Anda di halaman 1dari 29

MODUL PRAKTIKUM

J a r i n g a n K o m p u t e r
LABORATORIUM KOMPUTER VI
INTERNET & JARINGAN
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AKPRIND
YOGYAKARTA
2008
TATA TERTIB PRAKTIKUM
LABORATURIUM KOMPUTER VI
1. Praktikan hadir 5 menit sebelum praktikum dimulai. Bila praktikan terlambat,
a. 5 menit diberi teguran,
b. 10 menit diberi tugas,
c. 15 menit tidak diperkenankan mengikuti praktikum.
2. Praktikan berpakaian sopan, dilarang memakai kaos oblong, topi, makan/minum, pakai
anting-anting (cowok maupun merokok dalam laboratorium.
!. "engisi da#tar hadir ( wa$ib dan mengumpulkan kartu pratikum %ang dipara#
assisten .
&. Praktikan duduk sesuai dengan nama kelompok masing-masing dan siapkan diktat
praktikum ( wa$ib serta buku penun$ang praktikum.
5. Praktikan %ang mau ambil data harap menghubungi assisten.
'. "en$aga kebersihan peralatan (ab.)om *+ dan ruangan (ab *+.
,. -elesai praktikum, praktikan me-(ogo## computer dan merapikan peralatan.atau sesuai
an$uran assisten.
.. Praktikan yang tidak hadir e!ih dari " kai din%atakan #U#UR. /idak ada
toleransi dari (ab.
0. 1iberikan inhal 1 kali pada akhir praktikum (praktikan berhalangan hadir dan
memberikan keterangan %ang sah.
10. 1iadakan Pre-test sebelum praktikum dimulai.
11. Pada akhir praktikum diadakan responsi.
12. 1isaat praktikum 2P harus 3##.
1!. Bagi %ang melanggar tata tertib akan dikenakan sangsi (ab.
4B5
-istem Penilaian 5
1. )ehadiran 106
2. (aporan//ugas/Pre-test !06
!. Pra 7esponsi !06
&. 7esponsi !06
ii
DA$TAR I%I
1. Pendahuluan dan Pengantar ..................................................................................... 1
2. 8aringan )omputer.................................................................................................... 2
2.1.1e#inisi 8aringan )omputer........................................................................... 2
2.2.)euntungan 8aringan )omputer.................................................................... 2
2.!."acam-macam 8aringan )omputer............................................................... 2
2.&./opologi 8aringan.......................................................................................... !
2.5.-istem 3perasi 8aringan................................................................................. &
!. Penamaan +P9& (+P 9ersi &....................................................................................... 5
!.1."engubah angka biner ke desimal ............................................................... 5
!.2."engubah desimal ke biner .......................................................................... 5
!.!.)elas dalam +P .............................................................................................. '
!.&.Pemberian nama +P ....................................................................................... .
&. Penamaan +P pada -istem (inu: dan ;indows ...................................................... 10
&.1.(inu: ............................................................................................................. 10
&.1.1."ode /e:t ...................................................................................... 10
&.1.2.17<)=34> .................................................................................. 11
&.2.;indows ?P ................................................................................................. 11
&.!.Pengu$ian ....................................................................................................... 11
5. /eknis Pemasangan )abel @/P dengan konektor 78 &5 ......................................... 1&
'. -haring 1ata pada -istem (inu: dan ;indows ...................................................... 1'
'.1.(inu: ............................................................................................................. 1'
'.2;indows ?p .................................................................................................. 1.
,. -ubneting ................................................................................................................. 20
,.1.Penggubahan netmask untuk mempercepat $alur data .................................. 20
,.2."embuat subnet dalam sebuah network ....................................................... 20
.. +mplementasi -ubneting pada 8aringan ................................................................... 22
0. P= 7outer ................................................................................................................. 2!
0.1.+P alias pada sistem (inu: ............................................................................ 2!
0.2.+P alias pada sistem ;indows ....................................................................... 2&
0.!.-etting Aatewa% <nggota 8aringan ............................................................... 25
0.!.1.(inu: .............................................................................................. 25
0.!.2.;indows ........................................................................................ 25
10. Penutup .................................................................................................................. 2,
iii
&' Pendahuuan dan Pengantar
"odul ini dibuat bukan tutunan untuk memebuat atau mencari nilai < pada hasil akhir
praktikum, tetapi salah satu re#erensi untuk membantu menambahkan tempat luang di otak
kita tetang $aringan komputer secara teknis.
/erpaksa sedikit hal-hal teori dibahas dalam modul ini agar pada penerapan teknis
dapat diterima dengan baik. @ntuk memahami (bukan mengetahui lebih $auh dapat
menggunakan re#erensi di internet.
"engingat $umlah pertemuan praktikum %ang relati# singkat dan dirasa kurang, modul
ini men$abarkan materi %akni5
1. Pendahuluan dan Pengantar
2. 8aringan )omputer
!. Penamaan +P9& (+P 9ersi &
&. Penamaan +P pada -istem (inu: dan ;indows
5. /eknis Pemasangan )abel @/P dengan konektor 78 &5
'. -haring 1ata pada -istem (inu: dan ;indows
,. -ubneting
.. +mplementasi -ubneting pada 8aringan
0. P= 7outer
10. Penutup
<khirn%a, Praktikum $aringan komputer pertama dan terakhir kali ini (karena tidak ada
praktikum $aringan computer lan$ut,

mudah-mudahan dapat berkualitas %ang tidak han%a
menge$ar kuantitas. -ulit untuk membahas dengan sangat detail semua masalah %ang
komplek dalam $aringan, diharapkan praktikan benar-benar mendapatkan ilmu pada
perkuliahan dan menambah re#erensi dari internet %ang melimpah. )ritikan atau apapun
%ang berkualitas sangat diharapkan untuk men$adikan semua pihak dan modul ini men$adi
lebih baik.
