Anda di halaman 1dari 18

DESKRIPSI TUMBUHAN DALAM LOGO KOTA MEDAN DAN KABUPATEN LAMPUNG UTARA

LAPORAN Disusun untuk memenuhi tugas matakuliah Etnobotani yang diampu oleh Drs. Sulisetijono, M.Si

Oleh Nur Azizah NIM 100342400923 Offering GB

UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM JURUSAN BIOLOGI November 2012

Logo Kota Medan

Pengertian Lambang Kota Medan 17 biji padi berarti tanggal 17 dari hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. 8 bunga kapas berati bulan 8 dari tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. 4 tiang dan 5 bahagian dari perisai berarti tahun 45 dari Proklamasi Indonesia. Satu bambu runcing yang terletak dibelakang perisai adalah lambang perjuangan Kemerdekaan Republik Indonesia, dan lima bahan-bahan pokok yang terpenting dihadapan bambu runcing berarti Kemakmuran serta Keadilan Sosial yang merata ada dihadapan kita. Bintang yang bersinar lima adalah Bintang Nasional yang berarti bahwa hidup penduduk Kota Medan khususnya dan Indonesia umumnya akan bersinar-sinar bahagia dan lepas dari kemiskinan dan kemelaratan. Lima sinar bintang berarti lima bahan pokok terpenting yang diekspor dari Kota Medan dan lima bahagian perisasi berarti Pancasila yang menjadi Dasar Negara Republik Indonesia.

Tanaman dalam Logo

1. Padi (Oryza sativa) Nama umum Indonesia: Padi, pari (Jawa), pare (Sunda) Inggris: Pilipina: Rice Palai

Klasifikasi Kingdom : Plantae (Tumbuhan)

Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi Kelas Sub Kelas Ordo Famili Genus Spesies : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) : Liliopsida (berkeping satu / monokotil) : Commelinidae : Poales : Poaceae (suku rumput-rumputan) : Oryza : Oryza sativa L.

Deskripsi Tumbuhan Rumput semusim, tingginya 50-130 cm. Akar berserabut, batang tegak, tersusun dari deretan buku-buku dan ruas, jumlahnya tergantung pada kultivar dan musim

pertumbuhannya; masing-masing buku dengan daun tunggal, kadang-kadang juga dengan akar, ruas biasanya pendek pada pangkal tanaman. Daun dalam 2 peringkat; pelepah saling menutupi satu sama lain membentuk batang semu, terakhir membungkus ruas; helaian daun memita. Perbungaan malai, di ujung ranting, buliran tunggal, melonjong sampai melanset, berisi bunga biseksual tunggal. Buah jali bervariasi dalam ukuran, bentuk dan warna,

membulat telur, menjorong atau menyilinder, seringkali berwarna kuning keputihan atau coklat.

Habitat dan Penyebaran Padi tumbuh pada di antara 53LU - 35LS. Jenis tersebut tumbuh pada tanah kering atau yang teraliri air. Kultivar-kultivar yang toleran dapat hidup pada suhu rendah yang bervariasi. Kultivar tradisional secara umum mempunyai fotoperiode sensitif dan bunga, bila hari panjangnya pendek. Beberapa kultivar baru mempunyai fotoperiode tidak sensitif dan bunga pada beberapa latitude, sedangkan suhu tidak membatasi. Produksi beras tinggi bila radiasi matahari selama fase reproduksi dan fase pemasakan tinggi, jadi secara general produksi padi akan tinggi selama musim kering dari pada selama musim hujan. Kisaran suhu rendah membatasi pertanian padi. Rata-rata suhu selama musim pertumbuhan bervariasi dari 20-38C. Padi lebih mudah terpengaruh pada suhu rendah pada tingkat inisiasi malai, bila suhu dibawah 15C di malam hari dapat menyebabkan buliran steril. Suhu rendah dapat juga menghasilkan perkecambahan rendah atau kematian semai, menguningnya daun, jumlah cabang muda rendah, degenerasi buliran, sterilitas yang tinggi, menghambat pertumbuhan dan mengurangi munculnya malai yang menyebabkan produksi biji rendah. Tanah rendah dan suhu aliran air juga mempengaruhi nutrisi, pertumbuhan dan produksi biji padi. Suhu di atas 21C pada saat pembungaan dibutuhkan untuk antesis dan penyerbukan. Faktor pembatas pertumbuhan yang besar dari padi adalah suplai air. Meskipun demikian, pedoman air dalam pertumbuhan padi dan kebutuhan air sangat bervariasi. Padi dataran tinggi, tumbuh sebagai pertanian yang tergantung hujan, membutuhkan curah hujan tertentu paling tidak 750 mm di atas periode 3-4 bulan dan tidak bertoleransi terhadap kekeringan. Kecenderungan padi dataran rendah membutuhkan dataran rendah yang datar, kolam air dan delta-delta. Di negara-negara Asia Tenggara kebutuhan rata-rata air untuk irigasi padi adalah 1200 mm per pertanian atau 200 mm dari curah hujan per bulan. Kelembaban relatif yang rendah di atas kanopi selama musim kering disebabkan oleh angin yang kuat yang dapat menyebabkan buliran steril. Padi umumnya tumbuh mulai daerah pantai, tetapi juga dapat tumbuh di daerah pegunungan di negara-negara Asia Tenggara. Kultivar yang bertoleransi terhadap iklim dingin dapat tumbuh sampai pada ketinggian 1230 m dpl di gunung dari suatu propinsi di Filipina dan dapat mencapai 2300 m dpl. di Himalaya Barat Daya. Tidak ada bukti tentang pengaruh langsung dari ketinggian tempat. Kultivar yang bertoleransi terhadap iklim dingin secara morfologi tidak berbeda dengan kultivar lainnya. Meskipun demikian, kultivarkultivar dapat bertahan di suhu air 12C pada tingkat semai, 15-17C suhu malam hari selama

