Anda di halaman 1dari 10

RMK MANAJEMEN STRATEGIK

“VISI , MISI DAN TUJUAN PERUSAHAAN”

RMK MANAJEMEN STRATEGIK “VISI , MISI DAN TUJUAN PERUSAHAAN” Oleh : KELOMPOK 6 I G.A.Agung Astia

Oleh :

KELOMPOK 6 I G.A.Agung Astia Dewi

1206305067

Ni Made Wiwekandari

1206305072

Cici Ridianingsih

1206305110

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS UDAYANA

2014

  • VISI PERUSAHAAN Pernyataan visi perusahaan memberi jawaban atas pertanyaan “ingin menjadi seperti apakah kita?” Visi perusahaan adalah pandangan jauh ke depan, kemana perusahaan - perusahaan tersebut akan dibawa atau gambaran apa yang diinginkan oleh perusahaan. Visi perusahaan akan menunjukan suatu kondisi ideal tentang masa depan yang realistis, dapat dipercaya, meyakinkan, serta mengandung daya tarik. Syarat dan Kriteria Visi

    • 1. Dapat dibayangkan oleh seluruh jajaran organisasi perusahaan

    • 2. Dapat dikomunikasikan dan dapat dimengerti oleh seluruh jajaran organisasi perusahaan

    • 3. Berorientasi ke depan dan tidak mengabaikan perkembangan zaman

    • 4. Memiliki nilai yang memang diinginkan oleh anggota organisasi perusahaan

    • 5. Terfokus pada permasalahan instansi perusahaan agar dapat beroperasi

Visi yang efektif antara lain harus memiliki karakteristik seperti :

  • 1. Imagible (dapat di bayangkan).

  • 2. Desirable (menarik).

  • 3. Feasible (realities dan dapat dicapai).

  • 4. Focused (jelas).

  • 5. Flexible (aspiratif dan responsif terhadap perubahan lingkungan).

  • 6. Communicable (mudah dipahami).

Tujuan Visi Perusahaan

  • 1. Mencerminkan sesuatu yang akan dicapai perusahaan

  • 2. Memiliki orientasi pada masa depan perusahaan

  • 3. Menimbulkan komitmen tinggi dari seluruh jajaran dan lingkungan perusahaan

  • 4. Menentukan arah dan fokus strategi perusahaan yang jelas

  • 5. Menjamin kesinambungan kepemimpinan organisasi perusahaan

Visi bagi organisasi atau perusahaan dapat digunakan sebagai:

  • - Penyatuan tujuan, arah dan sasaran perusahaan

  • - Dasar untuk pemanfaatan dan alokasi sumber daya serta pengendaliannya

  • - Pembentuk dan pembangun budaya perusahaan (corporate culture)

  • MISI PERUSAHAAN Misi adalah pernyataan tentang apa yang harus dikerjakan oleh lembaga dalam usahanya mewujudkan Visi. Misi perusahaan adalah tujuan dan alasan mengapa perusahaan itu ada. Misi juga akan memberikan arah sekaligus batasan proses pencapaian tujuan. Disamping itu misi juga sebagai fondasi bagi prioritas, strategi, rencana, dan penugasan kerja Fungsi Misi

    • 1. Memberikan arah usaha

    • 2. Memfokuskan langkah-langkah yang akan diambil

    • 3. Objektif, target dan program perusahaan dirancang berdasarkan misi yang sudah dibentuk

    • 4. Membimbing aksi dalam berbagai tingkat

    • 5. Membantu mencegah karyawan agar tidak salah melangkah

Kriteria Pernyataan Misi

  • 1. Deklarasi Sikap Pernyataan misi merupakan deklarasi sikap dan pandangan. Pernyataan misi biasanya luas cakupannya karena setidaknya mencakup dua alasan, yaitu :

    • - Memungkinkan penciptaan dan pertimbangan beragam tujuan dan strategi alternatif tanpa menghambat kreatifitas manajemen

    • - Agar dapat secara efektif merekonsiliasi perbedaan di kalangan, dan menarik bagi para pemangku kepentingan (stakeholders) yang mencakup karyawan, manajer, pemegang saham, dewan direksi, konsumen, pemasok, distributor, kreditor, pemerintah, serikat buruh, pesaing, kelompok pemerhati lingkungan, dan masyarakat umum.