1
"' Jaringan Komputer
"'&' De(ini)i Jaringan Komputer
8aringan komputer adalah sekumpulan komputer ber$umlah ban%ak %ang terpisah-pisah
akan tetapi saling berhubungan dalam melaksanakan tugasn%a (/anenbaum, 2000. 1alam
pengertian %ang lebih teknis, $aringan komputer adalah beberapa komputer %ang dapat
saling berhubungan, dan berkomunikasi satu sama lain dengan menggunakan perangkat
$aringan seperti ethernet card, token ring, bridge, modem dan lain sebagain%a. 8aringan
komputer itu dihubungkan dengan media berupa kabel (7A., 7A5., coaxial, @/P, -/P
maupun fiber optic ataupun non kabel (microwave.
"'"' Keuntungan Jaringan Komputer
1. 1apat melakukan pertukaran data atau #ile.
2. Berbagi sumber da%a misaln%a pemakaian satu printer untuk beberapa komputer %ang
terhubung dalam $aringan.
!. "empermudah komunikasi dalam suatu lingkungan ker$a, misaln%a dengan adan%a
program E-mail atau Chatting.
&. <pabila salah satu untit komputer terhubung ke internet melalui modem atau (<4,
maka semua atau sebagian unit komputer pada $aringan $uga dapat mengakses internet
dengan metode sharing connection.
"'*' Ma+am,ma+am Jaringan Komputer
1. 8aringan ;orkgroup
8aringan %ang menghubungkan beberapa komputer dalam $umlah sedikit dalam sebuah
ruangan.
2. 8aringan (<4 (Local Area Network
8aringan %ang menghubungkan beberapa komputer dalam satu gedung atau antar
gedung.
!. 8aringan "<4 (Metropolitan Area Network
8aringan %ang menghubungkan beberapa $aringan komputer dalam wila%ah %ang lebih
luas, misaln%a menghubungkan komputer dalam satu kota, antar kampus dalam sebuah
uni9ersitas, maupun antar uni9ersitas dalam satu kota.
&. 8aringan ;<4 (Wide Area Network
2
8aringan %ang menghubungkan beberapa (<4 dari beberapa kota atau negara %ang
berbeda. ;<4 pada umumn%a dihubungkan melalui satelit.
"'-' Topoogi Jaringan
1. /opologi Bs
8aringan %ang han%a terhubung dengan satu saluran kabel.
2. /opologi !ing (cincin
8aringan membentuk lingkaran tertutup seolah-olah cincin.
!. /opologi "tar (bintang
-etiap node pada $aringan akan berkomunikasi melalui node pusat atau konsentrator
terlebih dahulu sebelum menu$u ser9er. 8aringan lebih luas dan #leksibel dibandingkan
dengan dua topologi sebelumn%a.
!
&. /opologi #ree
/opologi ini bentukn%a seperti diagram pohon. )omputer pusat dihubungkan ke beberapa
komputer. 1an masing-masing komputer ini dihubungkan ke beberapa komputer lainn%a.
.
"'.' %i)tem Opera)i Jaringan
Beberapa sistem operasi $aringan komputer 5
1. "icroso#t ;indows 5 ;indows 4/, ;indows 2000
2. (inu: / @ni:
!. 4o9ell 4etware
&
*' Penamaan IP/- 0IP /er)i -1
)ini telah ada +P9' %ang mempun%ai $umlah penomoran %ang $auh lebih ban%ak, tetapi
penggunaan +P9& masih dan tetap digunakan, oleh karenan%a tulisan ini men$elaskan
tentang +P9&.
Berikut langkah-langkah %ang berakhir dengan bagaimana anda bisa mengetahui
penomoran +P9&
*'&' Mengu!ah angka !iner ke de)ima
Aunakan tabel berikut untuk menggunakan peten$ermahan dari biner ke desimal atau
sebalikn%a
Biner 1 1 1 1 1 1 1 1
desimal 12. '& !2 1' . & 2 1
Biner 0 maka desimaln%a $uga 0.
Latihan
1. 8ika biner 10100001 maka dapat diselesaikan dengan5
Biner 1 0 1 0 0 0 0 1
8umlah
desimal 12. 0 !2 0 0 0 0 1
1'1
"aka kita dapat membaca biner 10100001 tersebut dengan 1'1 desimal.
2. "isalkan biner 11010011
Biner 1 1 0 1 0 0 1 1
8umlah
desimal 12. '& 0 1' 0 0 2 1
211
=ontoh lain5
Biner 5 11001011.00111101.11111111.11000000
1esimal 5 20!.'1.255.102
*'"' Mengu!ah de)ima ke !iner
Berapa biner 2!& B =ara %ang paling mudah untuk mengetahui binern%a adalah dengan
melihat tabel di atas (biner-desimal dan mencoba-coba, misalkan dengan melihat tabel
kita menerka-nerka 2!& adalah pen$umlahan berapaB
12.C'&C!2C1'C0C0C0C0 D 2&0 ,
sedangkan kita mencari 2!&, maka kita mencoba lagi
12.C'&C!2C 0C.C0C2C0 D 2!& ,
$ika $umlah %ang kita cari telah sesuai maka untuk men$adi biner sangatlah mudah %akni
5
memberi nol pada nilai nol dan memberi satu pada angka %ang tidak bernilai nol5
desimal 12. '& !2 0 . 0 2 0
Biner 1 1 1 0 1 0 1 0
sehingga kita mengetahui biner dari 2!& adalah 11101010.
