Anda di halaman 1dari 14

7/5/2011

Exploration Stage

KeterbatasanSurfaceMapping

Tidak dapat melihat variasi struktur bawah permukaan yang lebih dalam.

Exploration Stage

Sub-Surface Mapping (Geophysicsdomain)

Pemetaanyangdilakukandibawahpermukaankerakbumi Tujuan: Mengidentifikasilokasi, mengidentifikasisifatfisikdankarakteristikbatuanberdasarkanmetodegeofisika, mengidentifikasistrukturgeologi. Hasil: PetaStrukturBawahPermukaan Petasebaranmineral Petasebaranhydrology Petasebaranrelatifporositasbatuan
(Petayangdihasilkantergantungdarimetodeyangdigunakan)

7/5/2011

Exploration Stage

Sub-Surface Mapping

Tools: MagneticMethod Gravity G it Method M th d SeismicMethod ResistivityMethod(boreholesurvey)

BasicTheoryMagnetic

Magnet

MagnetField

CartoonMagnetField

CartoonMagnetField

7/5/2011

MAGNETOMETER

PERKEMBANGAN MAGNETIC SURVEY Perkembangan Metode Pengukuran Geomagnetic 1900 Dengan metode pengukuran sumbu Z, H 1940 alat yang digunakan dapat menghitung langsung nilai B

TUJUAN MAGNETIC SURVEY


GROUND MAGNETIC SURVEY untuk survei mineral (iron/emas), area survey tidak luas AERO MAGNETIC SURVEY (hydrocarbon magnetic survey) untuk survei basement (bentuk cekungan sedimentasi), area surveinya luas

7/5/2011

Hasilsurvei

PetaGeology

7/5/2011

Exploration Stage

Sub-Surface Mapping
Tools:

GravityMethod
Adalah survei yang dilakukan untuk mengetahui perbedaan dari gravitasi bumi yang disebabkan oleh adanya perbedaan densitas batuan dibawah permukaan bumi. Dasar konsepnya adalah mencari anomali / perbedaan densitas batuan dari densitas batuan disekitarnya.

PrinsipKerjaGravimeter

Prinsip Kerja Gravimeter

7/5/2011

Gravity pada batuan

Gravity pada batuan miring dan ore body

7/5/2011

Exploration Stage

Sub-Surface Mapping
Tools:

SeismicMethod
Merupakan pemetaan yang didasari oleh waktu tempuh penjalaran gelombang dari sumber getar ke penerima setelah mengalami pemantulan dan pembiasan dilapisan batuan.

Analog Seismic to Medical

7/5/2011

Main Steps sesimic data to interpretation

7/5/2011

SEISMIC REFLECTION RECORDS

7/5/2011

EVALUASI PROSPEK
Mengkaji prospektifitas suatu daerah secara detail berdasarkan hasil studi G & G serta kajian keekonomian sehingga menjadi suatu usulan prospek yang siap bor.

Melakukan kajian petroleum system untuk mengetahui besarnya peluang geologi (Geologic Chance Factor) untuk mendapatkan hidrokarbon di struktur tersebut, meliputi: Potensi Batuan Induk untuk menggenerasikan HC. Timing & Migration Kualitas Reservoir Keberadaan struktur / Trap Integrity

TERMINOLOGI EKSPLORASI
Lead : Suatu struktur yang kemungkinan merupakan prospek, tetapi masih memerlukan informasi geologi dan atau geofisika lebih lanjut untuk memastikan kemungkinan g tersebut. Prospek : Suatu struktur yang ditentukan secara geologis dan atau geofisika yang diperkirakan berisi cadangan migas yang akan dapat diproduksi Exploration Play : Konsep eksplorasi yang didasarkan kepada suatu kumpulan prospek yang mempunyai faktor geologis relatif homogen (batuan induk, reservoir, migrasi, trap, trend struktur dsb)

