Anda di halaman 1dari 3

TUGAS PRAKTIKUM STERIL

RESUME JURNAL
FORMULATION AND EVALUATION OF DICLOFENAC SODIUM
INJECTION USING 2-HYDROXY PROPYL BETA CYCLODEXTRIN
Natrium diklofenak merupakan obat anti inflamasi non steroid, dimana
termasuk BCS kelas II yaitu memiliki kelarutan yang rendah dan permeabilitas
yang tinggi.

Hal ini menyebabkan peneliti ingin mengembangkan formulasi

injeksi yang aman dan stabil dengan memperbaiki kelarutan dari natrium
diklofenak dengan menginklusikan kedalam 2-dihidroksi propil siklodekstrin.
Injeksi ini nantinya diberikan secara intramuscular dan intravena. Selain
menambahkan zat pembantu kelarutan juga ditambahkan anti oksidan campuran
etilen diamin tetra acid dan N-asetil cysteine.
Secara konvensional natrium diklofenak terbatas hanya pada pemberian
intramuscular. Hal ini disebabkan sifat fisiko kimia obat seperti:
a.

Kelarutan dalam air kecil


Cenderung membentuk kristal dalam air dan pelarut organik. Stabil jika
mengandung

setidaknya 25 mg/mL dengan penambahan zat penambah

kelarutan seperti macrogol dan benzyl alcohol, sehingga sulit untuk


diberikan secara intravena.
b.

Kerentanan terhadap oksidasi


Mudah teroksidasi dalam larutan sehingga memerlukan zat antioksidan
seperti garam sulfit. Garam sulfit sendiri dapat menyebabkan reaksi
hipersensitivitas yaitu bronkokontriksi

c.

pH dan osmositas
Memiliki track pH yang tinggi yaitu 8,5. Hal ini menyebabkan rasa nyeri
saat disuntikkan.

d.

Volume injeksi
Dibuat volume 75 mg/ 3 mL. Padahal yang direkomendasikan oleh FDA
yaitu 2 mL.
Berdasarkan penjelasan diatas , peneliti membuat formulasi injeksi natrium

diklofenak dengan beberapa formulasi yaitu :


Komposisi
Natrium Diklofenak
(75 mg/2mL)

T1
3,75 gram

T2
3,75 gram

Kode Batch
T3
T4
3,75 gram
3,75 gram

T5
3,75 gram

T6
3,75 gram

2-Hydroxypropylbeta-cyclodextrin
N-acetyl-L-cysteine
Dinatrium EDTA
SFS
NaOH
WFI

33,30 gram

33,30 gram

33,30 gram

33,30 gram

33,30 gram

33,30 gram

0,1 % w/v
0,05 % w/v Tambahkan hingga diperoleh pH 6,0-6,4
Hingga 100 mL

0,1 % w/v
0,05 % w/v
-

0,1 % w/v

0,05 % w/v
0,1 % w/v

Cara kerja::
Berikut WFI antara 60% dari ukuran bets yang memiliki suhu 75C dalam gelas
beker diambil dan disimpan gelas beker yang terdapat magnetik starrier.
Menyediakan pembersihkan dengan nitrogen terus menerus selama sekitar 20
menit. Air dipanaskan sampai 50C. Pengolahan terus di bawah lapisan nitrogen.
Tambahkan bertahap 2-HPBCD sebanyak kuantitas masukkan ke WFI dan
campur sampai larut. Larutan tersebut kemudian dibiarkan dingin sampai suhu
kamar. Larutan pra disaring dengan 0,45 filter, diikuti dengan penambahan
NAC dan Disodium EDTA. Larutan diaduk sampai semua NAC dan Disodium
EDTA larut. pH kemudian disesuaikan mendekati 4,5. Secara bertahap
dimasukkan natrium diklofenak yang sudah ditimbang ke dalam larutan dan
diaduk sampai larut dan membuat volume hingga 100% dengan WFI dan
kemudian menyesuaikan pH 7,4; itu harus diminta. Larutan injeksi

natrium

diklofenak kemudian disterilisasi dengan penyaringan dengan filter 0,22 m dan


isi dan disegel dalam botol kaca transparan. Solusi siap dievaluasi untuk berbagai
parameter fisika-kimia. Untuk setiap nilai rata-rata parameter dari 2 sampel
dianggap.
Setelah selesai dibuat kemudian sediaan dilakukan uji evaluasi yaitu:
1.

Penampakan fisik
Diperiksaan keadaan fisik (warna, transparent, endapan, dll) sebelum dan
sesudah 4 minggu dengan penyimpanan pada suhu 25C dan 40C.
Hasil

: T3 dan T4 memiliki kondisi yang baik, sebelum dan sesudah


sama.

2.

Pengukuran pH
Menggunakan pH meter pada suhu 25 1C
Hasil

3.

: Semua sediaan memiliki rentang pH antara 6,5-8,1.

Uji adanya partkel


Dilihat dengan mata telanjang dibawah cahaya.

Hasil
4.

: T4 memiliki stabilitas yang baik.

Uji kadar untuk Natrium Diklofenak


Menggunakan instrument HPLC.
Hasil

: Dosis semua formulasi berada pada 97,1 sampai 101,2 %.

Kesimpulan dari semua uji tersebut adalah dari berbagai formulasi antioksidan
yang diteliti, ditemukan formulasi T4 bahwa N-asetil-L-sistein (0,1% b / v) dan
Disodium EDTA (0,05% b / v) dalam kombinasi memberikan antioksidan yang
sangat baik untuk persiapan bentuk sediaan intravena Diklofenak natrium.