Anda di halaman 1dari 15

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Fiqih merupakan ilmu yang mempelajari tentang hukum-hukum sayriah, yang
bersifat amaliah yang diambil dari dalil-dalil yang terperinci. Ilmu fiqih sangat penting
untuk kita pelajari kerana ilmu ini membahas tentang hukum-hukum dalam islam, seperti
salah satu yaitu tentang puasa dan macam-macamnya.
Puasa merupakan sesuatu yang wajub di jalani oleh umat islam. arena allah swt
berfirman dalam surah al-baqarah ! "#$
:o_x__ __ ac'__ |_ _q|_ _o_ :_ |_ q_ _ o
_|: _q|::_ _oc_:
%rtinya ! &ai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana
diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. 'al-
baqarah ! "#$(.
B. Rumusan Masalah
". Pengertian puasa
). *acam-macam puasa
$. +ukun dan syarat puasa
,. &al-hal yang membatalkan puasa
-. &ikmah yang terkandung dalm puasa
.. /rang yang diperboleh berbuka puasa dan yang diharamkan
C. Tujuan
". 0ntuk mengetahui pengertian puasa
). 0ntuk mengetahui macam-macam puasa
$. 0ntuk mengetahui rukun dan syarat puasa
,. 0ntuk mengetahui hal-hal yang membatalakan puasa
-. 0ntuk mengetahui hikmah yang terkandung dalam puasa
"
.. 0ntuk mengetahui orang yang diperboleh membatalkan puasa dan yang diharamkan.
1. 0ntuk mengetahui macam-macam puasa
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Puasa
)
2aum 'puasa( menurut bahasa arab adalah menahan diri dari segalah sesuatu,
seperti menahan makan, minum, hawa nafsu, menahan berbicara yang tidak bermanfaat
dan segalahnya.
"
*enutu istilah agama islam yaitu menahan dari sesuatu yang membatalkannya
satu hari lamanya, mualai dari terbit pajar sampai terbenamnya matahari, dengan niat dan
beberapa syarat.
Firman allah swt !
3 xx .. ac|_x ac__x _:o __e___ _q:_ :__ __, o :__
_c_, o ._ a3 q
%rtinya ! 33Makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam,
yaitu fajar33.'4s. %l-5aqarah ! "#1(.
678 9:;8698 <8 9=> ?@A ABCDE8 AF8 G8 H>ID JD KD LM N8O8 PD 6L8QR ?A 6S8 I8 G8 H>ID TN8O8 <8 9=> ?@A <M E> JM KD N>UM V8 JM KD N@W8 ?8 X8 BYDH@Z8
Artinya
&ai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa
sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa[ '%l-
5aqarah!"#$ (
5. Maam!maam "uasa #aji$
)
a( Puasa bulan ramadhan
\ari ]halhah bin 0baidillah radhiyallahuanhu, dia mengisahkan
- - - -= ~ ~
~ - ` - - - - ~ = ` _ = - - ~ - - -= ~ ~ - -
+ ~ - ~ ` _ = - - ~ - - -= ~ ~ - - - -= '
"
+asyid, &. 2ulaiman. )^^.. Fiqih islam. 5andung ! P]. 2inar 5aru %lgensida _ffset. &al $,
)
hio`in, *uhammad. )^^a. Kupas Tuntas Puasa Ramadhan. bakarta ! &immah *edia. &al )$
$
_ ~ ` ` ~ = ~ ` _ = - - ~ ` -- ~ ~ - ~ -
_ ~ . = ~ -= ~
%da seorang %rab badui yang rambutnya berdiri datang menemui +asulullah
shallallahu calaihi wa sallam. \ia berkata, deahai +asulullah, beritahukanlah
kepadaku tentang sholat yang diwajibkan %llah kepadaku.[ 5eliau menjawab,
d2holat lima waktu kecuali jika kamu ingin menambah sholat yang lain sebagai
tambahan.[ falu dia berkata, d5eritahukanlah kepadaku puasa yang diwajibkan
%llah kepadaku[. 5eliau menjawab, [Puasa di bulan +amadhan, kecuali apabila
kamu mau melakukan puasa lain sebagai tambahan.[ falu dia berkata,
d5eritahukanlah kepadaku `akat yang diwajibkan %llah kepadaku.[ *aka
+asulullah shallallahu calaihi wa sallam pun memberitahukan kepadanya
syariat-syariat Islam. falu lelaki itu berkata, d\emi ]uhan yang
memuliakanmu. %ku tidak akan menambah dan mengurangi apa yang %llah
wajibkan kepadaku barang sedikit pun.[ *aka +asulullah shallallahu calaihi wa
sallam bersabda, d\ia pasti beruntung jika dia jujur.[ atau d\ia pasti masuk
surga jika dia jujur.[ '&+. 5ukhari dalam itab as-2hiyam(
\ari c%isyah radhiyallahuanha, dia berkata!
