Anda di halaman 1dari 5

Rencana Asuhan Keperawatan

Oleh Alita Mei Rosfyanita (1106053331)

Hasil pengkajian mahasiswa di RW 05 Kelurahan X didapatkan data: Jumlah balita sebanyak 30%, banyak balita yang tampak kurus . Hasil wawancara dengan para ibu didapatkan data bahwa ibu jarang memasak, hanya membeli makanan jadi saja. Karena menurut mereka jika membeli makanan lebih hemat dibandingkan memasak, karena jika memasak harus membeli minyak tanah, minyak goreng, serta bahan makanan, namun ketika telah dimasak kadang-kadang makanan tersebut tidak dimakan oleh anggota keluarga dengan alasan selera yang beda, kurang sedap, ataupun tidak sempat dimakan. Sehingga menurut ibu lebih praktis membeli dibandingkan memasak. Analisis Kasus: 1. Diagnosa 1 : Risiko ketidakseimbangan nutrisi: kurang dari kebutuhan pada balita di RW 05 Kelurahan X DO : 30 % dari jumlah balita di RW 05 Kelurahan X yang tampak kurus. DS : a. b. Para ibu di RW 05 Kelurahan X mengatakan bahwa jarang memasak dan hanya membeli masakan jadi saja Ketika ibu memasak, kadang-kadang makanan tersebut tidak dimakan oleh anggota keluarga dengan alasan beda selera, kurang sedap, ataupun tidak sempat dimakan. Data tambahan yang perlu dikaji: a. b. c. d. Faktor sosial dan ekonomi keluarga di RW 05 Kelurahan X Riwayat keluarga yag mempunyai gizi buruk di RW 05 Kelurahan X Usaha yang telah dilakukan oleh orang tua di RW 05 Kelurahan X Masalah pencernaan (khususnya) yang terjadi pada balita di RW 05 Kelurahan X

Diagnosa Keperawatan 1. Risiko Ketidakseimbangan nutrisi: kurang dari kebutuhan pada balita di RW 05 Kelurahan X

Tujuan Umum

Tujuan Khusus

Strategi Intervensi

Kriteria Evaluasi Intervensi Kriteria Standar Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan adalah suatu keadaan individu mengalami penurunan atau berisiko mengalami penurunan BB karena tidak adekuatnya asupan nutrisi untuk memenuhi kebutuhan metabolik. Hal ini biasanya ditandai dengan: 1. Berat badan sekarang berada di bawah berat ideal 2. Terlihat sangat kurus 3. Kelemahan pada otot 4. Sering merasa lemas 5. Rambut kemerahan dan mudah rontok 6. Kulit kering a. Diskusikan bersama para ibu di RW 05 Kelurahan X apa yang diketahui tentang makanan yang sehat dan kurang sehat b. Berikan pujian kepada Ibuibu tentang pemahaman yang benar. c. Berikan informasi kepada Ibu-ibu mengenai makanan yang sehat dan kurang sehat d. Berikan kesempatan bertanya tentang materi yang disampaikan. e. Berikan penjelasan ulang tentang materi yang belum dimengerti. f. Motivasi para ibu untuk mengulangi materi yang telah dijelaskan. g. Berikan reinforcement atas usaha ysng telsh dilakuksn. Para Ibu mengidentifikasi a. Tanyakan kepada Ibu apakah balita yang berisiko tanda dan gejala mengalami ketidakseimbangan nutrisi ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan yang kurang dari kebutuhan dialami balita berdasarkan tanda dan b. Berikan reinforcement positif gejala. atas apa yang dikemukakan Ibu.

Setelah Setelah dilakukan dilakukan pertemuan 1 x 45 Pendidikan Respon pertemuan 2 x menit, Ibu di RW 05 Kesehatan verbal 45 menit, balita Kelurahan X: di RW 05 1. Mampu mengenal Penanggu Kelurahan X masalah ng jawab : memperlihatkan ketidakseimbangan Mahasiswa status gizi: nutrisi yang kurang Praktik asupan dari kebutuhan: FIK UI makanan, yang Menyebutkan dibuktikan oleh pengertian dan ciri-ciri Sumber indikator tidak dana: ketidakseimbangan adekuat, sedikit Iuran RW nutrisi kurang dari adekuat, cukup kebutuhan adekuat, Tempat : adekuat, dan Gedung sangat adekuat Kelurahan X

Mengidentifikasi anggota keluarga yang mengalami ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan.

