Anda di halaman 1dari 104

PHP (Hypertext Preprocessor)

Berdasarkan informasi dari situs resmi PHP, PHP.net, PHP (PHP:


Hypertext

Prepocessor) merupakan bahasa pemrograman web yang dapat

disisipkan dalam script HTML. Banyak sintaks di dalamnya yang mirip dengan
bahasa C, Java dan Perl. Tujuan dari bahasa ini adalah membantu para
pengembang web untuk membuat web dinamis dengan cepat.
Ketika seseorang mengunjungi web berbasis PHP, web server akan
memproses code-code PHP. Beberapa perintah atau code dari PHP tersebut
selanjutnya ada yang diterjemahkan ke dalam HTML dan beberapa ada yang
disembunyikan (misalnya proses kalkulasi dan operasi). Setelah diterjemahkan
ke dalam HTML, web server akan mengirim kembali ke web browser pengunjung
tersebut. Sebelum mempelajari PHP, Anda harus menguasai HTML, Dasar-dasar
pemrograman (C/C++ lebih baik) .

Hal yang diperlukan dalam aplikasi PHP


Dalam membuat aplikasi pemrograman PHP kita membutuhkan beberapa
tools atau software, yaitu :
Web

Server

yang

mendukung

PHP,

contohnya:

Apache,

IIS,

PWS(Personal Web Server/PWS) dll.


PHP server (dapat didownload di PHP.net)
Modul PHP itu sendiri, contohnya : PHP Triad, Appserv, XAMPP,
NuSphere.
Web Browser untuk menampilkan aplikasi PHP , contohnya : Internet
Explorer, Mozilla Firefox, Opera, Nestscape, dll.
MySQL sebagai database server untuk penyimpanan data.
Teks editor atau IDE untuk menuliskan program PHP, contohnya :
Notepad, Adobe Dreamweaver, PHP Editor, Eclipse dll.
Anda dapat pula menggunakan tool aplikasi yang di dalamnya sudah
terdapat

web

Marisa, S.Kom

server (Apache), PHP server, dan MySQL yang terintegrasi


Page 1

menjadi satu. Tool tersebut dapat diinstal di PC sebagai sarana belajar PHP.
Beberapa contoh tool tersebut diantaranya adalah Easyphp (Easyphp.org),
PHPTriad, AppServe, dll.PHP server dapat berjalan dengan baik di beberapa OS
seperti Windows, Linux, dan Macintosh.

Apa yang Bisa Dilakukan dengan PHP?


Mengurangi waktu untuk membuat web berskala besar
Mampu menciptakan web interaktif
Menciptakan

berbagai

tool

untuk

keperluan

online

(http://www.hotscripts.com/PHP/Scripts_and_Programs/)
Mendukung e-commerce (shopping carts)
PHP adalah sebuah script yang bersifat Server Side yang artinya semua proses
akan dikerjakan disisi server dan hanya hasilnya saja yang akan dikirim ke
browser. PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf untuk mengetahui siapa
saja yang telah mengunjungi situsnya.
<?php

?> atau <? .

?>

Apabila Anda membuat kode PHP dan berencana akan mendistribusikan


ke pihak/orang lain, maka usahakan untuk menggunakan sintaks <?php ... ?>. Hal
ini dikarenakan untuk penggunaan kode yang menggunakan <? .... ?> terkadang
tidak bisa dijalankan dalam server tertentu. Dan apabila tanda tersebut tidak ada
maka script yang ditulis dianggap hanya sebagai HTML biasa.

Bentuk Dasar PHP


PHP parser membutuhkan suatu pengenalan yang membedakan dengan
element lain, yang terdapat pada dokumen web kita. Mekanisme yang digunakan
dalam PHP biasa disebut dengan escaping to PHP. Ada 4 macam cara yang
dapat digunakan dalam menulis PHP, serta untuk membedakannya dengan script
HTML :
1) default tag <?php dan ?>
2) short tag <? dan ?>
3) script tag <script language=php> dan </script>
Marisa, S.Kom

Page 2

4) ASP-style tag <% dan %>


Cara yang paling umum dan sering digunakan adalah cara nomor 1 dan 2
karena hampir sebagian web server mengenal pola dari tag PHP ini, cara nomor 3
digunakan jika anda menggunakan Microsoft Front Page sebagai editor PHP anda.
Sedangkan cara nomor 4 mirip dengan cara penulisan tag pada ASP dan opsi ini
hanya bisa dijalankan jika nilai asp_tags pada settingan php.ini bernilai on. Setiap
mengakhiri 1 statement (perintah) pada program PHP anda, maka harus diakhiri
dengan tanda titik koma atau semicolon (;). Seperti kebanyakan bahasa
pemrograman yang lain, PHP memiliki sifat case-sensitive untuk setiap penulisan
variabel yang anda berikan. Contoh : $a dan $A adalah 2 variabel yang berbeda
walaupun mungkin saja memiliki nilai yang sama.
Contoh penulisan tag:
Nama tag

Penulisan tag

Default tag adalah tag yang paling Bentuk penulisan dari tag tersebut adalah :
banyak digunakan oleh para programmer <?php
Print Hello, PHP is Great !;
PHP.
?>

Short tag adalah tag yang


paling pendek dalam penulisan
tag PHP.

Bentuk penulisan dari tag tersebut adalah :

script tag

Bentuk penulisan dari tag ini adalah :

<?
Print Hello, PHP is Great !;
?>
<script languange=php>
Print Hello, PHP is Great !;
</script>

ASP-style tag
Bentuk penulisan dari tag ini adalah :
Apabila kita akan menggunakan tag <%
Print Hello, PHP is Great !;
ini, maka sebelumnya kita harus
mengaktifkan tag ini di dalam file %>
konfigurasi php.ini (asp tags = ON).
Menyimpan File PHP
Apabila Anda memiliki kode PHP yang disisipkan dalam HTML dalam suatu
file dan menginginkan web server dapat menjalankannya, maka file tersebut
harus disimpan dalam ekstensi .php. Apabila Anda menyimpannya dengan

Marisa, S.Kom

Page 3

ekstensi .html atau .htm, maka kode PHP tersebut tidak akan diproses dan akan
ditampilkan dalam web browser seperti apa adanya (berupa kode-kode).

Cara Kerja PHP


Cara kerja PHP yang akan kita bahas pada buku ini adalah PHP sebagai ba
hasa pemrograman untuk mengembangan aplikasi berbasis web. Karena selain unt
uk webprogramming PHP juga dapat digunakan untuk mengembangan aplikasi be
rbasis desktop dan CLI (Command Line Interface).

Secara sederhana cara kerja PHP dapat dilihat pada gambar diatas. Jika
diurut maka proses tersebut terdiri dari:
a) User meminta sebuah halaman PHP
b) Browser mengirim HTTP Request kepada WebServer, misal Apache
c) WebServer mengirim permintaan file PHP tersebut ke PHP processor.
PHP processor dapat berupa modul(bagian dari web-server) atau terpisah
(sebagai CGI/Fast-CGI)
d) Permintaan diproses oleh PHP processor kemudian hasilnya dikirim
kembali ke web-server
e) Web server memaket kembali hasil tersebut dengan menambahkan HTTP
header dan dikirim kembali ke browser.
f) Browser memproses HTTP packet dan menampilkannya sebagai HTML
kepada user.
Contoh php sederhana

Marisa, S.Kom

Page 4

Output

Semicolon (;)
Apabila Anda perhatikan contoh sebelumnya, maka terdapat tanda titik
koma (semicolon) pada akhir perintah echo. Tanda semicolon merupakan penanda
akhir dari statement PHP dan harus ada.
Contoh:

Pindah Spasi
Seperti halnya HTML, pergantian spasi dalam PHP tidak akan
mempengaruhi tampilan hasilnya. Dengan kata lain, pergantian spasi akan
diabaikan oleh PHP. Perhatikan contoh berikut ini. Pada contoh tersebut diberikan
tiga bentuk penulisan kode PHP yang berbeda namun akan dihasilkan tampilan
yang sama dalam web browser.
Contoh:

Marisa, S.Kom

Page 5

atau

atau

Output dari ke tiga contoh di atas sama

Fungsi cetak pada program PHP


Pada PHP terdapat 2 fungsi yang dapat kita gunakan untuk mencetak
statement agar dapat tampil pada layar browser, yaitu : fungsi echo dan print.
Fungsi cetak dengan menggunakan echo lebih umum dan sering kita jumpai pada
contoh-contoh program PHP baik pada buku-buku yang ada dipasaran, ebook
dalam dan luar negri maupun forum-forum PHP.
Echo
Perintah echo dapat menerima 1 atau lebih dari 1 argumen, yang
dipisahkan dengan menggunakan koma (,). Seperti yang Anda lihat pada contohcontoh kode PHP sebelumnya, bahwa perintah echo digunakan untuk
menampilkan teks ke dalam browser. Suatu teks atau string dapat dituliskan di
browser dengan langsung dituliskan dalam echo yang diapit oleh dua tanda petik
ganda (quotes) atau menyimpan string atau teks terlebih dahulu dalam suatu
variabel kemudian dituliskan dalam echo.
Contoh : (simpan file dengan nama : echo.php)

Marisa, S.Kom

Page 6

Output

Hati-hati dalam penulisan suatu string yang di dalamnya terdapat tanda petik
ganda (quotes) menggunakan echo. Dalam echo, tanda quotes merupakan penanda
awal dan akhir teks/string yang akan ditulis dengan echo, sehingga Anda harus
memperhatikan hal-hal berikut ini:
Jangan menggunakan tanda quotes di dalam teks yang akan ditulis dengan
echo
Apabila Anda tetap ingin menuliskan tanda quotes dalam teks yang akan
ditulis dengan echo, maka berikan tanda slash \ di depan quotes tersebut.
Selain itu, dapat pula Anda gunakan tanda petik tunggal (apostrophes)
untuk menggantikan tanda quotes pada teks.
Print
Fungsi cetak dengan perintah print hampir sama dengan fungsi cetak dengan
perintah echo, namun demikian terdapat perbedaan antara perintah print dan echo,
yaitu :

Perintah print hanya bisa menerima 1 argumen saja.

