Anda di halaman 1dari 13

Istilah-Istilah Dalam Bidang Kesehatan (Medis) A 1. Abducen= Saraf otak keempat (untuk menggerakkan bola mata) 2.

Aberan = Keadaan menyimpang,, atau bagian yang tidak normal 3. Aborsi = Pengguguran janin (Kandungan) 4. Aborsi Legal = Aborsi yang dilaksanakan dengan sepengetahui pihak yang berwenang 1. Terpencarnya embrio (janin) yang tidak mungkin lagi hidup (sebelum habis bulan ke-empat dari kehamilan); keluron 2. Keadaan terhentinya pertumbuhan yang normal 5. Abouli = keadaan bekurang atau hilangnya kemauan 6. Abstinensi = hal pantang makan dan minuman yang mengandung alkohol, perlaku seks, dsb 7. Acceptor = Orang yang menerima serta mengikuti program keluarga berencana; penerima 8. Acheilous = Keadaan tidak punya bibir 9. Acheirus =Kelainan bawaan diman bayi lahir tanpa tangan 10 .Achromate = Orang yang buta warna 11. Acroparaesthesia = Perasaan kesemutan pada tangan 12. Action = Gerakan atau kegiatan / fungsi setiap organ tubuh 13. Acylovir = Obat antivirus, untuk mengobati infeksi herpes simpleks 14. Acystia = Keadaan tidak memiliki kandung kemih 15. Adaktil = keadaan tidak mempunyai jari tangan atau jari kaki 16. Adaptasi = penyesuaian diri, baik secara psikis terhadap kondisi atau keperluan tertentu secara fleksibel 17. Adenektomi = Pembuangan kelenjar 18. Adentis = Radang kelenjar 19. Adiksi = Kecanduan akan ketergantungan secara fisik dan mental terhadap suatu zat aditif 20. Adiktif = 1. Menyebabkan kecanduan; 2. Menimbulkan ketergantungan bagi si pemakainya (spt Alkohol dsb) 21. inamia = Keadaan seperti tidak bertenaga; lemak 22. Adipose = Lemak

23. Aerob

= Organisma yang memerlukan oksigen (O2) untuk tumbuh dan mempertahankan hidupnya

24. Aerobik = Bersifat memerlukan oksigen bagi kehidupannya 25. Aerofagi = Menelan udara secara berlebihan 26. Afonia = Keadaan tidak keluarnya atau hilangnya suara 27. Al;eksia = Keadaan hilangnya kesanggupan membaca kata-kata tertulis atau tercetak 29. Alergi = 1. Perubahan reaksi tubuh terhadap kuman-kuman penyakit; 2. Keadaan sangat peka tergadap penyebab tertentu 30. Ambing = Kelenjar dalam payudara yang menghasilkan ASI 31. Allopecia = Kebotakan 32. Ab;oslop = Alat yang dipakai untuk menguji tingkat kejulingan mata 33. Ambulans = Kendaraan (mobil) yang dilengkapi dengan peralatan medis untuk mengangkut orang sakit atau korban kecelakaan 34. Amendia = Lelah pikiran dalam berbagai tingkat. Dharus dibedakan dengan demensia 35. Amnesia = kehilangan daya ingat, terutama tentang masa lalu atau tentang apa yang terjadi sebelumnya karena penyakit cacat atau cedera pada otak 36. Anaemia = (Penyakit) kekurangan kadar hemoglobin dalam darah 37. Anaerob = Organisme yang dapat hidup secara baik tanpa bantuan oksigen 38. Anofeles = Nyamuk malaria 39. Antialergi = Zat atau obat untuk mengatasi alergi 40. Antibody = Zat yang dibentuk dalam darah untuk memusnahkan bekteri virus atau untuk melawan toksin yang dihasilkan oleh bakteri 41. Apotek = Kedai tempat meramu dan menjual obat; Toko obat 42. Autopsi = Pemeriksaan tubuh mayat dengan alan pembedahan untuk mengetahui penyebab kematiannya. Umumnya berhubungan dengan keperluan forensi B 43. Bacteriologi = Ilmu tentang berbagai hal atau segi yang menyangkut bakteri 44. Badan golgi = Organel sel yang berperan dalam ekskresi sel 45. Bakteri = Bacteria 46. Barifonia= Suara yang berat 47. Biologi = Ilmu tentang keadaan dan sifat makhluk hidup