~ - - - - - - ~ - = ~ ~ - -= - ~
~ ~ ~ - ~ ~ =
aum 4uraisy dahulu biasa melakukan puasa c%syura di masa jahiliyah.
emudian +asulullah shallallahu calaihi wa sallam pun memerintahkan untuk
berpuasa pada hari itu sampai diwajibkannya puasa +amadhan. fantas
+asulullah shallallahu calaihi wa sallam bersabda, d5arang siapa yang ingin
berpuasa pada hari itu -%syura- maka silakan berpuasa. \an barang siapa yang
tidak ingin berpuasa silakan berbuka.[ '&+. 5ukhari dalam itab as-2hiyam(
*erupakan salah satu dari rukun islam yang ketiga diwajibkan pada
tahun kedua hijria, yaitu tahun kedua sesudah nabi *uhammad 2%e &ijrah ke
*adina. &ukumnya fardu ain atas tiap-tiap mukallaf '5aligh dan 5erakal(.
\engan ketentuan sebagai berikut !
"( \engan melihat bulan bagi yang melihatnya sendiri
,
)( \engan mengucapkan bulan syaban $^ hari
$( \engan adanya melihat '+uyat( yang dipersaksikan oleh seseorang yang
adil di muka hakim
,( \engan kabar mutawatir
-( Percaya kepada orang yang melihat
.( ]anda-tanda yang biasa dilakukukan di kota-kota besar untuk memberi
tahukan kepada orang banyak
1( \engan ilmu hisab
b( Puasa kafarat
Puasa kafarat itu diwajibkan bagi seseorang yang bersetubuh di siang
hari, maka orang tersebut melakukan puasa dua bulan berturut-turut dengan
syarat $" hari. Puasa dilakukan secara berturut-turut sisahnya dilakukan kapan
sajag tidak usah berurutan, memberikan kepada .^ orang fakir dengan cara
memberikan " '2atu( *ud 'sekitar 1-^ hram( makan berupa gandum g
sejenisnya kepada setiap orang. bika tidak mungkin memberi separohnya.
']audhih %l-*asal( masalah "..^(.
ifarat adalah sesuatu yang harus dilakukan atau dibayar oleh seseorang
karena melakukan kesalahan tertentu. *isalnya kifarat puasa diwajibkan atas
orang yang bersetubuh pada siang +amadhan. ifarat puasa berdasarkan hadis
riwayat %bu &urairah r.a.!
- - - - - ~ - : = - ~ - -- ~ - . : -
- ~ : ,- - = - : - ~ - - .
. - : ~ = - - + -- - . + : .` : _ = -~ - - - - + ~ --~ . + : - .` : ~ = -
= - - ~ ~ - ~ : .` : ~ - -- ~ - - , = - = ~ - --
, ~ - i - : -. - ~ : . ~ - ~ = : .- : - ~ - -
- ! :. - -~ - ] 26 [ ~ + -` i ~ - - - = i . - -, -
~ . - = = - .- -- -= - ~ - ~ = : = - .
%rtinya!