Suatu pernyataan misi yang efektif seharusnya tidak terlalu panjang, panjang kalimat yang disarankan adalah di bawah 250 kata. Pernyataan misi yang efektif harus membangkitkan perasaan dan emosi positif mengenai organisasi, harus memberi inspirasi, dan pernyataan misi hendaknya tak lekang oleh waktu.

2.

Orientasi Konsumen Menurut Vern McGinnis, pernyataan misi seharusnya

  • - Mendefinisikan apakah suatu organisasi itu dan apa yang dicita citakannya

  • - Cukup spesifik sehingga tidak memasukkan bisnis tertentu sekaligus cukup luas sehingga memungkinkan pertumbuhan yang kreatif

  • - Membedakan suatu organisasi dengan organisasi lainnya

  • - Berfungsi sebagai kerangka kerja untuk mengevaluasi baik aktivitas masa kini maupun prospektif dan diungkapkan secara cukup jelas agar dipahami secara luas di seluruh lapisan organisasi. Pernyataan misi yang baik mencerminkan antisipasi akan konsumen dengan mengidentifikasi kebutuhan konsumen dan kemudian menyediakan produk atau jasa untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

  • 3. Deklarasi Kebijakan Sosial Kebijakan sosial memengaruhi pengembangan pernyataan misi bisnis. Masalah masalah sosial memaksa para penyusun strategi untuk memerhatikan tanggung jawab perusahaan terhadap konsumen, aktivis lingkungan hidup, kaum minoritas, komunitas, dan kelompok lainnya. Para penyusun strategi harus mencermati masalah sosial dalam pengertian biaya dan keuntungan potensial bagi perusahaan dan mereka perlu menangani berbagai masalah sosial yang dapat memberikan keuntungan terbesar bagi perusahaan.

Komponen Pernyataan Misi

  • 1. Konsumen

  • 2. Produk atau jasa

  • 3. Pasar

  • 4. Teknologi

  • 5. Fokus pada kelangsungan hidup, pertumbuhan dan profitabilitas

  • 6. Filosofi

  • 7. Konsep diri (keunggulan kompetitif perusahaan)

  • 8. Fokus pada citra publik (respon terhadap masalah sosial)

Cara Merumuskan Misi Perusahaan

  • 1. Melibatkan pihak-pihak yang berkepentingan

  • 2. Menyelaraskan kegiatan proses utama dengan sumber daya yang ada, untuk memungkinkan perusahaan melaksanakan kegiatannya lebih baik dan dengan seefisien mungkin

  • 3. Menentukan lingkungan yang sangat berguna untuk menentukan apakah misi organisasi perusahaan tidak bertentangan secara internal dan eksternal

Proses Mengembangkan Pernyataan Visi Dan Misi

Satu pendekatan yang digunakan secara luas untuk mengembangkan pernyataan visi dan misi

adalah:

  • - Memilih beberapa artikel mengenai pernyataan visi dan misi dan meminta semua manajer untuk membacanya sebagai informasi latar

  • - Manajer membuat sendiri pernyataan visi dan misi bagi organisasi

  • - Penyatuan pernyataan pernyataan visi dan misi oleh seorang fasilitator atau dewan manajer puncak

  • - Revisi pernyataan visi dan misi. Hal ini diperlukan karena adanya permintaan akan perubahan, penambahan, dan penghapusan

  • - Setelah semua manajer memberikan masukan serta dukungan terhadap dokumen final, organisasi dapat dengan lebih mudah memperoleh dukungan manajer untuk aktivitas perumusan, penerapan, dan pengevaluasian strategi.

Terkadang, seorang ahli dari luar mampu mengembangkan pernyataan visi dan misi dan memiliki pandangan yang tidak biasa sehingga mampu mengawali proses dengan lebih efektif dibandingkan kelompok internal atau dewan manajer.