inisiasi malai dan 21C suhu harian selama antesis. Padi paling bagus pada tanah berat yang fertil. Padi dapat ditanam pada tanah kering atau tanah liat dan tumbuh menyerupai pertanian dataran tinggi, atau pada tanah-tanah yang tergenang. Tanah-tanah dimana padi tumbuh dapat merubah kondisi tanah secara besar-besaran: kisaran tekstur tanah dari pasir sampai liat, kandungan bahan organik 1-50%, pH 3-10, kandungan garam hampir 0-1%, dan zat makanan yang berguna dari kritis sampai melimpah. pH optimum untuk tanah yang tergenang adalah 6.5-7.0. Karena pengelolaan daratan tergantung pada tanah, iklim, suplai air, dan kondisi sosial ekonomi dari daerah tersebut, ada kisaran yang besar dalam pedogenetik dan karakteristik morfologi dari tanah-tanah tempat tumbuh padi tersebut. Padi terutama tumbuh pada tanah yang terendam air, dan bahan fisik dari tanah relatif tidak penting sepanjang air cukup. Pada tanah yang terendam, pH cenderung netral yaitu pH dari tanah asam bertambah karena pH tanah kapur dan tanah sodic berkurang; ion-ion Fe, N dan S berkurang; suplai dan kegunaan unsur-unsur N, P, Si dan Mo diperbaiki, oleh karena konsentrasi dari pelarut air Zn dan Cu berkurang; produksi racun berkurang seperti metan, asam-asam organik. Komposisi kimia tanah bervariasi di antara kawasan, negara dan daerah. Aliran air yang melimpah dari tanah-tanah yang ditanami padi menghasilkan lingkungan yang mendukung untuk pertrumbuhan mikroba anaerobik dan disertai perubahan biokimia. Sebagai hasilnya angka dekomposisi unsur organik berkurang. Padi dataran rendah dan padi dengan air yang dalam mungkin dipengaruhi oleh kekeringan atau perendaman yang sempurna. Padi diduga pertamakali dibudidayakan di India, selama kurang lebih 9000 tahun. Di Indonesia, Malaysia dan Filipina pembudidayaan padi telah dimulai sesudah 1500 Masehi. Bukti awal pembudidayaan padi yang ditemukan di Thailand, padi ditanam pada waktu 500900 Masehi. Padi ditanam di seluruh daerah tropik basah dan subtropik.

Manfaat Padi merupakan makanan pokok dari 40% penduduk dunia serta makanan pokok seluruh penduduk Asia Tenggara. Biji padi dimasak dengan air mendidih atau dengan cara tim, dan dimakan sebagian besar dengan sayuran, ikan atau daging. Seringkali merupakan sumber utama energi. Tepung dari beras digunakan untuk makan pagi, makanan bayi, roti, campuran kue dan kosmetika. Tepung beras yang kenyal mempunyai kualitas tinggi sebagai pengenyal saus putih, puding dan makanan ringan orang-orang timur (oriental). Beras ketan digunakan untuk membuat gula-gula. Pati dibuat dari beras yang ditumbuk dan digunakan sebagai pati pencucian, dalam makanan dan pabrik tekstil. Bir, anggur dan alkohol secara industri dibuat dari beras. Sekam atau kulitnya digunakan sebagai bahan bakar, papan

pembenihan, penyerap, papan dinding dan pembawa vitamin, obat, racun dan lain-lain. Dalam lingkungan rumah tangga kulit beras digunakan untuk menyaring air, media hidroponik dan pabrik briket arang. Dedak beras atau tepung diperoleh seperti proses dalam mutiara yang digosok dan berharga untuk makanan ternak dan unggas. Dedak tersebut mengandung perikarp, lapisan aleuron, embrio dan banyak endosperma. Dedak mengandung 14-17% minyak. Minyak kotor dedak beras digunakan untuk memproduksi minyak beku, asam stearat dan oleat, gliserin dan sabun. Minyak dedak yang dihasilkan digunakan untuk memasak, bahan anti karat dan anti korosi, proses akhir pembuatan tekstil dan kulit dan dalam obat-obatan. China, India, Jepang, Vietnam dan Thailand merupakan produsen utama minyak dedak beras. Jerami padi digunakan untuk makanan hewan dan papan pembenihan. Juga digunakan untuk pabrik papan jerami dan pulp untuk kertas, media pertumbuhan jamur, produksi pupuk organik, untuk memupuk pertanian bawang, timun dan jarang untuk tali dan atap rumah.