Perintah print mengembalikan sebuah nilai yaitu 0 jika bernilai False dan
1 jika bernilai True, yang akan menampilkan output ketika perintah print
berhasil dijalankan.

Marisa, S.Kom

Page 7

Baik perintah echo dan print biasa digunakan bersamaan dengan argumen
string, namun karena fleksibilitas yang dimiliki oleh PHP maka
programmer tidak perlu memikirkan untuk mengkonversi setiap kali
menggunakan tipe argumen apapun kedalam bentuk string. Perintah print
dapat dikombinasikan jika ingin mencetak argumen diluar bentuk string.

Bentuk-bentuk perintah print : print(), printf(), sprintf(). Intinya dari bentukbentuk perintah print diatas adalah mencetak sesuatu output dari isi variabel ke
dalam browser untuk ditampilkan pada user.

Variabel pada PHP


Variabel merupakan elemen yang sangat penting dalam bahasa pemrograman.
Hampir setiap bahasa pemrograman mengenal apa itu yang namanya variabelVariabel sendiri merupakan suatu bentuk penyimpanan data sementara pada
memori komputer yang akan diolah lebih lanjut.
Ketentuan-ketentuan dalam membuat variabel:
Variabel bersifat case sensitive artinya membedakan huruf kecil dan huruf
besar. Misal:Variabel $nama tidak sama dengan $NaMa. Untuk itu hati-ha
ti dalam penulisan nama variabel.
Variabel diawali dengan tanda dolar ( $ )
Setelah tanda $ diawali oleh huruf atau under-scrore (_). Karakter
berikutnya bisa terdiri dari huruf, angka, dan karakter.
Digunakan untuk menyimpan sebuah value, data atau informasi Nama
variabel diawali dengan tanda $
Tidak perlu dideklarasikan.
Variabel tidak dapat diawali dengan angka.
Tidak boleh menggunakan tanda baca

Tidak boleh mengandung spasi dalam setiap penulisan variable.

Contoh variabel pada PHP antaran lain:


Marisa, S.Kom

Page 8

Benar
- $_name
- $first_name
- $name3
- $name_3
Salah
- $3name
- $name?
- $first+name
- $first.name
- $first name

Marisa, S.Kom

Page 9

Contoh : program menggunakan variabel sederhana (simpan file dengan nama :


variabel.php)

Output

Contoh : (simpan file dengan nama : aksesvariabel.php)

Output

Marisa, S.Kom

Page 10

Penjelasan program aksesvariabel.php : dalam program ini terdapat 2 isi


variabel yaitu PHP dan Java, kemudian kita ingin mengetahui nama variabel yang
digunakan untuk mencetak kedua nilai tersebut dengan menambahkan \
sebelum anda menuliskan nama variabel yang anda gunakan.

Ada beberapa penamaan variable yang tidak bisa digunakan sebagai variable
diantaranya :
$HTTP_POST_VARS atau $_POST
$HTTP_GET_VARS atau $_GET
$HTTP_SERVER_VARS atau $_SERVER
$GLOBALS
$HTTP_COOKIE_VARS atau $_COOKIE
$HTTP_POST_FILES atau $_FILES
$HTTP_ENV_VARS atau $_ENV
$REQUEST
$HTTP_SESSION_VARS atau $_SESSION
variabel-variabel tersebut tidak bisa digunakan karena merupakan variable
default php yang mempunyai fungsi-fungsi tertentu yang akan dibahas pada bab
tersendiri.
Contoh : (simpan file dengan nama : varGlobal.php)

Marisa, S.Kom

Page 11

Output

Terlihat dalam script diatas bahwa variable $a dan $b diglobalkan didalam


fungsi Jumlah sehingga nilai $a menjadi 4 dan Variable $b menjadi 5. Maksud
diglobalkan disini adalah nilai variable $a dan $b nilai globalnya dijadikan milik
fungsi Jumlah Kesimpulannya adalah nilai $b berubah sesudah melewati fungsi,
tetapi nilai variable $b akan tetap bernilai 5 sebelum melewati fungsi Jumlah.
Setelah dijum;ahkan akan menampilkan 9.
Variabel-variable diluar PHP
Contoh : (simpan file dengan nama : form.php)

Output

Script diatas akan menampilkan 2 input form dengan method POST.


Kedua input mempunyai parameter bernama user dan email. Nilai dari ke-dua
variable tadi tergantung dari kalimat yang dimasukan kedalam formulir. Action
menunjukkan bahwa parameter akan dikirim ke file form1.php.

Marisa, S.Kom

Page 12

Contoh : (simpan file dengan nama : form1.php)

Output

Dengan cara $_POST[user]; dan $_REQUEST['user']; parameter yang


dikirimkan dari file form.php akan ditangkap dan ditampilkan, begitu juga dengan
parameter email.

Menampilkan Nilai Variabel dengan Echo


Nilai variabel dapat dengan mudah ditampilkan dengan menggunakan
echo, baik nilai yang berupa bilangan maupun string.
Contoh : (simpan file dengan nama : varString.php)

Marisa, S.Kom

Page 13

output

Untuk menggabungkan beberapa string menjadi satu digunakan operator dot (.)
Komentar dalam PHP
Ada kalanya kita sebagai pemrogram, karena banyaknya kode atau variabel
dalam program, perlu ditandai atau diberikan komentar pada program yang
mungkin diperlukan sebagai keterangan dalam membaca program agar lebih jelas
maksud dari program tersebut.
Terdapat tiga cara memberikan komentar dalam PHP, yaitu
Diberikan tanda // di depan teks komentar. Perintah ini hanya bisa berlaku
untuk komentar dalam satu baris..
Diberikan tanda /* di depan teks komentar dan diakhiri dengan */.
Perintah ini dapat digunakan untuk komentar yang terdiri lebih dari satu
baris.
# sama dengan //, hanya untuk mengomentari 1 baris program.
Contoh : (simpan file dengan nama : komentar.php)

Marisa, S.Kom

Page 14

Output

Konstanta dalam PHP


Konstanta merupakan variabel konstan yang nilainya tidak berubah-ubah.
Untuk mendefinisikan konstanta dalam PHP, menggunakan fungsi define().
Konstanta adalah sebuah pengenal untuk sebuah nilai yang sederhana, setelah
nama diberikan/dideklarasikan nilai tidak bisa berubah selama proses eksekusi
dari script tersebut (kecuali untuk konstatnta magic yang tidak konstant).
Konstanta defaultnya case-sensitive Berdasarkan ketentuan dan kebiasaan
konstatnta selalu ditulis dengan huruf kapital. Ketentuan menulis konstanta adalah
sebagai berikut. [a-zA-Z_\x7f-\xff][a-zA-Z0-9_\x7f-\xff] Dengan demikian
penulisan konstanta tidak boleh diawali dengan angka
Contoh : (simpan file dengan nama : konstanta.php)

Marisa, S.Kom

Page 15

Output

Tipe Data
Pada PHP, tipe data variabel tidak didefinisikan oleh programmer, akan tetapi
secara otomatis ditentukan oleh intepreter PHP. PHP membagi tipe data menjadi
beberapa jenis tipe data dan diantaranya adalah : Boolean, Integer, Floating Point,
String, Array dan Object. Mari kita lihat satu-persatu penjelasan dari tipe data
yang dapat digunakan dalam PHP.
Boolean
Tipe data ini bernilai true dan false. Nilai boolean terdiri dari dua
kemungkinan yaitu TRUE (1) dan FALSE (Kosong).
Contoh : (Simpan file dengan nama : boolean.php)

Output

Marisa, S.Kom

Page 16

$ana akan bernilai 1 karena type data booleannya True dan variable
$aryani akan bernilai kosong karena type data booleannya False.
Integer
Tipe data ini berisikan bilangan bulat yang range angkanya dimulai dari 2,147,483,648 sampai + 2,147,483,648 pada platform 32 bit, apabila data
diluar dari kisaran tersebut maka PHP akan mengkonversikan nilai tersebut
dari bilangan tipe Integer menjadi tipe Floating Point.
Contoh : (Simpan file dengan nama : int.php)

Output

Floating Point
Tipe data ini berisikan bilangan pecahan atau bilangan desimal dan
notasi ilmiah seperti 2e3 (2000). Kisaran nilai dari tipe data Floating Point
antara 1.7E 308 sampai 1.7E+308.
Marisa, S.Kom

Page 17

Contoh : $float = 0.5;


$float = 75.0E-5;
String
Tipe data ini berisikan string. String merupakan kumpulan karakter, dan
panjang string yang dapat diberikan pada variabel yang kita buat adalah
sebatas pada besarnya ukuran memori komputer kita. Penulisan string pada
PHP dapat diapit dengan tanda petik tunggal () atau tanda petik ganda ().
Contoh : $nama = icha;
$nama = marisa;
Array
Tipe data array disebut juga data bertingkat, yang artinya data yang
mengandung beberapa data didalamnya

dan diurutkan berdasarkan data

numerik atau string. Data array yang ada didalam array ini dapat mengandung
data jenis array juga.
Contoh 1 : (Simpan file dengan nama : array.php)

Output

Contoh 2 : (Simpan file dengan nama : array2.php)

Marisa, S.Kom

Page 18

Output

Object
Tipe data Object adalah tipe data yang berupa bilangan, variable atau fungsi.
Data yang dimiliki suatu object umumnya berupa suatu fungsi.
Contoh 1 : (simpan file dengan nama : object.php)

Output

Contoh 2 : (simpan file dengan nama : function.php)


Marisa, S.Kom

Page 19

Output

Latihan
(simpan file dengan nama : tipeData.php)

Output
Marisa, S.Kom

Page 20

Mengenal Operator dalam PHP


Operator digunakan dalam program untuk melakukan suatu operasi
didalamnya, seperti operasi aritmatika yang meliputi penjumlahan bilangan,
pengurangan bilangan, pembagian bilangan, perkalian bilangan, perhitungan sisa
hasil bagi bilangan (modulus).
Dalam bahasa pemrograman secara umum, operator digunakan untuk
memanipulasi atau melakukan proses perhitungan pada suatu nilai. Sampai saat
ini, Anda telah mengenal operator . (menggabungkan string) dan = (proses
assignment). Selain dua operator itu masih banyak jenis operator yang lain dalam
PHP yaitu:

Operator aritmatik

Operator Pre/Post Increment dan Decrement

Operator perbandingan

Operator Logika

Operator String dll

Marisa, S.Kom

Page 21

a) Operator Aritmatika
Adalah operator yang berhubungan dengan fungsi matematika.