48. Bioteknologi = Teknologi yang menyangkut jasad hidup 49. Bisepsi = Otot yang mempunyai dua kepala pada bagian depan lengan atas 50. Bius = Keadaan tidak sadar (karena pengeruh obat bius atau anestetik) 51. Bunofolodon = Istilah untuk gigi yang memiliki puncak yang bulat 52. Busuk = Penyakit yang ditandai dengan penghancuran jaringan sebagai hasil aktivitas jamur atau bakteri 53. Busung = kembung atau menjadi besar berisi cairan (tentang perut) 54. Busung lapar = Penyakit busung yang disebabkan kekurangan gizi (umumnya disertai bengkak-bengkak) 55. Buta = Tidak dapat melihat karena kerusakan pada mata 56. Buta ayam = Kabur penglihatan kpada petang hari 57. Buta siang = Tidak dapat melihat sama sekali 58. Buta warna = Tidak dapat membedakan warna dengan baik C 59. Cacat = Ketidaksempurnaan 60. Caffein = Alkaloid yang terdapat pada biji kopi dan daun teh dengan rumus C8H10O2N4H2O. Penggunaan utama kafein adalah dalam preparat analgesik 61. Campak = penyakit menular yang disebabkan oleh virus yang mengakibatkan suhu badan naik, menimbulkan bintik-bintik merah pada kulit. Bersifat menular dan tersebar luas diseluruh dunia. Anak-anak biasanya mendapatkan imunisasi campak pada usia bayi 62. Cancer = Penyakit maligna (ganas) yang disebabkan oleh ketidakteraturan perjalanan homon sehingga menyebabkan tumbuhnya daging pada jaringan tubuh yang normal = tumor ganas; 63. Clinik = 1. Balai pengobatan khusus; 2. (bagian) rumah sakit atau lembaga kesehatan tempat orang berobat dan memperoleh advis medis serta tempat mahasiswa kedokteran mengadakan riset terhadap kasus-kasus penyakit yang diderita para pasien; 3. Organisasi kesehatan yang bergerak dalam penyediaan pelayanan kesehatan kuratif (diagnosis dan pengobatan), biasanya terhadap suatu macam gangguan kesehatan

64. Coma = Keadaan tidak sadar sama sekali dan tidak mampu memberi reaksi terhadap suatu rangsangan (stimulasi), karena keracunan, sakit parah, dsb 65. Contagious = Bersifat menular 66. Crisis = Keadaan yang berbahaya (dalam menderita sakit); suatu titik balik yang jelas dalam perkembangan suaru penyakit D 67. Dahak = Lendir yang keluar dari kerongkongan atau dari jalan pernafasan 68. Darah= Cairan terdiri atas plasma, sel-sel merah dan putih yang mengalir dalam pembuluh darah 69. Daya = Kemampuan untuk melakukan suaru aktivitas 70. Daya tahan = Kemampuan bertahan terhadap segala pengaruh dari luar yang merugikan (dalam hal ini daya tahan terhadap masuknya bibit penyakit) 71. Death = Berhentinya fungsi dan vitalis tubuh 72. Dehidrasi = 1. Kehilangan cairan dalam tubuh; 2. Dalam ilmu kimia, yaitu penyingkiran air dari suatu zat 73. Demam = Sakit yang menyebabkan suhu badan menjadi lebih tinggi dari biasanya 74. Dentalgia = Sakit gigi 75. Diare = Sakit berak-berak (mencret) 76. Dokter = Lulusan pendidikan kedokteran yang ahli dalam hal penyakit dan pengobatannya 77. Dolikofasial = Mempunyai muka yang abnormal panjang 78. Donor = Penderma/penyumbang (ginjal dsb) kepada orang lain yang memerlukan E 79. Endetat = Tidak memiliki gigi seri 80. Efektif = Munjur atau mujarab (hal obat) 81. Efisiensi makanan = Angka yang menunjukkan rasio atau perbandingan antara pertambahan berat badan anak dan berat makanan (ransum) yang dikonsumsikan 82. Egesti = Proses keluarnya limbah dari dalam tubuh 83. Eksisi = Pembuatan suatu bagian dengan cara memotong 84. Eksitemen = Keadaan terangsang 85. Ekskresi = Proses pengeluaran atau pembuatan ampas hasil metabolisme yang tidak dibutuhkan oleh tubuh