<tau dapat menggunakan cara berikut
Bilangan dibagi dengan 2, jika tanpa sisa di tulis 0
jika bersisa maka di tulis 1
angka 0 dan 1 itu yang nantinya dijadikan biner dari angka tersebut.
100 : 2 50 : 2 25 : 2 12 : 2 6 : 2 3 : 2
1
0 0 0 1 0 1
angka yang di dapat 0010011 --> namun yang dipake dari belakang
1100100 --> karena hanya 7 maka di tambah 0 di depannya
100 = 01100100
*'*' Kea) daam IP
Bit pertama dari alamat +P memberikan spesi#ikasi terhadap sisa alamat dari +P. -elain itu
$uga dapat memisahkan suatu alamat +P dari $aringan. 4etwork. <lamat 4etwork (network
address biasa disebut $uga sebagai net$%, sedangkan untuk alamat host (host address
biasa disebut $uga sebagai host$%.
<da 5 kelas pembagian +P address %aitu 5

1imana 5
'
)elas < 5 "enggunakan , bit alamat network dan 2& bit untuk alamat host. 1engan ini
memungkinkan adan%a 2,-2 (12' $aringan dengan 22&-2 (1',,,21& host, atau lebih
dari 2 $uta alamat.
)elas B 5 "enggunakan 1& bit alamat network dan 1' bit untuk alamat host. 1engan
ini memungkinkan adan%a 21&-2 (1'!.2 $aringan dengan 21'-2 ('55!& host, atau
sekitar 1 $uga alamat.
)elas = 5 "enggunakan 21 bit alamat network dan . bit untuk alamat host. 1engan ini
memungkin adan%a 221-2 (200,150 $aringan dengan 2.-2 (25& host, atau sekitar
setengah $uta alamat.
)elas 1 5 <lamat ini digunakan untuk multicast
)elas E 5 1igunakan untuk selan$utn%a.
)elas < digunakan untuk $aringan %ang memiliki $umlah host %ang sangat ban%ak.
-edangkan kelas = digunakan untuk $aringan kecil dengan $umlah host tidak sampai 25&.
sedangkan untuk $aringan dengan $umlah host lebih dari 25& harus menggunakan kelas B.
@ntuk memudahkan pemakaian, alamat +P9& %ang digunakan han%a ! kelas.
1. )elas <
2. kelas B
!. )elas =
-etiap kelas mempun%ai network +1 dan host +1 serta de#ault -ubnetmask. 1engan tabel
berikut kita akan mengetahui apa itu network +1, host +1 dan de#ault subnetmask.
)elas 4etwork +1 2ost +1 1e#ault subnetmask
< w :.%.F 255.0.0.0
B w.: %.F 255.255.0.0
= w.:.% F 255.255.255.0
Berikut Pen$elasan 4etwork +1,2ost +15
-eperti %ang dikatakan diatas untuk memudahkan pemakaian, alamat +P dibagi men$adi
! kelas, anda dapat menggunakan kelas mana sa$a %ang anda inginkan, kelas <,B atau =.
<ndai sa$a anda memilih kelas < dan memberi nomor +P dengan 1.2.!.&
2
maka dari
ketentuan tabel tersebut5
1 pada 1.2.3.4 adalah et!"rk #$, sedangkan 2.3.4 pada 1.2.3.4 adalah
h"st #$. Begitu pula jika anda memilih kelas B , maka net!"rk #$ nya
dalah 1.2 dan h"st #$-nya 3.4. %ementara untuk de&ault sub nermask
anda ikuti saja apa yangdikatakan tabel. et!"rk #$ dan '"st #$ yang
dimaksud diatas adalah se(ara te"ri, pada kenyataanya sedikit berbeda.
,
8ika +P %ang anda gunakan 1.2.!.& maka network +1-n%a adalah 1.0.0.0 dan host +1-
n%a adalah 1.2.!.&. 8adi tergantung kita melihatn%a secara teori atau secara teknis, sa%a
mohon maa# $ika rekan-rekan ada %ang din%atakan salah dalam u$ian karena men$awab
secara teori (bukan secara teknis.
*'-' Pem!erian nama IP
-i pembuat +P membuat ketentuan untuk pemberian nomor5
1. 8ika kelas <, delapan angka pertama dari biner harus dimulai dengan 0 (+P ada !2
biner(0 atau 1.
Biner 00000001 s/d 011111111
1esimal 1 s/d 12,
2. 8ika kelas B, delapan angka pertama biner harus dimulai dengan 10.
Biner 10000000 s/d 10111111
1esimal 12. s/d 101
!. 8ika kelas =, delapan angka pertama biner harus dimaulai dengan 110.
Biner 11000000 s/d 11011111
1esimal 102 s/d 22!
1isamping itu si pembuat +P membuat aturan 5
1. <ngka 12, dari alamat +P digunakan untuk loopback
!
,dengan demikian batas kelas <
adalah dari 1 s/d 12'. Gang dimaksudkan 12, adalah 12,.:.%.F.
2. Biner dari 4etwork +1 tidak boleh semuan%a terdiri atas angka 0 atau 1. 8ika kita
membuat penomoran ip dengan 255.2.!.&, maka ponomoran itu tidak dibenarkan.
-eperti %ang telah kita ketahui net +1 dari 255.2.!.& adalah 255, sementara 255 desimal
adalah 11111111 biner.