2. Kapas Nama umum Indonesia: Kapas jawa

Klasifikasi Kingdom : Plantae (Tumbuhan)

Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi Kelas Sub Kelas Ordo Famili Genus Spesies : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil) : Dilleniidae : Malvales : Malvaceae (suku kapas-kapasan) : Gossypium : Gossypium arboreum

Deskripsi Tumbuhan Merupakan herba satu tahunan, semak tahunan atau jarang berupa pohon kecil, hampir di semua bagian terdapat titik-titik kelenjar minyak berwarna hitam. Daun tersusun spiral, tepi rata, tulang daun menjari. Bunga soliter, biasanya dengan cabang simpodial; kelopak bentuk cangkir, mahkota 5 imbricate, kuning, putih, merah atau ungu, biasannya dengan titik ungu pada bagian tengah. Buah kapsul, membulat hingga bulat telur. Biji bulat telur yang ditutupi oleh rambut panjang seperti wol dan kadang juga oleh rambut yang pendek; - Gossypium arboreum Linn.. Merupakan semak atau pohon kecil, satu tahunan atau tahunan, tinggi 1-2 m, sebagian besar bagian tumbuhan tertupi oleh rambut bentuk bintang. Cabang pipih, membulat. Panjang petiola1.5-14 cm; stipula linear hingga melanset, panjang 4-15 mm; helaian daun bulat telur hingga membulat, diameter 2-12 cm, pangkal bentuk jantung, berurat daun 5-7, tulang daun 1-3 dengan nektar memanjang. Petala bulat telur terbalik, panjang 3-4 cm, pada saat membuka biasanya berwarna krem hingga kunig dan setelah 1-2 hari berubah menjadi merah atau ungu, dengan atau tanpa keunguan di tengah. Buah kapsul, bulat telur hingga membulat, diameter 1.5-2.5 cm. Biji 5-8 per cell, bulat telur hingga membulat, diameter 5-8 mm, berwarna putih atau putih berkarat; - Gossypium barbadense Linn..semak atau pohon kecil, tahunan. Petiola sama panjang atau sedikit lebih panjang dari helaian daun, stipula besar, seperti daun, linear, melanset atau bulat telur. Bunga dengan pedicel lebih pendek daripada petiola; mahkota biasanya kuning dengan titik merah tua pada bagian pangkalnya, petala bulat telur terbalik, panjang 5-8 cm. Buah kapsul bulat telur hingga fusiform, berjanggut, gundul, hitam. Biji bulat telur dengan hilum runcing, hitam hingga coklat tua; - Gossypium herbaceum Linn. Semak tahunan atau satu tahunan, tinggi 11.5 m dengan sedikit cabang. Batang tebal dan kaku, ranting dan daun muda biasanya berambut sebagian.Stipula kecil, linear; helaian daun bercuping 3-7, cuping bulat telur hingga membulat, kelenjar terdpat di ibu tulang daun. Pedicel tidak berkelenjar; panjang mahkota 3.5-5 cm, kuning atau putih dengan bagian tengah gelap. Buah kapsul, membulat, panjang 23.5 cm, berjanggut, permukaan lembut atau bergigi dangkal, dengan sedikit kelenjar minyak. Biji mencapai 11 per valve, berwarna putih; - Gossypium hirsutum Cav. Semak tahunan atau satu tahunan, tinggi 1-3 m. Panjang petiole 2-10 cm; stipula bulat telur atau melanset, 6-13 mm x 2-5 mm; helaian daun melingkar, diameter 3-15 cm, pangkal bentuk jantung. Bunga dengan panjang pedisel 1-2.5 cm, pada ujungnya dengan 3 kelenjar; kelopak menggenta kupular, tinggi 6-7 mm dan diameter 6 mm; mahkota biasanya berwarna kuning pucat hingga putih, jarang dengan bagian tengah keunguan, petala bulat telur terbalik,panjang 4-5.5 cm.

Buah kapsul, bulat telur atau membulat, 2-5 cm x 1-1.5 cm. Biji bulat telur, panjang 3,5 - 5 cm, hitam sampai coklat dengan warna putih atau karatan.

