Anda di halaman 1dari 185

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.

com

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.1

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.2

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Persembahan

Kupersembahkan buku ini untuk : Ayah dan Ibu tercinta Kakak dan adik Teman-teman seperjuangan

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.3

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Kata Pengantar Alhamdulillahi Robbilalamin, Penulis mengucap syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan kemudahan kepada Penulis untuk menyelesaikan buku ini, pada dasarnya buku ini merupakan kumpulan pemrograman teknik interfacing port parallel dan port serial dengan Delphi yang pernah penulis peroleh baik dari bangku kuliah maupun dari pengalaman penulis di luar kuliah. Teknik interfacing yang ditulis pada buku ini adalah teknik termudah yang pernah penulis pelajari selama belajar teknik interfacing port parallel dan port serial dengan Delphi. Buku ini ditujukan untuk programmer pemula dengan konsep tutorial step by step dengan harapan akan mempermudah proses belajar. Teori penunjang diberikan secara ringkas serta padat, diharapkan lebih mudah untuk difahami oleh pemula. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa pasti ada kekurangan dalam penulisan buku ini, untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca buku ini, testimony dan sebagainya dapat dikirim ke e-mail taufiksanjaya@yahoo.com Sekian sedikit kata pengantar dari penulis semoga buku ini mampu memberikan manfaat kepada pembaca sekalian

Penulis

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.4

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

PERSIAPAN AWAL Software Borland Delphi 7 Bascom AVR (Include CD Bundle) Extreem Burner (Include CD Bundle) Komponen SmallPort, komponen Comport (Include CD Bundle) Hardware Personal Computer dengan System Operasi Windows , Microsoft Windows 98, Microsoft Widows 2000 dan Windows XP(disarankan XP SP 1,2,3) + minimal Procesor Intel Pentium 3, harus ada Port Paralel /LPT/DB25 dan Port Serial/Com/DB 9 Rangkaian driver relay untuk control peralatan listrik 220 volt ( dapat di beli di www.taufikadisanjaya.blogspot.com ) Sistem Minimum Mikrokontroller AT Mega 16 atau AT Mega 8535 + RS 232 Converter ( dapat di beli di

www.taufikadisanjaya.blogspot.com ) Rangkaian sensor suhu ( dapat di beli di

www.taufikadisanjaya.blogspot.com ) Downloader (disarankan USB Downloader) ( dapat di beli di www.taufikadisanjaya.blogspot.com )

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.5

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

BAGIAN I PENGENALAN DELHI 7.0

Sekilas tentang Delphi 7.0 Borland Delphi sering disebut juga dengan Delphi. Delphi adalah sebuah perangkat lunak (software) yang digunakan untuk membuat aplikasi berbasis antarmuka grafis di lingkungan sistem operasi Microsoft Windows. Delphi dibuat oleh perusahaan Borland Software Corporation. Delphi telah ada sejak 1993 dan versi yang saya gunakan dalam pembuatan aplikasi di buku ini adalah Delphi versi 7.0 . Bahasa pemograman yang digunakan Delphi adalah bahasa Pascal.

IDE Delphi 7 Integrated Development Environment (IDE) adalah area kerja yang dipergunakan untuk membuat aplikasi mulai dari mendesain antarmuka atau tampilan, menulis source code program (coding), menjalankan program (running), mendebug, mengkompilasi

(compile), dan menyebarluaskan aplikasi yang dibuat (deploy). Tampilan IDE Delphi adalah sebagai berikut:

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.6

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. IDE Delphi 7 Menu Bar dan Tool Bar Menu bar merupakan tempat menggulung (pull-down) menu menu perintah. Sebuah menu terdiri dari beberapa daftar perintah (menu command). Disebelah kiri masing masing perintah terdapat sebuah ikon yang menggambarkan fungsinya. Tool Bar adalah sekumpulan tombol yang dapat digunakan untuk melakukan suatu perintah. Fungsi Tool Bar sama dengan Menu Bar, namun keunggulannya adalah cepat diakses untuk menjalankan

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.7

perintah tertentu.

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Menu bar serta Tool Bar Delphi

Component Palette Component Palette tempat kumpulan komponen Delphi Komponen Delphi dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu komponen visual dan komponen non visual. Komponen visual adalah kokmponen yang terlihat pada saat proses mendesain aplikasi maupun setelah aplikasi dijalankan. Sebagai contoh komponen Button dari Componet Pallete Standard. Sedangkan komponen non visual adalah komponen yang hanya terlihat pada saat proses mendesain aplikasi, namun tidak dapat terlihat pada saat aplikasi dijalankan. Sebagai contoh komponen Timer dari Componet Pallete System

Gambar. Component Pallete Delphi 7

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.8

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Form Designer Form Designer , lebih umum disebut dengan Form adalah tempat meletakkan komponen komponen yang diambil dari Component Palette saat men-desain antarmuka / tampilan aplikasi. Secara umum ketika anda memulai menjalankan Delphi maka akan tampil form secara otomatis seperti gambar berikut:

Gambar . Form Designer

CodeEditor Code Editor adalah tempat untuk menuliskan Source Code Aplikasi yang akan dibuat. Secara default Code Editor

membangkitkan beberapa baris yang dibuat Delphi secara otomatis.

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.9

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Code Editor Object Inspector Fungsi atau kegunaan Object Inspector adalah untuk mengubah nilai properti komponen terpilih yang di dalam Form. Ada dua bagian utama pada Object Inspector, yaitu properties dan event. Pada setiap bagian tersebut terdapat dua buah kolom. Kolom disebelah kiri pada tab properties merupakan nama nama properti dan kolom disebelah kanan adalah nilai nilai yang diisikan pada properties. Sedangkan pada tab event, Kolom disebelah kiri merupakan nama nama event dan kolom disebelah kanan adalah nilai nilai yang diisikan event, umumnya event terkait dengan kondisi dimana source code harus dijalankan, semisal event Form Create berarti source code dijalankan ketika form dibuat.

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.10

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Object Inspector (Tab Properties dan Tab Events) Object TreeView Object TreeView berfungsi untuk menampilkan daftar komponen yang digunakan pada saat membuat aplikasi. Komponen komponen ditampilkan dengan struktur pohon.

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.11

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Object Tree View Komponen Delphi Berikut ini adalah beberapa komponen yang sering digunakan saat pembuatan aplikasi dari Component Pallete Standard: Tabel. Beberapa komponen dari Component Pallete Standard Component Pallete Standard

Ikon

Nama

Keterangan Membuka sebuah dialog box daftar yang menampilkan yang

Frames

frames

disertakan pada proyek.

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.12

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Label

Menampilkan

teks

yang

tidak dapat diubah oleh user Edit Menampilkan sebaris teks yang dapat diisi oleh user Menampilkan sebuah area pengeditan Memo dapat dimana user atau

memasukkan

memodifikasi

beberapa

baris teks didalamnya Button Untuk tekan membuat yang akan tombol diisi

dengan suatu aksi tertentu Listbox Menampilkan daftar pilihan yang dapat digulung (scroll) Dapat digunakan untuk Scrollbar meluaskan area pandang di form

Radiogroup

Digunakan untuk membuat sekelompok radio-button

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.13

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

File-file Delphi Sebuah proyek Delphi akan terdiri dari berberapa file. Beberapa file berfungsi untuk menyimpan source code program dan ada file lain yang menyimpan kode binari, gambar dan sebagainya. Karena setiap aplikasi terdiri dari beberapa file. Sangat disarankan agar menyimpan sebuah aplikasi pada sebuah folder agar ketika akan dilakukan perubahan terhadap aplikasi tersebut di computer lain, semua file yang ada tersedia dalam satu buah folder. Berbagai jenis file yang dibuat saat membangun aplikasi menggunakan Ddelphi adalah sebagai berikut : Tabel.beberapa file dalam membangun aplikasi dengan Delphi Ekstensi File .dpr .dfm .pas .dpk .res .cfg .dof File-file proyek File-file form File-file unit File-file paket File-file Resource File-file konfigurasi proyek File-file pilihan proyek Keterangan

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.14

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

.dcu .exe .dsk .~*

File unit yang terkompilasi File yang dapat eksekusi Pengaturan desktop File-file cadangan (backup)misal .~pas .~dpr

Buku ini tidak membahas secara terperinci mengenai Delphi, namun lebih ke arah Tutorial step by step pembuatan Aplikasi untuk pengaksesan Port Paralel dan Serial pada Komputer (PC) dengan menggunakan Delphi. Proses pengaksesan Port Paralel dilakukan dengan komponen SmallPort, komponen ini merupakan tambahan yang harus di Install terlebih dahulu, sedangkan pengaksesan Port Paralel dilakukan dengan komponen ComPort, komponen ini juga merupakan tambahan (bukan bawaan Delphi).

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.15

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

BAGIAN II PEMROGRAMAN PORT PARALEL DENGAN DELPHI7.0

Port Paralel Penggunaan utama Port paralel / LPT adalah untuk menghubungkan printer ke komputer dan dirancang khusus untuk tujuan ini. Sehingga sering juga disebut port printer . Konektor port paralel pada PC adalah DB25. Port Paralel / Port LPT meskipun sudah banyak ditinggalkan penggunaanya, masih dipergunakan oleh sebagian kalangan yang ingin mempelajari transmisi data secara parallel. Kalangan akademis (pelajar dan mahasiswa) masih mempelajari komunikasi data parallel sebagai saranaemanambah ilmu pengetahuan. Standar IEEE 1284 (1994) mendefinisikan lima mode transfer data untuk paralel port, yakni: 1) Compatibility Mode 2) Nibble Mode 3) Byte Mode 4) EPP 5) ECP

Standar pin-pin dari perangkat keras untuk konektor DB25 adalah sebagai berikut.

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.16

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Port Paralel / DB 25

Berikut ini adalah tabel penjelasan mengenaipin-pin pada konektor parallel port DB 25. Tabel1. Nama pin dari konektor parallel port DB 25. No. Pin 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Strobe Data 0 Data 1 Data 2 Data 3 Data 4 Data 5 Data 6 Data 7 Out In/Out In/Out In/Out In/Out In/Out In/Out In/Out In/Out Control bit 0 Data bit 0 Data bit 1 Data bit 2 Data bit 3 Data bit 4 Data bit 5 Data bit 6 Data bit 7 Nama Sinyal Direction Register Komplemen Ya Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak

Tidak

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.17

Tidak

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

10 11 12

Ack Busy Paper Out/Paper End

In In In

Status bit 6 Status bit 7 Status bit 5

Tidak Ya Tidak

13 14 15 16 17

Select Auto-Linefeed Error/Fault Initialize SelectPrinter/Selectin

In Out In Out Out

Status bit 4 Control bit 1 Status bit 3 Control bit 2 Control bit 3

Tidak Ya Tidak Tidak Ya

1825

Ground

Gnd

Untuk lebih jelasnya setiap sinyal pada parallel Port dapat dijabarkan sebagai berikut : Strobe/Stb: Sinyal Strobe merupakan fungsi sinyal input pada printer. Saluran ini diaktifkan komputer jika ia akan meneruskan data ke printer. Data 0 sampai data 7 : Sinyal data merupakan sinyal input pada printer. Sinyal data disinkronkan (diserempakkan) oleh pulsa strobe.

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.18

Acknowledge/Ack :

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Sinyal ack merupakan sinyal output dari printer, Jika printer telah mengolah data yang diterimanya, maka dalam waktu max 30 mikrodetik ia memberikan sinyal jabat tangan

(handshake) ini. Dalam bahasa Indonesia kata Acknowledge berarti menyatakan telah diterima. Busy : Sinyal busy merupakan sinyal output dari printer. Ketika printer menerima data atau mencetak sinyal ini diaktifkan. Demikian pula jika ada gangguan atau dalam status off line. Paper End/PE : Sinyal paper end merupakan sinyal output dari printer. Sinyal ini akan terus aktif sampai kertas baru dipasang lagi. Select/Slt : Sinyal select merupakan sinyal output dari printer. Dengan sinyal ini printer memberitahu bahwa ia sudah terpilih dan dalam keadaan aktif. Auto Feed : Jika sinyal ini diaktifkan, printer pada akhir setiap baris akan pindah ke baris selanjutnya secara otomatis. Error Keluaran ini aktif jika ada gangguan atau printer tidak tersambung atau tidak menyala Reset Dengan saluran ini printer kembali ke keadaan awal Input Select

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.19

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Pemilihan printer sebagai piranti DTE (Data Terminal Equipment) berlangsung pada saluran sinyal ini.

Alamat-alamat register pada Port Paralel Alamat untuk masing-masing register dalam Port Paralel LPT 1 adalah sbb. Tabel . Alamat register port paralel. Register data register(base address + 0) status register(base address + 1) control register(base address + 2) Small Port Komponen Smallport pada Delphi 7.0 berfungsi sebagai komponen untuk menulis serta membaca data pada port parallel pada PC. Biasanya pemanfaatan pembacaan data pada port parallel adalah sebagai sarana untuk melakukan interfacing dengan peralatan diluar PC yang dikoneksikan ke PC melalui Port Paralel. Komponen ini dibuat oleh Alexander Weitzman yang bisa dihubungi melalui alamat email alweit1@hotmail.com. Langkah langkah Instalasi Komponen Small Port adalah sebagai berikut : 1. Buka Delphi 2. Extract file smallport14.zip yang telah didownload LPT1 $378 $379 $37A

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.20

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. ekstraksi file smallport14.zip 3. Buka folder smallport14 (hasil ekstraksi), lalu copy file smallport.vxd dan smport.sys lanjut ke langkah 4.

Gambar . copy file smallport.vxd dan smport.sys

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.21

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

4. PASTIKAN : paste kan file smallport.vxd dan smport.sys ke directory C:\WINDOWS\system32\drivers

Gambar. Paste file smallport.vxd dan smport.sys 5. Buka Delphi 7, start Borland Delphi7.0 Delphi7.0 sehingga tampilan di monitor menjadi sebagai berikut:

Gambar . tampilan IDE Delphi 7.

