Anda di halaman 1dari 2

ANASTASYA PUTRI YUSUF

3213100096 (ARSITEKTUR)
Bidang

: Industri sepeda motor

Produk Target : 1. Berkurangnya kemacetan di Indonesia terutama Jakarta.


2. Mengubah perilaku masyarakat Indonesia yang konsumtif terhadap
kendaraan bermotor terutama sepeda motor.
3. Menjadikan Indonesia sebagai sumber industri sepeda motor bagi ASEAN
dan dunia.
Isu Pokok

Produksi sepeda motor Indonesia telah berada pada posisi ketiga terbesar di dunia,
setelah Tiongkok dan India. Di mana memproduksi sebesar 7,7 unit setiap tahunnya dari total
40 perusahaan industri perakitan di Indonesia.
Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan ini akan terus meningkat seiring
dengan kebutuhan masyarakat. Tidak akan mungkin bisa dihentikan. Meskipun banyak yang
bilang sepeda motor penyebab kemacetan.
"Kalau ada yang bilang produksi motor jadi biang macet Jakarta, Menteri
Perindustrian tidak mungkin menyetop produksi motor. Produksi akan terus meningkat," kata
Hidayat dalam sambutannya pada acara peresmian pabrik Kawasaki di Cikarang, Jawa Barat,
Selasa (8/4/2014).
Menurutnya, saat produksi akan terus meningkat, maka yang harus menyesuaikan
adalah infrastruktur. Terutama jalan. Ini yang harus menjadi koreksi menurut Hidayat ketika
berbicara soal industri otomotif di Indonesia.
"Yang dilakukan harusnya adalah infrastruktur yang ditingkatkan. Jalanan ditambah.
Bukan produksinya disetop," ujar Hidayat.
Namun di sisi lain, Ia mengaku terus mendorong produksinya juga diekspor ke luar
negeri. Tujuannya lebih kepada kestabilan perekonomian dengan pengurangan defisit
perdagangan dan defisit transaksi berjalan.
Pada tahun 2013, ekspor sepeda motor dan komponennya pada tahun 2013 mencapai
US$ 564,42. Untuk sepeda motor diekspor sebesar US$ 126,44 juta dan ekspor komponen
US$ 437,98 juta. Negara tujuannya adalah Kawasan Asia Tenggara dan Jepang. Terdiri dari
Singapura sebesar 30,22%, Filipina 15,50%, Thailand 11,53%, Malaysia 10,24% dan
Vietnam 8,10% serta Jepang 5,83%.

"Dengan ekspor yang dilakukan Indonesia bisa menjadi industrial based untuk indutri
sepeda motor untuk ASEAN dan dunia," imbuhnya.
Sumber

: http://finance.detik.com/read/2014/04/08/134341/2548931/1036/ms-hidayatmotor-biang-macet-jakarta-tapi-tidak-mungkin-produksi-disetop

Solusi

1. Sebaiknya produksi sepeda motor jangan mengikuti kebutuhan konsumen


(masyarakat). Karena pada dasarnya, konsumen (masyarakat) adalah manusia yang
akan terus meminta lebih. Oleh karena itu, apabila kita terus menyesuaikan dengan
keinginan konsumen (masyarakat), produksi sepeda motor akan sulit untuk
dikendalikan. Hal ini juga berguna untuk mengubah gaya hidup konsumen yang
terlalu bergantung pada kendaraan bermotor, terutama sepeda motor.
2. Untuk mendukung berkurangnya kemacetan, selain produksi sepeda motor yang
dikendalikan, infrastruktur juga turut berperan disini. Infrastruktur harus diperbaiki
dan ditingkatkan lagi kualitasnya.
3. Agar Indonesia dapat menjadi sumber industri sepeda motor bagi ASEAN dan dunia,

Indonesia dapat mengekspor sepeda motor rakitannya ke negara lain. Hal ini selain
dapat menstabilkan perekonomian, juga dapat memicu Indonesia sendiri untuk lebih
meningkatkan kualitas produksi sepeda motornya.