Habitat dan Penyebaran Saat ini, kapas ditemukan pada 47N to 32S. Temperatur optimum untuk perkecambahan adalah 9-30C dan temperatur minimum sekitar 14-15C, meski beberapa berkecambah pada suhu hingga 12C. Untuk pertumbuhan dan perkembangan yang optimum membutuhkan temperatur 25-30C. Cuaca dingin akan memperlambat pertumbuhan dan perkembangan dan kadan gagal dalam pemasakan. Kapas sensitif terhadap salju. Sinar cahaya yang cukup mendukung perbungaan, pembentukan biji dan hasil panen yang tinggi diperoleh pada daerah kering dengan irigasi yang bagus, misalnya di Arizona, Amerika Serikat. Tanaman ini tidak tahan naungan. Curah hujan selama masa pertumbuhan adalah 500-1500 mm. Selama pemasakan membutuhkan cuaca kering karena curah hujan setelah buah membuka akan mengurangi kualitas serat. Ketika curah hujan selama masa pertumbuha kurang dari 500 mm, irigasi sangat penting. Karena sistem perakarannya yang dalam, kapas tahan kekeringan, tetapi musim kering yang panjang selama pembungaan dan pembuahan menyebabkan pengurangan hasil panen. Angin kencang dan merusak kecambah dan pembukaan boll. Kapas primitif biasanya photoperiod-sensitive, menjadi reproductive pada photoperiod pendek hingga medium, tetapi budidaya modern secara umum photoperiodinsensitive dan dapat tumbuh pada kisaran laltitude yang luas dengan musim hujan sekitar 6 bulan.; Kapas membutuhkan tanah yang dalam (permeabel terhadap air dan akar mencapai kedalaman sedikitnya1.2 m), dengan drainase yang cukup dan pH antara 5.5-8.5. Tanah yang sangat subur merangsang pertumbuhan vegetatif dan kemungkinan memperpanjang periode vegetatif. Kapas relatif toleran terhadap garam dengan kandungan 0.5-0.6% secara normal tidak menyebabkan kerusakan, tetapi untuk tanaman budidaya berbeda dengan keadaan ini. Gossypium terdiri atas 40-50 species yang terdistribusi di daerah temperate yang hangat hingga daerah tropik. Asal mula genus ini tidak diketahui, tetapi 3 pusat diversitas utama adalah di Australia, Afrika Timur laut hingga Arab dan di barat hingga selatan Mexico. 4 spesies kemungkinan tumbuh di Asia Tenggara; Gossypium arboreum hanya dibudidayakan. Asal usulnya tidak diketahui, kemungkinan berkembang dari Gossypium herbaceum, melalui pendekatan molekuler mendukung hipotesis bahwa Gossypium arboreum dan Gossypium herbaceum berasal dari nenek moyang yang sama. Tanaman ini telah dibudidayakan di Asia Tenggara dan China Selatan selama berabad-abad. Tanaman ini masih ditemukan disana, tetapi telah diganti oleh Gossypium hirsutum.; Gossypium barbadense

kemungkinan berasal dari Peru sebagai persilangan Gossypium herbaceum dan Gossypium raimondii Ulbrich atau Gossypium gossypioides (Ulbrich) Standley. Tanaman ini tumbuh alami di pantai Peru dan Ecuador juga kemungkinan kepulauan Galapagos. Tanaman ini didomestikasi di barat laut Amerika Selatan dan dibudidayakan di Amerika Selatan dan Tengah dan telah diintroduksikan ke Afrika, Asia dan Kepulauan Pasifik. Tanaman ini diintroduksikan ke Amerika Serikat pada tahun 1785, yang dikenal sebagai "sea islands cotton" sebagai kebalikan dari "upland cotton", nama untuk Gossypium hirsutum. Cv. group Braziliense telah lama dibudidayakan di Asia Tenggara untuk industri rumah tangga, sementara itu cv. group Barbadense diintroduksikan ke Asia Tenggara pada abad ke 20, tetapi biasanya dengan keberhasilan yang kecil; Gossypium herbaceum kemungkinan berasal dari Afrika Selatan dan mencapai Asia dan Amerika pada awal jaman prasejarah. Tanaman ini dibudidayakan di Asia dan Afrika dan kadang ditanam di Dunia Baru. dan kemungkinan tumbuh di Asia Tenggara, seperti Indonesia dan Kamboja; Gossypium hirsutum kemungkinan merupakan persilangan antara Gossypium herbaceum dan Gossypium raimondii or Gossypium gossypioides di Meksiko Selatan dan didomestikasi di Amerika Tengah dan utara Amerika Selatan. Tanaman ini menjadi kapas komersial utama dan secara luas dibudidayakan di daerah beriklim hangat, termasuk juga Asia Tenggara;

Manfaat Kapas merupakan tanaman serat yang penting di dunia. Serat utama dari tanaman kapas adalah rambut biji yang panjang (`lint`), yang digunakan untuk membuat benang dan dipintal dalam pabrik tekstil, baik digunakan sendiri atau dikombinasi dengan tanaman lain, serat binatang atau serat sintetik. Serat kapas juga dibuat menjadi produk lain seperti benang jahit, tali dan jaring ikan. Potongan tekstil kapas dan kain digunakan dalam industri kertas untuk menghasilkan kertas tulis, buku dan kertas gambar. Serat pendek (`fuzz` or `linters`) diproses menjadi produk-produk seperti kertas, benang, hiasan dinding, bahan peledak, plastik dan film fotografi. Bubur kertas 'linter' dibuat menjadi berbagai tipe kertas, tergantung pada kualitasnya. 'Linter' juga digunakan untuk memproduksi selulosa dan dan bahan pelekat.