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.22

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

6. Menuju langkah penting dalam proses instalasi 7. PENTING : copykan folder hasil extraksi (folder smport14) ke C:\Program Files\Borland\Delphi7\Lib

Gambar . Paste folder smallport14 8. Kembali ke Delphi, open page tool environtment option klik pada page library

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.23

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar . Menuju source path smallport14

9. Arahkan browsing path ke

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.24

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar . mengarahkan browsing path 10. Setelah tombol kik di sini pada gambar di atas klik, akan muncul otak dialog directories sebagai berikut:

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.25

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar . kotak dialog directories 11. Pada gambar diatas, lik pada tombol yang dilingkari merah, selanjutnya arahkan ke directory lalu C:\Program klik OK,

Files\Borland\Delphi7\Lib\smport14 gambarnya sebagai berikut :

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.26

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar . Mengarahkan directory smallport 14. 12. Buka page Component Instal component :

Gambar. Page Component Akan muncul sebagai berikut :

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.27

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Kotak dialog install component 13. Pada gambar di atas, klik tombol browse di sebelah Unit file name

Gambar 12. kotak dialog unit file name 14. Pada gambar di atas, buka folder smport 14 lalu double klik pada Smallport.pas

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.28

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. memilih smallport.pas 15. Akan muncul kotak dialog seperti di bawah ini, selanjutnya klik OK

Gambar 14. Menginstall komponen smallport 16. Akan muncul kotak dialog sebagai berikut :

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.29

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. kotak dialog konformasi instalasi komponen smallport 17. Jika komponen smallport berhasil di install, maka akan muncul kotak informasi sebagai berikut :

Gambar. kotak informasi suksesnya proses instalasi 18. Selajutnya silakan buka component pallete System , anda akan mendapati sebuah komponen bernama Small Port telah terinstall pada komponen pallete tersebut :

Gambar. Komponen Smallport Pada Component Pallete System

Aplikasi pengubah data Biner (8bit) ke Decimal dan Hexa Decimal Aplikasi ini berguna untuk mengubah data biner 8 bit ke dalam bentuk lain yakni decimal dan hexadecimal, Aplikasi ini dipergunakan untuk mempermudah konversi bilangan biner untuk

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.30

ditulis (write) ke Port parallel yang tidak memungkinkan untuk

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

menulis data dalam format tipe bit, data yang dapat di tulis ke Port Paralel adalah data bertipe Byte,Word, serta DWord. Untuk dapat membuat Aplikasi Konverter bilangan Biner ke decimal dan hexa decimal, masukkan komponen di dalam tabel berikut ini ke dalam Form1: Tabel . Daftar komponen Aplikasi Konverter bilangan Biner ke decimal dan hexa decimal No Komponen Form1 Properti Caption Nilai BINER TO DEC

AND HEXA GroupBox1 GroupBox1 Label1 Label2 Label3 Label4 Label5 Label6 Label7 Label8 Label9 Label10 Edit1 Edit2 Caption Caption Caption Caption Caption Caption Caption Caption Caption Caption Caption Caption Text Text BINER Hexa + Decimal D0 D1 D2 D3 D4 D5 D6 D7 Hexa Decimal

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.31

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Edit3 Edit4 Edit5 Edit6 Edit7 Edit8 Edit9 Edit10 Button1 Button2 Button3 Button4 Button5 Button6 Button7 Button8 Button9 Button10

Text Text Text Text Text Text Text Text Caption Caption Caption Caption Caption Caption Caption Caption Caption Caption

1 1 1 1 1 1 Kosongkan Kosongkan Low Low Low Low Low Low Low Low CONVERT HEXA CONVERT DEC

Setelah itu susun tampilan menjadi :

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.32

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Desain Tampilan Aplikasi Konverter bilangan Biner ke decimal dan hexa decimal

Setelah

selesai

penyusunan

desain

tampilan

Aplikasi

Konverter bilangan Biner ke decimal dan hexa decimal, deklarasikan sebuah variable global dengan nama value dengan tipe integer sebagai mana gambar di bawah ini :

Gambar . Deklarasi variable Global. Ketikkan Source Code sesuai dengan tabel di bawah ini: Tabel. Source Code Aplikasi Konverter bilangan Biner ke decimal dan hexa decimal Nama Komponen Button1 OnClick value:=strtoint(edit1.Text); Event SOURCE CODE

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.33

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

if value = 1 then begin value:=0; button1.Caption:='High'; edit1.Text:=inttostr(value); end else if value = 0 then begin value:=1; edit1.Text:=inttostr(value); button1.Caption:='Low'; end; Button2 OnClick value:=strtoint(edit2.Text); if value = 1 then begin value:=0; button2.Caption:='High'; edit2.Text:=inttostr(value); end else if value = 0 then begin

edit2.Text:=inttostr(value);

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.34

value:=1;

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

button2.Caption:='Low'; end; Button3 OnClick value:=strtoint(edit3.Text); if value = 1 then begin value:=0; button3.Caption:='High'; edit3.Text:=inttostr(value); end else if value = 0 then begin value:=1; edit3.Text:=inttostr(value); button3.Caption:='Low'; end; Button4 OnClick value:=strtoint(edit4.Text); if value = 1 then begin value:=0; button4.Caption:='High'; edit4.Text:=inttostr(value); end

if value = 0 then

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.35

else

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

begin value:=1; edit4.Text:=inttostr(value); button4.Caption:='Low'; end; Button5 OnClick value:=strtoint(edit5.Text); if value = 1 then begin value:=0; button5.Caption:='High'; edit5.Text:=inttostr(value); end else if value = 0 then begin value:=1; edit5.Text:=inttostr(value); button5.Caption:='Low'; end; Button6 OnClick value:=strtoint(edit6.Text); if value = 1 then begin value:=0;

edit6.Text:=inttostr(value);

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.36

button6.Caption:='High';

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

end else if value = 0 then begin value:=1; edit6.Text:=inttostr(value); button6.Caption:='Low'; end; Button7 OnClick value:=strtoint(edit7.Text); if value = 1 then begin value:=0; button7.Caption:='High'; edit7.Text:=inttostr(value); end else if value = 0 then begin value:=1; edit7.Text:=inttostr(value); button7.Caption:='Low'; end; Button8 OnClick value:=strtoint(edit8.Text);

begin

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.37

if value = 1 then

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

value:=0; button8.Caption:='High'; edit8.Text:=inttostr(value); end else if value = 0 then begin value:=1; edit8.Text:=inttostr(value); button8.Caption:='Low'; end; Button9 OnClick var bit1,bit2,bit3,bit4,bit5,bit6,bit7,bit8,d ec1,dec2,dec3,dec4,dec5,dec6,dec7,d ec8,dec_tot:integer; begin bit1:= strtoint(Edit1.text); if bit1=0 then dec1:=0 else

dec1:=1; bit2:= strtoint(Edit2.text); if bit2=0 then dec2:=0 else dec2:=2; bit3:= strtoint(Edit3.text); if bit3=0 then dec3:=0 else

bit4:= strtoint(Edit4.text);

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.38

dec3:=4;

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

if

bit4=0

then

dec4:=0

else

dec4:=8; bit5:= strtoint(Edit5.text); if bit5=0 then dec5:=0 else

dec5:=16; bit6:= strtoint(Edit6.text); if bit6=0 then dec6:=0 else

dec6:=32; bit7:= strtoint(Edit7.text); if bit7=0 then dec7:=0 else

dec7:=64; bit8:= strtoint(Edit8.text); if bit8=0 then dec8:=0 else

dec8:=128;

dec_tot:=dec1+dec2+dec3+dec4+dec 5+dec6+dec7+dec8; edit10.Text:=inttostr(dec_tot); Button10 OnClick var str1,str2,hexa : string; begin str1 :=Edit4.Text + Edit3.Text + Edit2.Text + Edit1.Text;

if (str1 = '0001')then hexa :='1';

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.39

if (str1 = '0000')then hexa :='0';

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

if (str1 = '0010')then hexa :='2'; if (str1 = '0011')then hexa :='3'; if (str1 = '0100')then hexa :='4'; if (str1 = '0101')then hexa :='5'; if (str1 = '0110')then hexa :='6'; if (str1 = '0111')then hexa :='7'; if (str1 = '1000')then hexa :='8'; if (str1 = '1001')then hexa :='9'; if (str1 = '1010')then hexa :='A'; if (str1 = '1011')then hexa :='B'; if (str1 = '1100')then hexa :='C'; if (str1 = '1101')then hexa :='D'; if (str1 = '1110')then hexa :='E'; if (str1 = '1111')then hexa :='F'; str2 := Edit8.Text + Edit7.Text + Edit6.Text + Edit5.Text ; if (str2 = '0000')then hexa

:='0'+hexa; if (str2 = '0001')then hexa

:='1'+hexa; if (str2 = '0010')then hexa

:='2'+hexa; if (str2 = '0011')then hexa

:='3'+hexa; if (str2 = '0100')then hexa

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.40

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

:='4'+hexa; if (str2 = '0101')then hexa

:='5'+hexa; if (str2 = '0110')then hexa

:='6'+hexa; if (str2 = '0111')then hexa

:='7'+hexa; if (str2 = '1000')then hexa

:='8'+hexa; if (str2 = '1001')then hexa

:='9'+hexa; if (str2 = '1010')then hexa

:='A'+hexa; if (str2 = '1011')then hexa

:='B'+hexa; if (str2 = '1100')then hexa

:='C'+hexa; if (str2 = '1101')then hexa

:='D'+hexa; if (str2 = '1110')then hexa

:='E'+hexa; if (str2 = '1111')then hexa

:='F'+hexa; Edit9.text :=hexa; end;

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.41

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Setelah itu lakukan eksekusi/run, berikut ini adalah tampilan pengujian Aplikasi Konverter bilangan Biner ke decimal dan hexa decimal yang dibuat:

Gambar. Konversi biner ke Hexa decimal

Gambar. Konversi biner ke decimal

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.42

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Membuat Aplikasi untuk mengakses Port Paralel Delphi (Pada Port Data (Pin D2-D9) / 378 ) 1. Buka Delphi 7.0 2. Masukkan komponen sebagai berikut:

No 1

Komponen Shape1

Properti Name Shape Height Width Brush Color Brush Style

Nilai ShpLED1 stCircle 41 41 clWhite

bsSolid

Shape2

Name Shape Height Width Brush Color Brush Style

ShpLED2 stCircle 41 41 clWhite

bsSolid

Shape3

Name Shape Height

ShpLED3

41

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.43

stCircle

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Width Brush Color Brush Style 4 Shape4 Name Shape Height Width Brush Color Brush Style 5 Shape5 Name Shape Height Width Brush Color Brush Style 6 Shape6 Name Shape Height Width

41 clWhite

bsSolid

ShpLED4 stCircle 41 41 clWhite

bsSolid

ShpLED5 stCircle 41 41 clWhite

bsSolid

ShpLED6 stCircle

41

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.44

41

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Brush Color Brush Style 7 Shape7 Name Shape Height Width Brush Color Brush Style 8 Shape8 Name Shape Height Width Brush Color Brush Style 9 EditText1 Name Text 10 EditText2 Name Text 11 EditText3 Name

clWhite

bsSolid

ShpLED7 stCircle 41 41 clWhite

bsSolid

ShpLED8 stCircle 41 41 clWhite

bsSolid

EdLED1 Kosongkan EdLED2

EdLED3

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.45

Kosongkan

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Text 12 EditText4 Name Text 13 EditText5 Name Text 14 EditText6 Name Text 15 EditText7 Name Text 16 EditText8 Name Text 17 Button1 Name Caption 18 Button2 Name Caption 19 Button3 Name Caption 20 Button4 Name Caption 21 Button5 Name Caption 22 Button6 Name Caption 23 Button7 Name Caption

Kosongkan EdLED4 Kosongkan EdLED5 Kosongkan EdLED6 Kosongkan EdLED7 Kosongkan EdLED8 Kosongkan BtnNyalaLED1 NyalakanLED1 BtnNyalaLED2 NyalakanLED2 BtnNyalaLED3 NyalakanLED3 BtnNyalaLED4 NyalakanLED4 BtnNyalaLED5 NyalakanLED5 BtnNyalaLED6 NyalakanLED6 BtnNyalaLED7 NyalakanLED7

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.46

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

24

Button8

Name Caption

BtnNyalaLED8 NyalakanLED8 BtnMatiLED1 MatikanLED1 BtnMatiLED2 MatikanLED2 BtnMatiLED3 MatikanLED3 BtnMatiLED4 MatikanLED4 BtnMatiLED5 MatikanLED5 BtnMatiLED6 MatikanLED6 BtnMatiLED7 MatikanLED7 BtnMatiLED8 MatikanLED8 BtnOpenPort Open Port BtnClosePort CloseProgram SmPort1

25

Button9

Name Caption

26

Button10

Name Caption

27

Button11

Name Caption

28

Button12

Name Caption

29

Button13

Name Caption

30

Button14

Name Caption

31

Button15

Name Caption

32

Button16

Name Caption

33

Button17

Name Caption

34

Button18

Name Caption

35

SmallPort1

Name

Di dalam monitor diperoleh tampilan sebagai berikut pada :

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.47

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar 1. Tampilan Aplikasi yang akan dibuat

Sebelum membuat listing Aplikasi(source code) kita tentukan dahulu 2 buah variable yang akan dipergunakan yaitu data dan baru, dengan pengertian sebagai berikut: data adalah nilai yang akan dibaca dari port parallel berupa data 8 bit (1byte) baru adalah nilai yang akan ditulis ke port parallel setelah dilakukan modifikasi dengan logika and atau or untuk melakukan penge-set-an bit atau pengclear-an bit data yang ditulis berupa data 8 bit (1byte) Penulisan penentuan variable ini dilakukan di bawah tulisan var

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.48

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Form1: TForm1; Hasinya adalah sebagai berikut:

Gambar . Pendeklarasian variabel

NB : Set Bit dapat dilakukan dengan mengoperasikan logika OR kepada data masuk dengan logika bernilai 1 Sebagai contoh Data = 11111110 diperasikan dengan logika OR terhadap data

11111110 , maka Menjadi 11111110 OR 11111111 hasilnya 1111 1111 Haslinya terjadi Set Bit terhadap data terakhir. Clear Bit dapat dilakukan dengan mengoperasikan logika AND kepada data masuk dengan logika bernilai 0 Sebagai contoh Data = 11111111 diperasikan dengan logika AND , terhadap data

Menjadi 11111111 or 11111110 hasilnya 11111110

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.49

1111 1110 maka

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Haslinya terjadi Clear Bit terhadap data terakhir Pada pembahasan di atas, setiap data masih ditampilkan dalam bentuk biner (0 dan 1), pada penulisan Source Code, nantinya data harus di konversi terlebih dahulu ke dalam Format Hexadecimal,atau desimal jika anda belum memahami cara konversi data biner ke data decimal, silakan buka aplikasi yang ada pada CD bundle pada Folder Konversi Data Biner ke Hexa Selanjutnya Proses membuat source code program secara menyeluruh agar Aplikasi dapat digunakan.: Ketikkan Source code di bawah ini sesuai dengan masing masing komponen yang dimaksud: Tabel . Source Code Aplikasi Akses Port Paralel NO. NAMA KOMPONEN 1 BtnMatiLED1 data := SmPort1.ReadByte($378); baru := data AND 254; SmPort1.WriteByte($378,baru); ShpLED1.Brush.Color := clBlack; EdLED1.Text:='OFF'; 2 BtnMatiLED2 data := SmPort1.ReadByte($378); baru := data AND 253; SmPort1.WriteByte($378,baru); ShpLED2.Brush.Color := clBlack; SOURCE CODE