!. Biner dari host +1 tidak boleh semuan%a terdiri dari angka 0 atau 1.
misaln%a 5
1.0.0.0 )h"st id semuanya n"l*
00000001.0000000.00000000.00000000 atau
1.2++.2++.2++ )h"st id semuanya satu*
0000001.11111111.11111111.11111111
<lamat +P ini tidak digunakan untuk mende#enisikan komputer dalam $aringan tetapi
digunakan untuk komputer sendiri
.
@ntuk diketahui5
-ecara teknis nomor komputer %ang mempun%ai nomor +P berbeda kelas dan atau
berbeda network +1 tidak dapat berhubungan secara langsung, misaln%a 102.1'..1.1
dengan 12'.2.!'.2 atau 102.1'..1.1 dengan 102.1'..0.1, diperlukan perangkat keras
tambahan untuk tetap menghubungkan komputer tersebut, oleh karenan%a gunakan
penomoran ip dengan benar.
Berikut nomor +P %ang tidak ada di internet 5
10.,.y.-
172.1..y.- -172.31.y.-
1/2.1.0.y.- -1/2.1.0.2++.-
3leh karena itu komputer lokal disarankan menggunakan nomor tersebut, sehingga $ika
sebuah komputer lokal direncanakan akan disambungkan ke internet tidak ter$adi bentrok
2 nomor %ang sama.
0
-' Penamaan IP pada %i)tem Linu2 dan 3indo4)
-'&' Linu2
Pemberian nama +P pada sistem linu: dapat dilakukan secara graHs tetapi karena ban%akn%a
distro %ang berkembang maka cara pemberian +P mempun%ai tampilan antar muka %ang
berbeda-beda, oleh karena itu digunakan cara menggunakan mode teks %ang lebih disarankan.
Berikut langkah-langkah penamaan +P (dilakukan oleh root5
-'&'&' Mode Te2t
1. Periksa $enis landcard <nda dengan perintah %ang dicontohkan berikut
1 (at 2pr"(2p(i 3grep net 4thernet
("ntr"ller5 6ealtek %emi("ndu(t"r 7"., 8td. 698-013/2013/72013/7:)re; 1.*.
2asil eksekusi tersebut menun$ukan $enis landcard dan $enis chipset %ang digunakan.
2.<kti#kan modul (dri9er landcard, semua modul %ang telah tersedia untuk
landcard terletak dalam direktori
2lib2m"dules22.4.210.13mdk2kernel2dri;ers2net2
1 (d 2lib2m"dules22.4.21-0.13mdk2kernel2dri;ers2net2
1 ls
3(+01.".g- de.20.".g- irda2 sis/00.".g-
3(+03.".g- de&,,.".g- lan(e.".g- sk/0lin2
3(+0+.".g- dep(a.".g- lne3/0.".g- sk&p2
3(+07.".g- dgrs.".g- lp40.e.".g- slh(.".g-
3(+0/.".g- dl2k.".g- mii.".g- slip.".g-
3(+1+.".g- dm&e.".g- natsemi.".g- sm(/1/4.".g-
3(+/,.".g- dummy.".g- natsemi<"ld.".g- sm(-ultra32.".g-
-----------------------dst----------------------------------------------
@ntuk mengakti#kan modul lakukan perintah
1m"dpr"be nama<m"dul
)ita melihat ada dua modul %ang dicurigai cocok dengan landcard kita, oleh karena itu
silahkan mencoba kedua-duan%a, $ika modul1 ditolak maka anda harus mencoba modul-
modul. 1alam kasus ini modul 5&*6+p ditolak tetapi 5&*6too diterima, $adi %ang digunakan
adalah 5&*6too.
1m"dpr"be 013/t""
@ntuk memastikan modul telah diterima lakukan
1lsm"d
<gar modul diload setiap boot tambahkan sintak berikut pada 2et(2m"duls.("n&
alias eth0 013/t"" =cocokan sesuai dengan modul %ang anda gunakanI
!. Pembuatan alamat +P dapat dilakukan seperti contoh berikut
1i&("n&ig eth0 1/2.1.0.1.1 up
10
(ihat +n#ormasi %ang akan terbentuk dengan contoh perintah berikut
1i&("n&ig eth0
eth0 8ink en(ap54thernet '>addr 005305045/45445+3 inet
addr51/2.1.0.1.1 B(ast51/2.1.0.1.2++ ?ask52++.2++.2++.0 @A
B6BC$7C%9 6@#D ?@89#7C%9 ?9@51+00 ?etri(51
-truktur direktori pada "andrake 0.1, silahkan sesuikan untuk distro %ang berbeda
6E pa(kets5112 err"rs50 dr"pped50 ";erruns50 &rame50 9E pa(kets54
err"rs50 dr"pped50 ";erruns50 (arrier50 ("llisi"ns50 t,Fueuelen5100
6E bytes51+0.2 )14.7 Gb* 9E bytes5240 )240.0 b* #nterrupt511 Base
address50,2000
<gar la%anan (ser9ice network di$alankan setiap kali boot lakukan perintah
1(hk("n&ig net!"rk "n
<gar set penamaan +P tetap tersimpan, buatlah sebuah Hle dengan nama i&(&g-eth0
pada direktori 2et(2sys("nHg2net!"rk-s(ripts dengan isi berikut (sesuaikan
dengan kondisi $aringan anda5
$4I#74=eth0
#AC$$6=1/2.1.0.1.1
49?C%G=2++.2++.2++.0
49>B6G=1/2.1.0.1.0
B6BC$7C%9=1/2.1.0.1..