\aripada %bu &urairah r.a., ia berkata! etika kami duduk di
samping jabi 2%e, datang seorang lelaki dan berkata! d,kelaka aku wahai
+asulullah[. +asulullah 2%e bertanya! d,Apakah yang membuatmu
celaka bawabnya! d%ku telah menggauli isteriku padahal aku berpuasa
'+amadhan([. 2abda jabi 2%e! d,Apakah engkau mendapat se!rang
hamba sahaya untuk engkau merdekakan bawabnya! d]idak.[ 2abda jabi
2%e! d,Apakah engkau mampu berpuasa dua bulan berturut"
-
turut bawabnya! d,]idak[. 2abda jabi 2%e! d,Apakah engkau dapat
memberi makan enam puluh !rang miskin bawabnya! d,]idak.[ ata %bu
&urairah! d*aka ia diam di samping jabi 2%e. etika kami dalam keadaan
sedemikian diberikan kepada jabi 2%e satu keranjang berisi kurma.[ 2abda
jabi 2%e!#imana !rang yang bertanya $tadi% bawabnya! d2aya[. 2abda
jabi 2%e! dAmbillah ini dan sedekahkan.[ felaki tersebut bertanya!
d,%pakah aku akan sedekahkan kepada orang yang lebih fakir dariku wahai
+asulullahl \emi %llah 'yang mengutusmu dengan benar(, tidak ada di
*adinah dan pemukiman di sekitar *adinah keluarga yang lebih fakir
'miskin( dan membutuhkan makanan ini daripada keluargaku[. ata %bu
&urairah r.a.! Maka &abi 'A( terta)a sehingga tampak gigi geraham
beliau, kemudian jabi 2%e bersabda! d,Pergilah engkau, berikanlah ini
untuk dimakan !leh keluargamu[. '&+. bamaah dan matannya menurut
Imam al-5ukhari, baca 'hahiih al"*ukhaariy, hadis nomor "a$. (.
c( Puasa 4adha
+adha, atau mengganti puasa +amadhan, wajib dilaksanakan sebanyak
hari yang telah ditinggalkan, sebagaimana termaktub dalam %l-5aqarah ayat
"#,!
6mE69@;8 no Ap8 qrD WM E@ <S8 s8 X8 6I8 JKD CE> 6mt9u> E@ qM ;8 TN8O8 uo v8 w8 xyr@ W> s8 <M ER Po 69@;8 u8 z8 ;D
$yaitu% dalam beberapa hari yang tertentu- Maka barangsiapa diantara kamu
ada yang sakit atau dalam perjalanan $lalu ia berbuka%, maka $)ajiblah baginya
berpuasa% sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari"hari yang lain-
%da dua pendapat mengenai wajib tidaknya qadha puasa dilakukan
secara berurutan sebanyak hari yang ditinggalkan. Pertama, menyatakan jika hari
puasa yang di tinggalkannya berurutan, maka qadha{ harus dilaksanakan secara
berurutan pula, lantaran qadha, merupakan pengganti puasa yang telah
ditinggalkan, sehingga wajib dilakukan secara sepadan.
Pendapat kedua, menyatakan bahwa pelaksanaan qadha, puasa tidak
harus dilakukan secara berurutan, lantaran tidak ada satu pun dalil yang
menyatakan qadha,puasa harus berurutan. 2ementara %l-5aqarah ayat "#, hanya
menegaskan bahwaqadha, puasa, wajib dilaksanakan sebanyak jumlah hari yang
telah ditinggalkan, itu saja.
Pendapat kedua ini didukung oleh pernyataan dari sebuah hadits
yang sharih'jelas dan tegas(.
2abda +asulullah saw. !
FD 6t8 V8 X8 6t8 E8 |8 XM } F8 6~8 8 u@ s8 XM }q8 F8 6~8 8 86Z8
.
+adha, $puasa% Ramadhan itu, jika ia berkehendak, maka ia b!leh
melakukannya terpisah- #an jika ia berkehendak, maka ia b!leh melakukannya
berurutan. '&+. \aruquthni, dari Ibnu 0mar(
\ari kedua pendapat tersebut di atas, kami lebih condong kepada
pendapat terakhir, lantaran didukung oleh hadits yang sharih. \engan demikian,
qadha{ puasa tidak wajib dilakukan secara berurutan. jamun dapat dilakukan
dengan leluasa, kapan saja dikehendaki. 5oleh secara berurutan, boleh juga
secara terpisah.
bika jumlah hari yang harus qadha, puasa itu tidak diketahui lagi,
misalnya lantaran sudah terlalu lama, atau memang,sulit diketahui jumlah
harinya, maka alangkah bijak jika kita tentukan saja jumlah hari yang paling
maksimum. fantaran kelebihan hari qadha, puasa adalah lebih baik ketimbang
kurang. \imana kelebihan hari qadha{ tersebut akan menjadi ibadah sunnat yang
tentunya memiliki nilai tersendiri.
