Anda di halaman 1dari 1

Laporan Keuangan Kimia Farma yang Overstated

Seperti diketahui beberapa waktu lalu terungkap kasus dugaan mark up laporan keuangan PT
Kimia Farma, Penggelembungan laba bersih pada laporan keuangan PT Kima Farma ( senilai
RP32,668 miliar, karena laporan keuangan yang seharusnya Rp 99,594 miliar ditulis Rp 132
miliar) ini di desak untuk dibawa ke pengadilan.
Kasus ini turut menyeret sebuah Kantor Akuntan Publik (KAP) yang menjadi auditor PT Kimia
Farma, sekalipun KAP tersebut berinisiatif memberikan laporan adanya overstated tersebut.
Dalam Kasus ini terjadi pelanggaran terhadap prinsip pengungkapan yang akurat ( accurate
disclosure) dan transparansi ( transparency) yang jelas sangat merugikan para investor, karena
keuntungan yang overstated ini tentu telah menjadikan dasar transaksi oleh para investor, karena
keuntungan yang overstated ini tentu telah menjadikan dasar transaksi oleh para investor (namun
ketika kesalahan diumumkan, harga saham akan turun dan investor dirugikan).