3. Bambu Sinonim Bambusa spinosa Bl. Arendo bambos L Bambusa arundinaceaI (Retz) Willd

Nama umum Indonesia: Bambu duri, pring ori (Jawa) Klasifikasi Kingdom : Plantae (Tumbuhan)

Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi Kelas Sub Kelas Ordo Famili Genus Spesies : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) : Liliopsida (berkeping satu / monokotil) : Commelinidae : Poales : Poaceae (suku rumput-rumputan) : Bambusa : Bambusa bambos (L) Voss

Deskripsi Tumbuhan Tanaman bambu yang sering kita kenal umumnya berbentuk rumpun. Padahal dapat pula bambu tumbuh sebagai batang soliter atau perdu. Tanaman bambu yang tumbuh subur di Indonesia merupakan tanaman bambu yang simpodial, yaitu batang-batangnya cenderung mengumpul didalam rumpun karena percabangan rhizomnya di dalam tanah cenderung mengumpul. Batang bambu yang lebih tua berada di tengah rumpun, sehingga kurang menguntungkan dalam proses penebangannya. Arah pertumbuhan biasanya tegak, kadangkadang memanjat dan batangnya mengayu. Jika sudah tinggi, batang bambu ujungnya agak menjuntai dan daun-daunya seakan melambai. Tanaman ini dapat mencapai umur panjang dan biasanya mati tanpa berbunga. Rumpun tegak, tinggi 10 - 20 m, diameter 4 - 10 cm, permukaan batang hijau mengkilap, kuning, atau kuning bergaris-garis hijau; internodus berjarak 20-45 cm, permukaan batang berambut hitam dan dilapisi lilin putih ketika muda dan berangsur-angsur

menjadi halus tak berambut dan mengkilap; nodus tenggelam. Cabang-cabang muncul dari nodus tengah dan atas dari rumpun. Selubung rumpun berbentuk segitiga lebar; daun lurus, berbentuk segitiga lebar (broadly triangular), panjang 4-5 cm dan lebar 5-6 cm, ujung daun meruncing, berambut pada kedua permukaan daun dan di tepi-tepi daun; panjang ligula 3 mm, bergerigi.

Habitat dan Penyebaran Bambusa bambos dapat dijumpai tumbuh di seluruh kawasan pantropikal, pada ketinggian di atas permukaan laut hingga 1200 m dpl. Bambusa ini tumbuh baik di daerah dataran rendah dengan kondisi kelembapan udara dan tipe tanah yang luas. Di Asia Tenggara, tumbuhan berumpun hijau ini telah tumbuh luas secara alami di tepi-tepi sungai, di pinggir jalan, dan di tanah-tanah lapang. Di Semenanjung Malaysia, Bambusa bambos tetap dapat tumbuh baik di lahan-lahan terdegradasi yang mengandung timah. Bambusa bambos merupakan tumbuhan yang berasal dari Dunia Lama, khususnya dari kawasan Asia tropis. Jenis ini diyakini sebagai bambu yang paling banyak dibudidayakan di seluruh penjuru kawasan tropis dan sub-tropis. Di kawasan Asia Tenggara, bambu jenis ini banyak dibudidayakan, sering dijumpai di desa- desa, di pinggir-pinggir sungai, dan sebagai tanaman ornamnetal di perkotaan.

Manfaat Seperti bambu lainnya, Bambusa vulgaris dapat digunakan sebagai bahan bangunan, pagar, jembatan, alat angkutan (rakit), pipa saluran air dan berbagai peralatan rumah tangga. Selain itu, tunas mudanya (rebung) dapat dimakan serta dapat digunakan sebagai obat liver atau hepatitis. Rumpun bambu mempunyai potensi dalam melestarikan lingkungan; pertumbuhannya cepat dan akarnya mampu mengawetkan tanah dan mengurangi erosi.