BtnMatiLED3

data := SmPort1.ReadByte($378);

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.50

EdLED2.Text:='OFF';

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

baru := data AND 251; smport1.WriteByte($378,baru); ShpLED3.Brush.Color := clBlack; EdLED3.Text:='OFF'; 4 BtnMatiLED4 data := SmPort1.ReadByte($378); baru := data AND 247 ; SmPort1.WriteByte($378,baru); ShpLED4.Brush.Color := clBlack; EdLED4.Text:='OFF'; 5 BtnMatiLED5 data := SmPort1.ReadByte($378); baru := data AND 239; SmPort1.WriteByte($378,baru); ShpLED5.Brush.Color := clBlack; EdLED5.Text:='OFF'; 6 BtnMatiLED6 data := SmPort1.ReadByte($378); baru := data AND 223 ; SmPort1.WriteByte($378,baru); ShpLED6.Brush.Color := clBlack; EdLED6.Text:='OFF'; 7 BtnMatiLED7 data := SmPort1.ReadByte($378); baru := data AND 191; SmPort1.WriteByte($378,baru); ShpLED7.Brush.Color := clBlack;

BtnMatiLED8

data :=SmPort1.ReadByte($378);

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.51

EdLED7.Text:='OFF';

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

baru := data AND 127; SmPort1.WriteByte($378,baru); ShpLED8.Brush.Color := clBlack; EdLED8.Text:='OFF'; 9 BtnNyalaLED1 data := SmPort1.ReadByte($378); baru := data or 1; SmPort1.WriteByte($378,baru); ShpLED1.Brush.Color := clRED; edLED1.Text:='ON'; 10 BtnNyalaLED2 data := SmPort1.ReadByte($378); baru := data or 2; SmPort1.WriteByte($378,baru); ShpLED2.Brush.Color := clRED; edLED2.Text:='ON'; 11 BtnNyalaLED3 data := SmPort1.ReadByte($378); baru := data or 4; SmPort1.WriteByte($378,baru); ShpLED3.Brush.Color := clRED; edLED3.Text:='ON'; 12 BtnNyalaLED4 data := SmPort1.ReadByte($378); baru := data or 8; SmPort1.WriteByte($378,baru); ShpLED4.Brush.Color := clRED;

13

BtnNyalaLED5

data := SmPort1.ReadByte($378);

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.52

edLED4.Text:='ON';

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

baru := data or 16; SmPort1.WriteByte($378,baru); ShpLED5.Brush.Color := clRED; edLED5.Text:='ON' 14 BtnNyalaLED6 data := SmPort1.ReadByte($378); baru := data or 32; SmPort1.WriteByte($378,baru); ShpLED6.Brush.Color := clRED; edLED6.Text:='ON'; 15 BtnNyalaLED7 data := SmPort1.ReadByte($378); baru := data or 64; SmPort1.WriteByte($378,baru); ShpLED7.Brush.Color := clRED; edLED7.Text:='ON'; 16 BtnNyalaLED8 data := SmPort1.ReadByte($378); baru := data or 128; SmPort1.WriteByte($378,baru); ShpLED8.Brush.Color := clRED; edLED8.Text:='ON'; 17 18 BtnOpenPort BtnCloseProgram SmPort1.Opened:=true; Close;

Hasil eksekusi Aplikasinya adalah sebagai berikut:

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.53

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar 3. Hasil eksekusi Aplikasi

Prototype Traffic Light pada Pertigaan Jalan dengan Delphi 7 Prototype ini adalah contoh pemrograman Delphi untuk mengendalikan Traffic light pada perempatan jalan, contoh program pada awalnya tidak di interface kan ke Paralel Port atau pun, hanya internal Delphi tanpa menggunakan hardware apapun. Pada

pengembangan selanjutnya Program yang dibuat dapat di interface kan ke miniatur Traffic Light dengan Light Emiting Dioda (LED), baik melalui port parallel PC. Program dibuat sederhana dengan 1 buah Form, Timer, serta 9 buah buah Shape, dilengkapi dengan sebuah tombol Start untuk Memulai menjalankan Aplikasi, berikut ini adalah tampilan Programnya:

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.54

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Untuk dapat membuat aplikasi tersebut, masukkan komponenkomponen sebagai mana tabel di bawah ini :

Tabel. Komponen dalam pembuatan Prototype Traffic Light pada Pertigaan Jalan

No 1

Komponen Shape1

Properti Name Shape

Nilai Red1 stCircle Yellow1 stCircle Green1 stCircle Red2 stCircle Yellow2 stCircle Green2 stCircle Red3 stCircle Yellow3 stCircle

Shape2

Name Shape

Shape3

Name Shape

Shape4

Name Shape

Shape5

Name Shape

Shape6

Name Shape

Shape7

Name Shape

Shape8

Name Shape

Shape

stCircle

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.55

Shape9

Name

Green3

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

10

Label1

Name Caption

R1 R1 Y1 Y1 G1 G1 R2 R2 Y2 Y2 G2 G2 R3 R3 Y3 Y3 G3 G3 START -

11

Label2

Name Caption

12

Label3

Name Caption

13

Label4

Name Caption

14

Label5

Name Caption

15

Label6

Name Caption

16

Label7

Name Caption

17

Label8

Name Caption

18

Label9

Name Caption

19 20

Button1 Timer1

Caption -

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.56

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Susunlah komponen yang ada pada tabel di atas sehingga menjadi sebagai berikut :

Gambar1.Desain Tampilan Program Traffic Light Prototype pada pertigaan jalan dengan Delphi

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.57

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Berikut ini adalah table logika nyala LED pada Prototype Traffic Light dengan Delphi (pertigaan jalan ) yang dibuat: Tabel. Logika nyala LED pada Prototype Traffic Light pertigaan jalan No. 1 2 3 4 5 6 R1 1 1 1 1 0 0 R2 0 0 1 1 1 1 R3 1 1 0 0 1 1 Y1 0 0 0 1 0 1 Y2 0 1 0 0 0 1 Y3 0 1 0 1 0 0 G1 0 0 0 0 1 0 G2 1 0 0 0 0 0 G3 0 0 1 0 1 0 TIME 5s 2s 5s 2s 5s 2s

Ket:

R1: Red1 R2: Red2 R3: Red3

Y1:Yellow1 Y2:Yellow2 Y3:Yellow3

G1:Green1 G2:Green2 G3:Green3

0 = OFF 1 = ON

Dari tabel di atas dapat dibuat listing source code program untuk membuat tampilan ProgramTraffic Light Prototype pada

pertigaan jalan dengan Delphi, namun sebelum penulisan program diperlukan sebuah variable global untuk mengatur berjalannya waktu pada timer, variable ini diberi nama secon dengan type data berupa data integer, tuliskan pendeklarasian variable tersebut di bawah var, di atas implementation pada unit1.pas sehingga menjadi seperti gambar di bawah ini:

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.58

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Source code-nya dapat dilihat pada tabel di bawah ini Tabel. Source code Prototype Traffic Light pada Pertigaan Jalan

No 1

Komponen Button1

Event OnClik

SOURCE CODE secon:=0; timer1.Enabled:=true; timer1.Interval:=1000;

Timer1

OnTimer

secon:=secon+1; if second<=5 then begin Red1.Brush.Color:=clRed; Red2.Brush.Color:=clBlack; Red3.Brush.Color:=clRed; Yellow1.Brush.Color:=clBlack; Yellow2.Brush.Color:=clBlack; Yellow3.Brush.Color:=clBlack; Green1.Brush.Color:=clBlack;

Green3.Brush.Color:=clBlack;

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.59

Green2.Brush.Color:=clLime;

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

End;

if secon>5 then begin Red1.Brush.Color:=clRed; Red2.Brush.Color:=clBlack; Red3.Brush.Color:=clRed; Yellow1.Brush.Color:=clBlack; Yellow2.Brush.Color:=clYellow; Yellow3.Brush.Color:=clYellow; Green1.Brush.Color:=clBlack; Green2.Brush.Color:=clBlack; Green3.Brush.Color:=clBlack; end;

if secon > 7 then begin Red1.Brush.Color:=clRed; Red2.Brush.Color:=clRed; Red3.Brush.Color:=clBlack; Yellow1.Brush.Color:=clBlack; Yellow2.Brush.Color:=clBlack; Yellow3.Brush.Color:=clBlack; Green1.Brush.Color:=clBlack; Green2.Brush.Color:=clBlack;

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.60

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Green3.Brush.Color:=clLime; end;

if secon > 12 then begin Red1.Brush.Color:=clRed; Red2.Brush.Color:=clRed; Red3.Brush.Color:=clBlack; Yellow1.Brush.Color:=clYellow; Yellow2.Brush.Color:=clBlack; Yellow3.Brush.Color:=clYellow; Green1.Brush.Color:=clBlack; Green2.Brush.Color:=clBlack; Green3.Brush.Color:=clBlack; end;

if secon > 14 then begin Red1.Brush.Color:=clBlack; Red2.Brush.Color:=clRed; Red3.Brush.Color:=clRed; Yellow1.Brush.Color:=clBlack; Yellow2.Brush.Color:=clBlack; Yellow3.Brush.Color:=clBlack; Green1.Brush.Color:=clLime;

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.61

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Green2.Brush.Color:=clBlack; Green3.Brush.Color:=clBlack; end;

if secon>19 then begin Red1.Brush.Color:=clBlack; Red2.Brush.Color:=clRed; Red3.Brush.Color:=clRed; Yellow1.Brush.Color:=clYellow; Yellow2.Brush.Color:=clYellow; Yellow3.Brush.Color:=clBlack; Green1.Brush.Color:=clBlack; Green2.Brush.Color:=clBlack; Green3.Brush.Color:=clBlack; end;

if secon = 21 then begin secon :=0; end;

Paralel terhadap LED yang dipergunakan sebagai Prototype Traffic

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.62

Langkah berikutnya adalah langkah Interfacing dengan Port

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Light pada pertigaan, namun sebelumnya perlu dilalukan konversi data yang akan dikirim ke Port Paralel (LPT), dimana Pin nomer 2-9 mampu melayani 8 buah LED, dalam hal ini sekalian ditentukan bahwa LED R1,R2,R2,Y1,Y2,Y3,G1,G2 dilayani oleh Pin nomer 2-9 (port data). Sisanya yaitu G3 dilayani oleh Pin nomer 16 Port Parallel (pin control bit 2 pada port control). Hal ini dilakukan karena pin pada port control tersebut memiliki direction keluar / out dan logika yang tidak komplemen/sungsang sehingga dapat dipergunakan untuk melakukan aktivasi peralatan di luar PC dengan mudah tanpa harus memikirkan kondisi sinyal yang terbalik. Alamat Register Port Cotrol pada Port LPT1 adalah 37A (base address + 2 ). Port Status hanya memiliki direction masuk / in sehingga tidak dapat dipergunakan sebagai pengontrol (dalam hal ini pengaktif peralatan di luar PC), dan hanya dapat digunakan untuk membaca kondisi sinyal yang ada pada port tersebut. Setelah memahami sedikit teori tentang port parallel tersebut, lakukan konversi data dari masing-masing keadaan LED untuk menentukan data yang akan di kirim ke Port LPT sebagai pengendali nyala LED pada Prototype Traffic Light , Tabel nya adalah sebagai berikut

Tabel. Konversi data yang akan dikirim ke port data pada Port Paralel berdasarkan keadaan LED

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.63

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

N o

PIN D2 (R1 ) 1 1 1 1 0 0

PIN D3 (R2 ) 0 0 1 1 1 1

PIN D4 (R3 ) 1 1 0 0 1 1

PI N D5 (Y1 0 0 0 1 0 1

PIN D6 (Y2 ) 0 1 0 0 0 1

PIN D7 (Y3 ) 0 1 0 1 0 0

PIN D8 (G1 ) 0 0 0 0 1 0

PIN D9 (G2 ) 1 0 0 0 0 0

1 2 3 4 5 6

Data decima l dikirim ke alamat 378 H 133 53 3 43 70 30

Keterangan : bit pertama adalah data pin D2 ( Least Significant Bit / LSB), sedangkan bit ke-8 adalah data pin D9 (Most Significant Bit / MSB), sehingga untuk mengubah biner ke decimal harus dibalik urutannya. Semisal pada baris pertama keadaan LED nilainya : 1010 0001 menjadi 1000 0101 = 133

Kembali menegaskan pernyataan sebelumnya, untuk LED ke 9 dalam hal ini adalah led G1 dilayani oleh port control pada port parallel dan nomer pin yang dipilih adalah pin nomer 16 (port control bit 2). Sedangkan nilai data decimal yang akan dikirim ke alamat 37A (port control ) dapat ditentukan dengan table seperti di bawah ini:

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.64

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Tabel. Konversi data yang akan dikirim ke port control pada Port Paralel berdasarkan keadaan LED PIN No. C0 ( 0) 1 2 3 4 5 6 0 0 0 0 0 0 PIN C1 (0) 0 0 0 0 0 0 PIN C2 ( G3) 0 0 1 0 1 0 PIN C3 (0) 0 0 0 0 0 0 Data decimal dikirim ke alamat 37A 0 0 4 0 4 0

Keterangan : PIN C0,C1,C3 dianggap saja dikirim data 0, karena tidak dikoneksikan ke LED

Setelah diperoleh data yang akan di kirim ke port paralel sebagai pengendali nyala LED pada Prototype Traffic Light pada pertigaan jalan, selanjutnya adalah penulisan source code tambahan untuk pengendalian Prototype Traffic Light pada pertigaan jalan,

namun diperlukan komponen tambahan yaitu SmallPort pada Component Pallete System untuk membaca dan menuliskan data ke Port parallel , serta komponen button sebagaimana tabel di bawah ini : Tabel. komponen tambahan pada Aplikasi Prototype Traffic Light pada pertigaan jalan

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.65

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

No 1 2

Komponen SmallPort Button 2

Properti Caption

Nilai Open Port Driver

sehingga tampilan program menjadi sebagai berikut:

Gambar. Penambahan komponen smallport dan Button 1

Source code tambahan dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Tabel. Source code tambahan Prototype Traffic Light Pertigaan Jalan

No.