Contoh (simpan file dengan nama : opAritmatika.php)

Output

Marisa, S.Kom

Page 22

Contoh1 (simpan file dengan nama : opAritmatika1.php)

Output

b) Operator Pre/Post Increment dan Decrement


Operator jenis ini merupakan pengembangan dari operator jenis sebelumnya.
Operator ini hanya digunakan pada proses increment maupun decrement dengan
tingkat 1.
Berikut ini adalah operator yang termasuk jenis ini:
Marisa, S.Kom

Page 23

$x++; ekuivalen dengan $x += 1; atau $x = $x + 1;


$x--; ekuivalen dengan $x -= 1; atau $x = $x 1;
Catatan:
++ Increment (penambahan dengan 1)
-- Decrement (pengurangan dengan 1)
Contoh (simpan file dengan nama : incrementDecrement.php)

Output

c) Operator Perbandingan
Perbandingan digunakan untuk menguji hubungan antara nilai dan atau
variabel. Operator ini digunakan dalam suatu statement bersyarat yang selalu
menghasilkan nilai TRUE atau FALSE.
Misalkan:
$x = 4; $y = 5;
berikut ini adalah beberapa contoh penggunaan operator perbandingan dan
hasilnya.

Marisa, S.Kom

Page 24

Contoh (simpan file dengan nama : opPerbandingan.php)

Output

d) Operator Logika
Berikutnya adalah penggunaan operator logika yang cukup sering
digunakan dalam pemrograman PHP. Operator logika biasanya digunakan untuk
membandingkan 2 ekspresi perbandingan dan menghasilkan nilai yang bersifat
true atau false. Macam-macam operator logika dapat dilihat dari tabel dibawah
ini:

Marisa, S.Kom

Page 25

Contoh (simpan file dengan nama : opLogika.php)

Output

Marisa, S.Kom

Page 26

e) Operator String
Hanya ada satu operator string dalam PHP, yaitu penggabungan (.).
Contoh (simpan file dengan nama : opString.php)

Output

Struktur Kontrol
Marisa, S.Kom

Page 27

Struktur kontrol yang dimiliki PHP, hampir sama dengan bahasa


pemrograman lain. Struktur kontrol yang merupakan pengatur aliran program,
berbentuk rangkaian perintah yang harus ditulis untuk memenuhi beberapa
keadaan yaitu :
Mengulang suatu perintah jika terpenuhi suatu kondisi.
Melanjutkan sebuah pernyataan bila kondisi terpenuhi.
Memilih sebuah pilihan dari beberapa alternatif bila kondisi terpenuhi.

A. percabangan
PHP mengenal macam-macam struktur kontrol yang dapat dipergunakan
sesuai dengan kondisi yang diberikan oleh programmer diantaranya adalah :

IF

IF ELSE

IF ELSE IF

SWITCH...CASE

Berikut ini adalah bentuk-bentuk dari bentuk struktur kondisi diatas :


Bentuk IF

Bentuk IF ELSE

Bentuk IF - ELSE IF

Marisa, S.Kom

if (kondisi)
{
statement - jika kondisi bernilai TRUE;
}
if (kondisi)
{
statement jika kondisi bernilai TRUE;
}
else
{
statement jika kondisi bernilai FALSE;
}
if (kondisi)
{
Statement jika kondisi bernilai TRUE
}
Else if (kondisi 2)
{
Statement jika kondisi bernilai TRUE
}
Page 28

Bentuk SWITCH CASE

Else
{
Statement jika kondisi 1 dan 2 bernilai FALSE
}
switch ($variabel)
{
case nilai1 : statement 1;break;
case nilai2 : statement 2; break;
case nilai3 : statement n; break;
default : statement untuk nilai default;
}

Contoh : program dengan fungsi IF


(simpan file dengan nama : fungsi_if.php)

Output

Contoh : program dengan fungsi IF ELSE


(simpan file dengan nama : fungsi_if.php)

output
Marisa, S.Kom

Page 29

Note : program if-else diatas menjelaskan bahwa ada pemeriksaan kondisi untuk
nilai dari variabel $angka untuk menentukan apakah nilai dari variabel tersebut
adalah bilangan genap atau bilangan ganjil. Jika kondisi bernilai TRUE yaitu
variabel $angka berisikan bilangan yang habis dibagi 2 maka statement pada baris
ke-5 akan dijalankan yaitu mencetak Bilangan 4 adalah bilangan genap didalam
browser, sebaliknya jika kondisi bernilai FALSE maka statement pada baris ke-9
yang akan dicetak pada browser.

Contoh program dengan fungsi IF - ELSE IF :


(Simpan file dengan nama : if_elseif.php)

Output
Marisa, S.Kom

Page 30

Penjelasan program if else if : perbedaan utama program if else if


dengan if else adalah banyaknya parameter kondisi yang dapat dimasukkan
dalam program serta banyaknya statement yang dihasilkan dari setiap persyaratan
kondisi.
Contoh program dengan fungsi SWITCH CASE :
(simpan file dengan nama : switchcase.php)

Output

Penjelasan program switch-case : Pertama kita memberikan fungsi pada


program untuk pengambilan nama hari dalam bahasa inggris dengan
menggunakan date() yaitu 3 karakter pertama dalam bahasa inggris kemudian isi
dari variabel hari yang didapat akan diperiksa diperiksa dengan fungsi switch()
Marisa, S.Kom

Page 31

dan akan diganti dengan penamaan dalam bahasa Indonesia berurutan mulai dari
hari minggu dan seterusnya.
Contoh : (simpan file dengan nama : switchcase1.php)

Output

Penjelasan program switchcase1.php : pemberian variabel $umur untuk


membandingkan nilai dari variabel dengan syarat-syarat kondisi yang berbeda
tergantung dari besarnya variabel parameter yang kita berikan pada $umur, jika

Marisa, S.Kom

Page 32

parameter yang kita berikan masih ada dalam interval case, maka case 1 sampai
case 4 yang akan dijalankan. Namun jika parameter yang kita berikan berada
diluar jangkauan case maka nilai default yang akan dijalankan dan ditampilkan
dalam browser.

Sintaks Alternatif Untuk Struktur Pengendali


PHP menawarkan sintaks alternatif untuk struktur pengendali pada : if,
while, for foreach dan switch. Dalam masing-masing kasus, bentuk dasar dari
sintaksnya adalah dengan menggunakan tanda titik dua ( : ) untuk menggantikan
kurung kurawal pembuka ( { ) dan mengganti tanda kurung kurawal tutup ( } )
dengan endif;, endwhile, endfor, endforeach.

Contoh : (simpan file dengan nama : alternatif.php)

Output

Marisa, S.Kom

Page 33

Kondisi Perulangan dengan PHP


Perulangan (looping) digunakan untuk mengeksekusi blok kode yang sama
beberapa kali. Statement dalam PHP yang dapat melakukan pengulangan adalah
dengan memberikan fungsi perulangan seperti FOR dan WHILE.

FOR
Bentuk umum dari kondisi perulangan FOR :
for (nilai_awal; batas_nilai; looping_nilai)
{
statement-yang-diulang
}
Penjelasan dari bentuk umum kondisi perulangan FOR diatas :
nilai_awal = adalah nilai mula-mula yang diberikan pertama kali pada saat
kondisi perulangan dilakukan.
batas_nilai =

merupakan kondisi yang selalu dicek setiap dilakukan

perulangan, jika nilai_awal yang telah di looping memenuhi kondisi


batas_nilai maka pengulangan akan dilanjutkan sampai batas_nilai
terpenuhi maka pengulangan nilai akan dihentikan.
looping_nilai = merupakan operasi penambahan_nilai untuk nilai_awal
yang diberikan.
Contoh : (simpan file dengan nama : for.php)

Output

Marisa, S.Kom

Page 34

Penjelasan dari program for.php diatas digunakan untuk menampilkan


angka 1 sampai dengan 7 ke samping. For merupakan struktur kontrol
pengulangan dengan jumlah pengulangan dan perhitungan yang ditentukan
ditentukan. Pada ekspresi ($i= 1;$i <=7;$i++) dikatakan bahwa nilai awal variable
$i adalah 1, pengulangan dilakukan sampai nilai variabel $i mencapai <=7 dengan
perhitungan $i++ yang artinya setiap pengulangan terjadi maka nilai variabel
$awal dijumlahkan dengan nilainya sendiri. Selain dengan menggunakan
$variable++, bisa juga dengan menggunakan $variable+=n. n adalah nilai
pertambahan yang diinginakan.