86. Eksodermis = Lapisan luar dari kulit 87. Eksodonsia = Pencabutan gigi 88. Eksogen = Berasal dari atau disebabkan oleh faktor-faktor dari luar organisme 89. Eksokrin = Mengalirkan sekresi keluar, atau menjelaskan mengenai kelenjar yang hasil sekresinya dialirkan melalui saluran 90. Ekstasi = Perasaan senang sekali. Dalam istilah sehari-hari adalah suatu zat adiktif, dipakai sebagai stimulan dan dapat menimbulkan halusinasi 91. Eksikasi = Tindakan mengeringkan 92. Ekstensor = Otot yang, dengan kontraksi, menimbulkan perendangan atau pengedangan dari sebagian badan atau dari suatu anggota (kaki/tangan); otot pengedang anggota gerak 93. Eksternal = (bagian) yang paling luar 94. Endemi = Penyakit yang berjangkitg di suatu golongan masyarakat tertentu atau di suatu daerah tertentu, hawar 95. Endemik = Secara tetap terdapat di tempat-tempat atau di kalangan orang-orang tertentu dan terbatas pada mereka saja (seperti malaria didaerah pesisir penyakit cacing tambang di kalangan buruh tambang) 96. endoderm = Jaringan lembaga primer pada embero yang letaknya paling dalam 97. Epidemi = Suatu penyakit menular yang memiliki daya jangkit cepat di daerah yang luar dan menimbulkan banyak korban wabah 98. Epidemiologi = Studi ilmiah mengenai distribusi penyakit atau keadaan seringnya penyakit tersebut terjangkit atau timbul serta penyebaran ataupun penularannya 99. Epidermis = Lapisan paling luar daripada kulit F 100. Farmako= Prefiks yang berarti obat 101. Farmakolog = Ahli obat-obatan; farmakologi 102. Farmakologi = Ilmu tentang obat-obatan, terutama mengenai interaksi antara obat, sistem, dan proses hidup untuk kepentingan diagnosis, pencegahan, perawatan dan pengobatan penyakit 103. Fertil = Subur

104. Fobia = Ketakutan yang sangat berlebihan dan abnormal terhadap sesuatu hal, misalnya terhadap timbulnya atau adanya suatu penyakit berbahaya pada diri, sehingga dapat menghambat kehidupan penderitanya G 105. Gamet = sel sperma atau telur (Ovum), terutama yang sadah matang dan sudah berfungsi dalam proses pembiakan seksual, dari mana suatu organisme yang lengkap terjadi 106. Gemini = Anak kembar 107. Gen = Bagian kromosom yang menjadi penentu sifat-sifat keturunan; faktor keturunan 108. Genotipe = Ciri-ciri fisik yang tidak nampak dari luar, khususnya yang bersangkutan dengan susunan gentika, sebagai akibat evolusi biologi pada organisme, informasi total genetik dikode dalam kromosom seseorang 109. Gizi = Zat makanan pokok yang diperlukan bagi pertumbuhan dan kesehatan tubuh 110. Glikosis = Penguraian gula dalam metabolisme H 111. Haluks = Ibu jari kaki 112. Hamil = Mengandung janin dalam rahim 113. Herbal = ramu-ramuan; jamu 114. Higienes = Bebas dari kuman penyakit; sehat 115. Hipotensi = Tekanan darah rendah 116. Hipotropia = Keadaan mata yan gjuling ke bawah 117. Hormon = Zat yang dibuat dan dikeluarkan dalam jumlah yang sangat terbatas ke dalam aliran darah oleh kelenjar endokrin atau sel saraf khusu, mengatur pertumbuhan atau fungsi jaringan atau organ tertentu dari bagian tubuh yang cukup jauh. Misalnya hormon insulin mengatur laju dan cara bagaimana glukosa digunakan oleh tubuh I 118. Identik = sama atau mirip dalam setiap aspek 119. Ilmu Kedokteran = Ilmu yang mengangkat masalah penyakit pada organisme manusia (dan atau hewan), serta cara dan metode penanganan atau pengobatannya 120. Ilmu kesehatan = Pengetahuan tentang hal penjjagaan dan pemeliharaan kesehatan, serta penceganan penyakit