Komponen

Event

SOURCE TAMBAHAN

CODE

1 2

Button 2 Timer1

OnClick OnTimer

SmallPort1.Opened; //di bawah if secon<5 then

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.66

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Begin Smallport1.WriteByte($378,133 ); Smallport1.WriteByte($37A,0);

//di bawah if secon>5 Begin

then

Smallport1.WriteByte($378,53); Smallport1.WriteByte($37A,0);

//di bawah if secon>7 Begin

then

Smallport1.WriteByte($378,3); Smallport1.WriteByte($37A,4);

//di bawah if secon>12 Begin

then

Smallport1.WriteByte($378,43); Smallport1.WriteByte($37A,0);

//di bawah if secon>14 Begin

then

Smallport1.WriteByte($378,70); Smallport1.WriteByte($37A,4);

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.67

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

//di bawah if secon>19 Begin

then

Smallport1.WriteByte($378,30); Smallport1.WriteByte($37A,0);

Keterangan SOURCE CODE TAMBAHAN Apabila source code awal pada timer adalah if secon<=5 then begin Red1.Brush.Color:=clRed; Red2.Brush.Color:=clBlack; Red3.Brush.Color:=clRed; Yellow1.Brush.Color:=clBlack; Yellow2.Brush.Color:=clYellow; Yellow3.Brush.Color:=clYellow; Green1.Brush.Color:=clBlack; Green2.Brush.Color:=clBlack; Green3.Brush.Color:=clBlack; end; maka sebelum end; tambahkan source code yang ada di kolom SOURCE CODE TAMBAHAN sehingga menjadi sebagai berikut: if second<5 then

Smallport1.WriteByte($378,133);

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.68

begin

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Smallport1.WriteByte($37A,0); Red1.Brush.Color:=clRed; Red2.Brush.Color:=clBlack; Red3.Brush.Color:=clRed; Yellow1.Brush.Color:=clBlack; Yellow2.Brush.Color:=clYellow; Yellow3.Brush.Color:=clYellow; Green1.Brush.Color:=clBlack; Green2.Brush.Color:=clBlack; Green3.Brush.Color:=clBlack; end; lalukan hal yang sama untuk setiap source code yang ada!

Selanjutnya lakukan proses running aplikasi, tampilan aplikasi yang telah dibuat adalah sebagai berikut :

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.69

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar . Aplikasi Prototype Traffic Light pada Pertigaan Jalan dengan Delphi 7

Prototype Traffic Light perempatan jalan dengan Delphi Prototype ini adalah pengembangan dari Prototype Traffic Light pertigaan jalan dengan Delphi yang telah dibahas

sebelumnya.Pada pengembangan selanjutnya aplikasi yang dibuat dapat di interface kan ke miniatur Traffic Light dengan Light Emiting Dioda (LED), melalui port parallel PC. Program dibuat sederhana dengan 1 buah Form,1buah komponen Smallport,1buah Timer, serta 12 buah buah Shape, dilengkapi dengan sebuah tombol Start untuk mulai Menjalankan Aplikasi, berikut ini adalah tampilan Programnya:

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.70

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar1.Desain Tampilan Program Prototype Traffic Light dengan Delphi Berikut ini adalah table logika nyala LED pada Prototype Traffic Light dengan Delphi (perempatan jalan ) yang dibuat:

Tabel . Logika nyala LED pada Prototype Traffic Light pada Perempatan Jalan N o 1 2 3 4 5 6 7 8 R 1 1 1 1 1 1 1 0 0 R 2 0 0 1 1 1 1 1 1 R 3 1 1 0 0 1 1 1 1 R 4 1 1 1 1 0 0 1 1 Y 1 0 0 0 0 0 1 0 1 Y 2 0 1 0 0 0 0 0 1 Y 3 0 1 0 1 0 0 0 0 Y 4 0 0 0 1 0 1 0 0 G 1 0 0 0 0 0 0 1 0 G 2 1 0 0 0 0 0 0 0 G 3 0 0 1 0 0 0 0 0 G 4 0 0 0 0 1 0 0 0 tim e 5s 2s 5s 2s 5s 2s 5s 2s

Keterangan : R1, R2, R3, R4 = Y1, Y2, Y3, Y4 = G1, G2, G3, G4 = 0 = OFF 1 = ON

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.71

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Langkah berikutnya adalah langkah Interfacing dengan Port Paralel terhadap LED yang dipergunakan sebagai Prototype Traffic Light pada perempatan Jalan, namun sebelumnya perlu dilalukan konversi data yang akan dikirim ke Port Paralel (LPT), dimana Pin D2-D9 mampu melayani 8 buah LED, dalam hal ini sekalian

ditentukan bahwa LED R1,R2,R2,R4,Y1,Y2,Y3,Y4 dilayani oleh Pin D2-D9. Sisanya yaitu 4 buah LED G1,G2,G3,G4 dilayani oleh Pinpin pada port status. Setelah jelas pembagian pelayanan LED oleh Port Paralel PC, lakukan konversi data dari masing-masing keadaan LED untuk menentukan data yang akan di kirim ke Port LPT sebagai pengendali nyala LED pada Prototype Traffic Light ,

Tabel. Konversi data yang akan dikirim ke Port Data pada Port Paralel berdasarkan keadaan LED Data decimal dikirim ke alamat 378 H 13 109 11 203 7

No

PIN D2 R1 1 1 1 1 1

PIN D3 R2 0 0 1 1 1

PIN D4 R3

PIN D5 R4

PIN D6 Y1

PIN D7 Y2

PIN D8 Y3

PIN D9 Y4

1 2 3 4 5

1 1 0 0 1

1 1 1 1 0

0 0 0 0 0

0 1 0 0 0

0 1 0 1 0

0 0 0 1 0

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.72

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

6 7 8

1 0 0

1 1 1

1 1 1

0 1 1

1 0 1

0 0 1

0 0 0

1 0 0

151 14 62

Sedangkan untuk LED ke 9-12 dalam hal ini adalah LED G1G4 dilayani oleh port status pada port parallel. Berikut ini adalah tabel untuk penentuan data yang akan di kirim ke Port LPT pada Alamat 37A : Tabel. Konversi data yang akan dikirim ke port data pada Port Paralel berdasarkan keadaan LED

PIN No. G1 Invert 1 2 3 4 5 6 7 8 0 0 0 0 0 0 1 0

PIN G2 Invert 1 0 0 0 0 0 0 0

PIN G3 Noninv 0 0 1 0 0 0 0 0

PIN G4 Invert 0 0 0 0 1 0 0 0

Data decimal dikirim ke alamat 37A 2 0 4 0 8 0 1 0

Penjelasan untuk aplikasi ini, kurang lebih sama hanya saja dengan Aplikasi Prototype Traffic Light pada pertigaan jalan, hanya

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.73

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

saja untuk beberapa Pin dengan Logika Sungsang/terbalik/Inverted pada port status pada port paralel , perlu dilakukan penyesuaian logika sehingga akan menghasilkan Program yang sesuai dengan harapan. Petunjuk mudah untuk perbaikan logika Sungsang/terbalik/Inverted tersebut adalah sebagai berikut:

Tabel . perbaikan logika sungsang data yang dikirim ke alamat 37A PIN No. G1 Invert 1 2 3 4 5 6 7 8 1 1 1 1 1 1 0 1 PIN G2 Invert 0 1 1 1 1 1 1 1 PIN G3 Noninv 0 0 1 0 0 0 0 0 PIN G4 Invert 1 1 1 1 0 1 1 1 Data decimal dikirim ke alamat 37A 9 11 15 11 3 11 10 11

Source

code

untuk

aplikasi

Prototype Traffic

Light

perempatan jalan dengan Delphi dapat dilihat pada tabel di bawah ini:

Delphi

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.74

Tabel. Source Code Prototype Traffic Light perempatan jalan dengan

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

No.

Kompo nen

Event

SOURCE CODE

Button1

OnClick

secon:=0; timer1.Enabled:=true; timer1.Interval:=1000;

Timer1

OnTimer

secon:=secon+1; if secon<=5 then begin Smallport1.WriteByte($378,13); Smallport1.WriteByte($37A,9);

Red1.Brush.Color:=clRed; Red2.Brush.Color:=clBlack; Red3.Brush.Color:=clRed; Red4.Brush.Color:=clRed;

Yellow1.Brush.Color:=clBlack; Yellow2.Brush.Color:=clBlack; Yellow3.Brush.Color:=clBlack; Yellow4.Brush.Color:=clBlack;

Green1.Brush.Color:=clBlack;

Green3.Brush.Color:=clBlack;

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.75

Green2.Brush.Color:=clLime;

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Green4.Brush.Color:=clBlack; end; // 5detik

if secon>5 then begin Smallport1.WriteByte($378,109); Smallport1.WriteByte($37A,11);

Red1.Brush.Color:=clRed; Red2.Brush.Color:=clBlack; Red3.Brush.Color:=clRed; Red4.Brush.Color:=clRed;

Yellow1.Brush.Color:=clBlack; Yellow2.Brush.Color:=clYellow; Yellow3.Brush.Color:=clYellow; Yellow4.Brush.Color:=clBlack;

Green1.Brush.Color:=clBlack; Green2.Brush.Color:=clBlack; Green3.Brush.Color:=clBlack; Green4.Brush.Color:=clBlack;

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.76

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

end; // 7 detik if secon > 7 then begin Smallport1.WriteByte($378,11); Smallport1.WriteByte($37A,15);

Red1.Brush.Color:=clRed; Red2.Brush.Color:=clRed; Red3.Brush.Color:=clBlack; Red4.Brush.Color:=clRed;

Yellow1.Brush.Color:=clBlack; Yellow2.Brush.Color:=clBlack; Yellow3.Brush.Color:=clBlack; Yellow4.Brush.Color:=clBlack;

Green1.Brush.Color:=clBlack; Green2.Brush.Color:=clBlack; Green3.Brush.Color:=clLime; Green4.Brush.Color:=clBlack;

end;

// 12detik

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.77

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

if secon > 12 then begin Smallport1.WriteByte($378,203); Smallport1.WriteByte($37A,11);

Red1.Brush.Color:=clRed; Red2.Brush.Color:=clRed; Red3.Brush.Color:=clBlack; Red4.Brush.Color:=clRed;

Yellow1.Brush.Color:=clBlack; Yellow2.Brush.Color:=clBlack; Yellow3.Brush.Color:=clYellow; Yellow4.Brush.Color:=clYellow;

Green1.Brush.Color:=clBlack; Green2.Brush.Color:=clBlack; Green3.Brush.Color:=clBlack; Green4.Brush.Color:=clBlack;

end;

if secon > 14 then begin Smallport1.WriteByte($378,7);

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.78

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Smallport1.WriteByte($37A,3);

Red1.Brush.Color:=clRed; Red2.Brush.Color:=clRed; Red3.Brush.Color:=clRed; Red4.Brush.Color:=clBlack;

Yellow1.Brush.Color:=clBlack; Yellow2.Brush.Color:=clBlack; Yellow3.Brush.Color:=clBlack; Yellow4.Brush.Color:=clBlack;

Green1.Brush.Color:=clBlack; Green2.Brush.Color:=clBlack; Green3.Brush.Color:=clBlack; Green4.Brush.Color:=clLime;

end; // 19detik

if secon>19 then begin Smallport1.WriteByte($378,151); Smallport1.WriteByte($37A,11);

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.79

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Red1.Brush.Color:=clRed; Red2.Brush.Color:=clRed; Red3.Brush.Color:=clRed; Red4.Brush.Color:=clBlack;

Yellow1.Brush.Color:=clYellow; Yellow2.Brush.Color:=clBlack ; Yellow3.Brush.Color:=clBlack; Yellow4.Brush.Color:=clYellow;

Green1.Brush.Color:=clBlack; Green2.Brush.Color:=clBlack; Green3.Brush.Color:=clBlack; Green4.Brush.Color:=clBlack;

end; // 21 detik if secon > 21 then begin Smallport1.WriteByte($378,14); Smallport1.WriteByte($37A,10);

Red1.Brush.Color:=clBlack; Red2.Brush.Color:=clRed; Red3.Brush.Color:=clRed;

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.80

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Red4.Brush.Color:=clRed;

Yellow1.Brush.Color:=clBlack; Yellow2.Brush.Color:=clBlack; Yellow3.Brush.Color:=clBlack; Yellow4.Brush.Color:=clBlack;

Green1.Brush.Color:=clLime; Green2.Brush.Color:=clBlack; Green3.Brush.Color:=clBlack; Green4.Brush.Color:=clBlack;

end;

// 26detik if secon > 26 then begin Smallport1.WriteByte($378,62); Smallport1.WriteByte($37A,11);

Red1.Brush.Color:=clBlack; Red2.Brush.Color:=clRed; Red3.Brush.Color:=clRed; Red4.Brush.Color:=clRed;

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.81

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Yellow1.Brush.Color:=clYellow; Yellow2.Brush.Color:=clYellow; Yellow3.Brush.Color:=clBlack; Yellow4.Brush.Color:=clBlack;

Green1.Brush.Color:=clBlack; Green2.Brush.Color:=clBlack; Green3.Brush.Color:=clBlack; Green4.Brush.Color:=clBlack; end;

if secon = 28 then begin secon :=0; end;

Selanjutnya lakukan proses running aplikasi, tampilan aplikasi yang telah dibuat adalah sebagai berikut :

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.82

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar . Aplikasi Prototype Traffic Light pada Perempatan Jalan dengan Delphi 7

Untuk dapat mengontrol peralatan listrik dengan tegangan kerja 220 Volt AC pada melalui port paralal pada Delphi 7, diperlukan sebuah rangkaian relay driver, rangkaian ini berfungsi untuk mengendalikan relay yang nantinya akan dipergunakan untuk mengontrol peralatan listrik 220 volt ac yang di maksud. Bentuk fisik dari rangkaian tersebut adalah sebagai berikut :

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.83

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Driver relay

Secara fisik rangkaian tersebut adalah sebagai berikut:

Gambar bentuk fisik driver relay

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.84

( www.taufikadisanjaya.blogspot.com )

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Relay sering digunakan baik pada industri, otomotif, ataupun peralatan elektronika lainnya. Relay berfungsi untuk menghubungkan atau memutus aliran arus listrik yang dikontrol dengan memberikan tegangan dan arus tertentu pada koilnya. Pada relay board ini digunakan relay DC dengan tegangan koil 12V DC,arus yang diperlukan sekitar 20-30mA. Karena itu pada umumnya kita tidak bisa langsung menghubungkan output suatu IC logic (TTL/CMOS ) atau komponen lain seperti mikrokontroller, PPI 82C55 , Port parallel PC dengan relay karena arusnya tidak cukup besar. Karena itu perlu digunakan driver untuk penguat arus yang biasanya berupa transistor, di sini digunakan Darlington Array ULN 2803A yang merupakan sekumpulan transistor dengan konfigurasi Darlington sehingga mempunyai (penguatan arus) yang besar. Setiap output pada ULN 2803A dapat dibebani sampai 500mA, serta dilengkapi dengan supression diode. Diode ini berfungsi untuk mencegah kickback yaitu transient yang terjadi pada koil relay (beban induktif) saat relay dimatikan. Tegangan balik 'kickback' ini sangat besar, dan dapat mengakibatkan kerusakan pada transistor. Problem lain yang sering terjadi pada kontak relay adalah loncatan bunga api listrik yang dapat memperpendek umur kontak. Bunga api ini terutama terjadi pada beban induktif seperti motor, solenoid, dll. Untuk mencegah hal ini digunakan MOV (Metallic Oxide Varistor) yang dipasang secara paralel dengan kontak. Varistor bersifat seperti resistor dengan nilai resistansinya tergantung pada tegangan. Ketika kontak terbuka, beban induktif menghasilkan

tegangan balik yang cukup besar akibat perubahan medan magnet.