C:/ESS/PRES-1/BPST/2001

10

7/5/2011

CONTOH PENAMPANG GEOLOGI


SETITI FIELD
6 3 5 27 4

1 31

KENALI ASAM BARAT-1 KENALI ASAM-32

GEMILANG COMPLEX
S. GELAM-1

PADANG KETALING-2 EAST BELAWAN-1 KETALING-1 KETALING-1

S. MERANG-2 MERANG-1 MUARAENIM FORMATION

AIR BENAKAT FORMATION

TEMBESI HIGH BEREMBANG SETITI HIGH SETITI DEEP DEEP

ST K. LIME

ONE

KETALING HIGH

GUMAI FORMATION

EAST KETALING DEEP

TALANGAKAR FORMATION

MERANG HIGH

SUNGAI GELAM HIGH KENALI ASAM DEEP

SUNGAI GELAM DEEP

REGIONAL CROSS SECTION, JAMBI BLOCK

LEGEND
A B

PLAY TYPES
MIOCENE REEF BUILD-UP
MIOCENE CARBONATES ON WRENCH RELATED STRUCTURE

DISCOVERY
MINAHAKI-1, MTW-1, DNG-1 MATINDOK-1

MIOCENE CARBONATES ON IMBRICATE STRUCTURES


OPHIOLITE BELT (BASAL SAND or FRACTURED RESERVOIR)

TIAKA FIELD
DONGKALA-1 (SHOWS)

E
D
PLIO-PLEISTOCENE CELEBES MOLASSE

GRANITIC BASEMENT POSSIBLE MESOZOIC HALF-GRABEN METAMORPHIC BASEMENT


DNI-05.97

SIMPLIFIED GEOLOGICAL CROSS SECTION AND HYDROCARBON TYPE MATINDOK BLOCK


Exploration Eastern Indonesia

11

7/5/2011

PEMBORAN EKSPLORASI
Merupakan tahap akhir kegiatan eksplorasi dari seluruh rangkaian kajian G & G Tujuan: untuk membuktikan keberadaan hidrokarbon pada struktur yang dikaji.

Goal: penemuan cadangan baru migas yang komersial.

Oil/Gas Exploration History


347AD - Chinese reported to have drilled holes in ground using bamboo to extract oil 1814 - One of the first wells that produced oil which was marketed was drilled near Marietta, Ohio (Hildreth 1833, p. 64). 1871 - First well drilled in Indonesia in Majalengka by Royal Dutch 1885 - Oil discovered in Sumatra by Royal Dutch 1896 - Henry Ford's Ford s first motor car 1914-1918 - World War I, the first conflict where control of oil supply really mattered needed for tanks, ships and planes. 1921 - First experiment of using seismic waves to image the subsrface - at Vines Branch in south central Oklahoma by William Haseman, Clarence Karcher, Irvine Perrine and Daniel Ohern 1933 - Saudi Arabia granted oil concessions to Standard of California - became California Arabian Standard Oil Company (CASOC) 1938 - Oil discovered in Kuwait and Saudi Arabia 1939-1945 - World War II - control of oil supply pp y from Baku and Middle East. Cutting g off the oil supply considerably weakened Japan. 1942 - Japan invaded Indonesia for access to their oil reserves 1944 - CASOC became Aramco (Arabian American Oil Company) 1948 - Ghawar Field discovered in Saudi Arabia - the largest conventional oil field in the world (about 80 billion barrels) 1960 - OPEC (Organization of Petroleum Exporting Countries) founded in Baghdad Saudi Arabia, Venezuela, Kuwait, Iraq, and Iran.

12

7/5/2011

MILESTONE OF INDONESIAS PETROLEUM EXPLORATION

JM Gas is a Solution for Electricity in Sumatra, Jakarta and West Java


Riau
PLNRengat (20MW) PLNDuri (200MW)

Batam
PLNBatam (80MW)

TGIPipeline

Sakernan PLNPayoSelincah (100MW)

60Km

Jambi

Tempino
30Km 11Km

Tiein
40Km

JOBJambiMerang SungaiKenawang
30Km

Grissik

SouthSumatra
PLNTalangDuku (20MW)

PGNPipeline

Jakarta& WestJava
53

PLNMuaraTawar (200MW)

13

7/5/2011

Terimakasih

14