Anda di halaman 1dari 17

Simulasi Kasus

PASCA STROKE
Stroke non hemoragik
Stroke non-haemoragik lebih sering
dijumpai daripada yang hemoragik.
Diagnosis mudah ditegakkan, yaitu
timbulnya defisit neurologik secara
mendadak (misalnya hemiparesis)
dan kesadaran penderita umumnya
tidak menurun

Hipertensi atau tekanan darah tinggi
merupakan suatu keadaan di mana terjadi
peningkatan tekanan darah arteri. The
Seventh Report of the Joint National
Committee on Prevention, Detection,
Evaluation, and Treatment of High Blood
Pressure (2003) mengklasifikasikan
hipertensi derajat 1 jika tekanan darah sistolik
140-159 mmHg atau diastolik 90-99 mmHg
dan derajat 2 jika tekanan darah sistolik
160mmHg atau diastolik 100mmHg
3


Diabetes Melitus
Diabetes melitus (DM) merupakan
penyakit menahun yang prevalensinya
makin meningkat dan merupakan
kelainan endokrin yang terbanyak
dijumpai.Di seluruh dunia, insidensi
diabetes terus meningkat secara
dramatis. WHO memperkirakan
bahwa akan terdapat 220 juta
penderita diabetes pada tahun 2010.
SIMULASI KASUS
Pasien laki-laki usia 60 tahun, di diagnosis
pasca stroke iskemik, baru pulang dari rumah
sakit 2 minggu yang lalu, saat ini didapatkan
TD 180/ 110 mmHg, Gula darah puasa 234
g/Dl, dan gula darah 2 jam sesudah makan
323 g/Dl dengan hemiparese sinistra, pasien
menyatakan tensinya saat ini tinggi karena
tidak lagi minum Lisinopril yang diberikan dari
RS akibat batuk. Dari anamnesis pasien juga
mengeluh sering kembung dan ulu hati pedih
selama dirawat di RS dan sesudahnya.

Tujuan pengobatan pada kasus
di atas adalah :
mencegah terjadinya stroke berulang
pada pasien
menurunkan tekanan darah
menurunkan kadar gula darah
mengurangi keluhan kembung dan
pedih pada ulu hati

Daftar Kelompok Obat Beserta
Jenisnya
No. Kelompok Obat Nama Obat
1. Antitrombolitik Aspirin
Dipiridamol
2. Antihipertensi Losartan
Valsartan
3. Obat hipoglikemi Oral Metformin
Glipizid
4. Obat simptomatis Omeprazol
Lansoprazol
Perbandingan Kelompok Obat/Jenis Obat tersebut Menurut
Khasiat, Keamanan dan Kecocokannya.

Kelompok/
Jenis Obat
Khasiat/Efek Keamanan BSO
(Efek samping obat)
Kecocokan
(Kontra
indikasi BSO)
Antitrombolitik
Aspirin
Tiklodipin
Dipiridamol

Menghambat
sintesis
tromboksan
didalam
trombosit dan
prostasiklin.

Rasa tidak enak di
perut, mual,
perdarahan saluran
cerna
Mual, muntah, diare
Sakit kepala