Contoh : program menampilkan bilangan ganjil dengan kondisi FOR


(simpan file dengan nama : for1.php)

Output

Marisa, S.Kom

Page 35

Foreach
Struktur foreach baru dikenal dalam PHP 4. Foreach adalah struktur
kontrol pengulangan yang diterapkan pada varibel array. Kita tidak perlu
membatasi jumlah pengulangan karena didasarkan pada jumlah array. Jika jumlah
array adalah 4 maka akan dilakukan pengulangan sebanyak 4 kali.
Misalkan Anda punya data berupa array assosiatif yang akan diproses
secara berulang-ulang, maka PHP menyediakan statement foreach yang mudah
digunakan. Ada dua macam sintak penggunaan struktur ini yaitu:
1. Cara pertama
Foreach(array as $value) {
Pernyataan;
}
2. Cara kedua
Foreach(array as $key => $value) {
Pernyataan;
}
Contoh : simpan dengan nama : foreach.php

Output

Marisa, S.Kom

Page 36

Contoh : simpan dengan nama : foreach1.php

Output

WHILE
While

merupakan

sebuah

pengulangan,

Struktur

pengendali

ini

memungkin mengeksekusi seurutan perintah-perintah secara berulang-ulang


dengan jumlah pengulangan ditentukan oleh nilai dari suatu ekspresi. Statement
ini digunakan untuk mengerjakan suatu statement secara berulang-ulang sampai
suatu syarat dipenuhi.
Sintaksnya adalah

Marisa, S.Kom

Page 37

Sintaks penggunaan struktur while adalah sebagai berikut:


while (syarat)
{
statement;
statement;
.
.
}
Pada sintaks di atas, selama syarat bernilai TRUE maka statementstatement di dalam while akan terus dijalankan secara berulang-ulang. Perulangan
baru akan berhenti apabila syarat bernilai FALSE. Sebelum statement yang
diulang-ulang dilakukan, terlebih dahulu akan dicek syarat nya apakah bernilai
TRUE atau FALSE. Apabila TRUE maka statement akan dijalankan. Sedangkan
apabila FALSE, perulangan akan langsung berhenti. Dengan kata lain, statement
dalam WHILE bisa jadi tidak akan pernah dilakukan, yaitu apabila syaratnya
langsung bernilai FALSE.

atau dengan menggunakan bentuk alternatif :


while (ekspresi):
statement
endwhile;
Atau
nilai_awal;
while (kondisi)
{
statement-yang-diulang;
looping_nilai;
}
Penjelasan dari bentuk umum kondisi perulangan WHILE diatas :
nilai_awal adalah nilai awal yang diberikan pada variabel, sedangkan kondisi
adalah statement kondisi yang membatasi perulangan nilai dan looping_nilai

Marisa, S.Kom

Page 38

adalah penambahan nilai_awal setelah dilakukan pemeriksaan kondisi nilai


variabel yang diberikan.

Contoh : (simpan file dengan nama : while.php)

Output

DO-WHILE
do ....while berfungsi sama dengan while, yaitu untuk mengeksekusi suatu
perintah / pernyataan secara berulang-ulang. Bedanya adalah do ...while proses
pemeriksaan

ekspresi

dilakukan

di

akhir

blok

pengulangan.

Sintaks umum :
do{
pernyataan_1;
Marisa, S.Kom

Page 39

..........
}
while(ekspresi)
Contoh : (simpan file dengan nama : do_while.php)

Output

Note: Pada script do_while.php nilai variable $x ditemukan dahulu yaitu 4 dan
ditampilkan (hasil pertama = 4) angka 4 kemudian ditambahkan dengan 4 menjadi
8, cek apakah kurang dari 15 (ya) dan ditampilkan (hasil kedua = 8) kemudian
angka 8 ditambahkan dengan 4 manjadi 12, cek apakah kurang dari 15 (ya), dan
ditampilkan (hasil ketiga = 12) angka12 ditambahkan dengan 4 menjadi 16 cek
apakah kurang dari 15 (tidak) tidak ditampilkan, proses looping berhenti.
BREAK
Break adalah struktur yang digunakan untuk menghentikan perulangan, berlaku
pada for, while maupun switch.
Contoh : (simpan file dengan nama : break.php)

Marisa, S.Kom

Page 40

Output

CONTINUE
Continue merupakan struktur kontrol yang digunakan dalam proses looping
(pengulangan) untuk melewati proses sehingga pengulangan setelah perintah
continue tidak dijalankan.
Contoh : (simpan file dengan nama : continue.php)

Output

Marisa, S.Kom

Page 41

Note: Tampilan dari script continue.php adalah angka 8 dan 9. Hasil dari
pengulangan itu adalah angka 0 sampai dengan 9, karena angka 0 7 masuk
kedalam blok pernyataan yang mengandung continue, maka dilewati sampai
ketemu nilai pengulangan yang tidak masuk ke dalam blok pernyataan yang tidak
mengandung script continue yaitu angka 8 dan 9.
FUNCTION
Sebuah function merupakan sebuah nama yang kita berikan pada suatu
blok program yang sewaktu-waktu dapat kita panggil dan gunakan. Sebuah
function dapat diletakkan di bagian manapun, bisa di awal, tengah, dan akhir dari
keseluruhan bagian kode PHP.
Berikut ini adalah contoh membuat sebuah function sederhana yang di dalamnya
tidak ada statementnya.
Contoh:

Pada contoh di atas, myClass merupakan nama function. Nama function inilah
yang dapat dipanggil sewaktu-waktu diperlukan. Aturan membuat nama function
sama dengan ketika membuat nama variabel. Statement/perintah dari function
dituliskan di dalam kurung kurawal {}. Sedangkan perintah myClass(); bagian
paling bawah dari kode di atas merupakan cara memanggil function.
Contoh : (simpan file dengan nama : fungsiSederhana.php)
Marisa, S.Kom

Page 42

Output

Fungsi dengan Parameter


Peran parameter adalah sebagai input untuk function yang selanjutnya diolah oleh
function tersebut.
Contoh : (simpan file dengan nama : fungsiparameter.php)

Output

Marisa, S.Kom

Page 43

Jumlah parameter dari function boleh lebih dari satu. Untuk memisahkan antar
parameter digunakan tanda koma.

Pengembalian Nilai (Return Value)


Sebuah function juga dapat mengembalikan suatu nilai. Function hanya dapat
mengembalikan sebuah nilai saja. Nilai yang dikembalian dapat berupa suatu
bilangan (bulat, real), string, maupun array, dll.
Berikut ini adalah contoh penggunaan function yang mengembalikan nilai.
Contoh : (simpan file dengan nama : fungsiValue.php)

Marisa, S.Kom

Page 44

Output

Function Jumlahkan() di atas mengembalikan nilai dari variabel $hasil yang


merupakan hasil penjumlahan dari nilai $a dan $b. Sedangkan perintah $bil =
Jumlahkan(2, 5); bermakna nilai yang dikembalikan function Jumlahkan(2, 5)
disimpan pada variabel $bil (dalam hal ini nilai $bil adalah 7).

ARRAY DALAM PHP

Jika sebelumnya kita telah membahas array, maka hal itu adalah
pembahasan mengenai tipe data array yang dimiliki oleh PHP. Array adalah tipe
variabel yang dapat menyimpan data dan index dari sejumlah nilai-nilai. Array
sangat berguna ketika data yang ingin anda simpan memiliki nilai yang banyak
atau dikelompokkan menjadi beberapa bagian.
Sintaks umum untuk menyatakan suatu array berindeks numerik beserta
nilainya adalah
$nama_array[$key] = value;
Dalam hal ini $key berupa bilangan bulat mulai dari 0, 1, 2,
Contoh : simpan dengan nama : createArray.php
Marisa, S.Kom

Page 45

Output

Penjelasan: pertama kita menyiapkan variabel untuk membuat array


dengan nama

$data dan mengisikan sejumlah nilai kedalam variabel $data

tersebut, kemudian kita ingin mengakses dan mencetak array kedalam browser
dengan perintah

echo

$data[0]. Kenapa array yang ke 0?. Karena array

memulai perhitungan data dari 0 bukan 1, maka dalam browser akan


menghasilkan array yang ke 0 dan 3 yaitu mencetak $data = MySQL dan SQL
Server. Tag <pre> digunakan untuk mencetak tulisan kedalam browser dalam
bentuk apa adanya atau dalam bentuk asli, hal ini dilakukan agar browser tidak
mengabaikan bentuk karakter khusus maupun karakter dengan jumlah spasi lebih
dari 1 dan teks yang ditampilkan dengan menggunakan tag <pre> menggunakan
font dengan format monospace.

Contoh : simpan file dengan nama : anotherArray.php

Marisa, S.Kom

Page 46

Output

Penjelasan bentuk-bentuk array sangatlah bervariasi, hal ini dikarenakan


gaya pemrograman tiap programmer yang berbeda-beda dan juga sangat
tergantung dari programmer itu sendiri dalam menggunakan bentuk manakah
yang ingin digunakan dalam program. Kesimpulannya adalah anda bebas
menggunakan bentuk mana saja yang menurut anda paling mudah untuk dipahami
dan dipraktekkan.

Contoh : program dengan menggunakan array multi dimensi


(simpan file dengan nama : arraymultidimensi.php)

Marisa, S.Kom

Page 47

Output

FUNCTION DATE

Marisa, S.Kom

Page 48

Pada bab ini akan dibahas mengenai cara menampilkan tanggal ke dalam
halaman web. Tanggal yang akan ditampilkan menyesuaikan waktu server, bukan
waktu yang ada di client. Hal ini disebabkan PHP merupakan server side programming.