Istilah-Istilah Dalam Bidang Kesehatan (Medis) A 1. Abducen= Saraf otak keempat (untuk menggerakkan bola mata) 2. Aberan = Keadaan menyimpang,, atau bagian yang tidak normal 3. Aborsi = Pengguguran janin (Kandungan) 4. Aborsi Legal = Aborsi yang dilaksanakan dengan sepengetahui pihak yang berwenang 1. Terpencarnya embrio (janin) yang tidak mungkin lagi hidup (sebelum habis bulan ke-empat dari kehamilan); keluron 2. Keadaan terhentinya pertumbuhan yang normal 5. Abouli = keadaan bekurang atau hilangnya kemauan 6. Abstinensi = hal pantang makan dan minuman yang mengandung alkohol, perlaku seks, dsb 7. Acceptor = Orang yang menerima serta mengikuti program keluarga berencana; penerima 8. Acheilous = Keadaan tidak punya bibir 9. Acheirus =Kelainan bawaan diman bayi lahir tanpa tangan 10 .Achromate = Orang yang buta warna 11. Acroparaesthesia = Perasaan kesemutan pada tangan 12. Action = Gerakan atau kegiatan / fungsi setiap organ tubuh 13. Acylovir = Obat antivirus, untuk mengobati infeksi herpes simpleks 14. Acystia = Keadaan tidak memiliki kandung kemih 15. Adaktil = keadaan tidak mempunyai jari tangan atau jari kaki 16. Adaptasi = penyesuaian diri, baik secara psikis terhadap kondisi atau keperluan tertentu secara fleksibel 17. Adenektomi = Pembuangan kelenjar 18. Adentis = Radang kelenjar 19. Adiksi = Kecanduan akan ketergantungan secara fisik dan mental terhadap suatu zat aditif 20. Adiktif = 1. Menyebabkan kecanduan; 2. Menimbulkan ketergantungan bagi si pemakainya (spt Alkohol dsb) 21. inamia = Keadaan seperti tidak bertenaga; lemak 22. Adipose = Lemak

23. Aerob

= Organisma yang memerlukan oksigen (O2) untuk tumbuh dan mempertahankan hidupnya

24. Aerobik = Bersifat memerlukan oksigen bagi kehidupannya 25. Aerofagi = Menelan udara secara berlebihan 26. Afonia = Keadaan tidak keluarnya atau hilangnya suara 27. Al;eksia = Keadaan hilangnya kesanggupan membaca kata-kata tertulis atau tercetak 29. Alergi = 1. Perubahan reaksi tubuh terhadap kuman-kuman penyakit; 2. Keadaan sangat peka tergadap penyebab tertentu 30. Ambing = Kelenjar dalam payudara yang menghasilkan ASI 31. Allopecia = Kebotakan 32. Ab;oslop = Alat yang dipakai untuk menguji tingkat kejulingan mata 33. Ambulans = Kendaraan (mobil) yang dilengkapi dengan peralatan medis untuk mengangkut orang sakit atau korban kecelakaan 34. Amendia = Lelah pikiran dalam berbagai tingkat. Dharus dibedakan dengan demensia 35. Amnesia = kehilangan daya ingat, terutama tentang masa lalu atau tentang apa yang terjadi sebelumnya karena penyakit cacat atau cedera pada otak 36. Anaemia = (Penyakit) kekurangan kadar hemoglobin dalam darah 37. Anaerob = Organisme yang dapat hidup secara baik tanpa bantuan oksigen 38. Anofeles = Nyamuk malaria 39. Antialergi = Zat atau obat untuk mengatasi alergi 40. Antibody = Zat yang dibentuk dalam darah untuk memusnahkan bekteri virus atau untuk melawan toksin yang dihasilkan oleh bakteri 41. Apotek = Kedai tempat meramu dan menjual obat; Toko obat 42. Autopsi = Pemeriksaan tubuh mayat dengan alan pembedahan untuk mengetahui penyebab kematiannya. Umumnya berhubungan dengan keperluan forensi B 43. Bacteriologi = Ilmu tentang berbagai hal atau segi yang menyangkut bakteri 44. Badan golgi = Organel sel yang berperan dalam ekskresi sel 45. Bakteri = Bacteria 46. Barifonia= Suara yang berat 47. Biologi = Ilmu tentang keadaan dan sifat makhluk hidup