BBBB9=yes
&. 7eboot mesin <nda
-'&'" DRAK7O8$
=ara %ang lebih mudah adalah dengan menggunakan drakconnect. Pada )1E anda dapat
lakukan5
1. /ekan <ltC>2
2. )etikkan /usr/sbin/drakconnect atau drakconnect sa$a
!. 8ika ditan%a password, masukan password root lalu pilih 3)
&. "uncul sebuah window baru (drakconnect.=entang E:pert "ode dan hilangkan =entang
@se auto detection
5. =entang (<4 connection $ika anda ingin membuat $aringan local atau pilih sesuai dengan
keperluan anda.(dalam hal ini kita memilih (<4
'. drakconnect akan memberitahukan $enis landcard anda, $ika anda pun%a lebih dari satu
landcard pilih %es, $ika tidak pilih 4o kemudian pilih ne:t
11
,. +sikan +P address sesuai dengan alamat %ang anda inginkan.
.. =entang pilihan start at boot (paling bawah, kemudian pilih ne:t
0. +sikan hostname anda, 14- dan gatewa% $ika ada dan pilih ne:t
10. (ewatkan sa$a bagian konHgurasi pro:% dan pilih ne:t
11. Pilih Ges dan ne:t
12. Pilih Hnish
-'"' 3indo4) 9P
@ntuk memberkan alamat +P pada ;indows ?P lakukan langkah berikut5
1. Pada 7un command (;indowsC7,ketik control panel
2. Pilih dan klik icon 4etwork =onnection
!. )lik kanan pada (ocal <rea 4etwork dan pilih Properties
&. Pilih +nternet Protocol (/=P/+P dan pilih Properties
5. Pilih radio @se the #ollowing +P <ddress
'. isi +P address <nda
,. Pilih ok dan seterusn%a
-'*' Pengu:ian
@ntuk melakukan pengu$ian apakah +P %ang anda buat telah ber$alan dengan baik, lakukan
perintah ping5
7espon ping berhasil5
12
r""tJr""t1 ping 1/2.1.0.1.1
A#D 1/2.1.0.1.1 )1/2.1.0.1.1* +.)04* bytes "& data.
.4 bytes &r"m 1/2.1.0.1.15 i(mp<seF=1 ttl=.4 time=0.147 ms
.4 bytes &r"m 1/2.1.0.1.15 i(mp<seF=2 ttl=.4 time=0.11/ ms
.4 bytes &r"m 1/2.1.0.1.15 i(mp<seF=3 ttl=.4 time=0.120 ms
.4 bytes &r"m 1/2.1.0.1.15 i(mp<seF=4 ttl=.4 time=0.1/+ ms
.4 bytes &r"m 1/2.1.0.1.15 i(mp<seF=+ ttl=.4 time=0.12. ms
---1/2.1.0.1.1 ping statisti(s --+ pa(kets transmitted, + re(ei;ed, 0K
pa(ket l"ss, time 3//.ms rtt min2a;g2ma,2mde; = 0.11/20.14120.1/+20.030 ms
Penamaan gagal $ika hasil ping tidak menampilkan respon seperti di atas, salah satu
contohn%a5
r""tJr""t1 ping 1/2.1.0.1.4
A#D 1/2.1.0.1.4 )1/2.1.0.1.4* +.)04* bytes "& data.
Lr"m 1/2.1.0.1.1 i(mp<seF=1 $estinati"n '"st @nrea(hable
Lr"m 1/2.1.0.1.1 i(mp<seF=2 $estinati"n '"st @nrea(hable
Lr"m 1/2.1.0.1.1 i(mp<seF=3 $estinati"n '"st @nrea(hable
---1/2.1.0.1.4 ping statisti(s --+ pa(kets transmitted, 0 re(ei;ed, :3
err"rs, 100K pa(ket l"ss, time 402.ms , pipe 3
<nda dapat melakukan ping terhadap +P rekan $aringan anda untuk mengetahui apakah ada
koneksi antara P= <nda ke P= rekan $aringan anda.
1!
.' Tekni) Pema)angan Ka!e UTP dengan konektor RJ -.
"odul ini han%a membahas pemasangan kabel @/P (@nshielded /wisted Pair dengan
konektor 78&5 tetapi perlu kita ketahui ada beberapa tipe kabel %ang dapat digunakan dalam
$aringan komputer tergantung topologi $aringan %ang dibuat. @ntuk mendapatkan kabel @/P
dan konektor 78&5 ini dapat ditan%akan di toko komponen elektronik.
Gambar kabel UTP dan Konektor RJ45
<da delapan kabel kecil dalam kabel @/P tetapi %ang diperlukan han%a empat kabel sa$a.
<da perbedaan pemasangan kabel untuk menghubungi dua komputer tanpa 2@B/-witch,
untuk dua komputer dihubgunkan dengan cara crosslink seperti %ang perlihatkan pada gambar
berikut5
8ika mengacu pada warna kabel, dapat menggunakan tabel barikut5
PI8 3arna ka!e PI8
1 PutihC3range !
2 Orange '
! PutihC2i$au 1
& Biru &
1&
5 PutihCB+ru 5
' 2i$au 2
, PutihCcoklat ,
. =oklat .
8ika kabel %ang anda gunakan bukan untuk menghubungkan dua komputer tetapi untuk
dihubungkan ke 2@B atau -wich maka semua anggota $aringan harus mempun%ai
kesepakatan susunan kabel. -etiap u$ung kabeln%a tidak dibuat crosslink tetapi dibuat sama,
artin%a $ika salah satu u$ung 1,2,!,' atau 1,2,!,&,5,',,,. maka begitu pula dengan u$ung
lainn%a.
@ntuk mengu$i apakah ada hubungan antar P= dalam $aringan, <nda dapat
menggunakan perintah ping nomor +P peserta $aringan lain. Biasan%a keberhasilan
pemasangan kabel dapat pula dilihat dari lampu pada landcard atau 2@B %ang men%ala.