Dapat
mengganggu
hemostais pada
tidakan operasi
dan bila diberikn
bersamaan
dengan heparin
Kelompok/
Jenis Obat
Khasiat / efek Keamanan BSO
(Efek samping obat)
Kecocokan
(Kontra indikasi
BSO)
1. Biguanid
- Metformin
Peningkatan kepekaan
reseptor insulin sehingga
absorbsi glukosa di
jaringan perifer meningkat,
penghambatan
glukoneogenesis di hati &
menekan nafsu makan
Diare, dispepsia, asidosis
laktat
kontraindikasi pada
pasien dengan gangguan
fungsi ginjal dan hati,
serta pasien-pasien
dengan kecenderungan
hipoksemia
2. Sulfonilurea
- Klorpropamid
- Glibenklamid
- Glipisid
- Glikasid
- Glikuidon
- Glimiperid
Menstimulasi sel-sel beta
dari pulau Langerhans
sehingga sekresi insulin
ditingkatkan
BB naik
Hipoglikemia
pernah ketoasidosis
sebelumnya & gangguan
fungsi ginjal berat
3.Thiazolidindion
- Rosiglitazon
- Pioglitazon
Penurunan kadar glukosa
dgn jalan meningkatkan
kepekaan bagi insulin dari
otot, jaringan lemak dan
hati. Menurunkan kadar
trigliserid & anti
hipertensif
Kontraindikasi adalah
pada pasien dengan
gangguan faal hati dan
pasien dengan penyakit
gagal jantung
3. Glinid
- Miglitinida
- Repaglinid
Mencetuskan pelepasan
insulin dari penkreas
segera sesudah makan
adalah infeksi saluran
nafas atas & gangguan
gastrointestinal
3. Penghambat Glukosidase
- Acarbose
menurunkan kadar
glukosa post prandial.
perasaan tidak nyaman di
perut, sering flatus dan
kadang-kadang diare
3. Insulin Menurunkan gula darah
dgn jalan menstimulasi
pengubahan kelebihan
glukosa menjadi glikogen
di hati & otot.
Hipoglikemia, BB naik
OHO
Pilihan Obat dan Alternatif yang digunakan
Uraian Obat Pilihan Obat Alternatif
Nama Obat Aspirin Dipiridamol
BSO Tablet Kapsul
Generik Aspirin Dipiridamol
Kekuatan 80mg dan 100 mg 200 mg
BSO yang diberikan dan
alasannya
Tablet, pasien dewasa dengan
keadaan umum dan kesadaran
baik (kooperatif) tidak ada
gangguan menelan, lebih mudah
dalam pemberian
Tablet, pasien dewasa dengan
keadaan umum dan kesadaran
baik (kooperatif), tidak ada
gangguan menelan, lebih mudah
dalam pemberian.
Dosis referensi 80-320 mg/hari 400 mg/ hari
Dosis kasus 2 x 80 mg/hari 2 x 200mg/ hari
Frekuensi pemberian dan
alasannya
2x, dapat menyebabkan
perdarahan saluran cerna jika
diberikan lebih dari 320 mg
2x, memiliki waktu paruh 1-12
jam
Cara pemebrian dan alasan Peroral Peroral
Saat pemberian dan alasan
Lama pemberian dan alasan 2 minggu, bersamaan dengan
evaluasi hasil pengobatan
hipertensi dan DM
2 minggu, bersamaan dengan
evaluasi hasil pengobatan
hipertensi dan DM
Uraian Obat Pilihan Obat Alternatif
Nama Obat Losartan Valsartan
BSO Tablet Tablet
Generik Losartan Valsartan
Kekuatan Tablet 50 mg Tablet 40 mg dan 80 mg
BSO yang diberikan dan
alasannya
Tablet, pasien dewasa dengan
keadaan umum dan kesadaran baik
(kooperatif) tidak ada gangguan
menelan, lebih mudah dalam
pemberian
Tablet, pasien dewasa dengan
keadaan umum dan kesadaran baik
(kooperatif), tidak ada gangguan
menelan, lebih mudah dalam
pemberian.
Dosis referensi 25 100 mg/hari 80-320 mg/ hari
Dosis kasus 2 x 50 mg/hari 1 x 80 mg/ hari
Frekuensi pemberian dan
alasannya
2x losartan memiliki waktu paruh
6-9 jam tergantung pada
kerusakan hati
1x, karena efeknya dapat bertahan
24 jam
Cara pemberian dan alasan Peroral karena bioavailabilitas
oral 50-60%.
Peroral karena biovailabilitasnya
100 % setelah diberikan dengan
dosis tunggal
Saat pemberian dan alasan Sebelum atau sesudah makan,
absorbs tidak dipengaruhi
makanan
Sebelum atau sesudah makan,
absorbs tidak dipengaruhi
makanan
Lama pemberian dan alasan 2 minggu, bersamaan dengan
evaluasi hasil pengobatan DM
2 minggu, bersamaan dengan
evaluasi hasil pengobatan DM
Uraian Obat Pilihan Obat Alternatif
Nama Obat Metformin Glipizid
BSO Tablet Tablet sustained release
Generik Metformin Glipizid
Kekuatan Tablet 500 mg dan 850 mg Tablet 5 mg, 10 mg
Branded Glucophage Glucotrol-XL
BSO yang diberikan dan alasannya Tablet, pasien dewasa dengan
keadaan umum dan kesadaran baik
(kooperatif) tidak ada gangguan
menelan, lebih mudah dalam
pemberian
Tablet, pasien dewasa dengan
keadaan umum dan kesadaran baik
(kooperatif), tidak ada gangguan
menelan, lebih mudah dalam
pemberian.
Dosis referensi 500-3000 mg/hari 5-20 mg/ hari
Dosis kasus 2 x 500 mg/hari 1 x 5 mg/ hari
Frekuensi pemberian dan
alasannya
2x karena metformin mempunyai
masa kerja 6-8 jam dan
menyamakan dengan pemberian
obat antihipertensi
1x, karena efeknya dapat bertahan
24 jam
Cara pemebrian dan alasan Peroral karena bioavailabilitas oral
50-60%. Absorpsi selesai di GIT 6
jam
Peroral karena biovailabilitasnya
100 % setelah diberikan denmgan
dosis tunggal pada penderita
diabetes
Saat pemberian dan alasan Bersamaan atau sesudah makan
karena memiliki efek samping rasa
mual
30 menit sebelum makan, untuk
mengurangi hiperglikemi
postprandial
Lama pemberian dan alasan 2 minggu, bersamaan dengan
evaluasi hasil pengobatan hipertensi
2 minggu, bersamaan dengan
evaluasi hasil pengobatan hipertensi
Uraian Obat Pilihan Obat Alternatif
Nama Obat Omeprazol Lansoprazol
BSO Tablet Tablet
Generik Omeprazol lansoprazol
Kekuatan Kapsul 10 mg dan 20 mg Kapsul 15 mg dan 30 mg
BSO yang diberikan dan
alasannya
Kapsul, diharapkan
dimetabolit di lambung
Kapsul, diharapkan
dimetabolit di lambung
Dosis referensi 20 mg/hari 15 mg/ hari
Dosis kasus 1 x 20 mg/hari 1 x 15 mg/ hari
Frekuensi pemberian dan
alasannya
1x, efek bertahan 24-48 jam 1x, karena efeknya dapat
bertahan 24 jam
Cara pemebrian dan alasan Peroral karena
bioavailabilitas oral 50-60%.
Absorpsi selesai di GIT 6 jam
Peroral karena
biovailabilitasnya 100 %
setelah diberikan denmgan
dosis tunggal pada penderita
diabetes
Saat pemberian dan alasan 30 menit sebelum makan
karena bioavailabilitasnya
menurun akibat makanan
30 menit sebelum makan
karena bioavailabilitasnya
menurun akibat makanan
Lama pemberian dan alasan 2 minggu, bersamaan dengan
evaluasi hasil pengobatan
hipertensi dan DM
2 minggu, bersamaan dengan
evaluasi hasil pengobatan
hipertensi dan DM