Logo Kabupaten Lampung Utara

Tanaman dalam Logo Daun Kopi-Lada dan Simpul ranting:

1. Daun Kopi 15 helai menunjukkan tanggal 15; 2. Ikatan antara Ranting Daun Kopi dan Daun menunjukkan Bulan Juni; 3. Daun Lada 19 helai, Butir Lada 46 butir, menunjukkan Tahun 1946; 4. Berarti Kabupaten Lampung Utara lahir pada tanggal 15 Juni 1946; Lada sebanyak 6 simpul

4. Kopi Nama umum Indonesia: Kopi

Klasifikasi Kingdom : Plantae (Tumbuhan)

Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)

Kelas Sub Kelas Ordo Famili Genus Spesies

: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil) : Asteridae : Rubiales : Rubiaceae (suku kopi-kopian) : Coffea : Coffea robusta Lindl.Ex De Will

Deskripsi Tumbuhan Kopi (Coffea spp) adalah species tanaman berbentuk pohon yang termasuk dalam famili Rubiaceae dan genus Coffea. Tanaman ini tumbuhnya tegak, bercabang, dan bila dibiarkan tumbuh dapan mencapai tinggi 12 m. daunnya bulat telur dengan ujung agak meruncing. daun tumbuh berhadapan pada batang, cabang, dan ranting-rantingnya. Kopi mempunyai sistem percabangan yang agak berbeda dengan tanaman lain. tanaman ini mempunyai beberapa jenis cabang yang sifat dan fungsinya agak berbeda. Sistem Perakaran Meskipun kopi merupakan tanaman tahunan, tetapi umumnya mempunyai perakaran yang dangkal. Oleh karena itu tanaman ini mudah mengalami kekeringan pada kemarau panjang bila di daerah perakarannya tidak di beri mulsa. Secara alami tanaman kopi memiliki akar tunggang sehingga tidak mudah rebah. Tetapi akar tunggang tersebut hanya dimiliki oleh tanaman kopi yang bibitnya berupa bibit semaian atau bibit sambungan (okulasi) yang batang bawahnya merupakan semaian. Tanaman kopi yang bibitnya berasal dari bibit stek, cangkokan atau bibit okulasi yang batang bawahnya merupakan bibit stek tidak memiliki akar tunggang sehingga relatif mudah rebah. Bunga dan Buah Tanaman kopi umumnya akan mulai berbunga setelah berumur 2 tahun. Mula-mula bunga ini keluar dari ketiak daun yang terletak pada batang utama atau cabang reproduksi. Tetapi bunga yang keluar dari kedua tempat tersebut biasanya tidak berkembang menjadi buah, jumlahnya terbatas, dan hanya dihasilkan oleh tanaman-tanaman yang masih sangat muda. Bunga yang jumlahnya banyak akan keluar dari ketiak daun yang terletak pada cabang primer. Bunga ini berasal dari kuncup-kuncup sekunder dan reproduktif yang berubah fungsinya menjadi kuncup bunga. Kuncup bunga kemudian berkembang menjadi bunga secara serempak dan bergerombol. Bunga Kopi

Jumlah kuncup bunga pada setiap ketiak daun terbatas, sehingga setiap ketiak daun yang sudah menghasilkan bunga dengan jumlah tertentu tidak akan pernah menghasilkan bunga lagi. Namun demikian cabang primer dapat terus tumbuh memanjang membentuk daun baru, batang pun dapat terus menghasilkan cabang primer sehingga bunga bisa terus dihasilkan oleh tanaman. Tanaman kopi yang sudah cukup dewasa dan dipelihara dengan baik dapat menghasilkan ribuan bunga dalam satu saat. Bunga tersebut tersusun dalam kelompok yang masing-masing terdiri dari 4-6 kuntum bunga. Pada setiap ketiak daun dapat menghasilkan 8-18 kuntum bunga, atau setiap buku menghasilkan 16-36 kuntum bunga. Bunga kopi berukuran kecil, mahkotanya berwarna putih dan berbau harum semerbak. Kelopak bunga berwarna hijau, pangkalnya menutupi bakal buah yang mengandung dua bakal biji. Benangsarinya terdiri dari 5-7 tangkai yang berukuran pendek. Bila bunga sudah dewasa, kelopak dan mahkotanya akan membuka dan segera mengadakan penyerbukan (peristiwa bertemunya tepungsari dan putik). Setelah terjadi penyerbukan, secara perlahanlahan bunga akan berkembang menjadi buah. Mula-mula mahkota bunga tampak mengering dan berguguran. Kemudian kulit buah yang berwarna hijau makin lama makin membesar. bila sudah tua kulit ini akan berubah menguning dan akhirnya menjadi merah tua. waktu yang diperlukan sejak terbentuknya bunga hingga buah menjadi matang 6-11 bulan, tergantung dari jenis dan faktor-faktor lingkungannya. Kopi arabika membutuhkan waktu 6-8 bulan, sedangkan kopi robusta 8-11 bulan. Bunga kopi biasanya akan mekar pada permulaan musim kemarau sehingga pada akhir musim kemarau telah berkembang menjadi buah yang siap dipetik. Pada awal hujan, cabang primer akan memanjang dan membentuk daun-daun baru yang siap mengeluarkan bunga pada awal musim kemarau mendatang. Menurut cara penyerbukannya, kopi dibedakan menjadi 2 (dua) jenis, yaitu kopi self steril dan kopi self fertil. Kopi self steril adalah jenis kopi yang tidak akan menghasilkan buah bila bunganya mengadakan penyerbukannya sendiri (tepung sari berasal dari jenis kopi yang sama). Kopi self steril ini baru menghasilkan buah bila bunganya menyerbuk silang (tepung sari berasal dari kopi jenis lainnya). Oleh karena itu tanaman kopi ini harus ditanam bersamaan dengan kopi jenis lainnya sehingga penyerbukan silang bisa berlangsung. Kopi self fertil adalah kopi yang mampu menghasilkan buah bila mengadakan penyerbukan sendiri sehingga tidak harus ditanam bersamaan dengan kopi jenis lainnya. Buah Buah terdiri dari daging buah dan biji. Daging buah terdiri atas 3 (tiga) bagian lapisan kulit luar (eksokarp), lapisan daging (mesokarp), dan lapisan kulit tanduk (endokarp) yang

