Anda di halaman 1dari 11

TUGAS BIOLOGI SISTEM PERNAFASAN

Uswatun Hasanah
SMAN 3 PAMEKASAN Tahun Pelajaran 2010/2011

Sistem Pernapasan Manusia Tersusun atas Bagian-Bagian yang Berfungsi Mengalirkan yang Berfungsi Mengalirkan Udara untuk Pernafasan

Pengertian Pernafasan
Pernafasan adalah : Masuknya oksigen ke paru-paru dan pengeluaran karbondioksida ke luar alat pernafasan Pengikatan oksigen oleh darah untuk diangkut menuju sel Oksigen makanan dalam sel Pengangkutan CO2 oleh darah ke paru-paru dan pengeluaran CO2 dari paru-paru

Jadi pernafasan adalah untuk memperoleh energi disebut juga oksidasi biologi. Oksidasi biologi adalah bereaksinya sari-sari makanan dengan oksigen dan mengeluarkan zat-zat sisa berupa CO2 dan uap air.
Reaksi oksidasinya sebagai berikut : C6H12O6 + 6O2 6CO2
(zat makanan) (oksigen) (karbondioksida)

+6H2O
(uap air)

Alat-alat Pernafasan
1. Rongga hidung (Nasalis) Udara yang dihirup melalui hidung mengalami 3 perlakuan yaitu : a. Penyaringan oleh rambut-rambut hidung dan selaput lendir b. Penyesuaian suhu c. Diatur kelembabannya

2. Pangkal Tenggorokan (laring atau tekak) Letaknya di belakang rongga hidung dan rongga mulut. Pada tekak terdapat anak tekak dan katup tenggorokan menghalangi makanan masuk ke tenggorokan pada saat mengunyah. 3. Batang tenggorokan (Trakea) Tersusun oleh tulang rawan yang membentuk cincin, yang permukaannya bersila/berambut getar yang berfungsi untuk menyaring kotoran yang masuk ke saluran pernafasan Batang tenggorokan bercabang dua, yang disebut bronkus yang masing-masing bercabang lagi menjadi saluran kecil di dalam paru-paru yang disebut bronkeolus dan berakhir pada gelembung paru-paru (Alveolus)

4. Paru-paru (Pulmo) Terletak di rongga dada, berjumlah 2 buah, sebelah kiri 2 gelambir dan yang kanan 3 gelambir. Paru (Alveolus) yang memiliki kapiler-kapiler darah yang berfungsi untuk difusi oksigen. Paru-paru memiliki selaput pembungkus yang disebut pleura.

5. Diafragma Adalah otot yang memisahkan antara rongga dada (torax) dengan rongga perut (abdomen) Proses Pernafasan ada 2 yaitu : a. Pernafasan dada dengan menggunakan otot tulang rusuk Udara masuk (inspirasi): Rongga dada membesar karena tulang rusuk terangkat volume paru-paru membesar tekanan dalam paru-paru mengecil sehingga udara masuk ke paru-paru Udara kelur (ekspirasi) : Rongga dada mengecil karena tulang rusuk kembali volume paru-paru mengecil tekanan paru-paru membesar.

b. Pernafasan perut dengan menggunakan otot diafragma Udara masuk (inspirasi) : membesarnya rongga dada karena diafragma berkonsentrasi (diafragma mendatar) Udara keluar (ekspirasi) : mengecilnya rongga dada karena otot diafragma melengkun keatas

Kapasitas Paru-paru Untuk manusia dewasa normal, kapasitas vital paru-paru 4 liter a. Udara tidal atau udara pernafasan (udara yang keluar masuk normal) 0,5 liter. b. Udara komplementer/udara pelengkap (udara yang dapat masuk ke paru-paru setelah inspirasi biasa) 1,5 liter c. Udara Sulpementer /udara pelengkap (udara yang tertinggal di paru-paru setelah eskpirasi biasa) 1,5 liter d. Udara residu atau udara sisa (udara yang tertinggal di paru-paru setelah mengadakan ekspirasi sekuat-kuatnya) 1,5 liter e. Kapasitas vital paru-paru = volume udara tidal + volume udara komplimenter + udara suplimenter, 4 liter f. Kapasitas total = kapasitas vital + volume udara residu 5 liter

GANGGUAN PADA ALAT PERNAFASAN


a. b. c. d. e. f. g. h. Salesma : infeksi saluran pernafasan oleh virus Bronkitis : peradangan bronkus (cabang tenggorok) Pleuritis : peradangan pleura Difteri : peradangan bronkus oleh bakteri TBC : infeksi paru-paru oleh bakteri Polip : pembesaran tonsil di rongga hidung Asam : terhadap udara atau debu Pneumonia : kelainan pada paru karena kemasukan air