#aktu Qadha
eaktu dan kesempatan untuk melaksanakan qadha{ puasa +amadhan
sangat panjang yakni sampai bulan +amadhan berikutnya. 2ebaiknya qadla puasa
dilaksanakan dengan segera karena tidak mustahil jika ada orang-orang idengan
alasan tertentui belum juga melaksanakan qadha{ puasa +amadhan, sampai tiba
bulan +amadhan berikutnya.
ejadian seperti ini, dapat disebabkan oleh berbagai hal, baik yang
positif maupun negatif seperti selalu ada halangan, sering sakit misalnya,
bersikap apatis, bersikap gegabah, sengaja mengabaikannya dan lain sebagainya.
2ehingga pelaksanaan qadha{ puasanya ditangguhkan atau tertunda sampai tiba
+amadhan benkutnya.
Penangguhan atau penundaan pelaksanaan qadha{ puasa +a madhan
sampai tiba +amadhan berikutnya itanpa halangan yang sahi, maka hukumnya
haram dan berdosa. 2edangkan jika penangguhan tersebut diakibatkan lantaran
ud`ur yang selalu menghalanginya, maka tidaklah berdosa.
%dapun orang yang meninggal dunia sebelum memenuhi kewajiban
qadha{ puasa +amadhan, sama artinya dengan mempunyai tunggakan hutang
kepada %llah swt. /leh sebab itu, pihak keluarga wajib memenuhinya.
&utang puasa +amadhan tersebut bagi orang yang meninggaldapat
diganti dengan fidyah, yaitu memberi makan sebesar ^,. kg bahan makanan
pokok kepada seorang miskin untuk tiap-tiap hari puasa yang telah
ditinggalkannya.
2abda +asulullah saw. !
1
<E8 n8 6E8 > LM N8O8 q8 PM 6LD> J8 W> M ;D D CM O8 X8 6K8 E8 Po BM 98 <y LM K> M E>
'iapa saja meninggal dunia dan mempunyai ke)ajiban puasa, maka dapat
digantikan dengan memberi makan kepada se!rang miskin pada tiap hari yang
ditinggalkannya. '&+ ]irmid`i, dari Ibnu {0mar(
%da juga pendapat kedua yang menyatakan bahwa jika orang yang
memiliki kewajiban qadha{ puasa meninggal dunia, maka pihak keluarganya
wajib melaksanakan qadha{ puasa tersebut, sebagai gantinya. \an tidak boleh
dengan fidyah. 2edangkan dalam prakteknya, pelaksanaan qadha{ puasa tersebut,
boleh dilakukan oleh orang lain, dengan sei`in atau atas perintah keluarganya.
2abda +asulullah saw.!
<M E8 n8 6E8 q8 > LM N8O8 Py 6L8> P8 68 D CM O8 D L:?>q8
'iapa saja meninggal dunia dan mempunyai ke)ajiban qadha puasa, maka
)alinya $keluarganya% berpuasa menggantikannya. '&+. 5ukhari dan *uslim,
dari %isyah(
Pendapat kedua ini, kami kira lebih kuat lantaran hadits yang
mendasarinya shahih. 2ementara pendapat pertama dinilai lemah karena hadits
yang mendasarinyamarfu,, gharib atau mauquf, dan tidak bisa dijadikan
lancasan hukum.
d+adha{[ adalah bentuk masdar dari kata dasar dqadhaa[, yang artinya
memenuhi atau melaksanakan. %dapun menurut istilah dalam Ilmu Fiqh, qadha
dimaksudkan sebagai pelaksanaan suatu ibadah di luar waktu yang telah
ditentukan oleh 2yariat Islam. *isalnya, qadha puasa +amadhan yang berarti
puasa +amadhan itu dilaksanakan sesudah bulan +amadhan.
jamun demikian, menurut para ahli bahasa %rab, penggunaan istilah
qadha untuk pengertian seperti tersebut di atas 'istilah dalam ilmu fiqh( sama
sekali tidak tepat. fantaran pada dasarnya kata qadha, semakna dengan kata
ada, yang artinya pelaksanaan suatu ibadah pada waktu yang telah ditentukan
oleh 2yariat Islam.