48. Bioteknologi = Teknologi yang menyangkut jasad hidup 49. Bisepsi = Otot yang mempunyai dua kepala pada bagian depan lengan atas 50. Bius = Keadaan tidak sadar (karena pengeruh obat bius atau anestetik) 51. Bunofolodon = Istilah untuk gigi yang memiliki puncak yang bulat 52. Busuk = Penyakit yang ditandai dengan penghancuran jaringan sebagai hasil aktivitas jamur atau bakteri 53. Busung = kembung atau menjadi besar berisi cairan (tentang perut) 54. Busung lapar = Penyakit busung yang disebabkan kekurangan gizi (umumnya disertai bengkak-bengkak) 55. Buta = Tidak dapat melihat karena kerusakan pada mata 56. Buta ayam = Kabur penglihatan kpada petang hari 57. Buta siang = Tidak dapat melihat sama sekali 58. Buta warna = Tidak dapat membedakan warna dengan baik C 59. Cacat = Ketidaksempurnaan 60. Caffein = Alkaloid yang terdapat pada biji kopi dan daun teh dengan rumus C8H10O2N4H2O. Penggunaan utama kafein adalah dalam preparat analgesik 61. Campak = penyakit menular yang disebabkan oleh virus yang mengakibatkan suhu badan naik, menimbulkan bintik-bintik merah pada kulit. Bersifat menular dan tersebar luas diseluruh dunia. Anak-anak biasanya mendapatkan imunisasi campak pada usia bayi 62. Cancer = Penyakit maligna (ganas) yang disebabkan oleh ketidakteraturan perjalanan homon sehingga menyebabkan tumbuhnya daging pada jaringan tubuh yang normal = tumor ganas; 63. Clinik = 1. Balai pengobatan khusus; 2. (bagian) rumah sakit atau lembaga kesehatan tempat orang berobat dan memperoleh advis medis serta tempat mahasiswa kedokteran mengadakan riset terhadap kasus-kasus penyakit yang diderita para pasien; 3. Organisasi kesehatan yang bergerak dalam penyediaan pelayanan kesehatan kuratif (diagnosis dan pengobatan), biasanya terhadap suatu macam gangguan kesehatan

64. Coma = Keadaan tidak sadar sama sekali dan tidak mampu memberi reaksi terhadap suatu rangsangan (stimulasi), karena keracunan, sakit parah, dsb 65. Contagious = Bersifat menular 66. Crisis = Keadaan yang berbahaya (dalam menderita sakit); suatu titik balik yang jelas dalam perkembangan suaru penyakit D 67. Dahak = Lendir yang keluar dari kerongkongan atau dari jalan pernafasan 68. Darah= Cairan terdiri atas plasma, sel-sel merah dan putih yang mengalir dalam pembuluh darah 69. Daya = Kemampuan untuk melakukan suaru aktivitas 70. Daya tahan = Kemampuan bertahan terhadap segala pengaruh dari luar yang merugikan (dalam hal ini daya tahan terhadap masuknya bibit penyakit) 71. Death = Berhentinya fungsi dan vitalis tubuh 72. Dehidrasi = 1. Kehilangan cairan dalam tubuh; 2. Dalam ilmu kimia, yaitu penyingkiran air dari suatu zat 73. Demam = Sakit yang menyebabkan suhu badan menjadi lebih tinggi dari biasanya 74. Dentalgia = Sakit gigi 75. Diare = Sakit berak-berak (mencret) 76. Dokter = Lulusan pendidikan kedokteran yang ahli dalam hal penyakit dan pengobatannya 77. Dolikofasial = Mempunyai muka yang abnormal panjang 78. Donor = Penderma/penyumbang (ginjal dsb) kepada orang lain yang memerlukan E 79. Endetat = Tidak memiliki gigi seri 80. Efektif = Munjur atau mujarab (hal obat) 81. Efisiensi makanan = Angka yang menunjukkan rasio atau perbandingan antara pertambahan berat badan anak dan berat makanan (ransum) yang dikonsumsikan 82. Egesti = Proses keluarnya limbah dari dalam tubuh 83. Eksisi = Pembuatan suatu bagian dengan cara memotong 84. Eksitemen = Keadaan terangsang 85. Ekskresi = Proses pengeluaran atau pembuatan ampas hasil metabolisme yang tidak dibutuhkan oleh tubuh