Membuat format tanggal pada PHP


Contoh:
<?
echo date("m/d/y");
?>
Function date() digunakan untuk menampilkan tanggal pada saat itu (sesuai waktu
server). Misalkan pada saat itu adalah tanggal 12 Oktober 2011, maka tampilan
dari script di atas adalah 10/12/11
Kita dapat mengubah format tanggal dalam bentuk 12-10-11 dengan perintah
<?
echo date("d-m-y");
?>
Format-format dan fungsi yang dapat kita gunakan dalam menulis tanggal
sekarang berdasarkan waktu server pada PHP :
date(d F Y), fungsi ini akan menampilkan tanggal dengan format 2
digit angka pada tanggal nya. Contoh : 15 July 2011.
date(D F Y), fungsi ini akan menampilkan tanggal dengan format 3
huruf pertama dalam bahasa inggris pada tanggalnya dan format penulisan
bulan dalam bahasa inggris juga, contoh : Mon May 2010.
gmdate(d-m-y), fungsi ini akan menampilkan tanggal dengan format 2
digit angka pada tanggal, bulan dan tahun. Contoh : 21/04/08, strip(-)
hanya merupakan variasi tampilan program yang dapat anda ganti.
Contoh : gmdate(d/m/y).
date(j F Y), fungsi ini untuk menampilkan digit angka tanggal tanpa 0
(nol) didepannya. Contoh : 7 April 2011.
date(l F Y), fungsi ini untuk menampilkan nama hari lengkap dengan
format penulisannya bahasa inggris namun tanpa tanggal dalam bentuk
angka. Contoh : Saturday May 2011.
Marisa, S.Kom

Page 49

Membuat program untuk menampilkan tanggal dengan menggunakan variasi


fungsi tanggal diatas :
Contoh : simpan file dengan nama : formatTanggal.php

Output

Marisa, S.Kom

Page 50

Kita juga bisa menampilkan tanggal pada 2 hari mendatang sebagai berikut:
scriptnya.
<?
$duaharilagi = mktime(0, 0, 0, date("m"), date("d")+2, date("y"));
echo "Dua hari lagi adalah tanggal ". date("d/m/y", $duaharilagi);
?>
Contoh : simpan file dengan nama : formatTanggal1.php

Marisa, S.Kom

Page 51

Output

Membuat format waktu pada PHP


Ada beberapa macam penulisan format waktu yang dapat kita gunakan
untuk menampilkan waktu dalam program PHP kita atau pada browser :
date(h:m:s), fungsi ini akan menampilkan waktu

sekarang sesuai

dengan waktu pada komputer anda dengan format waktu 12 jam. Contoh :
04: 25: 36

Marisa, S.Kom

Page 52

date(h:i:s A, time()), fungsi ini akan menampilkan waktu sekarang


sesuai dengan waktu pada komputer anda dengan format waktu Italian
dan format waktu 12 jam dengan 0 (nol) dibelakang jam.
Contoh : 05:11:10 PM. penulisan A setelah h:i:s bisa juga ditulis dengan
huruf kecil,maka akan menghasilkan am atau pm.
date(g:i:s), fungsi ini akan menampilkan waktu sekarang sesuai dengan
waktu pada komputer anda dengan format waktu penulisan jam tanpa
0(nol) dibelakang jam dan format waktu 12 jam. Contoh : 5: 42: 10.
date(H:i:s), fungsi ini akan menampilkan waktu sekarang sesuai
dengan waktu pada komputer anda dengan nol dibelakang jam dan format
waktu 24 jam. Contoh : 21: 12: 44.
date(G:i:s), fungsi ini akan menampilkan waktu sekarang sesuai
dengan waktu pada komputer anda tanpa 0 (nol) dibelakang jam dan
format waktu 24 jam. Contoh : 17: 10: 35.

Contoh : simpan file dengan nama : formatWaktu.php

Marisa, S.Kom

Page 53

Output

Marisa, S.Kom

Page 54

Contoh : simpan file dengan nama : formatWaktu1.php

Output

Marisa, S.Kom

Page 55

BEKERJA DENGAN FORM

Setelah kita belajar dasar-dasar perintah PHP, sekarang saatnya


mengaplikasikannya pada aplikasi web. Biasanya PHP digunakan sebagai
pengolah data yang diinputkan melalui form yang dibuat dengan HTML.
Memproses Input Form
Untuk melakukan proses terhadap input sebuah form, PHP otomatis akan
membuat variabel yang memiliki nama yang sama dengan nama kontrol dari form
Dalam proses pengiriman variabel untuk diproses maka memerlukan suatu
metode yaitu metode get dan Post. Method dalam form dapat diisi dengan GET
atau POST. Jika diidikan dengan GET, data yang diisi akan dikirim ke server
dengan cara diletakkan di belakang URL. Sedangkan dengan metode Post, data
akan dikirim keserver secara terpisah, artinya datanya tidak terlihat dibelakang
URL. Untuk lebih jelasnya perhatikan dan coba script berikut:
Contoh : simpan file dengan nama : input.html

Contoh : simpan file dengan nama : proses.php

Marisa, S.Kom

Page 56

Jalankan script input.html,lalu pada form isikan username: icha dan password:
rahasiaDonk , lalu tekan tombol Login.

Setelah tombol login ditekan, data yang dimasukkanakan diproses oleh script
proses.php. dan hasilnya seperti berikut:
Output

Sekarang ubahlah script method pada input.html seperti berikut:


<FORM METHOD=GET ACTION=proses.php>
menjadi:
<FORM METHOD=POST ACTION=proses.php>
Jalankan lagi script input.html, dan kemudian isikan username dan password lalu
tekan tombol login. Dan akhirnya tampilannya seperti berikut:

Catatan: Apabila data yang dikirim lewat form bersifat rahasia, gunakan metode
POST . Jika data yang dimasukkan banyak lebih baik menggunakan metode
POST
Marisa, S.Kom

Page 57

Kesimpulan metode POST dan GET


Metode POST umumnya atau cocok digunakan untuk memproses inputan
pada form seperti untuk menyimpan data yang umumnya dapat kita temui pada
website, contoh ilustrasinya seperti pendaftaran untuk membuat email baru,
mendaftar untuk mengikuti forum, registrasi seminar yang dilakukan online, atau
untuk mengikuti program mendapatkan buku atau cd gratis dengan mengisi data
diri anda pada form yang telah disediakan.
Sedangkan metode GET juga merupakan metode pengiriman data atau
memproses inputan pada form namun dengan menampilkan variabel dan nilai
yang dikirim tersebut pada sisi kliennya atau pada URL browser anda. Metode
POST relative lebih aman dan banyak digunakan untuk memproses inputan pada
FORM walaupun metode GET juga dapat kita gunakan untuk memproses inputan pada form.
Beberapa kekurangan metode GET adalah :
Nama dari variabel dan isi variabel ditampilkan pada browser atau client.
Terbatasnya jumlah karakter yang dapat ditampung pada URL,
tentunya tidak begitu enak dilihat jika URL tersebut menampilkan
nama dan nilai variabel yang terlalu panjang.
Umumnya browser hanya dapat memperlihatkan dan mengambil
nilai sebanyak 256 dari sebuah address bar atau URL. Hal ini tentu
sangat mempengaruhi banyaknya karakter atau data yang dapat
diproses dan disimpan kedalam database nantinya.
Disamping kekurangan tentunya metode GET ini juga memiliki beberapa
kelebihan, diantaranya adalah :
Sangat diandalkan untuk melakukan pencarian(searching), contohnya
dapat kita lihat pada situs pencari yang paling banyak dikunjungi saat ini
yaitu : GOOGLE dan situs berbagi video : YOU TUBE.
Dapat berpindah halaman web tanpa menggunakan fasilitas dari FORM.
Namun dari sisi keamanan jika anda membuat FORM sangat disarankan anda
menggunakan metode POST untuk mengirimkan data inputan dan menyimpan
Marisa, S.Kom

Page 58

data tersebut kedalam database. Tentunya anda tidak ingin data pribadi atau
password anda dilihat orang lain bukan saat anda berhasil login bukan ??.
OPERASI FILE

Dalam management file dan direktori, PHP menyediakan lebih dari 70


fungsi. Pada bab ini akan dibahas beberapa fungsi menggunakan perintah PHP
untuk menyimpan data ke dalam suatu file (berkas) dan membaca data yang
tersimpan dalam file (berkas) serta fungsi-fungsi yang berkaitan dengan
pengelolaan file. Beberapa fungsi untuk mengelola file (berkas) adalah sebagai
berikut :

Membuka File dan Membuat file


Sintaks:

fopen ($namafile, $mode);

Contoh : $handle = fopen(test.txt,r);


Keterangan :
$handle (file handle), fopen berfungsi untuk membuka file dalam PHP. $namafile
merupakan nama file yang akan dibuat, sedangkan $mode merupakan mode akses
file. Mode akses file yang bisa digunakan yaitu :
No
1
2
3
4
5
6

Tabel Mode akses file


Operasi

Mode
r
Membaca file
r+
Membaca dan menulis ke dalam file, pointer di awal file
w
Menulis, membuat file jika belum ada dan mengabaikan isi
file sebelumnya.
w+
Menulis, membuat file jika belum ada dan mengabaikan
isi file sebelumnya. Pointer di awal file.
a
Menambah dan menyimpan isi file (append) pada End of
File (eof), membuat file jika belum ada. Pointer di akhir file
a+
Menambah dan menyimpan isi file (append) pada End of File
(eof), membuat file jika belum ada. Pointer di akhir dan menambah
isi file pada End of File (eof). Pointer di akhir file
b
Binary, digunakan agar file yang disimpan tidak
dibedakan sebagai file teks atau biner.

Menutup file
Sintaks : fclose(file handle);
Marisa, S.Kom

Page 59

Contoh : fclose($handle)

Contoh : simpan dengan nama : openFile.php

Output

Menulis data dalam file


Sintaks : fputs(var_handle,nama_file);
Contoh : simpan dengan nama : openPuts.php

Output

Marisa, S.Kom

Page 60

Membaca data dalam file


Sintaks : fgets(var_handle,jumlah data);
Contoh : simpan dengan nama : openGets.php

Output

Marisa, S.Kom

Page 61

MySQL
Sekilas Pengenalan DBMS
Basis data merupakan kumpulan data yang saling berhubungan (relasi).
Relasi biasanya ditunjukan dengan kunci dari tiap file yang ada. Dalam satu file
terdapat record-record yang sejenis, sama besar, sama bentuk, yang merupakan
satu kumpulan entitas yang seragam. Satu record terdiri dari field yang saling
berhubungan menunjukan bahwa

field

tersebut dalam satu pengertian yang

lengkap dan direkam dalam satu record.


Database secara mudah dapat kita sebut sebagai gudang data dan secara
teori database adalah kumpulan data atau informasi yang kompleks, data-data
tersebut disusun menjadi beberapa tabel dimana setiap tabel tersebut saling
berhubungan satu sama lainnya.
Database digunakan untuk menyimpan informasi atau data yang
terintegrasi dengan baik di dalam komputer. Untuk mengelola

database

diperlukan suatu perangkat lunak yang disebut DBMS (Database Management


System). DBMS merupakan suatu sistem perangkat lunak yang memungkinkan
user (pengguna) untuk membuat, memelihara, mengontrol, dan mengakses
database

secara praktis dan efisien. Dengan DBMS, user akan lebih mudah

mengontrol dan memanipulasi data yang ada. Sedangkan

RDBMS atau

Relationship Database Management System merupakan salah satu jenis DBMS


yang mendukung adanya

relationship atau hubungan antar tabel. Disamping

RDBMS, terdapat jenis DBMS lain, misalnya Hierarchy DBMS, Object Oriented
DBMS, dsb.

