Anda di halaman 1dari 13

MATERI BAHAN BANGUNA

RESWIN
ALFITRA
NANDA
MUTIA
RISALDI

KACA

APA ITU KACA?


Definisi:
Materi bening dan
transparan (tembus
pandang) yang dihasilkan
dari SiO2 (dalam kimia
disebut dengan kwarsa)
yaitu pasir yang dilelehkan
hingga mencapai suhu 2000
C

JENIS KACA..
Perkembangan desain dan teknologi
telah menghasilkan kaca dengan
beragam bentuk maupun warna,
namun jenis kaca secara umum
terbagi atas:
1. Flat Glass
2. Security Glass
3. Color Glass
4. Decorative glass

FLOAT GLASS = KACA


BENING
Kaca Bening
Kaca ini juga sering disebut dengan kaca polos atau dalam
istilah teknisnya adalahfloat glass.
Kaca ini tidak berwarna, memiliki permukaan yang sangat
bersih, rata dan bebas distorsi.
Karena sifat kacanya yang tidak berwarna, jenis kaca ini
memberikan tingkat transmisi yang tinggi (lebih dari 90%)
serta memberikan bayangan yang sempurna.
Kaca ini banyak digunakan untuk eksterior maupun interior
bangunan, baik rumah tinggal maupun gedung bertingkat.
Namun kaca ini tidak direkomendasikan untuk ektserior
bangunan bertingkat karena kemampuan menahan panas
matahari yang rendah.
Kaca ini juga dapat digunakan untuk perabot rumah tangga,
misalnya lemari, table top, dinding dekorasi, akuarium dan
sebagainya.
Ketebalan kaca ini bervariasi, yang umum dipakai mulai dari
5mm, 6mm, atau 8mm. Pemilihan ketebalan kaca disesuaikan
dengan bentang kaca yang akan dipasang. Untuk rumah
tinggal dan interior gedung, biasanya digunakan kaca tebal
5mm, 6mm atau 8mm tergantung bentangnya.

CONTOH FLOAT
GLASS

SECURITY DAN SAFETY


GLASS
Kaca yang diproduksi dengan tujuan
kemanan dan keselamatan, dimana
kaca ini ditempatkan, digunakan
untuk mengurangi resiko terluka
akibat dari rusak / hancur-nya kaca.
Ada beberapa jenis dalam security
dan safety glass antara lain: Wired
Glass, Laminated Glass,
Tempered Glass, Reflective
Glass, dan Glass Block,

A.WIRED GLASS
Kaca dengan jalinan kawat di
dalamnya, yang dibuat dengan
memasukkan kawat di antara
lapisan
kaca
pada
proses
produksinya. Mempunyai fungsi
yang hampir sama dengan kaca
standar, hanya pada saat pecah,
jalinan kawat tidak akan ikut pecah
sehingga masih menahan benda
untuk masuk ke dalam.
Contoh : Glass door, glass roof

B.LAMINATED GLASS
Jenis safety glass ini tidak hancur jika terbentur.
Kaca laminated merupakan kaca dengan tingkat keamanan dan perlindungan
yang tinggi terhadap penghuni. Jika terjadi sesuatu yang menyebabkan
pecahnya kaca, maka kaca laminated tidak akan berhamburan, tapi hanya
retak dan sangat sulit ditembus.
Kaca laminated terdiri dari komposisi satu atau lebih lebih lembaran polifinil
yang transparan, fleksibel dan sangat kuat, dengan satu atau lebih lembaran
kaca float, dan disatukan melalui proses pemanasan dan pengepresan.
Karakterisitik kaca laminated, ialah bahwa pecahan kaca tidak akan jatuh atau
berhamburan, namu tetap melekat pada filmnya, dan kaca tetap terpasang
pada rangkanya.
Kaca laminated yang sudah pecah, tetap suit sekali ditembus oleh manusia
sehingga memberikan tingkat keamanan yang sangat tinggi bagi
penghuninya.
Penggunaan kaca laminated terutama untuk atap kaca, skylight, dinding
kolamm renang dan lain-lain, di mana tidak diinginkan adanya reruntuhan
kaca jika pecah.
Kaca laminated juga digunakan untuk lemari pajang barang-barang berharga
(anti pencuri)
Catatan: hindari proses lanjut pada kaca laminated seperti pemotongan,
pembuatan lubang dan aksesoris lain, walaupun mungkin dapat dikerjakan,
tapi akan sangat sulit dan tidak rapi. Semua ukuran dan aksesoris harus sudah
tepat, sebelum proses laminate dikerjakan.
Kaca laminated yang terdiri dari dua lembar kaca biasanya digunakan untuk
bangunan-bangunan. Sedangkan yang terdiri lebih dari dua lembar biasanya
untuk penggunaan-penggunaan khusus seperti kaca taha peluru, kaca
akuarium yang besar dan kaca pesawat terbang
Contoh : partisi kaca, pintu kaca, kaca dekoratif