tipis tetapi keras. Buah kopi umumnya mengandung dua butir biji, tetapi kadang-kadang hanya mengandung 1 (satu) butir atau bahkan tidak berbiji (hampa) sama sekali. Biji ini terdiri dari atas kulit biji dan lembaga. Lembaga atau sering disebut endosperm merupakan bagian yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan untuk membuat minuman kopi.

Habitat dan Penyebaran Pada saat ini penyebaran tanaman kopi Robusta di Indonesia lebih dari 95%, sedang selebihnya adalah kopi Arabika dan jenis lainnya. Meskipun kopi Robusta semula ditanam dan diusahakan oleh perkebunan besar, namun dalam perkembangannya tanaman ini lebih potensi sebagai tanaman rakyat karena kopi Robusta lebih mudah ditanam dan tahan terhadap kondisi pertumbuhan yang kurang menguntungkan. Selain itu karena tahun-tahun belakangan ini harga pasaran kopi Robusta relatif semakin tinggi.

Manfaat Kopi dapat mencegah timbulnya penyakit jantung atau stroke. Kandungan yang terdapat dalam kopi dapat menghidarkan dari kita dari penyakit serangan jantung bahkan hingga stroke, hal tersebut diperkuat dengan adanya hasil penelitian dari sejumlah 83000 wanita dalam usia 24 tahun memiliki resiko 18% lebih rendah jika dibandingkan dengan yang tidak mengkonsumsi kopi. Penelitian tersebut mereka meminum kopi 2-3 cangkir kopi dalam satu hari. ( Baca disini: Manfaat kopi bagi wanita ). Kopi bermanfaat mencegah penyakit kanker dan diabetes. Dari hasil riset yang dilakukan oleh peneliti diseluruh dunia didapatkan hasil bahwa penyakit kanker hati, kanker payudara dan kanker usus besar dapat dicegah dengan cara mengonsumsi kopi. Studi penelitian lain telah menemukan bahwa kopi dapat mengurangi tingkat gula darah pada pasien diabetes. Karena kandungan yang terdapat dalam kopi dapat meningkatkan laju metabolisme tubuh, selain itu manfaat kopi juga dapat mengurangi risiko penyakit serius seperti batu empedu, penyakit Parkinson, penyakit jantung, sirosis hati dan sebagainya. Kopi dapat mencegah resiko kanker mulut dan melindungi gigi. Senyawa yang terdapat dalam kopi bermanfaat mencegah terjadinya resiko kanker mulut, membatasi pertumbuhan sel kanker. Selain itu kopi memiliki sifat anti bakteri dan antiperekat yang sangat baik dan memungkinkan untuk menyembuhkan berbagai masalah berkaitan dengan kesehatan mulut, termasuk gigi berlubang, pembentukan plak dan infeksi gusi.

Kopi sebagai pembangkit Stamina dan energi ekstra. Mekanisme kerja zat kafein dalam tubuh bersaing dengan fungsi adenosin dalam tubuh kita. Adenosin sendiri merupakan senyawa yang terdapat dalam sel otak berfungsi membuat orang cepat tertidur. Kandungan kafein dapat memperlambat gerak sel-sel tubuh sehingga tubuh tidak mudah lelah dan mengantuk dan muncul perasaan segar, mata terbuka lebar, detak jantung lebih kencang, naiknya tekanan darah. Kopi dapat mengurangi rasa sakit kepala Menurut Seimur Damond, M.D, dari Chicagos Diamond Hadche Clinic. Bahwa kandungan kafein pada kopi dapat mengurangi derita sakit kepala. Penderita sakit kepala atau migran ringan terbukti dapat disembuhkan dengan meminum secangkir kopi pekat. Kopi mengatasi perubahan suasana hati dan depresi. Minum kopi secara teratur sesuai dengan porsinya dapat memaksimalkan kerja otak lebih baik. Kandungan antioksidan yang terdapat di dalam kopi dapat menangkal kerusakan pada sel otak dan membantu jaringan saraf untuk bekerja lebih baik. Zat kafein dalam kopi berfungsi sangat baik sebagai stimulan pada tubuh kita. Hal ini dapat merangsang indera kita dan meningkatkan laju metabolisme. Sehingga meningkatkan kemampuan dalam berkonsentrasi, mengatasi perubahan suasana hati bahkan depresi. Jangan sampai Anda meminum kopi secara berlebihan karena akan menimbulkan efek samping yang berbahaya terhadap tubuh kita.

