Anda di halaman 1dari 12

BRONKHOPNEUMONI

Oleh :
Nicarcorlise M.
Selviani A.

Definisi
BP ( pneumonia lobularis ) adalah peny infeksi
paru akut yg melibatkan alveoli / jar interstitial.

Etiologi
Umumnya bakteri yi : Strep.pneumoniae &
H.influenzae
Dpt juga disebabkan virus, mycoplasma dan
ricketsia ( jarang )
Pd bayi & anak kcl, Staph.aureus sbg penyebab
yg berat, serius & sgt progresif dg mortalitas
tinggi

Klasifikasi BP mnrt etiologi


Jenis

Mikroorganisme

Bakteri

Pneumokokus, Strept, Staf,


H.influenza, Pseudo.aeruginosa.
Respiratory syncitial virus,
adenovirus, CMV, virus influenza.
Pneumocystis carinii pneu, Q fever,
Mycoplsm pneumoniae pneu,
klamidia,dll

Virus atau kmungkinan virus


Pneumonitis interstisialis &
bronkiolitis
Infeksi Lain :
Jamur
Aspirasi

Sindr.
Pneu.
Pneu.
Pneu.

Loeffler
Hipostatik
Oleh obat/radiasi
hipersensitivitas

Aspergilus, koksidioidomikosis,
histoplasma, dll.
Cairan amnion, mknan, cairan lbg, bd
asing

Patogenesis
1. Std. hepatisasi merah
2. Std. hepatisasi kelabu
3. Std. resolusi

Std. hepatisasi merah


Bakteri penyebab terhisap ke paru
perifer mll sal nafas edema
mpermudah tjdnya proliferasi &
penyebaran kuman bag paru yg
tkena malami konsolidasi yi: tjd
sebukan sel PMN, fibrin, eritrosit,
cairan edema & kuman di alveoli

Std. hepatisasi kelabu


Mrpkn kelanjutan proses infeksi berupa
deposisi fibrin ke permukaan pleura.
Ditemukan pula adanya fibrin & leukosit
PMN di alveoli & proses fagositosis yg cpt.

Std. resolusi
Pe sel makrofag di alveoli, degenerasi sel
& menipisnya fibrin serta menghilangnya
kuman & debris.

Gejala Klinik

Pada neonatus dan bayi kecil, tanda2 BP tidak selalu jelas


Umumnya infiltrat menyebar

1.

Manifestasi inf nonspesifik & toksisitas spt : demam,


skt kpla, iritabel, gelisah, g3 GI tract, nfs mkn
G/ sal pnfsn bwh spt : batuk, takipnu, nfs cuping hdng,
sesak, merintih, sianosis,dll.
Td pneu berupa : retraksi, perkusi pekak, fremitus
melemah, suara nfs melemah, ronkhi
Td efusi pleura/empiema spt: grk dada ttinggal di
daerah efusi, perkusi pekak, fremitus melemah, suara nfs
tubuler tepat di atas bts cairan, friction rub, nyeri dada
krn iritasi pleura, kaku kuduk bila tdp iritasi pleura lobus
atas, nyeri abd bl iritasi mengenai diafragma pd pneu.
lobus ka bwh.
Td. inf xtra pulmonal

2.
3.
4.

5.

Komplikasi
Abses kulit
Abses jar lunak
Otitis media
Sinusitis
Meningitis purulenta
Perikarditis
Epiglotitis kdg ditemukan pd inf
H.influenzae tipe B

Diagnosis
Bdsrkn pedoman mnrt WHO :
1. Pneu sgt brt : bl ada sianosis sentral & tdk
sanggup mnm rwt RS & beri antibiotik
2. Pneu berat : ada retraksi, sianosis (-) , msh
sanggup mnm rwt RS & beri antibiotik
3. Pneu : retraksi (-) , tp nfs cpt yi
> 60x/mnt pd bayi < 2 bln
> 50x/mnt pd anak 2 bln-1 thn
>40x/mnt pd anak 1-5 thn
tdk perlu dirwt, cukup antibiotik oral.
4. Bkn pneu : hny batuk sj tnp td & G/ di atas
tdk perlu dirwt & tdk perlu antibiotik.

Perx Penunjang
1.
2.

3.
4.

Perx darah : leukositosis, dpt jg leukopenia yg


menandakan prog.buruk. Dpt ditemukan
anemia rgn/sdg
Perx radiologis :
- bercak konsolidasi merata pd BP
- bercak konsolidasi 1 lobus pd pneu. Lobaris
- gbrn BP difus/infiltrat interstitialis pd pneu.
stafilokok
Perx cairan pleura
Perx mikrobiologik, spesimen usap tenggorok,
sekresi nasofaring, bilasan bronkus atau
sputum, darah, aspirasi trakea, pungsi pleura,
aspirasi paru

Penatalaksanaan
Proses kerusakan yg terjadi dpt dibatasi dgn pemberian
antibiotik sedini mungkin agar sistem bronkopulmonal yg
tdk terkena dpt diselamatkan
O2 1-2 L/menit
IVFD dekstrose 10% : NaCl 0.9% = 3:1
Bl sesak tdk tll hbat,dimulai mknan bthp mell NGT
Jk sekresi lendir blbh diberi inhalasi dg salin N & beta
agonis utk mempbaiki transpor mukosilier
Koreksi g3 keseimbangan asam basa & elektrolit
Antibiotik sesuai hsl biakan:
Utk pneu. communitiy base:
-Ampisilin 100mg/kgBB/hr dlm 4 x pemberian
-Kloramfenikol 75mg/kgBB/hr dlm 4x pemberian
Utk pneu. Hospital base:
-Sefotaksim 100mg/kgBBhr dlm 2x pemberian
-Amikasin 10-15mg/kgBB/hr dlm 2x pemberian

Pemilihan AB berdasarkan
etiologi
Streptokokus & Stafilokokus
Penisillin G 50000 unit/hari iv atau Penicillin
Prokain 600.000 U/kali/hari im atau Ampicillin
100 mg/kgBB/hari atau Seftriakson 75-200
mg/kgBB/hari

M. pneumonia
Eritromisin 15 mg/kgBB/hari atau derivatnya

H. influenzae, Klebsiella
Kloramfenikol 100 mg/kgBB/hari atau
Sefalosporin