Respon verbal

Setelah dilakukan

pertemuan kedua, selama 1 x 45 menit, Para Ibu di RW 05 Kelurahan X mampu melakukan: Pemilihan menu seimbang

Pendidikan Respon Kesehatan psikomot or Penanggu ng jawab : Mahasiswa Praktik FIK UI Sumber dana: Iuran RW Tempat : Gedung Kelurahan X

Cara penyajian makan yang sehat

Para Ibu di RW 05 Kelurahan X mampu menyiapkan menu a. Diskusikan dengan Para Ibu di makanan yang seimbang RW 05 Kelurahan X dan sesuai dengan mengenai pemilihan menu kebutuhan, yaitu: seimbang tepat - Karbohidrat contoh: b. Motivasi Ibu untuk nasi, tepung-tepungan, menjelaskan roti, sereal, dan umbikembali mengenai pemilihan umbian menu seimbang tepat - Protein contoh: c. Berikan reinforcement positif kacang-kacangan, ikan, terhadap kemampuan yang ayam, telur, dan daging. dicapai - Vitamincontoh: buah dan sayur - Air air - Lemak contoh: daging dan susu. Untuk kondisi balita di RW 05 Kelurahan X, jenis menu yang tepat adalah tinggi kalori dan tinggi protein. Respon Para Ibu di RW 05 a. Diskusikan dengan Para Ibu psikomot Kelurahan X mampu di RW 05 Kelurahan X or menyajikan makanan mengenai penyajian makanan secara sehat: yang sehat - Apabila memasak atau b. Motivasi Para Ibu di RW 05 mengolah makanan Kelurahan X untuk sendiri: menjelaskan kembali mengenai penyajian makanan Pilih bahan makanan yang sehat yang baik, tidak c. Berikan reinforcement positif kadaluarsa, sebisa

mungkin hindari sayur yang mengandung banyak pestisida, bahan makanan yang masih segar, dan tidak busuk. Cuci bahan makanan tersebut hingga bersih, gunakan air yang mengalir dan tidak perlu menggunakan sabun Masak bahan makanan hingga benar-benar matang. Penggunaan minyak goring, usahakan tidak lebih dari 2 kali pemakaian Hindari makanmakanan yang dipanaskan berulangulang. - Apabila membeli makanan yang sudah jadi: Pilih warung yang bersih Pilih makanan yang baru saja diolah Memodifikasi menu makanan dan lingkungan yang

terhadap kemampuan yang dicapai

sesuai dengan keadaan ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan: Menyebutkan cara modifikasi menu makanan dan lingkungan yang sesuai dengan keadaan ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan

Respon verbal

Para Ibu di RW 05 Kelurahan X mampu menyebutkan minimal 3 cara yang sesuai berikut: Makan yang sedikit tapi sering Lingkungan yang menyenangkan untuk makan (misalnya sambil bermain) Suapi anak, jika perlu Makanan yang dibentuk sedemikian rupa untuk menarik minat anak untuk makan Makan bersama anggota keluarga yang lain makan

a. Diskusikan cara memodifikasi menu makanan dan lingkungan yang sesuai dengan keadaan ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan b. Jelaskan cara memodifikasi menu makanan dan lingkungan yang sesuai dengan keadaan ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan c. Motivasi Ibu untuk menjelaskankembalicara memodifikasilingkungan. d. Tanyakan kepada Ibu materi yang belum jelas. e. Jelaskan kepada Ibu materi yang belum dimengerti. f. Berikan reinforcement terhadap kemampuan yang dicapai.

Referensi : Ahern, N. R&Wilkinson, J. M. (2012). Buku Saku Diagnosis Keperawatan: Diagnosis NANDA, Intervensi NIC, Kriteria hasil NOC (ed 9.). Jakarta: EGC Carpenito, Lynda Juall.(2010). Nursing diagnosis application to clinical practice 13 edition. Philadelphia Nanda International. (2012). Prentice Hall Nursing Diagnosis Handbook [Terj]. New Jersey: Pearson Education.