5. Lada Nama umum Indonesia: Lada, merica, mrico, pedes Inggris: Pilipina: Cina: Black/White Pepper Paminta hu jiao

Klasifikasi Kingdom : Plantae (Tumbuhan)

Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)

Divisi Kelas Sub Kelas Ordo Famili Genus Spesies

: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil) : Magnoliidae : Piperales : Piperaceae (suku sirih-sirihan) : Piper : Piper nigrum L.

Deskripsi Tumbuhan Akar lada yang tumbuh di dalam tanah atau yang tumbuh di dekat pangkal tanaman disebut akar utama dan akar lada yang tumbuh di atas permukaan tanah disebut akar lekat. Batang tanaman lada biasa disebut stolon yaitu batang pokok yang tumbuh ke atas dan dari bagian batang pokok akan tumbuh cabang-cabang ortotrop (vertikal) dan cabang plagiotrop (horizontal). Batang lada berbentuk agak pipih dan beruas-ruas dengan panjang setiap ruas 7 12 cm. Daunnya merupakan daun tunggal dengan tekstur kenyal, panjang daun 12 - 18 cm dan lebar daun 3 cm dengan tangkai sepanjang 4 cm. Permukaan daun bagian berwarna hijau tua mengkilat dan bagian bawah berwarna hijau tua pucat tidak mengkilat. Daun lada agak unik karena bentuknya berbeda-beda tergantung dari mana daun tersebut tumbuh. Daun yang keluar pada bagian atas bentuknya panjang dan daun yang tumbuh pada bagian bawah cenderung membulat. Bunga tanaman lada adalah majemuk yang tumbuh mengelilingi malai bunga. Setiap malai terdiri dari 100150 bunga yang nantinya akan menjadi buah. Malai bunga hanya akan keluar dari cabang plagiotrop. Bunga tanaman lada tergolong bunga lengkap yang terdiri dari tajuk, mahkota bunga, putik, dan benang sari. Buahnya berbentuk bulat dengan biji keras dan berkulit lunak, berwarna hijau tua pada waktu muda dan berangsur-angsur kekuning-kuningan lalu berwarna kemerahan bila buah tersebut telah masak. Diameter biji 34 mm dan dilindungi oleh daging buah yang tebalnya 2 cm.

Habitat dan Penyebaran Untuk pertumbuhannya yang baik diperlukan tanah yang menggandung humus dan curah hujan yang cukup pada ketinggian 500 m dpl. Karena pertumbuhannya merambat diperlukan pohon inang/tonggak pemanjat.

Terdapat di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Nusa Tenggara dan hampir di seluruh Indonesia.

Manfaat Manfaat untuk perut: sangat membantu pencernaan karena sekresi asam klorida dalam lambung akan meningkat. Penting agar menghindari diare, kolik dan konstipasi untuk mencapai pencernaan yang tepat. Fungsi lainnya untuk mencegah pembentukan gas usus dan untuk diet karena membuat berkeringat dan buang air kecil. Digunakan untuk menurunkan berat badan: lapisan luar lada membantu dalam pemecahan sel lemak. Oleh sebab itu, makanan yang pedas dapat membantu Anda melepaskan berat badan. Bagi kulit: dapat menyembuhkan vitiligo, sedangkan vitiligo adalah penyakit kulit yang menyebabkan beberapa wilayah kulit kehilangan pigmen normal dan menjadi putih. Kandungan piperin yang ada pada lada sangat membantu untuk merangsang kulit untuk memproduksi pigmen, hal ini diungkapkan dari penelitian di London. Kombinasi dalam pengobatan topical piperin yaitu dengan mengkombinasikan terapi cahaya ultra violet jauh lebih baik dibandingkan untuk perlakuan lainnya untuk vitiligo. Kemungkinan lainnya yaitu mengurangi kemungkinan kanker kulit akibat radiasi ultraviolet berlebih. Membantu meringankan dingin dan batuk: merica ditambahkan dalam tonik untuk dingin dan batuk. Rasa sakit yang timbul akibat sinusitis dan hidung tersumbat dapat dikurangi dengan lada hitam. Membantu melawan infeksi, gigitan serangga karena lada hitam mempunyai sifat antibakteri. Lada juga bermanfaat pada proses diet membantu untuk menjaga arteri Anda bersih. Merupakan antioksidan yang baik: akibat dari radikal bebas dapat dicegah dengan banyak mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung antioksidan seperti lada dan dengan demikian sangat membantu dalam pencegahan kanker, masalah hati, penyakit

jantung dan kanker. Lada dapat digunakan untuk pengobatan pernapasan seperti asma, batuk berdahak dll. Pada zaman kuno, lada banyak digunakan untuk mengobati masalah mata.