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.85

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Pada saat ini nilai resistansi varistor menjadi sangat kecil dan arus akan mengalir melalui MOV, sehingga transient dapat diredam. Pada saat keadaan normal resistansi MOV sangat besar dan hanya menarik arus yang sangat kecil. Bunga api juga menyebabkan sinyal Radio Frequency Interference (RFI) yang dapat mengganggu peralatan peralatan sensitif. Karena itu komponen peredam transient seperti MOV sangat diperlukan terutama pada beban induktif. Setelah memahami sedikit teori di atas, silakan hubungkan pin D2-9 pada port parallel PC / LPT ke Input header rangkaian tersebut diatas, lalu buka aplikasi pengontrol LED pada Delphi untuk mengontrol driver relay tersebut. Catatan : Untuk ujicoba , Jangan langsung menghubungkan relay driver ke tegangan 220 volt , namun biarkan relay driver belum terhubung ke tegangan 220 volt, setelah anda memahami prinsip kerja rangkaian relay driver , baru anda dapat mengkoneksikannya ke tegangan 220 volt. Pastikan anda berhati hati pada proses uji coba dikarenakan anda menggunakan tegangan 220 volt AC yang cukup berbahaya.

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.86

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

BAGIAN III PEMROGRAMAN PORT SERIAL DENGAN DELPHI7.0

Komunikasi serial Jika pada port parallel data sekian bit dikirim secara bersamasama dalam 1 detak, pada port serial data dikirimkan satu per satu bit . Kekurangan pengiriman data secara serial adalah lebih kompleks/sulit dibandingkan dengan antarmuka melalui port parallel, karena data dikirim tiap bit secara berurutan maka pengiriman data berlangsung lebih lambat, namun hal ini dapat diatasi oleh tingginya Baud rate pada pengiriman data. Sedangakan kelebihannya adalah 1. Kabel untuk komunikasi serial bisa lebih panjang dibandingkan dengan paralel; data-data dalam komunikasi serial dikirim-kan untuk logika 1 sebagai tegangan -3 s/d -25 volt dan untuk logika 0 sebagai tegangan +3 s/d +25 volt, dengan demikian tegangan dalam komunikasi serial memiliki ayunan tegangan maksimum 50 volt, sedangkan pada komunikasi paralel hanya 5 volt. Hal ini menyebabkan gangguan pada kabel-kabel panjang lebih mudah diatasi dibandingkan pada paralel; 2. Jumlah kabel serial lebih sedikit; Anda bisa menghubungkan dua perangkat komputer yang berjauhan dengan hanya 3 kabel untuk konfigurasi null modem, yaitu TxD (saluran kirim), RxD(saluran terima) dan Ground, bayangkan jika digunakan teknik paralel akan terdapat 20 25 kabel! Namun pada masing-masing komputer dengan

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.87

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

komunikasi serial harus dibayar biaya antarmuka serial yang agak lebih mahal; 3. Banyaknya piranti saat ini (palmtop, organizer, hand-phone dan lainlain) menggunakan teknologi infra merah untuk komunikasi data; dalam hal ini pengiriman datanya dilakukan secara serial. IrDA1 (spesifikasi infra merah pertama) mampu mengirimkan data dengan laju 115,2 kbps dan dibantu dengan piranti UART, hanya panjang pulsa berkurang menjadi 3/16 dari standar RS-232 untuk menghemat daya; 4. Untuk teknologi embedded system, banyak mikrokontroler yang dilengkapi dengan komunikasi serial (baik seri RISC maupun CISC) atau Serial Communication Interface (SCI); dengan adanya SCI yang terpadu pada IC mikrokontroler akan mengurangi jumlah pin keluaran, sehingga hanya dibutuhkan 2 pin utama TxD dan RxD (di luar acuan ground).

Frame data pada pengiriman data serial AVR AT Mega 16 dapat dilihat pada gambar di bawah ini:

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.88

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Frame Pengiriman Data Serial untuk huruf A Pada kondisi tanpa data (idle) sinyal berlogika tinggi (high). Saat data mulai dikirimkan, akan diawali dengan memberikan sinyal start bit (St) dengan logika Rendah (low) sebagai tanda awal pengiriman data, diikuti dengan data yang dikirim (5,6,7,8 atau 9 bit). Bit Paritas bersifat opsional, terakhir ditambah dengan Stop bit (Sb) yang dapat berjumlah 1 atau 2 bit. NB : Komunikasi serial antara PC dengan mikrokontroller tidak dapat dilakukan secara langung dengan mengkoneksikan Pin Tx pada PC dengan Pin Rx Pada Mikrokontroler dan Pin Rx pada PC dengan Pin Tx pada Mikrokontroler serta pin Ground pada PC dengan Pin Ground pada Mikrokontroler. Level tegangan kerja pada komunikasi serial pada

port serial PC adalah antara +15V sampai dengan -15V karena

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.89

mikrokontroller adalah TTL (0-5 volt) sedangkan level tegangan kerja

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

terdapat perbedaan antara level tegangan yang dipergunakan untuk komunikasi serial PC dengan Mikrokontroler, Level tegangan komunikasi serial pada Mikrokontroler harus disesuaikan dengan Level tegangan komunikasi serial pada PC. Untuk dapat melakukan hal tersebut, diperlukan Rangkaian Konverter RS 232, berikut ini adalah gambar rangkaiannya:

Gambar. Skematik Rangkaian KonverterRS 232 Port serial Standar RS232 ditetapkan oleh Electronic Industry Association and Telecomunication Industry Association pada tahun 1962. Nama lengkapnya adalah EIA/TIA-232 Interface Between Data Terminal Equipment and Data Circuit-Terminating Equipment Employing

tetapi standar ini hanya menyangkut komunikasi data antara komputer

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.90

Serial Binary Data Interchange. Meskipun namanya cukup panjang

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

dengan alat-alat pelengkap komputer. Ada dua hal pokok yang diatur standar RS232, antara lain adalah : Bentuk sinyal dan level tegangan yang dipakai. RS232 dibuat pada tahun 1962, jauh sebelum IC TTL populer, oleh karena itu level tegangan yang ditentukan untuk RS232 tidak ada hubungannya dengan level tegangan TTL, bahkan dapat dikatakan jauh berbeda. Berikut perbedaan antara level tegangan RS232 dan TTL :

Gambar. Perbedaan antara level tegangan RS232 dan TTL

Penentuan jenis sinyal dan konektor yang dipakai, serta susunan sinyal pada kaki- kaki di konektor. Beberapa parameter yang ditetapkan EIA ( Electronics Industry

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.91

Association) antara lain:

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Sebuah spasiatau space (logika 0) antara tegangan +3 s/d +25 volt Sebuah tanda atau mark (logika 1) antara tegangan -3 s/d -25 volt Daerah tegangan antara +3 s/d -3 volt tidak didefenisikan Tegangan rangkaian terbuka tidak boleh lebih dari 25 volt (dengan acuan ground) Arus hubung singkat rangkaian tidak boleh lebih dari 500 mA.

Sebuah penggerak (driver) harus mampu menangani arus ini tanpa mengalami kerusakan. Selain mendeskripsikan level tegangan seperti yang dibahas di atas, standard RS232 menentukan pula jenisjenis sinyal yang dipakai mengatur pertukaran informasi antara DTE dan DCE, semuanya terdapat 24 jenis sinyal tapi yang umum dipakai hanyalah 9 jenis sinyal. Konektor yang dipakai pun ditentukan dalam standard RS232, untuk sinyal yang lengkap dipakai konektor DB25, sedangkan konektor DB9 hanya bisa dipakai untuk 9 sinyal yang umum dipakai.

Gambar. Konfigurasi pin pada Port Serial PC (DB 9)

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.92

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Tabel. Perbandingan port DB 25 dengan port DB 9 Pin DB25 Pin 2 Pin 3 Pin 4 Pin 5 Pin 6 Pin 7 Pin 8 Pin 20 Pin 22 Pin DB9 Pin 3 Pin 2 Pin 7 Pin 8 Pin 6 Pin 5 Pin 1 Pin 4 Pin 9 Singkatan TD RD RTS CTS DSR SG CD DTR RI Keterangan Transmit Data Receive Data Request To Send Clear To Send Data Set Ready Signal Ground Carrier Detect Data Terminal Ready Ring Indicator

Tabel. Fungsi masing-masing pin pada port DB 9

TD RD RTS

Transmit Data Receive Data Request To Send

Untuk pengiriman data serial Untuk penerimaan data serial Sinyal untuk menginformasikan modern bahwa UART siap melakukan pertukaran data

CTS

Clear To Send

Memberitahukan bahwa modem siap melakukan pertukaran data

DSR

Data Set Ready

Untuk memberitahukan UART

pertukaran data

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.93

bahwa modem siap melakukan

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

CD

Carrier Detect

Saat modem mendeteksi suatu carrrier dari modem lain, maka sinyal ini akan diaktifkan

DTR

Data Terminal Ready

Kebalikan dari DSR untuk memberitahu bahwa UART siap melakukan komunikasi

RI

Ring Indicator

Akan aktif jika modem mendeteksi sinyal dering dari saluran telepon

Sinyal-sinyal tersebut ada yang menuju ke DCE ada pula yang berasal dari DCE. Bagi sinyal yang menuju ke DCE artinya DTE berfungsi sebagai output dan DCE berfungsi sebagai input, misalnya sinyal TxD, pada sisi DTE kaki TxD adalah output, dan kaki ini dihubungkan ke kaki TxD pada DCE yang berfungsi sebagai input. Kebalikan sinyal TxD adalah RxD, sinyal ini berasal dari DCE dan dihubungkan ke kaki RxD pada DTE yang berfungsi sebagai output. Pengujian dilakukan dengan mengkoneksikan dua buah computer melalui port serial (port DB 9) dengan konfigurasi null modem, konfigurasi null modem dilakukan dengan 3 buah saluran data yaitu TxD (saluran kirim), RxD (saluran terima) dan Ground.

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.94

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. konfigirasi null modem port serial / DB 9 Pada dasarnya komunikasi serial antar PC terjadi melalui port serial atau sering disebut dengan nama (DB9). Komponen powerful yang dapat dipergunakan untuk pengaksesan / komunikasi serial untuk Delphi adalah Comport, dalam pembuatan aplikasi komunikasi serial sederhana antara 2 buah Personal Computer (PC), diperlukan dua buah aplikasi yaitu : aplikasi pengirim data dan aplikasi penerima data, aplikasi yang akan dibuat saat ini adalah aplikasi yang sangat sederhana yang kemudian dapat dikembangkan menjadi aplikasi yang lebih kompleks .

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.95

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Instalisasi Comport pada Delphi 7 1. Copykan folder COMPORT ke C:\Program

Files\Borland\Delphi7\Lib

Gambar. Copy Comport ke Directory Lib pada Delphi 7. 2. Buka Delphi 7, kemudian pada buka Page Tab Tool Environment Option

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.96

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar.membuka Environment Option 3. Kemudian akan muncul sebagai berikut:

Gambar. Environment option 4. Klik pada tab Library

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.97

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Tab Library Environment Option 5. Akan muncul kotak dialog untuk penentuan directories sebagai berikut

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.98

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Menambah directori Paths 6. Akan muncul kotak dialog penentuan folder yang akan dipergunakan, arahkan ke C:\Program kemudian tekan

Files\Borland\Delphi7\Lib\COMPORT tombol OK

Gambar. Mengarahkan directory path ke folder COMPORT

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.99

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

7. Pada tampilan seperti di bawah ini tekan tombol Add

Gambar. Menambahkan directori path. 8. Selanjutnya buka page tab File Open

Gambar. memulai membuka installer comport

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.100

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

9. Arahkan

ke

C:\Program

Files\Borland\Delphi7\Lib\COMPORT kemudian buka file CPortLib7.dpk

Gambar. Memulai menginstall comport

10. Sehingga akan tampil sebagai berikut:

Gambar. Compile install komponen COMPORT

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.101

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

11. Lakukan Compile lalu Install, jika muncul kotak dialog informasi seperti selanjutnya dibawah ini, lanjutkan ke langkah

Gambar. Informasi keberhasilan proses install komponen. 12. Buka page tab Fileopen Arahkan ke C:\Program Files\Borland\Delphi7\Lib\COMPORT kemudian buka file DsgnCport7.dpk

Gambar. Membuka DsgnCport7.dpk 13. Lakukan langkah yang sama dengan langkah 10, Sehingga akan tampil sebagai berikut:

Gambar. Komponen berhasil diinstal.