15
;' %haring Data pada %i)tem Linu2 dan 3indo4)
;'&' Linu2
Program %ang digunakan untuk sharing data di linu: adalah samba. Paket samba ini dapat
diambil pada cd intalasi distro linu: atau dapat didownload di internet secara gratis dengan
tidak perlu merasa bersalah seperti memba$ak so#tware microso#t.
1engan samba <nda dapat mengakses sharing dari dan ke windows. )onHgurasi %ang akan
di$elaskan pada modul ini menggunakan (inu: "andrake 0.1, tetapi tidak ban%ak perbedaan
dan bahkan mungkin sama sa$a dengan distro lainn%a. Berikut langkah instalasi dan
penggunaan samba5
1. +nstall paket samba
Berikut paket-paket %ang harus diinstall5
samba-("mm"n-2.2.7a-0mdk
samba-(lient-2.2.7a-0mdk
samba-ser;er-2.2.7a-0mdk
2. 8alankan ser9ice samba
r""tJr""t1 2sbin2ser;i(e smb start
%tarting %?B ser;i(es5 M BG N
%tarting ?B ser;i(es5 M BG N
atau
r""tJr""t1 2et(2r(.d2init.d2smb start
%tarting %?B ser;i(es5 M BG N
%tarting ?B ser;i(es5 M BG N
atau sesuaikan distro anda.
<gar samba di$alankan setiap kali booting lakukan perintah5
r""tJr""t1 2sbin2(hk("n&ig smb "n
!. "embuat user
>older %ang <nda sharing pada ser9er

samba nantin%a membutuhkan user dan password
untuk dapat diakses. @ser samba mempun%ai hubungan langsung dengan user sistem
linu: tetapi tidak ada hubungan untuk password, sehingga kita bisa membuat password
user sistem linu: berbeda dengan password user samba walaupun keduan%a mempun%ai
nama user %ang sama. Berikut perintah menambahkan user pada sistem linu: "andrake5
r""tJr""t1 adduser lab. Jsesuaikan dengan user %ang anda inginkan
r""tJr""t1 pass!d lab.
7hanging pass!"rd &"r user lab..
e! @#E pass!"rd5OOOOOOOO
6etype ne! @#E pass!"rd5OOOOOOOO
1'
pass!d5 all authenti(ati"n t"kens updated su((ess&ully.
Berikut perintah menambahkan user untuk samba (nama user harus ada pada sistem5
r""tJr""t1 smbpass!d -a lab.
e! %?B pass!"rd5
6etype ne! %?B pass!"rd5
Cdded user lab..
r""tJr""t1 smbpass!d -e lab.
4nabled user lab..
&. "enggunakan (in4eighborhood
Program (in4eighborhood digunakan untuk mengakses sharing data baik pada komputer
linu: ataupun windows (netbios-ssn. Pastikan <nda telah mengintall program tersebut.
Biasan%a Program (in4eighborhood telah ada pada cd distro.
)lik ganda pada #older %ang ingin anda akses kemudian masukan nama user dan
password, $ika akses diterima maka <nda dapat membaca #older %ang anda klik ganda
tadi pada #older mount point %ang diin#ormasikan (in4eighborhood. 1ikarenakan
di%akini <nda telah terbisa dengan an-tar muka graHs semacam ini, silahkan mencoba-
coba untuk mengetahui #asilitas lain dari (in4eighborhood. Perlu ingat lagi bahwa
(in4eighborhood $uga dapat digunakan untuk mengkases data windows %ang membuka
sharing.
1,
5. )onHgurasi samba
-ebenarm%a, untuk dapat men$alankan smba <nda harus mengkonHgurasi Hle konHgurasi
samba %akni /etc/samba/smb.con# , tetapi dikarenakan Hle tersebut telah ada saat intalasi
paket dilakukan, maka untuk penggunaan %ang standar (seperti5 pengaksesan #older user
kita tidak perlu mengkonHgurasi Hle tersebut.
Berikut contoh konHgurasi paling sederhana %ang ditulis pada /etc/samba/smb.con#5
#tulis saja pada baris paling akhir
MtmpN
path=2tmp
guest "k = yes
!ritable = yes
br"!seable = yes
)eterangan5
tmp 5 "en$adi nama #older %ang dilihat pengakses
path 5 #older %ang diberi akses
guest ok 5 8ika bernilai %es maka untuk mengakses path tidak ada #eriHkasi
user writable 5 8ika bernilai %es, pengakses dapat menuliskan pada #older %ang
dipath-kan
browseable 5 8ika bernilai %es, pengakses melihat KtmpL pada list #older-#older
%ang disharing Ban%ak sekli parameter %ang bisa digunakan, silahkan membaca
re#erensi atau membaca manual samba untuk mengetahui penggunaan samba
%ang lebih komplek.
;'"' 3indo4) 9p
1. )lik kanan pada #older %ang anda suka (misaln%a =5windows
2. Pilih -haring anda -ecurit%...
!. Pilih tab -haring
&. =entang check bo: -haring this #older ...
5. @bah -hare name $ika <nda inginkan
'. 8ika <nda mengiFinkan pengakses dapat mengubah Hle pada #older %ang
<nda sharingkan, pilih check bo: <llow network users...
,. Pilih ok dan seterusn%a
1.
