Anda di halaman 1dari 11

Sri Mulyo Wahyuningsih

M. Salafudin
Samsul Arifin
Astri Damayanti

Adalah hasil kerjasama antara dua


gelombang atau lebih yang bertemu di satu titik
pada saat yang sama.
Contoh gelombang pada permukaan kolam
yang disebabkan oleh dua buah batu yang
dijatuhkan berurutan atau bersamaan diatas
permukaan yang tenang.
Peristiwa tersebut terjadi karena adanya
superposisi dari dua gelombang berjalan yang
disebabkan oleh batu jatuh. Hasil kerja sama
atau superposisi dari dua gelombang atau lebih
menimbulkan gejala interferensi.

Superposisi gelombang dengan


frekuensi sama
Metode Aljabar

S1 S 01 sin(t 1 ), jika 1 (kx1 1 )


S 2 S 02 sin(t 2 ), jika 2 (kx2 2 )

i ( x, t ) kons tan

Resultan = S1 + S2
S (S 01 cos 1 S 02 cos 2 ) sin t ( S 01 sin 1 S 02 sin 2 ) cos t

Karena suku-suku yang berada dalam kurung


adalah konstan terhadap waktu, maka dapat
dimisalkan

Kemudian keduanya dikuaddratkan, lalu dijumlahkan:

Pers. 3.3 dibagi dengan pers. 3.2

Gangguan total(gelombang resultan

Interferensi menguatkan

Iinterferensi melemahkan

Ketika terjadi destruktif, kita turunkan lagi

*karena

Metode fasor
Dua gelombang dengan frekuensi sama

Dapat ditulis secara fasor dengan


dan

Koherensi Cahaya
Syarat suatu gelombang yang dapat
berinterferensi adalah koheren, yang
artinya kedua medan dari sumber
bergertar dengan tahap-tahap interval
yang tetap.

Sumber
koheren adalah
sumber-sumber
yang bergetar
dengan beda fase
tertentu dan tetap.

Gelombang koheren
adalah gelombannggelombang yang
mempunyai beda fase
tertentu yang tidak
berubah terhadap
waktu. Jika cahaya di
satu titik mengalami
perubahan fase, maka
pada titik yang lain juga
akan mengalami
perubahan fase yang
sama dan serentak

Sumber-sumber yang tidak koheren,


yaitu jika sumber-sumber yang bergerat
tidak saling bergantungan, sehingga :

E01, E02 , = amplitudo masing-masing sumber


Etotal
= amplitudo karena interferensi

Contoh, lampu filamen terdiri dari


banyak sekali atom-atom yang masingmasing memancarkan sinar dalam interval
waktu yang pendek 10-8 s, frekuensi 1016
Hz dan terjadi dalam waktu yang tak
teratur, karena atom bergerak secara
acak. Jadi saat terbentuk pola interferensi
dari dua sumber, maka dengan waktu
yang cepat sekali pola ini berubah, jadi
tidak stasioner.