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.102

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

14. Cek pada component pallete Cport Lib. Anda akan mendapati component sebagaimana gambar berikut ini telah terinstall:

Gambar. Daftar komponen pada Component pallete Cport Lib

Contoh

Pemrograman

Komunikasi

Serial

pada

Personal

Computer (PC) dan Mikrokontroller Pada pembahasan ini akan di sampaikan beberapa contoh Aplikasi terkait dengan komunikasi serial: 1. Contoh Aplikasi Komunikasi Data Serial antar Personal Computer (PC) Aplikasi pengirim data serial : aplikasi ini berfungsi sebagai pengirim data serial ke port serial yang di maksud (semisal COM1, COM2, COM3, dst) Untuk dapat membuat Aplikasi pengirim data serial, silakan masukkan komponen sesuai dengan tabel di bawah ini ke dalam Form1

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.103

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Tabel . Daftar komponen dalam pemuatan Aplikasi pengirim data serial

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Komponen Form 1 Groupbox1 Button1 Button2 Button3 Button4 Label1 ComPort1 Memo1

Properti Caption Name Caption Caption Caption Caption Caption Lines

Nilai Send Data Serial Send Data Serial Send data Connect Set Serial Close Type data here Kosongkan

Susun desain tampilan Aplikasi sehingga menjadi :

Gambar. Desain Tampilan Aplikasi pengirim data serial

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.104

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Sebelum

mulai

mengetikkan

source

code,

deklarasikan sebuah variable global dibawah di atas implementation pada unit1.pas, dengan cara double klik pada area form1 sehingga muncul tempat penulisan source code, selanjutnya cari tempat penulisan variable global seperti gambar di bawah ini

Gambar. Pendeklarasian Variabel Global dengan nama datain Kemudian ketikkan source code sebagaimana tabel di bawah ini: Tabel . Komponen, Event dan Source code Aplikasi pengirim data serial No 1 Komponen Button1 Event OnClick SOURCE CODE Data := Memo1.Text; ComPort1.WriteStr(data); 2 3 Button2 Button3 OnClick OnClick ComPort1.Open; ComPort1.ShowSetupDial og; 4 Button4 OnClick Close;

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.105

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Form1

OnCloseQuer y atau dapat juga OnDestroy

comport1.Close;

Selanjutnya silakan eksekusi Aplikasi dengan Klik tombol atau dengan menekan tombol F9 pada keyboard, hasilnya adalah sebagai berikut :

Gambar. Aplikasi pengirim data serial Aplikasi penerima data serial : aplikasi ini berfungsi sebagai penerima data serial dari port serial yang di maksud (semisal COM1, COM2, COM3, dst) Untuk dapat membuat Aplikasi penerima data serial, silakan masukkan komponen sesuai dengan tabel di bawah ini ke dalam Form1

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.106

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Tabel . Daftar komponen dalam pembuatan Aplikasi penerima data serial No 1 Komponen Form 1 Properti Caption Nilai Received and Read Data Serial 2 3 4 5 6 7 8 9 Groupbox1 Button1 Button2 Button3 Button4 Label1 ComPort1 Memo1 Name Caption Caption Caption Caption Caption Lines Read Data Serial Clear Connect Set Serial Close Received data Kosongkan

Susun desain tampilan Aplikasi sehingga menjadi :

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.107

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Desain Tampilan Aplikasi penerima data serial Sebelum mulai mengetikkan source code, deklarasikan sebuah variable global dengan nama datain dibawah var di atas implementation pada unit1.pas, dengan cara double klik pada area form1 sehingga muncul tempat penulisan source code, selanjutnya cari tempat penulisan variable global seperti gambar di bawah ini

Gambar. Pendeklarasian Variabel Global dengan nama datain Kemudian ketikkan source code sebagaimana bawah ini: Tabel . Komponen, Event dan Source code Aplikasi penerima Data Serial No 1 2 3 4 5 Komponen Button1 Button2 Button3 Button4 Form1 Event OnClick OnClick OnClick OnClick OnCloseQuery atau dapat juga Source Code memo1.Text:=''; ComPort1.Open; ComPort1.ShowSetupDialog; application.Terminate; comport1.Close; tabel di

comport1

OnRxChar

ComPort1.ReadStr(datain,cou

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.108

OnDestroy

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

nt); memo1.Text:= memo1.Text + ' '+datain +' ';

Selanjutnya silakan eksekusi Aplikasi dengan Klik tombol atau dengan menekan tombol F9 pada keyboard, hasilnya adalah sebagai berikut :

Gambar. Aplikasi penerima data serial Pengujian komunikasi data serial antar Personal computer yang telah dibuat:

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.109

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Pengujian pengiriman data serial antar PC

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.110

Gambar. Pengujian penerimaan data serial antar PC

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

2. Contoh Listing Program Pengirim data serial Pada Mikrokontroller dengan Bahasa Bascom Pada

Mikrokontroller AT-MEGA 16 Sebelum penulisan program yang akan didownloadkan ke mikrokontroler, terlebih dahulu harus dilakukan 2 software tambahan yaitu Bascom AVR dan Extreem Burner, kedua demo version dari masing-masing software telah di include kan ke dalam CD bundle. Bascom AVR berfungsi sebagai penulis software untuk menulis source code pemrograman mikrokontroller serta proses compiling. Sedangkan Extreem Burner Berfungsi sebagai pendownload source-code yang telah ditulis dengan Bascom AVR lalu dilakukan compiling. Komunikasi serial pada AT Mega 16 dengan BASCOMAVR pada dasarnya sangat mudah dan sederhana, hanya dengan menentukan nilai baudrate yang dipergunakan dalam komunikasi serial yang akan dilakukan,hal tersebut dapat dilakukan dengan 2 (dua) cara : 1. Setting Pada Compiler, dengan cara OptionCompilerCommunication,

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.111

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Setting Baudrate dan Frekuensi Selanjutnya masukkan nilai baudrate dan frekuensi yang sesuai

Gambar. Setting Baudrate dan Frekuensi

2. Menentukan

secara

manual

(mengetikkan)

Assembler

directive pada program yang dibuat, contoh: $Crystal = 16000000 $Baud = 9600

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.112

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Cara Kedua adalah cara yang akan dipergunakan sebagai bahan latihan pengiriman data serial pada AVR-ATMega 16.

Berikut ini adalah contoh programnya: Tabel. Contoh Program Komunikasi Serial Source Code $regfile = "m16def.dat" Penjelasan singkat Jenis dipakai $crystal = 16000000 $baud = 19200 Print "test serial" Cristal yang digunakan baud rate yang digunakan menulis tulisan testserial ke PC, tulisan di antara tanda baca " " End akhir dari source code mikrokontroller yang

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.113

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Contoh Program Komunikasi serial AT Mega 16 dengan BASCOM AVR Setelah itu program dapat dicompile, kemudian di downloadkan ke mikrokontroler dengan software extreme burner. Program tersebut dapat di interface-kan dengan PC, dengan memanfaatkan Hyper Terminal (bawaan Windows). Untuk membuka Hyper Terminal dapat dilakukan dengan cara: 1. Start Program Accessories Communications Hyper Terminal

Gambar. Memulai Hyperterminal 2. Berikan nama pada Connection Description, nama dapat diisi dengan apapun sesuai dengan keinginan. Sebagai contoh diberi nama Serial Comm

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.114

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar.Memberi nama koneksi Hyperterminal 3. Tekan tombol Ok, akan muncul pengaturan Connect to , pada menu isian Connect Using pilih COM1 seperti gambar di bawah ini:

Gambar. Memilih port COM

gambar di berikut ini :

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.115

4. Setelah selesai tekan pada tombol OK sebagaimana

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Memilih COM1 5. Atur Baudrate (Bits Per secon), Data bits, dan sebagainya sebagaimana gambar di bawah ini:

Gambar. Mengatur Property Baud rate dsb.

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.116

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

6. Tekan tombol Ok , maka Hyper Terminal telah siap menerima data, selanjutnya koneksikan Port serial (DB 9) pada PC dengan pin-pin komunikasi serial pada mikrokontroler, berikut ini adalah hasil uji program mikrokontroler yang telah dibuat

Gambar. Uji Komunikasi serial dengan Hyperterminal

3. Contoh Aplikasi penerima data serial pada Personal Computer (PC) dimana Data dikirim dari

Mikrokontroller Sebenarnya bagian ini hanya membahas penggunaan dari aplikasi penerima data serial pada Personal Computer (PC) yang telah dibuat sebelumnya hanya saja pengirim data serial ke PC adalah Mikrokontroler Pada pengujian dengan Aplikasi Penerima data serial dengan Delphi dapat dilihat sebagaimana gambar di bawah ini:

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.117

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Pengaturan Port Serial

Gambar . Hasil Uji Coba Aplikasi Penerima data serial dari Mikrokontroller

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.118

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Aplikasi Akses Multi Data Serial ( dari Multi ADC ) dengan menggunakan Comport pada Delphi 7 Sebelum dibahas secara mendalam, dibawah ini ada sebuah kasus yang cukup menarik. Seorang mahasiswa menggunakan 4 buah sensor suhu LM 35 untuk mengambil suhu di 4 tempat dengan jarak berdekatan namun suhunya dimanipulasi / dikondisikan berbeda. Mahasiswa tersebut memanfaatkan internal ADC pada mikrokontroler AT Mega 16, program pada

mikrokontroller dapat bekerja dengan baik ketika data-data ditampilkan ke Liquid Crystal Display (LCD), Namun ketika Mahasiswa tersebut ingin menampilkan data tersebut ke PC untuk selanjutnya disimpan ke database, dia mengalami kesulitan. Tentunya banyak pemula dalam pemrograman dengan menggunakan Delphi, pernah mengalami kebingungan yang sama

dengan kasus di atas dalam mengakses banyak data serial untuk dtampilkan pada PC (menampilkan banyak data serial dengan Delphi). Pada kenyataannya komponen Comport Delphi mampu menangani hal tersebut dengan baik, aplikasi yang dibuat ini nantinya dapat menampilkan 4 data serial pada PC dengan menggunakan Delphi dengan memanfaatkan component Comport, dan pada kenyataannya dapat dikembangkan untuk akses berpuluh-puluh data serial dengan kreatifitas pengembangannya Secara teoritis dapat di jelaskan bahwa data serial yang masuk ke komputer merupakan data gabungan dari ke empat buah sensor

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.119

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

yang dipergunakan (dapat berupa sensor suhu, dan sebagai nya, karena data tersebut hanyalah data yang dapat diperoleh dengan berbagai macam cara, tidak harus dari sensor suhu yang di inputkan ke ADC mikrokontroller kemudian data dikirim secara serial ke pc melalui Port COM1 atau com berapapun itu. Data dapat pula diperoleh dengan memanfaatkan komputer lain sebagai pengirim data serial yang memiliki format sebagaimana gabungan data serial tersebut. Bahkan kita dapat memanfaatkan hanya 1 komputer sebagai pengirim data serial sekaligus penerima data serial dengan memanfaatkan software tertentu yaitu Virtual Serial Port ( versi trial include dalam CD Bundle). Penjelasn penggunaan Software ini silakan cek pada bagian utilities pada akhir buku ini, Sebagai penjelasan format data masukkan adalah Data pertama adalah data A semisal nilainya 120, kedua adalah data B nilainya 20, ketiga adalah data C nilainya 60 dan ke empat adalah data D yang nilainya 1200, (ingat ini hanya permisalan saja) maka nantinya data akan dikirim dalam format gabungan yang berupa data sensor ditambah huruf penanda, sehingga jika gabungan data sebenarnya adalah 12020601200 (gabungan data A,B,C,D). maka data baru yang seharusnya terbentuk ditambah huruf adalah sebagai berikut : 120A20B60C1200D (lihat dengan jelas bahwa data A dan data B dipisah dengan menggunakan huruf A, data B dengan data C dipisahkan dengan huruf B, dan selanjutnya)

data A = data B = data C= data D dengan nilai masig-masing 40. Sehingga data gabungan adalah 40404040, namun harus diubah

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.120

Sebagai contoh dapat pula dipergnakan data kembar, semisal

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

menjadi 40A40B40C40D, INGAT HURUF A,B,C,D sebagai pemisah antar data. Data ini yang selanjutnya akan di utak-atik oleh delphi

untuk mendapatkan nilai data sebenarnya dari masing-masing sensor tersebut. Logika mudahnya : data 40A40B40C40D akan dikirim ke Delphi. Selanjutnya Delphi akan memilah-milah data tersebut. Sebelum membuat aplikasi tersebut, terlebih dahulu harus dibuat hardware untuk mengambil data suhu yakni menggunakan sensor LM 35, serta Analog to Digital Converter (ADC), dimana ADC yang dipergunakan adalah internal ADC pada Mikrokontroler AT Mega 16,

Sensor Suhu LM35 Sensor suhu LM35 merupakan komponen elektronika yang berfungsi untuk mengubah besaran fisis yang berupa suhu menjadi besaran elektris tegangan. Sensor suhu LM35 memiliki parameter bahwa setiap kenaikan 1 C tegangan keluarannya naik sebesar 10mV dengan batas maksimal keluaran sensor adalah 1,5 V pada suhu 150C. Misalnya pada perancangan menggunakan sensor suhu LM35 kita tentukan keluaran ADC mencapai full scale pada saat suhu 100C, sehingga saat suhu 100C tegangan keluaran sensor suhu LM35 (10mV/C x 100C) = 1V.

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.121

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Bentuk Fisik LM 35

Pin 1 berfungsi sebagai sumber tegangan kerja dari LM35, pin 2 atau tengah digunakan sebagai tegangan keluaran atau Vout dengan jangkauan kerja dari 0 Volt sampai dengan 1,5 Volt dengan tegangan operasi sensor LM35 yang dapat digunakan antar 4 Volt sampai 30 Volt. Pada contoh rangkaian yang dipergunakan, tegangan referensi yang dipergunakan adalah 5 volt Prinsip Kerja Sensor LM 35 Mula-mula vcc sebesar 5 V digunakan untuk menghidupkan sensor LM35 yang akan mendeteksi suhu. Keluaran sensor ini akan naik sebesar 10 mV setiap derajad celcius sehingga diperoleh persamaan sebagai berikut : VLM35 = Suhu*10mV Sebagai gambaran jika suhu terukur adalah 2C maka VLM35 = 2x10mV = 20mV

perubahan suhu setiap suhu 1 C akan menunjukan perubahan tegangan sebesar 10 mV.

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.122

Secara prinsip sensor akan melakukan penginderaan pada saat

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Karakteristik dari sensor suhu LM35.

Memiliki sensitivitas suhu, dengan faktor skala linier antara tegangan dan suhu 10 mVolt/C, sehingga dapat dikalibrasi langsung dalam celcius.

Memiliki ketepatan atau akurasi kalibrasi yaitu 0,5C pada suhu 25 C

Memiliki jangkauan maksimal operasi suhu antara -55 C sampai +150 C.

Bekerja pada tegangan 4 sampai 30 volt. Memiliki arus rendah yaitu kurang dari 60 A. Memiliki pemanasan sendiri yang rendah (low-heating) yaitu kurang dari 0,1 C pada udara diam.

Memiliki impedansi keluaran yang rendah yaitu 0,1 W untuk beban 1 mA.