10
5' %u!neting
5'&' Penggu!ahan netma)k untuk memper+epat :aur data
8ika anda mempun%ai komputer seban%ak !0 P= dan anda merencanakan menggunakan
net id 102.1'..1.0 maka nomor ip %ang digunakan misaln%a 102.1'..1.1 s/d 102.1'..1.!0 ,
sedangkan kita ingat bahwa peluang dari network id 102.1'..1.0 bukan han%a berakhir
sampai di 102.1'..1.!0 tetapi sampai 102.1'..1.25& sehingga secara so#tware ini akan
memperlambat $alur data (pada $aringan kecil 1& hal ini tidak terlu berpengaruh, untuk itu
perlu dibatasi secara tepat sehingga kemubaFiran dapat minimalkan.
2al tersebut dapat dilakukan dengan mengubah netmask dengan langkah berikut5
3jumlah k"mputer = )2P* -2
dimana adalah jumlah bit yang tersisa.
penjelasan5 3 bit bagian terpakai--3--bit bagian tersisa 3
30 =)2P*-2
2 P =32
=+
8ika 4 tidak menghasilkan angka bulat gunakan angka %ang mendekati tetapi tidak boleh
lebih kecil. 1engan demikian $umlah bit %ang tersisa adalah 5 dan tentun%a $umlah bit
%ang terpakai adalah ! (karena $umlah bit han%a sampai .. 8umlah bit %ang terpakai
tersebutlah %ang menentukan berapa netmask %ang digunakan untuk !0 komputer.
bit yang terpakai 3 bit yang tersisa
<<<<<<<<<<<<<<3<<<<<<<<<<<<<<<<<
11130000
120:.4:32 = 224 )lihat tabel biner-desimal*
maka netmask yang digunakan dalam kasus ini adalah: 255.255.255.224
;'"' Mem!uat )u!net daam )e!uah net4ork
<ndaikan sa$a anda memepun%ai 200 P= %ang akan digunakan untuk sebuah kantor
besar dan anda diberi network id D 102.1'..1.0, dengan sangat mudah dapat membuat ip
dari 102.1'..1.1 sampai 102.1'..1.200, /etapi hal ini akan membuat alur data anda
men$adi sibuk dan tentun%a akan memperlambat la$u data. @ntuk itu ada cara untuk
memisahkan beberapa komputer tersebut %ang kita sebut subnet, %ang mana antara subnet
tidak dapat berhubungan secara langsung, untuk dapat menghubungi antar subnet kita
memerlukan perangkat keras tambahan berupa sebuah P= 7outer atau 7outer.
"enentukan berapa bagian %ang akan anda pisahkan adalah langkah awal, misaln%a
anda akan memisahakan komputer %ang ban%ak tersebut kedalam 15 bagian atau kita sebut
sa$a 15 subnet.
-----------------------------------------------------------------------
?entukan jumlah ma, k"mputer per subnet = )2 P * -2,
ket 5
20
= bit yang tersisa
-------------------------------------------------------------------------
Qumlah subnet = 2 P ?
ket 5
? = bit yang terpakai
------------------------------------------------------------------------
Qumlah subnet = 2 P ?
1+ = 2 P ?
? =4
1engan demikian kita dapat mengetahui 4 dari hasil ", %akni ada & bit %ang tersisa.
h"st per subnet = )2 P * -2 = 0 R ?
= )2 P 4* -2 = 0 R 4
= 14
-ehingga kita han%a boleh menaruh setiap di9isi seban%ak 1& P= ($ika 15 di9isi %ang
anda inginkan. @ntuk mengetahui berapa subnet, range alamat +P dan roadcast dapat
diketahui dari hasil bit %ang terpakai ("
Berikut adalah kombinasi & digit (nol dan satu %ang terpakai5
biner desimal biner desimal biner desimal biner desimal
0000
0001
0010
0011
0
1
2
!
0100
0101
0110
0111
&
5
'
,
1000
1001
1010
1011
.
0
10
11
1100
1101
1110
1111
12
1!
1&
15
langkah selan$utn%a adalah mencari berapa nomor subnet, broadcast dari setiap
kombinasi tersebut. )ita akan mengambil contoh pada kombinasi %ang ke-1&5
111030000 s2d 111031111
atau
224 s2d 23/
-esuai persolan di atas, maka ip %ang digunakan pada kombinasi ke-1& ini adalah 5
102.1'..1.22& s/d 102.1'..2!0, dimana %ang men$adi subnet 5 102.1'..1.22& broadcast 5
102.1'..1.2!0 range +P 5 102.1'..1.225 s/d 102.1'..2!.
subnet, broadcast dan range %ang barusan kita selesaikan adalah untuk kombinasi %ang ke-
1&, %ang harus anda selesaikan adalah semua kombinasi tersebut untuk mendapatkan
semua penomoran ip untuk 15 di9isi %ang anda inginkan.
5' Impementa)i %u!neting pada Jaringan
21
Pada materi penamaan +P address kita telah mengenal subnet atau netmask. -ubnet di sini
agak berbeda dengan pemahaman kita sebelumn%a %ang mende#enisikan subneting adalah
identitas kelas.
@ntuk memberikan penamaan subnet pada sistem windows dilakukan pada kotak dialog
pemberian nama alamat +P (lihat materi sub bab !.2 dan lihat pula gambarn%a. Pada kotak
dialog tersebut, ubah subnet mask dengan subnet %ang anda dapatkan melalui perhitungan
pada pembahasan bab '. -elan$utn%a pilih 3) dan seterusn%a.