TUJUAN PERUSAHAAN

Tujuan perusahaan pada umumnya ialah untuk memuaskan kebutuhan dari konsumen dengan nilai-nilai tertentu. Tujuan perusahaan dapat digolongkan sebagai berikut :

1.

Tujuan Pelayanan Primer Tujuan primer adalah pembuatan barang/jasa yang dijual untuk memenuhi kebutuhan

konsumen. Tujuan Organisatoris adalah nilai- nilai yang harus disumbangkan oleh masing-masing atau kelompok individu yang berada pada bagian yang bersangkutan. Tujuan Operasional adalah nilai-nilai yang disumbangkan oleh masing- masing tahap dalam suatu unit prosedur kerja secara keseluruhan.

  • 2. Tujuan Pelayanan Kolateral Tujuan Kolateral Pribadi adalah nilai-nilai yang ingin dicapai oleh individu atau kelompok individu dalam perusahaan. Tujuan Kolateral Sosial ialah nilai-nilai ekonomi yang lebih luas/umum yang diperlukan bagi kesejahteraan masyarakat dan yang dapat secara langsung dihasilkan dari kegiatan perusahaan. Tujuan Kolateral Sosial bersifat lebih luas untuk kepentingan masyarakat, misalkan : membayar pajak.

  • 3. Tujuan Pelayanan Sekunder Merupakan nilai-nilai yang diperlukan oleh perusahaan untuk mencapai tujuan primer. Namun secara umum, tujuan perusahaan dapat berupa :

    • a. mencapai keuntungan maksimal

    • b. mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan

    • c. mengejar pertumbuhan

    • d. menampung tenaga kerja

CONTOH KASUS PT. Indonesian Satelite Corporation (Indosat)

Sejarah Perusahaan PT. Indonesian Satellite Corporation (Indosat) didirikan pada tahun 1967 sebagai anak perusahaan yang dimiliki secara penuh oleh International Telephone and Telegraph Corporation (ITT). Tahun 1969, Indosat memulai operasi komersialnya dan telah menjadi penyedia utama jasa telekomunikasi internasional di Indonesia, menghubungkan Indonesia secara langsung ke hampir 252 negara dan tujuan di seluruh dunia. Bisnis utama Indosat adalah menyediakan jasa switched dan non-switched telekomunikasi internasional. Indosat ditugaskan pemerintah Indonesia untuk membangun, mentransfer, dan mengoperasikan selama 20 tahun sebuah stasiun bumi Intelsat di Indonesia untuk mengakses penggunaan kapasitas Intelsat di satelit Indian Ocean Region (IOR). Tahun 1980, ITT menjual Indosat kepada pemerintah Indonesia. Setelah transfer, Indosat menjadi Badan Usaha Milik Negara dalam bentuk Perseroan Terbatas, dan menjadi satu-satunya penyedia jasa telekomunikasi internasional di Indonesia. Pada waktu itu, Pemerintah Indonesia mentransfer kepemilikan fasilitas Indosat kepada Indosat. Tahun 1982, dalam rangka memisahkan secara efektif jaringan telekomunikasi domestik dan internasional, seluruh kepemilikan Perumtel pada kabel bawah laut internasional dan gerbang serta operator internasionalnya di Jakarta ditransfer ke Indosat dan Indosat mentransfer aset tertentu yang berhubungan dengan telekomunikasi domestik ke Perumtel. Pada bulan Oktober 1994, Indosat menyelesaikan initial global public offering saham- sahamnya. Saham-saham tersebut diperdagangkan baik di Bursa Efek Jakarta maupun New York Stock Exchange.

Visi, Misi dan Filosofi Perusahaan 1. Visi Perusahaan

Saat Indosat akan go public ke bursa saham dunia pada tahun 1994, dilakukan redefinisi

visi perusahaan untuk menyesuaikan diri dengan trend global dalam sektor telekomunikasi dan memperhitungkan strategi dari perusahaan telekomunikasi kelas dunia.

