Anda di halaman 1dari 1

Bagaimana terjadinya radiasi?

Radiasi dapat diartikan sebagai energi yang dipancarkan dalam bentuk partikel atau
gelombang. Jika suatu inti tidak stabil, maka inti mempunyai kelebihan energi. Inti itu tidak
dapat bertahan, suatu saat inti akan melepaskan kelebihan energi tersebut dan mungkin
melepaskan satu atau dua atau lebih partikel atau gelombang sekaligus.
Setiap inti yang tidak stabil akan mengeluarkan energi atau partikel radiasi yang berbeda.
Pada sebagian besar kasus, inti melepaskan energi elektromagnetik yang disebut
radiasi gamma, yang dalam banyak hal mirip dengan sinar-X. Radiasi gamma bergerak lurus
dan mampu menembus sebagian besar bahan yang dilaluinya. Dalam banyak kasus, inti juga
melepaskan radiasi beta. Radiasi beta lebih mudah untuk dihentikan. Seng atap atau kaca
jendela dapat menghentikan radiasi beta. Bahkan pakaian yang kita pakai dapat melindungi
dari radiasi beta. Unsur-unsur tertentu, terutama yang berat seperti uranium, radium dan
plutonium, melepaskan radiasi alfa. Radiasi alfa dapat dihalangi seluruhnya dengan selembar
kertas. Radiasi alfa tidak dapat menembus kulit kita. Radiasi alfa sangat berbahaya hanya jika
bahan-bahan yang melepaskan radiasi alfa masuk kedalam tubuh kita.