Pada sistem linu: penamaan subnet dapat dilakukan dengan perintah berikut5
1 i&("n&ig eth0 1/2.1.0.1.2+4 netmask 1/2.1.0.1.224 up
22
6' P7 Router
-ecara sederhana router dapat diartikan sebagai alat (hardware %ang digunakan untuk
menghubungkan satu $aringan ke $aringan %ang lain, misaln%a digunakan untuk
menghubungkan 102.1'..1.2 ke 102.1'..2.2. 7outer dapat berupa router dedicated atau P=
router. 7outer dedicated adalah hardware %ang mempun%ai bentuk Hsik hampir sama seperti
2@B dan P= router adalah komputer biasa %ang di#ungsikan sebagai router.
Aambar berikut contoh penggunaan router %ang seharusn%a $uga bisa diterapakan di
kampus +-/<5 8ika menggunakan P= untuk router maka P= tersebut men%ediakan beberapa
landcard dimana setiap landcardn%a mende#enisikan +P dengan kelas %ang berbeda. <nda
dapat pula menggunakan +P alias $ika tidak mampu untuk membeli landcard tetapi ini
sebaikn%a dihindarkan karena landcard anda satusatun%a akan beker$a super sibuk untuk
mela%ani dua atau beberapa network %ang berkomunikasi. Berikut pembuatan +P alias pada
sistem (inu: dan ;indows.
6'& IP aia) pada )i)tem Linu2
1iasumsikan <nda mempun%ai alamat +P 102.1'..1.1 dan akan membuat ala-mat alias
102.1'..2.1 %ang nantin%a digunakan untuk menghubungkan network id 102.1'..1.0 dengan
102.1'..2.0.
Berikut perintah membuat alamat +P alias (dilakukan oleh root5
2!
r""tJr""t1 i&("n&ig eth051 1/2.1.0.2.1 up
r""tJr""t1 i&("n&ig
eth0 8ink en(ap54thernet '>addr 005305045/45445+3
inet addr51/2.1.0.1.1 B(ast51/2.1.0.1.2++ ?ask52++.2++.2++.0 @A
B6BC$7C%9 6@#D ?@89#7C%9 ?9@51+00 ?etri(51 6E pa(kets51+20
err"rs50 dr"pped50 ";erruns50 &rame50 9E pa(kets51213 err"rs50
dr"pped50 ";erruns50 (arrier50 ("llisi"ns520 t,Fueuelen5100 6E
bytes512/1400 )1.2 ?b* 9E bytes51//30/ )1/4.7 Gb* #nterrupt511 Base
address50,2000
eth051 8ink en(ap54thernet '>addr 005305045/45445+3
inet addr51/2.1.0.2.1 B(ast51/2.1.0.2.2++ ?ask52++.2++.2++.0 @A
B6BC$7C%9 6@#D ?@89#7C%9 ?9@51+00 ?etri(51 #nterrupt511 Base
address50,2000
l" 8ink en(ap58"(al 8""pba(k inet addr5127.0.0.1 ?ask52++.0.0.0 @A
8BBABC7G 6@#D ?9@51.43. ?etri(51 6E pa(kets510+ err"rs50
dr"pped50 ";erruns50 &rame50 9E pa(kets510+ err"rs50 dr"pped50
";erruns50 (arrier50 ("llisi"ns50 t,Fueuelen50 6E bytes51100/ )10.0
Gb* 9E bytes51100/ )10.0 Gb*
6'" IP aia) pada )i)tem 3indo4)
Berikut langkah-langkah pembuatan +P alias pada sistem ;indows5
1. Buka kotak dialog +nternet Protokol(/=P/+P Properties
2. /ekan tombol <d9anced... untuk memunculkan kotak dialog <d9anced/=P/+P setting
!. /ekan tombol <dd dan isikan alamat +P baru pada kotak dialog %ang muncul.
&. /ekan ok dan seterusn%a
2&
6'* %etting #ate4ay Anggota Jaringan
6'*'& Linu2
<da perbedaan Hle konHgurasi antar distro linu:. Pada linu: "andrake atau distro pengguna
paket rpm, Hle konHgurasi ada pada /etc/s%sconHg/network. Pada linu: slackware Hle
konHgruasin%a adalah /etc/rc.d/rc.inet1.con#.
-ilahkan ubah nilai A</E;<G %ang <nda inginkan, sesuaikan anda mengikuti gatewa%
mana. Berikut contoh nilai parametern%a5 A</E;<GDM102.1'..1,.25&M
8ika dilakukan dengan perintah(bisa untuk semua distro5
1 2sbin2r"ute add de&ault g! 1/2.1.0.17.2+
@ntuk melihat hasiln%a5
r""tSsla(ky5J1 r"ute
Gernel #A r"uting table
$estinati"n Date!ay Denmask Llags ?etri( 6e& @se #&a(e
1/2.1.0.17.0 O 2++.2++.2++.0 @ 0 0 0 eth0
8""pba(k O 2++.0.0.0 @ 0 0 0 l"
$e&ault 1/2.1.0.17.2+ 0.0.0.0 @D 0 0 0 eth0
<nda bisa $uga menggunakan antar muka graHs lihat sub bab !.1.2
6'*'" 3indo4)
Berikut langkah-langkah pembuatan gatewa% pada sistem ;indows5
1. Buka kotak dialog +nternet Protokol(/=P/+P Properties.
2. /ekan tombol <d9anced untuk memunculkan kotak dialog <d9anced /=P/+P setting
!. /ekan tombol <dd pada tabel de#ault gatewa% dan isikan alamat +P baru pada kotak
dialog %ang muncul.
&. /ekan ok dan seterusn%a
25
&< Penutup
"ohon maa# $ika modul ini dirasa kurang bagi <nda %ang haus ilmu. -egala kukarangan atau
apapun %ang dianggap salah dalam modul ini mohon untuk dimaa#kan atau diperbaiki.
2'