Indosat mendefinisikan tujuan yang hendak diraih yang tertuang dalam visi perusahaan sebagai berikut:

Mempertahankan kepemimpinan pasar dalam jasa telekomunikasi internasional di Indonesia Dengan masuknya pemain baru seiring berakhirnya monopoli sebagai penyedia jasa telekomunikasi internasional, Indosat harus berjuang untuk memimpin pasar dengan:

1) mempertahankan pangsa pasar dominan, dan 2) menyediakan jasa yang terbaik, baik dalam kualitas dan jangkauan produk dan jasa. Memperkuat posisinya sebagai perusahaan telekomunikasi berkelas dunia Adanya kecendrungan di sektor telekomunikasi menuju swastanisasi perusahaan negara dan dibukanya pasar dunia, yang mengakibatkan masuknya pemain asing dalam industri domestik, menuntut Indosat untuk dapat bersaing dengan perusahaan multinasional. Dengan strategi untuk memasuki pasar global diharapkan dapat:

1) meningkatkan nilai perusahaan melalui ekspansi bisnis , dan 2) meningkatkan citra perusahaan yang memperkuat posisinya di Indonesia. Menjadi pemain global dalam industri telekomunikasi dunia Dalam rangka mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar dan menjadi pemain global, Indosat menaikkan standard sesuai dengan standard yang digunakan oleh perusahaan telekomunikasi multinasional, sebagai operator telekomunikasi global.

2. Misi Perusahaan

Setelah Pemerintah Indonesia mengambil alih kepemilikan seratus persen saham PT. Indosat dari the American Cable and Television Corporation (ITT/ACR) pada tanggal 31 Desember 1980, kemudian dirumuskanlah misi baru Indosat pada tahun 1981, yang didasarkan pada suatu pandangan untuk mentransformasikan Indosat menjadi Badan Usaha Milik Negara

yang bersih dan sukses. Indosat mendefinisikan misi perusahaan tersebut sebagai berikut:

Menyediakan jasa terbaik pada konsumen

Memberikan hasil terbaik kepada pemegang saham

Mempertahankan dan meningkatkan citra terbaik perusahaan

3. Filosofi Perusahaan

Perkembangan jasa telekomunikasi internasional di Indonesia yang cepat, seiring pertumbuhan permintaan pada jasa dan jangkauan jasa telekomunikasi, menuntut dipenuhinya kepuasan pelanggan sebagai kunci sukses dalam era kompetisi. Untuk memenuhi hal tersebut,

Indosat menerapkan suatu filosofi yang dikenal dengan “Kami Lebih Peduli” atau lebih populer dengan “We Care More”.

Analisis Kasus PT. Indosat :

  • 1. Visi Perusahaan tersebut telah memenuhi salah satu syarat suatu visi yakni berorientasi ke depan, menggambarkan kemana PT. Indosat akan dibawa atau gambaran apa yang diinginkan oleh perusahaan. PT. Indosat menyesuaikan diri dengan trend global dalam sektor telekomunikasi dan memperhitungkan strategi dari perusahaan telekomunikasi kelas dunia agar nantinya dapat bersaing menjadi pemain global dalam telekomunikasi kelas dunia.

  • 2. Misi Perusahaan tersebut telah mencerminkan apa yang harus dikerjakan oleh lembaga dalam usahanya mewujudkan visinya.

    • - Misi pertama yaitu “menyediakan jasa terbaik pada konsumentelah memenuhi kriteria misi orientasi konsumen.

    • - Misi Kedua yaitu, “memberikan hasil terbaik kepada pemegang sahammencerminkan deklarasi sikap terhadap pemangku bisnis yaitu pemegang saham.

    • - Sedangkan misi yang terakhir yaitu mempertahankan dan meningkatkan citra terbaik perusahaantelah memenuhi kriteria deklarasi kebijakan sosial. Karena jika perusahaan ingin mempertahankan citra baik perusahaannya, maka tentunya perusahaan akan memiliki tanggung jawab terhadap masalah sosial.

DAFTAR PUSTAKA