Anda di halaman 1dari 3

Hemodialisa Akut Dialisa bisa digunakan sebagai pengobatan jangka panjang untuk gagal ginjal kronis atau sebagai

pengobatan sementara sebelum penderita menjalani pencangkokan ginjal. Pada gagal ginjal akut, dialisa dilakukan hanya selama beberapa hari atau beberapa minggu, sampai fungsi ginjal kembali normal. http://medicastore.com/penyakit/1 !/Dialisa.html Hemodialisa "ronik Komplikasi Hemodialisa
#isher dan $ilco% &1''() Ha*ens dan #erra &+ !),

11 ( 'http://b11nk.,ordpress.com/hemodialisa/

Demam

Bakteri atau zat penyebab demam di dalam darah. Dialisat terlalu panas. Alergi terhadap zat di dalam mesin. Tekanan darah rendah. Terlalu banyak cairan yang terbuang. Kadar kalium ! zat lainnya yang abnormal dalam darah. #dara memasuki darah di dalam mesin. $enggunaan heparin di dalam mesin untuk mencegah pembekuan.

Reaksi anafilaksis yg beakibat fatal

Tekanan darah rendah Gangguan irama antung

"mboli udara $endarahan usus% otak% mata atau perut

http://,,,.ginjalchina.com/hemo.html

"omplikasi akut hemodialisis adalah komplikasi yang terjadi selama hemodialisis berlangsung. "omplikasi yang sering diantaranya adalah hipotensi, kram otot, mual dan muntah, sakit kepala, sakit dada, sakit punggung, gatal, demam, dan menggigil-uku Ajar .lmu Penyakit Dalam./ilid ..edisi .0.hal !'1 1)"ram otot "ram otot pada umumnya terjadi pada separuh ,aktu berjalannya hemodialisa sampai mendekati ,aktu berakhirnya hemodialisa. "ram otot

seringkali terjadi pada ultrafiltrasi &penarikan cairan) yang cepat dengan *olume yang tinggi. +) Hipotensi #erjadinya hipotensi dimungkinkan karena pemakaian dialisat asetat, rendahnya dialisat natrium, penyakit jantung aterosklerotik, neuropati otonomik, dan kelebihan tambahan berat cairan. "omplikasi yang jarang terjadi misalnya sindroma dise1uilibrium, reaksi dialiser, aritmia, tamponade jantung, perdarahan intrakranial, kejang, hemolisis, emboli udara, netropenia, serta akti*asi komplemen akibat dialisis dan hipoksemia 2) 3indrom ketidakseimbangan dialisa 3indrom ketidakseimbangan dialisa dipercaya secara primer dapat diakibatkan dari osmol4osmol lain dari otak dan bersihan urea yang kurang cepat dibandingkan dari darah, yang mengakibatkan suatu gradien osmotik diantara kompartemen4kompartemen ini. 5radien osmotik ini menyebabkan perpindahan air ke dalam otak yang menyebabkan oedem serebri. 3indrom ini tidak la6im dan biasanya terjadi pada pasien yang menjalani hemodialisa pertama dengan a6otemia berat. 7) Aritmia Hipoksia, hipotensi, penghentian obat antiaritmia selama dialisa, penurunan kalsium, magnesium, kalium, dan bikarbonat serum yang cepat berpengaruh terhadap aritmia pada pasien hemodialisa. !) Hipoksemia Hipoksemia selama hemodialisa merupakan hal penting yang perlu dimonitor pada pasien yang mengalami gangguan fungsi kardiopulmonar. 8) Perdarahan 9remia menyebabkan ganguan fungsi trombosit. :ungsi trombosit dapat dinilai dengan mengukur ,aktu perdarahan. Penggunaan heparin selama hemodialisa juga merupakan faktor risiko terjadinya perdarahan. () 5anguan pencernaan 5angguan pencernaan yang sering terjadi adalah mual dan muntah yang disebabkan karena hipoglikemia. 5angguan pencernaan sering disertai dengan sakit kepala. .nfeksi atau peradangan bisa terjadi pada akses *askuler.

') Pembekuan darah bisa disebabkan karena dosis pemberian heparin yang tidak adekuat ataupun kecepatan putaran darah yang lambat.