Marisa, S.Kom

Page 62

Beberapa software atau perangkat lunak DBMS yang sering digunakan


dalam aplikasi program antara lain :
DB2 - http://www-306.ibm.com/software/data/db2/
Microsoft SQL Server - http://www.microsoft.com/sql/
Oracle - http://www.oracle.com
Sybase - http://www.sybase.com/
Interbase - http://www.borland.com/interbase
Teradata - http://www.teradata.com/
Firebird - http://www.firebirdsql.org/
MySQL http://www.mysql.com
PostgreSQL - http://www.postgresql.org/
Dalam konsep database, urutan atau hierarki database sangatlah penting. Urutan
atau hierarki database digambarkan dalam gambar sbb :

Tentang MySql
MySQL pada awal penggunaannya hanya berjalan pada platform system
operasi UNIX dan LINUX saja, namun seiiring dengan berjalannya waktu dan
bertambah banyaknya peminat/user yang ingin menggunakan database ini agar
dapat berjalan pada platform lain maka dirilislah versi MySQL yang dapat
berjalan pada hampir semua platform.
Marisa, S.Kom

Page 63

Lisensi dari database MySQL adalah freeware, faktor lisensi ini jugalah
yang sangat mungkin membuat user ingin agar database ini tidak hanya untuk
platform UNIX dan LINUX saja tapi juga untuk platform lain. Lisensi freeware
berarti user dapat mendownload dan menggunakan dalam aplikasi yang dibuat
tanpa harus membayar pada pihak pengembang database MySQL karena
menggunakan database MySQL sebagai tempat penyimpanan data dari aplikasi
yang telah mereka buat.

MySQL adalah perangkat lunak pengolah database. MySQL bersifat open


source. Bahasa yang digunakan MySQL adalah bahasa SQL. Dalam bahasa SQL
pada umumnya informasi tersimpan dalam tabel-tabel yang secara logik
merupakan struktur dua dimensi terdiri dari baris (row atau record) dan kolom
(column atau field). Sedangkan dalam sebuah database dapat terdiri dari beberapa
table.
MySQL merupakan salah satu DBMS open source yang paling populer
pada saat ini. Meskipun dahulu MySQL pernah dikritisi karena tidak memiliki
beberapa fitur yang ada dalam DBMS pada umumnya, namun saat ini MySQL
sudah banyak dikembangkan. MySQL mendukung banyak bahasa pemrograman
seperti C, C++, Java dll. Anda dapat menggunakan bahasa pemrograman tersebut
sebagai interface dengan program MySQL. MySQL merupakan metode yang
sangat cepat dalam relasi antar tabel pada databasenya. Dengan menggunakan
one-sweep multijoin, MySQL sangat efisien dalam mengelola informasi yang
Anda minta yang berasal dari banyak tabel sekaligus.
Fitur-fitur MySQL antara lain :
Relational Database System. Seperti halnya software database lain yang
ada di pasaran, MySQL termasuk RDBMS.
Arsitektur Client-Server. MySQL memiliki arsitektur client-server
dimana server database MySQL terinstal di server. Client MySQL dapat
berada di komputer yang sama dengan server, dan dapat juga di komputer
lain yang berkomunikasi dengan server melalui jaringan bahkan internet.
Marisa, S.Kom

Page 64

Mengenal perintah SQL standar. SQL (Structured Query Language)


merupakan suatu bahasa standar yang berlaku di hampir semua software
database. MySQL mendukung SQL versi SQL:2003.
Mendukung Sub Select. Mulai versi 4.1 MySQL telah mendukung select
dalam select (sub select).
Mendukung Views. MySQL mendukung views sejak versi 5.0
Mendukung Stored Prosedured (SP). MySQL mendukung SP sejak versi
5.0
Mendukung Triggers. MySQL mendukung trigger pada versi 5.0 namun
masih terbatas. Pengembang MySQL berjanji akan meningkatkan
kemampuan trigger pada versi 5.1.
Mendukung replication.
Mendukung transaksi.
Mendukung foreign key.
Tersedia fungsi GIS.
Free (bebas didownload)
Stabil dan tangguh
Fleksibel dengan berbagai pemrograman
Security yang baik
Dukungan dari banyak komunitas
Perkembangan software yang cukup cepat.

Apa hubungan fungsi MySQL dengan PHP?


Tidak ada. PHP adalah sebuah bahasa pemrograman, sedang MySQL
adalah sebuah sistem database. Sistem database MySQL terdiri dari server dan
client. Nah, PHP adalah salah satu dari MySQL client. Singkatnya, PHP sebagai
client akan melakukan query (baca: permintaan / perintah) ke sebuah MySQL server.

Tipe-tipe Tabel MySQL


Salah satu kelebihan dari MySQL adalah Anda dapat mendefinisikan tipe
untuk tiap tabel. MySQL mendukung beberapa tipe tabel, tergantung konfigurasi
Marisa, S.Kom

Page 65

saat proses instalasi MySQL. MySQL memiliki 3 (tiga) tipe data utama, yaitu
MyISAM, InnoDB dan HEAP. Jika kita tidak menyebutkan tipe tabel saat
membuat tabel, maka tipe tabel otomatis akan dibuat sesuai konfigurasi default
server MySQL. Hal ini ditentukan oleh variabel default-table-type di file
konfigurasi MySQL.
MyISAM
Tipe tabel MyISAM merupakan tipe tabel yang sederhana, stabil dan
mudah digunakan. Jika kita akan menyimpan data sederhana yang tidak terlalu
rumit, maka gunakanlah tipe tabel ini. Kelebihan utama MyISAM adalah
kecepatan dan kestabilannya. Jika kita memilih tipe tabel MyISAM, maka MySQL
secara otomatis akan menentukan salah satu dari tiga jenis tabel MyISAM, yaitu :
MyISAM static. Jenis ini digunakan ketika semua kolom dalam
tabel didefinisikan dengan ukuran yang pasti (fixed). Dengan kata
lain, tidak ada kolom yang memiliki tipe seperti VARCHAR,
TEXT dan BLOB. Karena sifatnya yang fixed, maka jenis ini akan
lebih cepat, aman dan stabil.
MyISAM dymanic. Jenis ini digunakan ketika terdapat kolom
dengan tipe yang dinamis, seperti tipe kolom VARCHAR.
Keuntungan utama dari jenis ini adalah ukuran yang dinamis. Jadi
sifatnya lebih efektif karena ukuran data (file) menyesuaikan isi
dari masing-masing kolom (field).
MyISAM Compressed. Kedua jenis MyISAM, static dan dynamic
dapat dikompresi menjadi satu jenis yaitu MyISAM Compressed
dengan perintah myisamchk. Tentunya hasilnya lebih kecil dari
segi ukuran. Tabel yang terkompresi tidak dapat

dikenakan

operasi seperti INSERT, UPDATE dan DELETE.


InnoDB
Tipe tabel InnoDB merupakan tipe tabel MySQL yang mendukung proses
transaksi. Tipe ini memiliki beberapa keunggulan, antara lain:
Mendukung transaksi antar tabel.
Marisa, S.Kom

Page 66

Mendukung row-level-locking.
Mendukung Foreign-Key Constraints.
Crash recovery.
HEAP
Tabel dengan tipe HEAP tidak menyimpan datanya di hardisk, tetapi
menyimpan di RAM (memori). Tipe tabel ini biasanya digunakan sebagai tabel
sementara (temporary). Tabel secara otomatis akan dihapus (hilang) dari MySQL
saat koneksi ke server diputus atau server MySQL dimatikan.

Tipe-tipe Field (Kolom) MySQL


MySQL memiliki cukup banyak tipe data untuk field (kolom) tabel.
Tipefield (kolom) ini menentukan besar kecilnya ukuran suatu tabel. Masingmasing tipe field memiliki batasan lebar dan ukurannya.
Tipe field di MySQL setidaknya terbagi menjadi beberapa kelompok,
yaitu sebagai berikut:
1. Bilangan Bulat

2.

Bilangan Desimal atau Pecahan

3. Tipe data Teks atau string

Marisa, S.Kom

Page 67

4. Tipe data Tanggal dan Waktu

Sebenarnya masih banyak tipe-tipe data MySQL untuk lengkapnya


bacalah manual MySQL .

Cara register host menggunakan aplikasi SQL Manager 2007 for MYSQL
Langkah langkah:
1. Klik icon register host

2. Biarkan parameter default, kemudian klik next, seperti tampilan


dibawah ini.

Marisa, S.Kom

Page 68

3. Kali ini ambil salah satu database untuk latihan menggunakan database
default mysql seperti gambar dibawah ini. Kemudian klik next.

4. Biarkan semua parameter bernilai default, kemudian klik finish

Marisa, S.Kom

Page 69

Cara melihat existing Database diMysql


1. Doubleclick register host yang sudah dibuat sebelumnya, seperti tampilan
dibawah ini

Marisa, S.Kom

Page 70

2. Klik menu execute query pada menu database tool, sehingga tampil seperti
gambar dibawah ini.

3. Kemudian ketik perintah dibawah ini: show databases;


Sehingga tampil existing database seperti dibawah ini.

Marisa, S.Kom

Page 71

Membuat Database dan Table


1. Klik new database sehingga tampil seperti gambar dibawah ini. Dan
buat nama database sesuai dengan keinginan. Kemudian next.