/leh sebab itu, tidaklah tepat kata qadha, dimaksudkan untuk istilah
yang artinya bertolak belakang dengan ada,. %kan tetapi, nyatanya istilah qadha{
tersebut telah membudaya, menjadi baku dan berlaku dalam ilmu fiqh, untuk
membedakannya dengan kata ada{ yang merupakan pelaksanaan suatu ibadah
pada waktu yang telah ditentukan..
$
C. Rukun %an s&arat "uasa
$
hio`in, *uhammad. )^^a. Kupas Tuntas Puasa Ramadhan. bakarta ! &immah *edia. &al )$
#
". +ukun puasa
a( 5erniat untuk puasa pada malam harinya ' sebelum terbit fajar(
b( *enahan diri dari makan dan minuman serta hal-hal yang membatalkan puasa
dari terbit fajar sampai matahari terbenam.
). 2yarat puasa
a( 2yarat wajib puasa
"( /rang islam
)( 5aligh, dewasa
$( 5erakal
,( 2uci dari haidh dan nifas
-( *ampu melaksanakan puasa
b( 2yarat sah puasa
"( Islam
)( ]amyi`
$( 2uci dari haidh dan nifas
,( 5ukan puasa hari-hari yang diharamkan untuk berpuasa.
D. Hal!hal &ang mem$atalkan "uasa
". *untah dengan sengajah
). &aidh dan nifas
$. 5ersetubuh dan pada siang hari g setelah terbit fajar
,. *emasukkan benda sesuatu kedalam rongga badan sengaja
-. eluar mani arena masturbasi 'istima(
.. &ilang akal karena mabuk, gila g pingsan
1. *urtad.
,
E. Hikmah &ang terkan%ung %alam "uasa
". 2yukur atas nikmat allah swt.
,
hio`in, *uhammad. )^^a. Kupas Tuntas Puasa Ramadhan. bakarta ! &immah *edia. &al )$
a
Puasa merupakan ungkapan rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan
oleh allah swt dengan jumlah yang sangat tidak terbatas.
). 0ntuk kesehatan.
\engan berpuasa kita dapat memberikan waktu istirahat yang cukup bagi
pencernaan agar dapat melanjutkan tugas selanjutnya. \engan baik rasullah bersabda
bahwa perut itu pangkal dari penyakit.
$. 0ntuk pendidikan
Puasa dapat memberikan pendidikan untuk menumbuhkan rasa sayang
kepada fakir dan meningkatkan kualitas keimanan, keyakinan, kepada kebesaran dan
kemurahan %llah 2e].
'. (rang &ang "er$)lehkan $er$uka "uasa %an &ang %iharamakan
". ang wajib qadha saja
a. /rang yang sakit ada harapan untuk sembuh
b. /rang yang berpergian jauh ' #" * tempuh tanpa kendaraan(
c. /rang yang hamil
d. /rang yang sedang haidh, nifas dan melahirkan.
). ang wajib fidhiyah saja
%dalah memberikan kepada orang miskin di hari ia tidak berpuasa sebanyak
" *ud ' sekitar )1. hram (, mereka itu adalah !
a. /rang yang sakit tidak ada harapan untuk sembuh
b. /rang yang lemah karena berusia lanjut
$. ang wajib qadha dan kifarat
aitu orang yang membatalkan puasanya dengan cara mencampuri istrinya,
wajib menggantikan puasa yang ia tinggalkan dan melakukan kifarat. ifarat ialah !
a. *emerdekakan hamba sahaya yang muslim
b. alau tidak ada, maka wajib baginnya berpuasa ) bulan berturut-turut
c. alau tidak mampu, wajib memberikan .^ orang miskin masng-masing " *ud
' -1. hram ( berupa makan pokok.
-
-
hamenei, %yatullah homeini %yatollah c%li. )^^". Puasa dan .akat Fitrah. 5andung !
\eisi Publikasi dan Penerbitan ayasan Pendidikan Islam-baldad. &al -.
"^
BAB III
PENUTUP
%. esimpulan
badi puasa adalah sesuatu yang wajib dijalani oleh umat islam. Puasa di bagi
menjadi puasa wajib ' puasa ramadhan, kafarat, dan na`ar(, puasa sunat 'puasa enam hari
pada bulan syaban, hari qifarat, hari asyura, hari senin dan kamis(, puasa makruh dan
puasa haram 'puasa hari raya idul fitri, idul adha, dan hari tasyrik(.
