tinggi ,suara keras dan ngotot Berdebat Sering nampak klien memaksakan kehendak Merampas makanan Memukul jika tidak senang Isi pembicaraan biasanya menyombongkan diri,merendahkan orang lain Posisi badan kaku condong kedepan Siap dengan jarak akan menyerang orang Penampilan mengancam,posisi menyerang

A. Pohon masalah Pohon masalah

Resiko perilaku mencederai diri/orang lain Akibat Ketidak efektifan penatalaksanaan program terrapeutik

Perilaku kekerasan Masalah utama


Ketidak efektifan koping keluarga:ketidak mampuan keluarga merawat klien dirumah Gangguan konsep diri: Harga diri rendah kronik penyebab

Defisit perawatan diri: Mandi dan berhias

Masalah

keperawatan yang mungkin muncul: Resiko perilaku mencederai diri/orang lain Perilaku kekerasan Gangguan konsep diri :harga diri rendah kronik Gangguan pemeliharaan kesehatan Defisit perawatan diri Koping keluarga inefektif

Asuhan keperawatan jiwa


pada klien Nnj dengan perilaku kekerasan di bangsal Kenanga RSKD Makassar

Ruang rawat

:PICU MERANTI

Tanggal di rawat
Tanggal pengkajian No.rekamedik

:13 Desember 2012


:18 desember 2012 :10 38 27

I.

I.

Identitas klien Inisal :Nnj Umur :24 Thn Agama :islam Alamat :pinrang Alasan Masuk Keluhan utama :klien sering mengamuk dan membanting barang-barang Riwayat keluhan utama Klien masuk Rs.sejak lima hari yang lalu,klien diantar oleh keluarganya karena dirumh klien sering mengamuk,membanting barang-barang,bicara sendiri,dan menangis tampa sebab,klien mengatakan sering mengamuk apabila klien ditegur dan dimarahi,klien merasa tidak berguna di keluarga karena tidak mampu membantu ayahnya mencari uang.Penyakit ini dialami sejak 5 bulan dan bertambah parah sejak 3 bulan ini,klien juga sering mengamuk 1 tahun yang lalu tetapi tidak berlangsung lama dan normal kembali,bila klien di ajak bicara tatapan klien tajam,suara klien keras tapi lambat,postut tubuh klien kaku,klien nampak lesu,gelisah dan aktifitas klien menurun,dan espresi muka klien nampak sedih. Riwayat keluhan tambahan Klien mengatakan sejak di rumah sakit klien susah tidur karena klien sering terbayang dengan almarhum saudara dan dan ibunya,klien mengatakan jarang mandi karena tidak ada air,klien nampak kotor,rambut kusut dan kotor,gigi klien kotor dan kuning,baju klien nampak kotor dan tidak di ganti.

I. 1. 2. 3.

Faktor Predisposisi
Klien tidak pernah mengalami gangguan jiwa sebelumnya Klien tidak pernah melakukan pengobatan sebelumnya Klien tidak pernah menyaksikan,mengalami,dan melakukan penganiyayan
Masalah keperawatan :-

4.Klien memiliki anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa, yaitu ibu kandung klien,yang gejalahnya amuk,pernah di rawat diRSKD dan di nyatakan sembuh.
Masalah keperawatan: resiko tinggi kekerasan

5.Klien tidak memiliki masalalu yang tidak menyenangkan


Masalah keperawatan:-

I.

Pemeriksaan Fisik
TTV:

TD Nadi

:90/70 :78 X/menit

Suhu :36C Pernapasan:18 X/menit Keluhan fisik klien tidak ada,tetapi klien nampak lemah dan lemah dan lesu Masalah keperawatan: resiko tinggi terhadap infeksi

I.

Psikososial 1. Genogram

? ?