2. Biarkan semua parameter default, kemudian klik next

Marisa, S.Kom

Page 72

3. Klik finish

4. Setelah proses di atas selesai maka akan tampil seperti gambar


dibawah ini. Kemudian klik ok.
Marisa, S.Kom

Page 73

Membuat Table
1. Doubleclick nama database baru anda on localhost, kemudian klik kanan
table, dilanjutkan dengan klik new table, akan tampil gambar seperti
dibawah ini:

2. Buat nama table, contoh mahasiswa biarkan settingan default, kemudian


pindah ke tab field. Tulis nama kolom. Contoh nim, nama, jurusan
Marisa, S.Kom

Page 74

sesuaikan tipe data kemudian klik compile. Sehimgga muncul tampilan


seperti dibawah ini.

Referensi Bahasa Mysql


Penggunaan dan sintaks-sintaks bahasa MySQL
CREATE DATABASE
Perintah ini untuk membuat sebuah database. Sintaknya adalah sebagai berikut:
CREATE DATABASE namadatabase;
Contoh penulisan pada MySQL Client
Msql> create database akudb;
Query OK, 1 row affected (0,00 sec)
USE
Perintah ini digunakan untuk memilih database mana yang akan
digunakan: sintaknya adalah sebagai berikut:
USE database;
DROP DATABASE

Marisa, S.Kom

Page 75

Perintah ini digunakan untuk menghapus sebuah database. Sintaks


penulisannnya adalah sebagai berikut:
DROP DATABASE namadatabase;
CREATE TABLE
Perintah ini sebenarnya mempunyai sintaks yang panjang, dimana perlu
definisi dalam pembuatan field-field. Sintaks penulisannya adalah sebagai berikut:
CREATE TABLE namatabel (definisi);
Untuk definisi isinya adalah sebagai berikut:
Namafield tipe[NOT NULL | NULL] [DEFAULT nilai default]
[AUTO_INCREMENT] [PRIMARY_KEY]
atau PRIMARY_KEY (namafield)
atau KEY [namaindex](namafiled)
atau INDEX [namaindex](namafield)
atau UNIQUE [INDEX] [namaindex] (namafield)
DROP TABLE
Perintah ini digunakan untuk menghapus sebuah tabel. Sintaks
penulisannnya adalah sebagai berikut:
DROP TABLE namatabel;
INSERT
Perintah ini digunakan untuk menyisipkan suatu data kedalam tabel.
Sintaknya adalah sebagai
berikut:
INSERT [INTO] namatabel [(namafield,)] VALUES ekspresi
Contoh:
Mysql > insert into values (heru,123456);
SELECT
Perintah select digunakan untuk mengambil data dari suatu tabel. Sintak
penulisannya adalah sebagai berikut:
SELECT {* | namafield} FROM namatebel
[INTO tebeltujuan] [WHERE kondisi]
Tanda bintang (*) menunjukkan bahwa semua field yang ada akan dipilih.
Marisa, S.Kom

Page 76

Contoh1:
Mysql > select * admin;
Artinya : mengambil semua data dari tabel kantor
UPDATE
Perintah ini digunakan untuk memperbarui nilai suatu data. Sintaknya
adalah sebagai berikut:
UPDATE namatabel SET kriteria WHERE kondisi
DELETE
Perintah delete digunakan untuk menhapus sebuah record dari tabel.
Sintaksnya adalah sebagai berikut:
DELETE FROM namatabel WHERE kondisi
REPLACE
Perintah REPLACE hampir sama dengan perintah INSERT, perbedaannya
adalah jika record lama pada tabel memiliki nilai yang sama denga record baru
padasebuah indeks unik, maka record lama akan dihapus dan dignati dengan
record yang baru.

Koneksi PHP dengan MySQL


Karena pada praktikum ini kita belajar tentang PHP & MySQL, maka kita
akan coba melakukan koneksi dari PHP terhadap MySQL. Sebagai latihan, buat
file PHP dengan nama koneksi.php dengan sintak seperti berikut

Marisa, S.Kom

Page 77

Output

Latihan membuat database dalam MySQL


Buatlah sebuah database dengan nama praktekMysql dan buat tabel
mahasiswa dengan struktur tabel sebagai berikut !
No

Nama Field

Type Data

nim

Int(6)

nama

Varchar(50)

jurusan

Varchar(20)

alamat

Text

Pada kesempatan ini kita juga bisa mengecek jumlah baris dan kolom
suatu tabel. kita belajar tentang koneksi. Untuk lebih jelasnya, buatlah sintak PHP
berikut dan simpan dengan nama tipeField.php :

Marisa, S.Kom

Page 78

Output

Marisa, S.Kom

Page 79

Session dan Cookies


Bekerja Dengan Session
Session digunakan untuk mengirim data ke beberapa halaman web.
Sebuah halaman web, secara normal tidak akan mengirim suatu data dari halaman
yang satu ke halaman yang lain. Dengan kata lain, semua informasi tentang data
tersebut akan hilang begitu halaman web direload.
Session dalam PHP mengandung suatu mekanisme untuk menjaga
sejumlah data tetap dapat diakses dalam serangkaian halaman website.
Mekanisme ini memungkinkan pembuat web untuk membangun aplikasi yang
lebih terkostumisasi dan lebih menarik.
Session memungkinkan untuk mendaftarkan sejumlah variabel untuk tetap
dapat digunakan dalam halaman situs yang berbeda- beda. Ketika menggunakan
session, data (variabel) akan tersimpan dan dikelola oleh server. Seorang
pengunjung yang mengunjungi sebuah website akan diberikan sebuah identitas
yang unik, dan disebut dengan session id.

Membuat Dan Mengakhiri Session


Untuk membuat session fungsi yang digunakan adalah sebagai berikut:
Session_start();
Untuk mengisi nilai variabel atau nilai pada session, gunakan fungsi sebagai
berikut:
$_SESSION(nama_session) = Isi Session;
Untuk mengakhiri session gunakan fungsi ini :
Session_destroy();

Marisa, S.Kom

Page 80

Contoh
Kita akan membuat 3 program untuk melakukan pemeriksaan session,
yaitu : login.html, login.php dan cek_session.php.
Program pertama untuk membuat interface halaman login : (simpan file dengan
nama : login.html)

Output

Marisa, S.Kom

Page 81

Program kedua untuk validasi login dengan session :


(simpan file dengan nama : login.php)

Output

Marisa, S.Kom

Page 82

Program ketiga untuk melakukan pemeriksaan session :


(simpan file dengan nama : cek_session.php)

Output

Marisa, S.Kom

Page 83

Untuk melihat apakah pemeriksaan session benar-benar bekerja dengan


baik tutuplah browser anda sekarang dan buka kembali browser anda. Sekarang
buka kembali program cek_session.php anda dan lihat hasilnya pada browser, apa yang terjadi ?
Tampilan program cek_session.php jika anda belum login :

Hal tersebut terjadi karena session login anda telah dihapus oleh browser ketika
browser anda ditutup.

Menghapus Session
Ada 2 cara yang dapat dilakukan untuk menghapus session, cara yang
pertama adalah menutup browser sehingga sesion anda tidak akan aktif lagi
namun cara ini tidak disarankan karena untuk menghindari pembajakan data user
oleh orang lain dan session yang tidak bersih dihapuskan oleh browser biasanya
session yang diletakkan pada URL.
Marisa, S.Kom

Page 84

Cara kedua untuk menghapus session adalah dengan membuat program


dengan php yaitu menggunakan code session_destroy(); untuk menghapus semua
variabel session yang aktif dan code unset($_session[nama_session]); untuk
menghapus sebagian variabel session.
Contoh yang sering digunakan untuk menghapus session adalah fungsi
logout yang banyak digunakan pada fasilitas email dan web-web yang
menggunakan login.

Tambahkan sedikit program pada program cek_session.php

sehingga

program anda menjadi seperti berikut ini :

Output

Marisa, S.Kom

Page 85

Berikutnya membuat program logout.php untuk menghapus session


dengan menggunakan fungsi session_destroy();.
Program logout.php dengan fungsi session_destroy : (simpan file dengan nama :
logout.php)

Output

Marisa, S.Kom

Page 86

Setelah anda logout cobalah masuk kembali pada halaman web


cek_session.php

dengan

mengetikkan

cek_session.php

pada

URL

browser.Apakah anda bisa mengakses halaman cek_session.php tersebut ?


Tampilan program cek_session.php setelah logout dan session dihapus :

Halaman tersebut tidak bisa diakses lagi bukan ?. Karena variabel session
untuk username dan password anda telah dihapus dan anda harus login kembali
untuk dapat mengakses halaman cek_session.php.

Mendaftarkan variabel kedalam sebuah session


Untuk dapat menambahkan variabel kedalam session maka langkah yang
harus dilakukan adalah mendaftarkan nama variabel yang ingin disimpan sebagai
session. Fungsi yang digunakan untuk mendaftarkan nama variabel menjadi
session adalah session_register().
Berikut adalah contoh-contoh penulisan dari fungsi session_register() :
Marisa, S.Kom

Page 87

session_register(sesi_username);
session_register(sesi_password);
$sesi_username = icha;
$sesi_password = session;
Data session tersebut akan disimpan pada server, sebagai contoh
$sesi_username= icha dan $sesi_password= session akan didaftarkan pada
server dan dapat diakses pada setiap script dalam sebuah situs selama session
tersebut berlaku dan diakses dari jendela browser yang sama artinya browser tidak
ditutup atau tidak membuka halaman baru. Isi variabel dalam session bisa diganti.

Cookies
Seperti halnya session, cookies juga merupakan sebuah konsep
penyimpanan informasi user. Hanya saja, jika session tempat penyimpanan berada
di server, cookies berada di client. Oleh karena itu, konsep cookies sebaiknya
jangan digunakan untuk menyimpan informasi login user seperti username,
password dsb. Selain user bisa melihat informasi yang disimpan, user juga bisa
men-disable cookies itu sendiri. Jika cookies di-disable, maka program yang
memanfaatkan cookies tentunya tidak akan berjalan dengan baik. Cookies sendiri
biasanya dipakai dalam aplikasi shooping cart. Biasa digunakan untuk menyimpan
sementara, produk-produk yang dipilih oleh pengunjung pada saat berbelanja.