%dapun rukun puasa yaitu niat dan menahan diri dari terbit fajar sampai
terbenam matahari. 2yarat puasa yaitu ada syarat wajib puasa dan syarat sah puasa. &al-
hal yang membatalkan puasa contohnya mutah dengan sengaja, haidh, nifas dan lain-lain.
/rang yang diperbolehkan berbuka dan diharamkan yaitu yang wajib qadha saja, yang
wajib fidhiyah saja dan yang qadha dan kifarat.
5. ritik dan saran
\emikianlah makalah yang kami sampaikan, semoga dengan sedikit uraian kami
ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Penulis sangat menyadari bahwa makalah
ini jauh dari kesempurnaan maka dari itu penulis mengharapkan kritikan yang konstruktif
dan sistematis dari pembaca yang budiman, agar melahirkan sebuah perbaikan dalam
penyusunan makalah selanjutnya yang lebih baik.
DA'TAR PUSTA*A
+asyid, &. 2ulaiman. )^^.. Fiqih islam. 5andung ! P]. 2inar 5aru %lgensida _ffset.
hio`in, *uhammad. )^^a. Kupas Tuntas Puasa Ramadhan. bakarta ! &immah *edia.
""
hamenei, %yatullah homeini %yatollah c%li. )^^". Puasa dan .akat Fitrah. 5andung !
\eisi Publikasi dan Penerbitan ayasan Pendidikan Islam-baldad.

DA'TAR ISI
budul &alaman
HALAMAN +UDUL
*ATA PEN,ANTAR ................................................................................... i
DA'TAR ISI ................................................................................................. ii
")
BAB I PENDAHULUAN
%. fatar belakang .......................................................................................... "
5. +umusan masalah ..................................................................................... "
k. ]ujuan ...................................................................................................... )
BAB II PEMBAHASAN
%. Pengertian puasa ....................................................................................... $
5. *acam-macam puasa ............................................................................... $
k. +ukun dan syarat puasa ............................................................................ -
\. &al-hal yang membatlkan puasa ............................................................... .
_. &ikmah yang terkandung di dalam puasa ................................................. .
F. /rang yang diperbolehkan puasa dan di haramkan ................................... 1
BAB III PENUTUP
%. esimupulan ............................................................................................. a
5. ritik dan saran ........................................................................................ a
DA'TAR PUSTA*A
*ATA PEN,ANTAR
Assalamu/alaikum )r-)b
2yukur %lhamdulillah kami telah melaksanakan penyusunan makalah ini yang
berjudul dPuasa[, sholawat beriring salam semoga tercurahkan kepada junjungan kepada
nabi besar *uhammad 2%e beserta keluarga, sahabat, dan pengikutnya sampai akhir `aman.
"$
ii
\alam hal ini kami ingin mengucapkan terimah kasih kapada dosen pembimbing
mata kuliyah 'i-ih dan pihak-pihak yang telah berupaya dalam menyelesaikan makalah ini
serta teman-teman kerja yang tidak kami sebutkan.
ami menyadari bahwa makalah ini banyak terdapat kesalahan dan kekurangan
sehingga untuk itu kami mohon maaf dan harapan kami semoga makalah ini dapat
bermanfaat bagi para pembaca, kelompok dan mahasiswa di 2]%Ij 5engkulu.
*engingat akan kesalahan dan kekurangan dalam pembuatan makalah ini, kami
penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun untuk kesempurnaan
makalah ini untuk masa yang akan datang.
(assalamu/alaikum )r-)b
5engkulu,
Penulis
MA*ALAH MA*ALAH
STRATE,I PEMBELA+ARAN STRATE,I PEMBELA+ARAN
Strategi Pembelajaran Afektif Strategi Pembelajaran Afektif

",
i
/leh
jengsih +istinalia
2ri osmita
\osen
\ra. +osma &artiny 2am2.,*.Pd
'A*ULTAS TARBI.AH DAN TADRIS
PR(DI PENDIDI*AN ,URU MADRASAH IBTIDAI.AH
INSTITUT A,AMA ISLAM NE,ERI /IAIN0
BEN,*ULU
1234
"-