Memiliki ketidaklinieran hanya sekitar C. Berikut ini adalah gambar rangkaian dasar sensor suhu LM 35

yang akan dikoneksikan ke ADC Internal Mikrokontroler ATMega 16 yang dipergunakan:

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.123

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Rangkaian dasar sensor suhu LM 35 Rangkaian dasar tersebut cukup untuk sekedar bereksperimen atau untuk aplikasi yang tidak memerlukan akurasi pengukuran yang sempurna. Akan tetapi tidak untuk aplikasi yang sesungguhnya karena tegangan keluaran sensor belumlah stabil. Pada kondisi suhu yang relatif sama, jika tegangan suplai diubah-ubah (dinaikkan atau turunkan), maka Vout juga ikut berubah. Memang secara logika hal ini sepertinya benar, tapi untuk instrumentasi hal ini tidaklah diperkenankan. Keluaran dari sensor suhu LM35 dijaidkan sebagai inputan Analog to Digital Converter (ADC) pada

Mikrokontroller.Mikrokontroller AT Mega 16 memiliki 8 buah kanal input ADC yang masing-masing merupakan ADC 10 bit,

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.124

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Susunan kaki AVR Atmega16

Source Code program yang ditulis dengan Bascom AVR untuk decompile lalu kemudian di downloadkan ke mikrokontroller adalah: $regfile = "m16def.dat" $crystal = 16000000 $baud = 9600

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.125

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Config Adc = Single , Prescaler = Auto , Reference = Avcc Dim Suhuinadc1 As Word , Suhuinadc2 As Word , Suhuinadc3 As Word , Suhuinadc4 As Word Dim Suhu1 As Word , Suhu2 As Word , Suhu3 As Word , Suhu4 As Word Start Adc Do Suhuinadc1 = Getadc(0) Suhu1 = Suhuinadc1 * 0.5 Suhuinadc2 = Getadc(1) Suhu2 = Suhuinadc2 * 0.5 Suhuinadc3 = Getadc(2) Suhu2 = Suhuinadc3 * 0.5 Suhuinadc4 = Getadc(3) Suhu2 = Suhuinadc3 * 0.5 Print Suhu1 ; "A" ; Suhu2 ; "B" ; Suhu3 ; "C" ; Suhu4 ; "D" Waitms 500 Loop Penjelasan untuk masing-masing baris program di atas adalah sebagai berikut: Baris program $regfile = "m16def.dat" $crystal = 16000000

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.126

$baud = 9600

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Menunjukkan bahwa mikrokontroller yang dipergunakan adalah At Mega 16, crystal yang dipergunakan 16 M, baudrate yang dipergunakan 9600 dalam satuan bit per secon Baris program Config Adc = Single , Prescaler = Auto , Reference = Avcc Menunjukkan mode konversi ADC Single (diperlukan satu kali instruksi untuk setiap konversi), Prescaller di set Auto dimana pengertian prescaller sendiri adalah pembagi clock eksternal dalam hal ini adalah crystal dengan diset auto maka mikrokontroller akan mengambil nilai yang paling sesuai. Reference menunjukkan tegangan Referenci yang dipergunakan ADC, dalam hal ini diset = AVcc (5Volt) Baris program Dim Suhuinadc1 As Word , Suhuinadc2 As Word , Suhuinadc3 As Word , Suhuinadc4 As Word Dim Suhu1 As Word , Suhu2 As Word , Suhu3 As Word , Suhu4 As Word Merupakan pendeklarasian variable yang dipergunakan, yaitu Suhuinadc1, Suhuinadc2, Suhuinadc3, Suhuinadc4, Suhu1, Suhu2, Suhu3, Suhu4, dengan tipe data Word (2byte) yang memiliki jangkauan antara 0 sampai dengan 65535. Baris program Start ADC Do Suhuinadc1 = Getadc(0) Suhu1 = Suhuinadc1 * 0.5

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.127

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Suhuinadc2 = Getadc(1) Suhu2 = Suhuinadc2 * 0.5 Suhuinadc3 = Getadc(2) Suhu2 = Suhuinadc3 * 0.5 Suhuinadc4 = Getadc(3) Suhu2 = Suhuinadc3 * 0.5 Print Suhu1 ; "A" ; Suhu2 ; "B" ; Suhu3 ; "C" ; Suhu4 ; "D" Waitms 500 Loop

Baris

Start

ADC

merupakan

fungsi

untuk

memulai

pengambilan data ADC. Dalam baris-baris program di atas terdapat perintah perulangan Do-Loop dimana perintah perulangan tersebut merupakan perintah untuk melakukan perulangan selama kondisi terpenuhi, dalam program ini dapat diartikan bahwa setiap 500 milisecon, baris-baris perintah tersebut dijalankan. Baris Program Suhuinadc1 = Getadc(0) Suhu1 = Suhuinadc1 * 0.5 Merupakan baris program untuk mengambil data dari internal ADC chanel ke-0,untuk selanjutnya fungsi Getadc(nomer) merupakan chanenel ADC yang diakses. Selanjutnya nilai yang ada dikalikan denan 0,5, mengapa harus dikalikan 0,5? Penjelasannya adalah

Dengan menggunakan rangkaian dasar, atau yang disebut Basic Centigrade Temperature Sensor, maka si LM35 memiliki range

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.128

sebagai berikut:

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

pengukuran 10mV/oC. Jika dibuat tabel kesetaraaan antara voltage dengan suhu, maka akan terlihat sbb : Tabel . Kesetaraan tegangan dan suhu sensor LM35 VOut LM 35 / Vin ADC 0V 10mv 100Mv 1000mV 1500mV 0 oC 1 oC 10 oC 100 oC 150 oC Suhu

Mikrokontroler

ATMEGA16

memiliki

ADC

internal

berjumlah 8 channel 10 bit. Range voltage dari 0V s/d volt_max sama dengan nilai 0 s/d 1023 (n10) yaitu sebanyak 1024, maka Hasil Konversi ADC = (Vin * 1024) / Vref Dimana Vin adalah output LM35 dengan penjelasan setiap perubahan 1C akan menghasilkan perubahan Ouput sebesar 10 mV dan Vref adalah tegangan referensi dalam hal ini nilainya adalah 5 Volt = 5000mV. Sehingga untuk setiap perubahan suhu 1C dapat dituliskan Hasil Konversi ADC = 10mV * (1024 /5000) Hasil Konversi ADC = 1mV * (10240/5000) Hasil Konversi ADC = 1 * (10240/5000)=2,048 tabel di bawah ini untuk setiap perubahan suhu Dari hasil perhitungan di atas diperoleh tabel sebagaimana

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.129

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Tabel. Perhitungan perubahan data suhu masukan terhadap keluaran ADC Vout LM 35 / Vin ADC 1 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100 110 120 130 140 150 500 1000 10000 Perhitungan Suhu Keluaran 0,2048 2,048 4,096 6,144 8,192 10,24 12,288 14,336 16,384 18,432 20,48 22,528 24,576 26,624 28,672 30,72 102,4 204,8 2048 Nilai Seharusnya 0,1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 50 100 1000 Faktor Pengali Agar Sesuai 0,5 0,5 0,5 0,5 0,5 0,5 0,5 0,5 0,5 0,5 0,5 0,5 0,5 0,5 0,5 0,5 0,5 0,5 0,5

Suhu 0,1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 50 100 1000

Nah, dari tabel di atas diperoleh nilai factor pengali tegangan input ADC agar sesuai dengan harapan adalah 0,5.

Baris Program

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.130

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Print Suhu1 ; "A" ; Suhu2 ; "B" ; Suhu3 ; "C" ; Suhu4 ; "D" Merupakan baris program yang menunjukkan perintah untuk menggabung mengirim data-data yang ada secara serial , namun sebelum dikirim Suhu1 digabung dengan karakter A, Suhu2 digabung dengan karakter B, Suhu3 digabung dengan karakter C, Suhu4 digabung dengan karakter D, sehingga jika data Suhu1, Suhu2, Suhu3, dan Suhu4 masing-masing bernilai 40 data yang akan dikirim melalui port serial adalah 40A40B40C40D. Setelah program mikrokontroller selesai dibuat,selanjutnya l membuat aplikasi untuk menampilkan multi data serial yang dimaksud, untuk membuatnya, masukkan komponen sebagai berikut: Tabel . Komponen dalam pembuatan aplikasi Akses Multi Data Serial ( dari Multi ADC ) No 1 2 Komponen GroupBox1 GroupBox1 Properti Caption Caption Nilai DATA SENSOR SETTING PROGRAM 3 4 5 6 7 Label1 Label2 Label3 Label4 Label5 Caption Caption Caption Caption Caption DATA # 1 : DATA # 2 : DATA # 3 : DATA # 4 : MULTI SERIAL COMPORT DATA USING

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.131

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

8 9 10 11 12 13 14 15

Edit1 Edit2 Edit3 Edit4 Button1 Button2 Button3 Button4

Text Text Text Text Caption Caption Caption Caption

Kosongkan Kosongkan Kosongkan Kosongkan START STOP CLOSE SETTING SERIAL PORT

Setelah komponen dimasukkan selurunya ke dalam Form1, lakukukan penyusunan komponen sehingga memiliki tapilan kurang lebih sebagai berikut:

Gambar. Desain tampilan aplikasi Akses Multi Data Serial ( dari Multi ADC )

komponen yang bersangkutan dan sesuaikan pula event nya:

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.132

Kemudian, ketikkaan source code sebagai berikut ke setiap

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Tabel . Source Code Akses Multi data serial dengan menggunaan Comport Nama Komponen 1 OnRxChar //SENSOR A repeat begin comport1.ReadStr(A,1); DataA:=DataA+A; end; until A='A'; s:=TStringList.Create; s.Delimiter:='A'; s.DelimitedText:=DataA; listbox1.Items:=s; edit1.Text:=listbox1.Items[0]; listbox1.Clear; Event SOURCE CODE

//SENSOR B repeat begin comport1.ReadStr(B,1); DataB:=DataB+B;

until B='B'

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.133

end;

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

s:=TStringList.Create s.Delimiter:='B'; s.DelimitedText:=DataB; listbox1.Items:=s; edit2.Text:=listbox1.Items[0]; listbox1.Clear;

//SENSOR C repeat begin comport1.ReadStr(C,1); DataC:=DataC+C; end; until C='C'; s:=TStringList.Create; s.Delimiter:='C'; s.DelimitedText:=DataC; listbox1.Items:=s; edit3.Text:=listbox1.Items[0]; listbox1.Clear; //SENSOR D repeat begin

DataD:=DataD+D;

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.134

comport1.ReadStr(D,1);

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

end; until D='D'; s:=TStringList.Create; s.Delimiter:='D'; s.DelimitedText:=DataD; listbox1.Items:=s; edit4.Text:=listbox1.Items[0]; listbox1.Clear; end;

Button 1

OnClick

if comport1.Connected = false then begin comport1.Connected := true; end;

Button 2

OnClick

if comport1.Connected = true then := false; comport1.Connected

Button 3

OnClick

Close; atau dapat juga diganti dengan Application.Terminated;

5 6

Button 4 Form 1

OnClick FormCreate

comport1.ShowSetupDialog; form1.Position poDesktopCenter; listbox1.Visible := True; :=

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.135

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Form 1

OnCloseQuery

if comport1.Connected = true

atau dapat juga then pada event begin comport1.Connected false; end; Keterangan: Penjelasan Source code di atas dapat dilihat pada Aplikasi yang dibuat (bersama-sama dengan baris-baris source code yang ditulis). :=

FormDEstroy

Setelah selesai penulisan source code program, silakan eksekusi Aplikasi dengan menekan tombol F9 pada keyboard Hasil tampilan Aplikasi adalah sebagai berikut

Gambar. Hasil eksekusi aplikasi Akses Multi Data Serial ( dari Multi ADC ) Di bawah ini adalah tampilan gambar pengujian Aplikasinya,

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.136

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. setting port pada aplikasiAkses Multi Data Serial ( dari Multi ADC )

Gambar. Pengujian aplikasi Akses Multi Data Serial ( dari Multi ADC )

Menambahkan Database ke aplikasi Akses Multi Data Serial ( dari Multi ADC )

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.137

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Terlebih dahulu buat sebuah database yang akan dipergunakan untuk menyimpan data serial yang ada, database dapat dibuat dengan paradox maupun dengan Microsoft Access, dalam contoh ini, database menggunakan Microsoft Access 2007, Untuk membuat database : Buka Microsoft Access 2007, Start All Program Microsoft Office Microsoft Access 2007

Gambar. Membuka Microsoft Access Setelah terbuka, pilih Blank Database

Gambar. Create blank Database Kemudian tentukan Folder Penyimpan data

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.138

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Menentukan folder penyimpanan Database Pilih pada tanda lalu tentukan folder penyimpanan

database di dalam 1 folder aplikasi Akses Multi Data Serial ( dari Multi ADC ) dan beri nama database.mdb dengan save as type : Microsoft Ofice Access 2003 (*.mdb)

Gambar . Save as Database Sehingga terbuka sebuah Work Area sebagai berikut:

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.139

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Pembuatan Database

Selanjutnya klik pada Sehingga muncul kotak dialog penyimpanan tabel pada database, simpan dengan nama dataTemperature lalu tekan tombol OK.

Gambar. Menyimpan tabel dalam Database

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.140

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Selanjutnya kan muncul area pembuatan Field database, field adalah tampat untuk menyimpan data, jika diumpamakan dengan sesuatu di dunia nyata, field kurang lebih sama dengan dompet sebagai penyimpan uang sebagai berikut:

Gambar. Membuat Field Jika diperhatikan pada field ID terdapat tanda primary key (seperti kunci)

Gambar. Delete Primary key Sebaiknya dihilangkan saja, dengan cara klik pada:

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.141

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Simbol Primary Key Sebenarnya fungsi primary key adalah untuk menjaga agar tidak terjadi duplikasi dalam sebuah field, namun pada kenyatannya nya data suhu memiliki kemungkinan besar bernilai sama, untuk itu tanda primary key sebaiknya dihilangkan saja.

Buat 4 buah field sebagaimana tabel di bawah ini: Table. Field database sensor suhu Field name Sensor 1 Sensor 2 Sensor 3 Sensor 4 Data type Text Text Text Text Field size 5 5 5 5

Gambar. Field yang dibuat

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.142

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Selanjutnya klik pada

Sehingga muncul field field database yang telah dibuat sebagai berikut:

Gambar. Field yang telah dibuat Langkah terakhir , Keluar dari database yang telah dibuat dengan menekan tombol Close Selamat Anda berhasil membuat database tempat

penyimpanan sensor suhu. Langkah selanjutnya adalah menambahkan komponen untuk interfacing Delphi dengan database, sebagai berikut: Tabel. Daftar komponen untuk interfacing dengan database No 1 2 Komponen GroupBox1 AdoConnecti Properti Caption ConnectionString Nilai | Data Sensor | Lihat keterangan

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.143

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

on (Component Pallete ADO ) 3 AdoTable (Component Pallete ADO) 4 DataSource (Component Pallete : : Tablename Active DataSet Connection : Login Prompt

di bawah False

AdoConnection

dataTemperature True ADOTable1

Data Access) 5 DBGrid (Component Pallete Data Control) 6 DBNavigator (Component Pallete Data Control) : DataSource Visible button DataSource1 NbFirst = True NbPrior = True NbNext = True NbLast = True : DataSource DataSource1

Label6

Caption

Waktu

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.144

NbDelete= True

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

8 9

Label7 Timer1

Caption -

Kosongkan -

Keterangan : Double klik pada Component ADOConnection1, sehingga muncul

Gambar. Memulai koneksi database Pilih pada Use Connection String kemudian klik pada tombol Build... sehingga muncul Data Link Properties seperti di bawah ini:

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.145

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Data Link Properties Pilih pada Pilihan Microsoft Jet 4.0 OLE DB Provider Lalu tekan tombol Next... maka akan muncul Properties Untuk menentukan lokasi database, Data Link

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.146

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Data link properties : Memilih Database klik pada tombol di sebelah kanan Select or enter a

database name:, sehingga muncul kotak pemilihan database seperti gambar di bawah ini:

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.147

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Directory penyimpanan database Pilih database yang dipergunakan dalam hal ini file bernama database.mdb, lalu tekan OK, sehingga kembali lagi ke Data Link Properties Untuk menentukan lokasi database, Klik pada tombol Test Connection

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.148

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Data Link Properties Untuk menentukan lokasi database. Jika muncul pesan seperti di bawah ini, berarti Koneksi database berhasil dibuat.