86. Eksodermis = Lapisan luar dari kulit 87. Eksodonsia = Pencabutan gigi 88. Eksogen = Berasal dari atau disebabkan oleh faktor-faktor dari luar organisme 89. Eksokrin = Mengalirkan sekresi keluar, atau menjelaskan mengenai kelenjar yang hasil sekresinya dialirkan melalui saluran 90. Ekstasi = Perasaan senang sekali. Dalam istilah sehari-hari adalah suatu zat adiktif, dipakai sebagai stimulan dan dapat menimbulkan halusinasi 91. Eksikasi = Tindakan mengeringkan 92. Ekstensor = Otot yang, dengan kontraksi, menimbulkan perendangan atau pengedangan dari sebagian badan atau dari suatu anggota (kaki/tangan); otot pengedang anggota gerak 93. Eksternal = (bagian) yang paling luar 94. Endemi = Penyakit yang berjangkitg di suatu golongan masyarakat tertentu atau di suatu daerah tertentu, hawar 95. Endemik = Secara tetap terdapat di tempat-tempat atau di kalangan orang-orang tertentu dan terbatas pada mereka saja (seperti malaria didaerah pesisir penyakit cacing tambang di kalangan buruh tambang) 96. endoderm = Jaringan lembaga primer pada embero yang letaknya paling dalam 97. Epidemi = Suatu penyakit menular yang memiliki daya jangkit cepat di daerah yang luar dan menimbulkan banyak korban wabah 98. Epidemiologi = Studi ilmiah mengenai distribusi penyakit atau keadaan seringnya penyakit tersebut terjangkit atau timbul serta penyebaran ataupun penularannya 99. Epidermis = Lapisan paling luar daripada kulit F 100. Farmako= Prefiks yang berarti obat 101. Farmakolog = Ahli obat-obatan; farmakologi 102. Farmakologi = Ilmu tentang obat-obatan, terutama mengenai interaksi antara obat, sistem, dan proses hidup untuk kepentingan diagnosis, pencegahan, perawatan dan pengobatan penyakit 103. Fertil = Subur

104. Fobia = Ketakutan yang sangat berlebihan dan abnormal terhadap sesuatu hal, misalnya terhadap timbulnya atau adanya suatu penyakit berbahaya pada diri, sehingga dapat menghambat kehidupan penderitanya G 105. Gamet = sel sperma atau telur (Ovum), terutama yang sadah matang dan sudah berfungsi dalam proses pembiakan seksual, dari mana suatu organisme yang lengkap terjadi 106. Gemini = Anak kembar 107. Gen = Bagian kromosom yang menjadi penentu sifat-sifat keturunan; faktor keturunan 108. Genotipe = Ciri-ciri fisik yang tidak nampak dari luar, khususnya yang bersangkutan dengan susunan gentika, sebagai akibat evolusi biologi pada organisme, informasi total genetik dikode dalam kromosom seseorang 109. Gizi = Zat makanan pokok yang diperlukan bagi pertumbuhan dan kesehatan tubuh 110. Glikosis = Penguraian gula dalam metabolisme H 111. Haluks = Ibu jari kaki 112. Hamil = Mengandung janin dalam rahim 113. Herbal = ramu-ramuan; jamu 114. Higienes = Bebas dari kuman penyakit; sehat 115. Hipotensi = Tekanan darah rendah 116. Hipotropia = Keadaan mata yan gjuling ke bawah 117. Hormon = Zat yang dibuat dan dikeluarkan dalam jumlah yang sangat terbatas ke dalam aliran darah oleh kelenjar endokrin atau sel saraf khusu, mengatur pertumbuhan atau fungsi jaringan atau organ tertentu dari bagian tubuh yang cukup jauh. Misalnya hormon insulin mengatur laju dan cara bagaimana glukosa digunakan oleh tubuh I 118. Identik = sama atau mirip dalam setiap aspek 119. Ilmu Kedokteran = Ilmu yang mengangkat masalah penyakit pada organisme manusia (dan atau hewan), serta cara dan metode penanganan atau pengobatannya 120. Ilmu kesehatan = Pengetahuan tentang hal penjjagaan dan pemeliharaan kesehatan, serta penceganan penyakit