C.TEMPERED GLASS
Kaca tempered adalah kaca yang telah melalui suatu proses
pemanasan hingga pada tingkat suhu tertentu dan kemudian
didinginkan seketika, sehingga menghasilkan kaca yang
mempunyai kekuatan dan kelenturan yang baik terhadap
tekanan pada kedua sisi permukaaan kaca.
Kaca tempered memiliki kekuatan dan kelenturan 5 x lebih
baik daripada kaca biasa dengan ketebalan yang sama.
Kaca tempered ketika pecah,tepi kaca tidak tajam tetapi
tumpul, sehingga dapat mengurangi resiko cedera serius
pada korbannya

Sifat tempered glass :


1. Tahan panas
2. Tahan terhadap benturan ringan
3. 4-5 kali lebih kuat dari kaca standar
4. Kaca tempered akan pecah dalam bentuk serbuk halus,
dan
tidak dalam bentuk yang tajam
Ukuran tempered glass mulai dari 3 mm-18 mm

D.REFLECTIVE GLASS

Kaca reflektif adalah jenis kaca yang mampu


memantulkan cahaya dan mereduksi sifat tembus
pandang dari sisi luar, sehingga sering pula disebut
dengan kacaone way. Pada produk Asahimas kaca ini
disebut dengan istilah kacastopsol.
Dalam pembuatannya, kaca ini dilapisi dengan pelapis
transparan tipis dari oksida logam (sebagai lapisan
pemantul) melalui proses pyrolysis.
Lapisan kaca refletif ini bersifat memantulkan cahaya
dan panas, serta mampu memberikan penampilan
yang mewah, sekaligus menurunkan beban energi
pengkodisian udara.
Lapisan coating reflektif ini dapat dilapiskan pada kaca
clear maupun panasap (warna) blue, dark blue, grey
dan green.
Kaca ini biasa digunakan pada bukaan pintu atau
jendela dinding luar, yang diharapkan berpenampilan
mewah pada bangunan. Untuk bangunan bertingkat,
terutama digunakan digunakan pada tipe dinding kaca
eksterior (curtain wall).

E.GLASS BLOCK
Merupakan bahan bangunan yang bisa
terlihat
rapuh
dan
kokoh
secara
bersamaan. Kelebihan penggunaan glass
block adalah : cahaya alami dapat tetap
masuk ke ruangan, mengurangi suara
yang masuk, tidak perlu di cat, dan
mudah dibersihkan.
Ukuran glass block :
6x6x4,
8x8x4,
12x12x4,
6x8x4

COLOR GLASS (KACA


WARNA)

Di kalangan masyarakat, kaca ini biasa disebut dengan


kaca rayben, untuk kaca warna hitam. Istilah teknisnya
adalahtinted glass. Pada produk Asahimas,
menggunakan istilahpanasap glass.
Kaca panasap merupakan kaca float yang diberi warna
dengan menambahkan sedikit logam pewarna seperti
kobalt, besi, silenium, dan sebagainya pada bahan baku
kaca.
Kaca panasap mampu menyerap 55% panas matahari,
sehingga akan mengurangi beban pendingin ruangan dan
memberikan rasa nyaman pada penghuni bangunan.
Dengan warna kaca tersebut, maka sifat tembus pandang
kaca menjadi rendah, sehingga memberikan kebebasan
privasi bagi penghuni bangunan.
Warna yang tersedia pada kaca panasap adalah blue
green, dark blue, euro grey, dark grey, bronze dan green.
Karena warna yang terkandung pada kaca, maka semakin
tebal kaca, akan warnanya akan semakin gelap dan
tingkat penyerapan panas matahari akan semakin tinggi.
Kaca jenis ini dapat digunakan baik untuk eksterior
maupun interior bangunan. Namun dalam penerapannya,
jenis kaca ini lebih banyak dipakai pada eksterior
bangunan, baik untuk pintu dan jendela, maupun pada

DEKORATIF GLASS(KACA
DEKORATIF
Kaca dekoratif merupakan
kaca bercorak yang
berfungsi sebagai
penghiasruangan, baik
eksterior maupun interior.
Agar mampu memperkuat
nilai estetis, maka paduan
warna kaca
dekoratifhendaknya
menampilkan