Cookie dapat dibuat dengan menggunakan fungsi setcookie() dan berikut


ini adalah code dalam bentuk umum untuk membuat cookie :
setcookie($nama_cookie, $nilaicookie, $expirecookie);
Keterangan :
1. $nama_cookie, merupakan nama cookie. Nama cookie ini dapat dipanggil
sewaktu-waktu untuk mendapatkan informasi.
2. $nilaicookie, merupakan informasi atau data yang disimpan dalam cookie.
3. $expirecookie, merupakan batas waktu berlakunya cookie (dalam hitungan
detik), waktu perhitungannya dihitung dari waktu sekarang ditambah
dengan waktu masa berlaku dan jika masa berlaku cookie habis maka
Marisa, S.Kom

Page 88

cookie otomatis akan terhapus.


Program PHP untuk membuat cookie : (simpan file dengan nama : cookie.php)

Output

Program untuk memeriksa cookie : (simpan file dengan nama : periksa.php)

Output

Marisa, S.Kom

Page 89

Pada program periksa.php kenapa hanya nilai cookie 2 saja yang tercetak
dan tidak mencetak nilai cookie 1 ?. hal ini dikarenakan batas waktu berlakunya
cookie telah habis yaitu 2 menit dan nilai cookie otomatis akan dihapus dari
browser.
Untuk memeriksa apakah cookie benar-benar telah dibuat, periksalah
folder cookies anda pada Windows Explorer dan masuk Document and Settings
dan lihatlah cookie yang telah anda buat khusus untuk windows XP sedangkan
kalau windows vista atau 7 start menu search ketik shell:cookies.

Tampilan file cookie yang telah berhasil dibuat oleh program cookie.php
pada Windows Explorer :

Marisa, S.Kom

Page 90

Studi kasus
Dalam pemogramam PHP, peran database menjadi penting dalam
melakukan proses manajement data. Oleh karena itu kali ini kita akan
membehas lebih dalam penggunaan database di PHP. Untuk mempermudah
pemahaman tentang data base, silahkan perhatikan contoh kasus sebagai berikut :
Buatlah database dengan nama kampus dan beri nama tabel data_mhs dibawah ini.

Membuat form data mahasiswa


Program koneksi database dengan setingan variabel global :
(simpan file dengan nama : dbconnect.php)

Marisa, S.Kom

Page 91

Kegunaan dari program dbconnect.php ini akan terlihat pada program lanjutan
yang akan kita buat nanti yaitu untuk menyimpan data, mengupdate data,
menghapus data dan menampilkan data yang ada dalam database. Koneksi dengan
database telah berhasil kita lakukan dengan membuat program koneksinya, lalu
apa yang kurang sekarang ?. Terpikirkah oleh anda bagaimana rumitnya
memasukkan data, mengupdate data, menghapus data dan menampilkan data bila
kita menggunakan console MySQL, bagi anda para ahli MySQL atau paling tidak
sudah lama dalam menggunakan database ini saja tentu akan berfikir ulang jika
harus melakukan semuanya itu jika menggunakan console karena memakan waktu
yang tidak sebentar bukan, terlebih jika data yang harus dimasukkan jumlahnya
ratusan atau bahkan ribuan. Belum lagi jika data yang dimasukkan tidak valid,
memperbaikinya akan memberi beban tambahan bagi anda bukan ?.
Bagi para pengguna MySQL tingkat lanjut saja hal tersebut akan membuat
mereka berpikir ulang, lalu bagaimana dengan user biasa atau orang awam yang
tidak mengetahui sama sekali apa itu MySQL, terlebih MySQL console ?.
Alangkah baiknya jika kita membuat atau menyediakan interface bagi para
user tersebut sehingga proses input data, update data, delete data dan
menampilkan data menjadi lebih mudah dan cepat.Nah pada materi berikutnya
dengan menggunakan database dan spesifikasi yang telah kita buat sebelumnya,
maka kita akan membuat form interface untuk menyimpan data mahasiswa, form
update data mahasiswa, form hapus data mahasiswa dan menampilkan data
mahasiswa yang ada dalam database.
Marisa, S.Kom

Page 92

Membuat form Simpan Data Mahasiswa


Program yang akan pertama kali kita buat adalah form input data mahasiswa
dengan menggunakan HTML.

Program form input data mahasiswa :


(simpan file dengan nama : formMahasiswa.html)

Marisa, S.Kom

Page 93

Berikut adalah tampilan dari program formMahasiswa.html :

Penjelasan program formMahasiswa.html : pada form input data


mahasiswa ini kita menggunakan 4 komponen form yaitu

textbox, textarea,

combobox dan button. Komponen-komponen ini telah saya bahas pada materi
pembuatan form sehingga saya tidak perlu menjelaskan kembali. Yang perlu
diperhatikan adalah pengiriman data dengan menggunakan method POST dan
data yang telah diinput akan diproses oleh program simpanMahasiswa.php.
Pada program ini kita membuat 2 program yang pertama program untuk tampilan
form dan yang kedua untuk memproses lebih lanjut inputan dari form, kita bisa
saja menggunakan 1 program untuk membuat interface dan memprosesnya
dengan menggunakan method $PHP_SELF. Namun method ini tidak akan saya
Marisa, S.Kom

Page 94

bahas karena kita hanya menggunakan method POST untuk mengirimkan data
dari form.
Setelah membuat program untuk tampilan intefacenya, maka program
selanjutanya yang akan kita buat adalah program untuk memproses inputan yang
telah diberikan oleh user. Apa gunanya semua data yang telah diinput tanpa
adanya penanganan lebih lanjut ?.

Program untuk memproses inputan dari Form Input Data Mahasiswa :


(simpan file dengan nama : simpanMahasiswa.php)

Marisa, S.Kom

Page 95

Tampilan program simpanMahasiswa.php jika data mahasiswa berhasil disimpan


dalam tabel mahasiswa :

Penjelasan
dbconnect.php

program
digunakan

simpanMahasiswa.php:
untuk

mengambil

fungsi

method

require_once
pada

program

dbconnect.php yaitu settingan koneksi database seperti yang telah dijelaskan


sebelumnya yaitu variabel global sehingga kita tidak perlu menulis ulang
settingan setiap membuat program baru yang mengakses database. Kemudian
membuat variabel untuk menampung nilai variabel yang dikirimkan oleh form
dalam program ini ada 6 variabel yang digunakan karena ada 6 variabel yang akan
diinput oleh user dan diproses yaitu : txtnim, txtnmmhs, txtalamat, sex,
cmbjurusan, cmbjenjang.
Terakhir anda membuat fungsi if untuk memastikan atau mengecek
apakah proses simpan data berhasil atau tidak. program ini digunakan untuk
menampilkan data mahasiswa yang ada pada tabel data_mhs dan berguna untuk
melihat apakah data mahasiswa yang telah kita input berhasil disimpan atau tidak.

Marisa, S.Kom

Page 96

Membuat program untuk menampilkan data mahasiswa

Program yang akan kita buat berikutnya adalah program untuk


menampilkan semua data mahasiswa yang ada pada tabel data_mhs. Selain itu
program ini juga berguna untuk melihat apakah benar data yang telah kita input
tersimpan pada database, mengecek update data dan juga hapus data. Oleh karena
itu sebelum kita membuat program untuk mengupdate data dan menghapus data
mahasiswa maka lebih baik kita membuat program untuk menampilkan data
mahasiswa.
Program untuk menampilkan data mahasiswa :
(simpan file dengan nama : tampilMahasiswa.php)

Marisa, S.Kom

Page 97

Tampilan program tampilMahasiswa.php :

Marisa, S.Kom

Page 98

Penjelasan program tampilMahasiswa.php : pertama membuat variabel untuk


query yang menampilkan seluruh data pada tabel data_mhs pada baris ke-9.
Lalu membuat judul kolom pada baris ke-14 sampai 18. Untuk membuat nomor
urut buat variabel $i=0; kemudian untuk peningkatan nilainya buat variabel $no
= $offset + 1;. Kemudian untuk menampilkan data dalam tabel maka perhatikan
baris program ke-29 sampai 35. Terakhir kita akan menambahkan 2 link yaitu link
untuk update data dan link untuk menghapus data. Untuk membuat tabel berwarna
selang-seling maka anda lihat program baris 38 hingga 41.

Membuat program untuk mengupdate data mahasiswa

Program berikutnya adalah untuk mengupdate data mahasiswa, form update data
mahasiswa ini akan muncul jika anda mengklik link Edit pada program
tampilMahasiswa.php yaitu link yang ada dalam tabel data mahasiswa. Kita akan
membuat 2 program yaitu : formEditMahasiswa.php dan
updateMahasiswa.php.

Program pertama yaitu Form update data mahasiswa :


(simpan file dengan nama : formEditMahasiswa.php)

Marisa, S.Kom

Page 99

Marisa, S.Kom

Page 100

Tampilan program formEditMahasiswa.php yang sudah diisi dengan data


mahasiswa yang telah kita ambil dari link pada Tabel Data Mahasiswa. Data yang
muncul pada Form Update ini sesuai dengan yang anda pilih pada Tabel Data
Mahasiswa.

Marisa, S.Kom

Page 101

Dan berikut adalah program untuk mengupdate data mahasiswa :


(simpan file dengan nama : updateMahasiswa.php)

Output program updateMahasiswa.php :

Marisa, S.Kom

Page 102

Membuat program untuk menghapus data mahasiswa

Program terakhir yang akan kita buat adalah program menghapus data mahasiswa.

Program hapus data mahasiswa :


(simpan file dengan nama : hapusMahasiswa.php)

Penjelasan program hapusMahasiswa.php : untuk mencoba program ini silahkan


anda menghapus salah satu data mahasiswa yang ada pada tabel mahasiswa
dengan mengklik link delete yang ada pada tabel mahasiswa anda dan lihat
hasilnya pada browser.
Jika di click delete maka outputnya seperti dibawah ini

Marisa, S.Kom

Page 103

Marisa, S.Kom

Page 104