Anda di halaman 1dari 3

Goodwill

1. Pengertian Goodwill Goodwill adalah Aktiva Tetap Tak Berwujud yang paling tidak berwujud, dalam artian goodwill termasuk yang paling sulit diukur apalagi untuk dihitung. Goodwill masuk ke dalam kolompok Aktiva Tetap Tak Berwujud (Intangible Asset). Dari sekian lama perjalanan sejarah (20 abad lebih), konsep mengenai goodwill mengalami perubahan demi perubahan. Di awal-awal goodwill dianggap sebagai nilai lebih dari suatu perusahaan di mata customer nya, belakangan ini konsep mengenai goodwill semakin berkembang, dimana banyak pelaku bisnis dan accountant menganggap bahwa goodwill merupakan hasil dari kemampuan perusahaan memperoleh laba dari investor. 2 Perolehan Goodwill Dari perspektif akuntansi, goodwill hanya akan muncul pada buku apabila perusahaan membeli perusahaan lain, dimana perusahaan membayar lebih besar dari kekayaan bersih yang bisa diidentifikasi atas perusahaan yang dibelinya. 3 Pengukuran Goodwill Bagaimana mengukur goodwill ? Begitu banyak metode yang dipakai dalam menentukan goodwill, dimana masing-masing metode masih mengalami pro dan kontra, yang pada akhirnya membuat goodwill sungguh menjadi materi akuntansi yang sulit untuk dipahami. Berikut adalah salah satu metode sederhana untuk mencari jumlah goodwill. Contoh : PT. Royal Bali Cemerlang, adalah perusahaan exporter kerang mutiara. Karena meningkatknya order atas kerang mutiara, PT Royal Bali Cemerlang mengalami kesulitan supply, satu-satunya supplier kerang mutiara terbesar dari Jayapura, yaitu PT. Jarang Untung, secara terus menerus melakukan kenaikan harga atas supply-nya. Dominasi PT. Jarang Untung atas supply kerang mutiara menjadi kesulitan tersendiri bagi PT. Royal Bali. Berdasarkan hasil rapat pemegang saham tanggal 31 Januari 2007 PT. Royal Bali Cemerlang memutuskan untuk membeli PT. Jarang Untung seharga Rp 6,000,000 secara tunai. Sebelum pembelian dilakukan neraca masing-masing perusahaan adalah sebagai berikut :

NERACA PT. ROYAL BALI CEMERLANG, Per 31 Januari 2007 ASSET Aktiva Lancar Aktiva Tetap Aktiva lain-lain Total Asset LIABILITY Hutang Dagang Hutang Jangka Panjang EQUITY Modal Laba di tahan Laba Tahun Berjalan Total Liability & Equity Rp 7,500,000 Rp 10,000,000 Rp 650,000 Rp 18,150,000 Rp Rp Rp Rp Rp Rp 800,000 1,250,000 3,000,000 8,000,000 5,100,000 18,150,000

NERACA PT. JARANG UNTUNG, Per 31 januari 2007 ASSET Aktiva Lancar Aktiva Tetap Aktiva lain-lain Total Asset LIABILITY Hutang Dagang Hutang Jangka Panjang EQUITY Modal Laba di tahan Laba Tahun Berjalan Total Liability & Equity Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp 1,000,000 5,000,000 750,000 6,750,000 250,000 750,000 2,000,000 2,250,000 1,500,000 6,750,000

Pertanyaan : 1. Apakah ada goodwill yang bisa diakui ? 2. Jika ada berapa besarnya goodwill ? 3. Bagaimana menjurnalnya ? Penyelesaian : Mulai dengan mentukan kekayaan bersihnya (net asset) dengan persamaan : Net Asset = Total Asset Liability

Net Asset = Rp. 6.750.000 Rp.1.000.00 Net Asset = Rp.5.750.000 Merujuk batasan pengakuan atas goodwill diatas, dimana goodwill merupakan selisih antara Harga beli dengan Nilai kekayaan bersih (net asset) yang dapat diidentifikasi atas perusahaan yang dibeli, maka besarnya goodwill dapat kita tentukan : Goodwill = Harga Beli Net Asset Goodwill = Rp.6.000.000 Rp.5.750.000 Goodwill = Rp.250.000 Dicatat dengan jurnal : Tanggal Keterangan 31 Jan Aktiva Lancar Aktiva Tetap Aktiva lain-lain Goodwill Hutang Dagang Hutang Jangka Panjang Kas Total Ref Debet Rp 1,000,000 Rp 5,000,000 Rp 750,000 Rp 250,000 Kredit

Rp

7,000,000

Rp Rp Rp Rp

250,000 750,000 6,000,000 7,000,000

Sumber : Praja,
25 September 2013

Dede.2012.Goodwill.

http://akuntansicash.blogspot.com/2012/02/goodwill.html diakses pada tanggal