Anda di halaman 1dari 2

Install DHCP di Debian 6.0.

Sedikit pengertian tentang DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) digunakan untuk melayani request Ip Address dari client. Gunanya adalah, kita tidak perlu lagi repot-repot mengkonfigurasi Ip pada computer, sebut saja Zero Configuration. Client akan meminta Ip Address pada server, kemudian server akan memberikan alokasi ip yang tersisa. Lanjut install DHCP di Router Debian 6.0.5 # apt-get install dhcp3-server Setiap kali installasi dhcp server, akan muncul pesan failed. Hal ini dikarenakan, Ip Address kita tidak cocok dengan Ip Address pada file konfigurasi Default dhcp3-server. Biarkan saja, nanti akan normal sendiri.

Sekarang konfigurasi DHCP agar bisa digunakan oleh Client # nano/etc/dhcp/dhcpd.conf Beri tanda # pada semua baris. Kecuali baris script di bawah ini. Sesuaikan alokasi ip dengan topologi jaringan. #. . . # A slightly different configuration for an internal subnet. subnet 192.168.12.0 netmask 255.255.255.192 { range 192.168.12.10 192.168.12.20; option domain-name-servers smkpelitasalatiga.com; option domain-name "smkpelitasalatiga.com"; option routers 192.168.12.1; option broadcast-address 192.168.12.31; default-lease-time 600; max-lease-time 7200; } #. . . save dan exit dengan ctrl+x lalu y dan Enter Jika terdapat 2 atau lebih interface nya ( LAN Card ) kita setting DHCP nya sesuai dengan Interface yang digunakan. Disini saya menggunakan eth1 sebagai DHCP nya . # nano /etc/default/isc-dhcp-server # On what interfaces should the DHCP server (dhcpd) serve DHCP requests? # Separate multiple interfaces with spaces, e.g. "eth0 eth1". INTERFACES="eth1" Jika sudah kita exit dan save ctrl+x lalu y dan Enter Setelah semua selesai kita restart DHCP nya dengan cara

# /etc/init.d/isc-dhcp-server restart Kemudian test di client untuk mengkosongkan konfigurasi IP Addressnya agar diberi oleh Router Debiannya