48

31

28

24

Keterangan: :keturunan :perempuan :hubungan darah :laki-laki

:klien

?
-----------

:umur tidak di ketahui

:Meninggal

: serumah

G1

:kakek dan nenek klien G2 :ibu klien pernah di rawat di RSKD dengan amuk G3 :klien PK

Masalah keperawatan:koping keluarga tidak efektiif

Konsep diri Citra tubuh Bagian tubuh yang di sukai klien yaitu mata,klien mengatakan tidak suka hidungnya karena klien merasa banyak yang mirip hidungnya. Identitas Klien tidak suka dengan kondisi kliem Klien merasa bahagia menjadi perempuan karena dia merasa cantik Peran Klien dulunya seorang mahasiswa tetapi karena klien merasa tidak mampu membantu orang tuanya jika klien kuliah,maka klien berhenti kuliah ntuk mencari pekerjan,tetapi sampai sekarang klien tidak memiliki pekerjaan tetap. Klien merasa tidak mampu melaksanakan tuganya untuk membantu keluarganya.
1.

Ideal diri Klien berharap agar setelah sembuh nanti dia mampu bekerja dan berpenampilan seperti biasanya,rapi dan bersih Klien berharap agar di jemput oleh keluarganya Klien ingin cepat sembuh dan keluar dari RS. Harga diri Klien merasa tidak berguna di keluarganya karena tidak memiliki pekerjaan Klien merasa malu berinteraksi dengan orang lai karena tidak memiliki pekerjaan.

Masalah keperawatan:harga diri rendah kronik

Hubungan sosial
Orang terdekat klien yaitu ayahnya Klien jarang ikut kegiatan sosial dan jarang berinteraksi dengan orang lain Klien merasa malu karena tidak memiliki pekerjaan tetap

Masalah keperawatan:isolasi sosial

Spritual

Klien memiliki kepercayaan agama Islam


Klien selama di RS. Jarang beribadah atau shalat lma waktu

Masalah keperawatan:Distres spritual

Status mental Penampilan klien tidak rapi,rambut klien acak-acakan,baj klien nmpak kotor,dan tidak di ganti,rok dan baju kien tidak terkunci rapi,dan nampak sangat kusut. Masalah keperawatan:sindrom defisit perawatan diri makan dan mandi Pembicaraan klien lambat Klien apa bila berbicara hanya menjawab apa yang ditanyakan,dan diam setelah itu,klien juga jarang berbicara dengan orang disekitarnya Masalah keperawatan:kerusakan komunikasi Aktifitas motorik Lesu Klien nampak lesu dan selalu berbarig.bila di ajak berbicara klien hanya bicara seperlunya dan selalu duduk di lantai dan klien nampak cemas dan gelisah Masalah keperawatan:Defisit aktivitas di versional / hiburan Alam perasaan Ekspresi muka klien nampak sedih,klien mengatakan kangen dengan keluarga,klien nampak murung dan selalu terdiam Masalah keperawatan:ansietas
I.

Afek dan emosi Klien memilik afek datar,karena apabila di ajak bicara klien hanya bercerita saja,pandangan klien tetap dan tidak adaperubahan ekspresi. Masalah keperawatan:kerusakan komunikasi

Interaksi selama wawancara Kontak mata kurang Klien tidak menatap lawan bicara bila di ajak bicara,dan k penglihatan klien hanya seakan akan tetap dan seperti menghayal Masalah keperawatan:kerusakan interaksi sosial

Persepsi- Sensori Penglihatan Klie mengatakan ingin pulang karena klien mengatakan sering melihat ibunya yang sudh meninggal memanggilnya untuk pergi siara kubur. Masalah keperawatan:perubahan persepsi sensor I penglihatan

a. Proses pikir Blocking Apabila klie di ajak bicara kien hanya menjawab apa yang di tanyakan dan berhenti sesaat dan melanjutkan kembali jawabannya. Masalah keperawatan:perubahan Proses Pikir

Tingkat kesadaran (kuantitas/kualitas) Kesadaran klien compos mentis/sadar penuh Klien masi mengigat dimana dia berada,hari dan nama keluarganya Maslah keperawatan:-

Memori Kien tidak mengalami gangguan daya ingat Klien mampu mengigat apa yang dikatan perawat Masalah keperawatan:

Tingkat konsentrasi berhitung Klien mampu berhitung 1-10 Klien berkonsentrasi dengan baik bila berhitung Masalah keperawatan:

Kemampuan penilaian Gangguan ringan Kien mampu memutuskan hal-hal yang akan di lakukan,dan melaksanakan apa yang di ajarkan oleh perawat Masalah keperawatan:

Daya tilik diri Klien mengingkari penyakit yang di derita Klien merasa dia tidak sakit,tetapi dia tidak tahu knapa dia di bawah ke RS.hanya karena pasien sering mengamuk bila di tegur. Masalah keperawatan:gangguan proses pikir

Kebutuhan perencanaan pulang Makan dan minum Klien dapat makan dan minum sendiri Nafsu makan klien kurang baik Defekasi dan berkemih Klien mengatakan BAB/BAK di lakukan di kamar mandi secra mandiri tanpa bantuan orang lain Mandi Klien mengatakan jarang mandi dan tidak memakai sabun bila mandi karena tidak ada air dan sabun Berpakaian/berhias Cara berpakaian klien tidak rapi,nampak kotor,rambut tidak di sisir,dan nampak kurut dan kusam. Istirahat dan tidur Tidur malam kien 4 jam dan sering terjaga Tidur siang kien paling lama 30 menit Tidak ada aktifitas ruting yang di lakukan klien sebelum dan setelah tidur Pengguanaan obat Klien minum obat secara teratur sesuai jadwal yang di berikan Pemeliharan kesehatan Tdk di kaji Aktivitas di dalam rumah Tdk di kaji Aktivitas di luar rumah Tdk di kaji Masalah keperawatan:
I.

Mekanisme koping
Klien jarang bicara dengan orang lain

Reaksi klien lambat


Klien lebih memili menyendiri

Klien bingung tidak tahu apa yang harus dia lakukan


Masalah keperawatan:gangguan

konsep diri

I.

Masalah psikososial dan lingkungan Klien putus kuliah karena tidak memiliki biaya Sampai saat ini klien belum memiliki pekerjaan tetap Klien merasa tidak mampu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga karena ia belum memiliki pekerjaan tetap Klien merasa malu berinteraksi dengan orang lain,karena ia merasa malu tidak kuliah dan bekerja Masalah keperawatan:gangguan konsep diri

Kurang pengetahuan tentang Klien tidak tahu apa sebenarnya penyakitnya Klien tidak tahu apa yang harus dia lakukan saat ini Klien tidak tahu obat apa yang ia konsumsi Klien tidak tahu apa yanga menyebabkan ia bisa di bawah ke RS. Masalah keperawatan:kurang pengetahuan

Aspek Medik Diagnose medik:skizoprenia Terapi medik: Holopoidol 1,5 mg 3x1

Klasifikasi data

Data subjektif Klien mengatakan sering mengamuk bila di tegur dan di marahi Klien mengatakan membanting barang bila ia kesal Klien mengatakan kalau ia di ganggua ia marah dan mengamuk Klien mengatakan ibunya pernah di rawat di RSKD karena amuk Klien mengatakan tidak suka dengan hidungnya karena banyak yang mirip Klien mengatakan ia tidak mampu membantu ayahnya karena ia tidak memiliki pekerjaan tetap Klien mengatakan ia tidak berguna di keluarganya karena klien tidak bisa membantu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya Klien mengatakan malu berbicara dengan orang lain karena klien tidak memiliki pekerjaan Kien mengatakan jarang beribadah Klien mengatakan jarang mandi

Data objektif Pandangan klien tajam Suara klien keras tapi lambat Postur tubuh kaku Sehabis mandi klien masi nampak kotor Klien malas mandi Rahang klien mengatup Klien nampak kotor,rambut kusut,dan kotor,gigi kotor dan kuning Kulit klien kering dan berdaki Klien nampak bingung Baju klien nampak kotor dan tidak di ganti Klien nampak lesu Klien nampak gelisah dan aktivitas menurun Espresi muka klien nampak sedih TTV TD :90/70 N :78x/ menit S :36C Pernafasan:18 x/menit

Pohon masalah

Akibat

Resiko perilaku mencederai diri/orang lain

Masalah utama

Perilaku kekerasan

Defisit perawatan diri:


Mandi dan berhias

Penyebab

Gangguan konsep diri: Harga diri rendah kronik

Diagnose keperawatan:

1. Resiko perilaku mencederai diri /orang

lain
2. Perilaku kekerasan

3. Gangguan

konsep diri: harga diri rendah kronik


berhias

4. Defisit perawatan diri: mandi dan

THANKYOU