Gambar. Tes Koneksi database berhasil

Sehingga tampilan menjadi :

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.149

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Desain aplikasi Akses Multi Data Serial ( dari Multi ADC ) setelah penambahan komponen database Selanjutnya Tambahkan Source Code Sebagai berikut untuk dapat memasukkan data secara otomatis ke dalam database ketika ada data masuk melalui komponen Comport1: Tabel. Penambahan Source Code aplikasi Akses Multi Data Serial ( dari Multi ADC )

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.150

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Nama Komponen 1 Comport

Event

SOURCE CODE

OnRxChar

adotable1.Open; adotable1.Append; adotable1.FieldByName('Senso r 1').AsString:=edit1.Text; adotable1.FieldByName('Senso r 2').AsString:=edit2.Text; adotable1.FieldByName('Senso r 3').AsString:=edit3.Text; adotable1.FieldByName('Senso r 4').AsString:=edit4.Text; adotable1.FieldByName('time') .AsString:=label7.Caption; adotable1.Post;

Timer1

OnTimer

label7.Caption:=timetostr(now) ;

Berikut ini adalah hasil dari pengujian sementara aplikasi dengan tambahan database

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.151

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Pengujian Sementara aplikasi Akses Multi Data Serial ( dari Multi ADC ) + database.

Menambahkan Reporting ke aplikasi Akses Multi Data Serial ( dari Multi ADC ) Untuk dapat mencetak keterangan kondisi suhu yang tercatat setiap kali terjadi perubahan data sensor yang dikirim ke aplikasi Akses Multi Data Serial ( dari Multi ADC ) lalu disimpan ke database diperlukan komponen tambahan yaitu Rave Report yang otomatis sudah terinstal di Delphi dan terdapat pada Component Pallete Rave

Gambar. Component Pallete Rave.

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.152

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Masukkan komponen tambahan ke aplikasi Akses Multi Data Serial ( dari Multi ADC ) sebagai berikut: Tabel. Komponen tambahan untuk membuat laporan dari database. No 1 Komponen RvProject1 Component Pallete Rave 2 RvDataSetConnec tion1 Component Pallete Rave 3 Button5 Caption Dataset ADOTable1 Properti dari Nilai -

Selanjutnya Double Click komponen RvProject1, sehingga akan ditampilkan halaman untuk pembuatan report/ laporan dengan Rave Report sebagai berikut:

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.153

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Area Kerja Rave Report Selanjutnya pilih File New data object

Gambar. New Data Object.

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.154

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Akan muncul sebagai berikut :

Gambar. Data Connection : Direct Data View Selanjutnya pilih Direct Data View , lalu tekan tombol Next, Muncul sebagai berikut:

Gambar. Data Connection : Rv Dataset Connection1 (DT) Selanjutnya buka ToolsReport WizardsSimple Table

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.155

Tekan tombol finish

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Report Wizard Akan muncul sebagai berikut :

Gambar. Data View untuk laporan Tekan tombol Next Muncul sebagai berikut:

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.156

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Field terpilih pada laporan yang akan dibuat. Klik tombol All dan pastikan semua nama Field yang ada tercentang, atau pilih field-field tertentu yang ingin ditampilkan pada laporan (sesuai dengan pilihan kita). Lalu tekan tombol Next, Akan muncul sebagai berikut:

Gambar. Urutan Field pada laporan yang akan dibuat Pada gambar di atas kita bisa menentukan urutan field-field yang akan dilaporkan sesuai dengan urutan yang kita inginkan, lalu tekan tombol Next Muncul sebagai berikut:

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.157

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Judul laporan yang akan dibuat

Pada halaman di atas kita bisa menuliskan judul laporan dalam hal ini saya beri judul Laporan Data Suhu 4 Sensor di halaman tersebut kita juga dapat mengatur margin yang akan dipergunakan dalam pembuatan laporan. Selanjutnya tekan tombol Next Muncul sebagai berikut:

Gambar. Pengaturan jenis huruf pada laporan yang akan dibuat

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.158

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Pada gambar di atas terdapat menu untuk mengatur jenis huruf yang akan dipergunakan dalam penulisan judul dan data-data dalam field-field yang ada di dalam laporan. Silakan lakukan pengaturan sesuai dengan keinginan anda. Kemudian tekan tombol Generate Secara default akan dihasilkan sebuah tampilan laporan dengan halaman dengan orientasi portrait, sehingga tidak mencukupi untuk menampilkan semua field-field dari database yang dibuat sehingga kita harus menjadikan set orientation nya Landscape agar semua field dapat ditampilkan dalam laporan yang dibuat. Caranya adalah sebagai berikut: Clik pada main page di sebelah kanan :

Gambar. Pengaturan main page

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.159

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Selanjutnya pada object inspector di sebelah kiri, kita unah property Orientation menjadi Polandscape sebagai berikut:

Gambar. Pengaturan orientasi halaman Dengan pengaturan yang kita lakukan secara manual akan dihasilkan halaman laporan sebagai berikut:

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.160

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Desain tampilan halaman Langkah selanjutnya adalah membuat preview laporan dengan cara menekan tombol F9 pada key board atau dengan cara FileExecute report sehingga akan dihasilkan tampilan sebagai berikut :

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.161

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Pengujian laporan (pada Rave report designer) Selanjutnya tekan tombol OK akan diperoleh laporan database sebagai berikut:

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.162

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Tampilan Report. Simpan laporan yang telah dibuat dengan nama Project1.rav pada Folder tempat penyimpanan Aplikasi

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.163

Gambar . Menyimpan Project Laporan dari Rave Report

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Close Rave Report Designer, lalu kembali ke Delphi, Klik komponen Rv Project1, pada Object Inspector klik property project file,

Gambar. Object Inspector Kemudian arahkan ke tempat penyimpanan file project1.rav yang baru saja dibuat.

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.164

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Directory penyimpanan gile project1.rav Selanjutnya pada Aplikasi Delphi yang dibuat, double clik pada button5 atau Tombol Cetak Laporan : Ketikkan kode sebagai berikut : RvProject1.Execute; RvProject1.ExecuteReport('project1.rav'); Proses Pembuatan Laporan serta koneksinya dengan Delphi telah selesai, berikut ini adalah hasil pengujiannya

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.165

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Hasil eksekusi aplikasi

Gambar. Mencoba mencetak laporan.

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.166

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Preview laporan.

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.167

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Gambar. Cetak ke printer

Menambahkan Chart

/ Grafik ke Aplikasi Akses Multi Data

Serial ( dari Multi ADC ) Kegunaan Chart/grafik pada aplikasi ini adalah untuk menampilkan data sensor dalam bentuk grafik sehingga data sensor yang terdeteksi ditampilkan dalam bentuk grafik garis. Fungsi utama grafik tersebut adalah untuk memudahkan pegamatan terhadap kenaikan atau penurunan suhu yang terjadi. Berikut ini adalah langkah langkahnya Tambahkan komponen berikut ini ke dalam Form Aplikasi yang telah dibuat sebelumnya

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.168

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Tabel.Tambahan Komponen Chart No Komponen Properti Nilai Ket

GroupBox1

Caption

Grafik Sensor

Data

Button1

Caption

Tampilkan Data ke Chart

10

Chart1

Silakan lihat catatan di bawah

10

Chart2

Silakan lihat catatan di bawah

10

Chart3

Silakan lihat catatan di bawah

10

Chart4

Silakan lihat catatan di bawah

Catatan : Double click pada komponen chart sehingga muncul pengaturan property chart sebagai berikut:

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.169

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Klik pada tombol Add.. Sehingga muncul chart gallery sebagai berikut :

Pilih Fast Line lalu tekan tombol OK Tambahkan 1 buah series lagi (langkahnya sama dengan langkah di atas) sehingga menjadi sebagai berikut

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.170

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Untuk pengaturan sumbu vertikal dan horizontal silakan klik pada tab axis

lalu pilih pada sub tab tittle, Anda dapat mengaturnya sesuai dengan keinginan anda, selamat mengexplorasi dan berkreasi.

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.171

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Lakukan langkah yang sama untuk ke 3 chart yang lainnya

Susunlah komponen tambahan tersebut sehingga menjadi seperti gambar di bawah ini:

Gambar. Penambahan komponen grafik

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.172

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Perbesaran gambar pada bagian grafik adalah sebagai berikut:

Gambar. Pembesaran gambar grafik

Langkah berikutnya adalah penambahan source code untuk menampilkan data sensor suhu ke dalam grafik, source code ini dituliskanpada event OnRxChar milik komponen comport1, hal ini bertujuan suapaya setiap kali ada perubahan data yang masuk melalui

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.173

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

port serial maka secara otomatis data akan ditampilkan ke grafik, source kode dituliskan di bawah source code yg sebelumnya telah ditulis (sebagai tambahan). Sebelum menambahkan source code tersebut, silakan

deklarasikan beberapa variable di bawah ini pada even OnRxChar komponen Comport variable suhu1,suhu2,suhu3,suhu4 dengan tipe integer; serta variable time dengan tipe string ; Berikut ini adalah source code yang harus ditambahkan Tabel1. Source Code tambahan untuk menampilkan data ke grafik

No.

Nama Komponen

Event

Source Code

Comport1

OnRx Char

var suhu1,suhu2,suhu3,suhu4:integer; time:string ; begin time:=timetostr(now); suhu1:=strtoint(edit1.Text); chart1.Series[0].Add(suhu1,time,clgreen); suhu2:=strtoint(edit2.Text); chart2.Series[0].Add(suhu2,time,cllime); suhu3:=strtoint(edit3.Text); chart3.Series[0].Add(suhu3,time,clred); suhu4:=strtoint(edit4.Text); chart4.Series[0].Add(suhu4,time,clblue);

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.174

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

end;

Berikut ini adalah tampilan aplikasi ketika dijalankan

Penambahan grafik telah selesai, Aplikasi dapat dipergunakan sesuai dengan keinginan Anda.

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.175

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

UTILITIES Virtual Serial Port sebagai software simulasi pada komunikasi serial pada 1 buah Personal Computer

1. Klik ganda pada installer yang yang ada pada CD Bundle sehingga muncul sebagai berikut:

2. Gunakan Syndrome NEXT untuk masing masing kotak dialog instalisasi yang muncul sebagaimana gambar-gambar di bawah ini.

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.176

3. Jangan lupa untuk Klik pada Check Box I Accept the term.

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

4. Pada langkah ini klik pada radio button I Would like to test and eval. Lalu syndrome Next

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.177

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

5. Klik Install pada tampilan berikut ini :

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.178

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

6. Berikan Cek pada Check Box Launch Program, Lalu Klik Finish

7. Software ini hanya memberikan masa trial selama 15 hari, tekan pada tombol Continue With Trial.

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.179

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

8. Akan muncul

9. Klik pada

untuk menambah virtual serial port pada

Komputer / Laptop , Pada tampilan yang ada di bawah ini, anda dapat menambah sebanyak mungkin virtual serial port

serial port yang akan dibuat adalah COM1 yang terhubung dengan COM2, klik OK

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.180

sebagai mana keinginan anda, pada contoh berikut ini, virtual

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

10. Penjelasan bahwa virtual serial port yang baru saja dibuat terhubung antara COM1 dengan COM2

11. Selanjutnya PC telah memiliki tambahan serial port yang dapat dipergunakan dalam simulasi komunikasi serial dalam 1 PC

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT

Hal.181

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Penutup Dari buku ini, Anda telah belajar cara mudah dan sederhana untuk mengakses port parallel serta port serial pada PC. Penulis sepenuhnya berusaha untuk membahas semua isi buku ini dengan cara mudah dan memudahkan, harapan penulis semoga pembaca dapat memahami isi buku ini dengan baik sehingga dapat

mengembangkannya menjadi aplikasi yang lebih kompleks dan bermanfaat. Selamat Belajar!

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.182

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Biodata singkat penulis Taufik Adi Sanjaya lahir pada tanggal 17 September 1988 adalah lulusan S1 Jurusan Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Yogyakarta. Kegiatan yang dilakukan saat ini diantaranya : Menulis artikel singkat terkait pemrograman khusunya Delphi 7, pemrograman mikrokontroller AT-MEGA 16 dengan bahasa Basic (Bascom), Pembuatan Website berbasis open source Joomla serta Wodpress, penulis aktif di www.ilmukomputer.org. Selain itu penulis juga memiliki sebuah usaha sampingan Freelance Jasa Pembuatan website , dan toko online berbasis open source serta Jasa Pembuatan Blog dengan blogspot, website resmi blog penulis resmi adalah :

www.PembuatWebdanBlog.Web.Id

penulis

www.taufikadisanjaya.blogspot.com penulis dapat dihubungi melalui email taufiksanjaya@yahoo.com atau no HP 085743320570

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.183

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

DAFTAR PUSTAKA Prasetia, Retna., dan Catur Edi Widodo. 2004. Teori dan Praktek Interfacing Port Paralel dan Port Serial Komputer dengan Visual Basic 6.0. Yogyakarta: Andi. Nugroho, E. 2005. Belajar Pemograman Konputer Untuk Pelajar. Penerbit ANDI Yogyakarta. Sugiri dan Moh Supriyadi.2004. Pemrograman Sistem Pengendali Dengan Delphi. Yogyakarta: Andi .

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.184

Step by Step Interfacing Port Paralel dan Port Serial dengan Delphi 7 By Taufik Adi Sanjaya (085743320570) www.taufikadisanjaya.blogspot.com

Sekilas tentang buku Buku ini memberikan tips mudah untuk : Pengaksesan Port Paralel pada Personal Computer (PC), Pada umumnya buku-buku yang membahas Interfacing Port Paralel

menggunakan bahasa Assembly serta memanfaatkan User Port untuk proses Read dan Write data Port Paralel. Hal tersebut lebih rumit jika dibandingkan dengan cara mudah Pengaksesan Port Paralel yang dibahas dalam buku ini. Termasuk di dalamnya di-include-kan Aplikasi pengubah Bilangan Biner ke decimal serta hexadecimal Pengaksesan Port Serial pada Personal Computer (PC), umumnya buku-buku yang membahas Interacing Port Serial hanya membahas pengiriman dan penerimaan data tunggal, Dalam buku ini dibahas mengenai akses data tunggal serta akses data multi serial dimana data diambil dari beberapa buah sensor yang dikoneksikan ke Mikrokontroler untuk selanjutnya ditampilkan ke PC dan disimpan Ke database, selanjutnya dibuat laporan yang dapat dicetak ke printer. Selanjutnya Pembaca dapat mengembangkan aplikasi yang lebih kompleks untuk pengendalian peralatan luar dengan memanfaatkan Port Paralel maupun serial..

DILARANG MENGEDARKAN TANPA IZIN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI DARI E-BOOK INI TANPA IZIN TERTULIS DARI PENULIS PLEASE DO NOT COPY AND DISTRIBUTE TO ANOTHER WITHOUT PERMISSION

Hal.185