Anda di halaman 1dari 11

PEMBUATAN BOOTABLE FLASHDISK

UNTUK INSTAL ULANG

Organisasi dan Arsitektur Komputer


Oleh
Nama : Indra Muliana
NIM : 3411141089
Kelas : C

UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI


FAKULTAS MATEMATIKA dan ILMU PENGETAHUAN ALAM
Jl. Terusan Jenderal Sudirman , Cimahi 40513, Jabar. Telepon : (022) 6656190
Website : http://www.unjani.ac.id

Daftar Isi
Daftar Isi.................................................................................................................... i
Daftar Gambar........................................................................................................... i
Kata pengantar.......................................................................................................... ii
BAB 1........................................................................................................................ 1
PENDAHULUAN.......................................................................................................... 1

1.
2.
3.
4.
5.

Latar Belakang Masalah......................................................................................................1


Tujuan.................................................................................................................................1
Rumusan Masalah...............................................................................................................1
Metoda Penulisan................................................................................................................1
Batasan Masalah.................................................................................................................1

BAB 2........................................................................................................................ 2
Kajian Pustaka........................................................................................................... 2

2.1 Landasan Teori.....................................................................................................................2


BAB 3........................................................................................................................ 3
PEMBAHASAN............................................................................................................ 3

3.1 Persiapan Awal....................................................................................................................3


3.2 Membuat Media Instalasi USB Bootable Dengan Rufus.....................................................3
BAB 4........................................................................................................................ 8
PENUTUP................................................................................................................... 8

4.1 Kesimpulan..........................................................................................................................8
4.2 Daftar Pustaka......................................................................................................................8

Daftar Gambar

Gambar 1. 1............................................................................................................................4
Gambar 1. 2............................................................................................................................4
Gambar 1. 3............................................................................................................................5
Gambar 1. 4............................................................................................................................5
Gambar 1. 5............................................................................................................................6
Gambar 1. 6............................................................................................................................6
Gambar 1. 7............................................................................................................................7

Kata pengantar
Dengan memanjatkan puja dan puji syukur ke hadirat allah swt, yang telah
memberikan rahmat dan karunianya, sehingga tersusunnya makalah ini guna memenuhi
tugas praktikum Mata Kuliah Organisasi dan Arsitektur Komputer, Tugas makalah ini
disusun dari segala sumber yang ada, dan berdasarkan reverensi dari berbagai informasi
yang didapat.
Dalam penyusunan tugas makalah ini penulis mendapat bimbingan, dan bantuan
dari berbagai pihak sehingga pengerjaan tugas makalah ini dapat terselesaikan dengan
baik, untuk itu pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih yang sebesarbesarnya kepada:
1. Bapak dosen mata kuliah praktikum Organisasi dan Arsitektur Komputer.
2. Kedua orang tua yang telah mendoakan dan memberikan dukungan baik moril
maupun materil yang tidak terhingga selama ini.
3. Semua teman yang memberikan support dan masukan sehingga tugas makalah ini
Dapat terselesaikan.
Dalam penyusunan tugas makalah ini tentu masih banyak kekurangan, untuk itu
penyusun mengharapkan kritik & saran demi perbaikan yang akan datang.
Akhir kata, penyusun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah
membantu penyusunan tugas makalah ini sehingga bisa terselesaikan dengan baik.
Wassalam.

Cimahi, April 2015

Penyusun

BAB
BAB11

PENDAHULUAN
1. Latar Belakang Masalah
Kemampuan dasar yang harus dikuasai oleh seorang teknisi komputer ialah bisa melakukan
instalasi ulang computer, instalasi ulang computer dilakukan untuk menginstal / memasang
Operating System computer (OS) ke dalam computer itu sendiri, sehingga computer bisa
berfungsi sebagaimana mestinya. Sistem Operasi merupakan software pertama yang

dipasang pada memori komputer pada saat komputer dijalankan. Sedangkan softwaresoftware lainnya akan dijalankan setelah sistem operasi berjalan terlebih dahulu . Ada
beberapa system operasi yang digunakan seperti windows, linux, android, dls tergantung
kebutuhan dan kepraktisan bagi user.
Adakalanya dalam proses instalasi computer tidak selamanya bisa dilakukan hanya melalui
optical drive (CD/DVD Drive) hal ini dikarenakan adanya computer mini yang disebut dengan
mini PC netbook atau notebook yang mana biasanya tidak memiliki optical drive (CD/DVD
Drive) maka dari itu proses instalasi OS perlu dilakukan melalui removable disk (FlashDisk).
Pada dasarnya proses instalasi melalui flashdisk tidak jauh berbeda dengan proses instalasi
melalui CD/DVD, namun pertamakali flashdisk harus di seting sedemikian rupa agar system
BIOS bisa membaca flashdisk sebagai media bootable yaitu dengan cara bantuan tools / aplikasi.
Untuk seting flashdisk agar bisa menjadi media bootable instalasi akan dijelaskan pada bab
pembahasan.

2. Tujuan
Dari penjelasan diatas, tujuan yang ingin dicapai dari penulisan makalah ini adalah
memberikan tutorial bagaimana menjadikan flashdisk sebagai media bootable untuk melakukan
proses instalasi OS.

3. Rumusan Masalah
Yang menjadi rumusan atau topic masalah dalam penulisan makalah ini yaitu
menggunakan aplikasi rufus sebagai tools untuk melakukan setting pada flashdisk agar dapat
menjadi bootable flashdisk .

4. Metoda Penulisan
Dalam penulisan makalah ini, penulis menggunakan metode kepustakaan dan
browsing dimana penulis mengambil beberapa sumber (sebagaian besar dari buku dan
internet ) dan menyimpulkan apa yang didapatkan dari sumber-sumber tersebut.
5. Batasan Masalah
Adapun batasan masalah dalam penulisan makalah ini ialah pembahasan difokuskan
pada penggunaan aplikasi rufus untuk melakukan setting pada flashdisk agar menjadi
media bootable untuk melakukan proses instalasi ulang tanpa menggunakan CD/DVD
drive.

BAB
BAB22

Kajian Pustaka
2.1 Landasan Teori
Bootable merupakan sebuah fasilitas yang ada pada setiap sistem operasi,
dimana ditempatkan pada media penyimpanan yang berupa flashdisk, CD/DVD ROM
atau media penyimpanan lainnya.
Mengapa dinamakan dengan bootable? Karena sistem operasi akan melalui first boot
menggunakan sebuah media penyimpanan baik itu CD/DVD, Flashdisk ataupun
harddisk. Booting yang dilakukan harus melalui tahapan-tahapan yang benar, misalnya
saat akan mengatur pengaturan pada BIOS. Pada saat kita melakukan pengaturan pada
BIOS, kita akan memilih media apa yang akan digunakan untuk melakukan proses
instalasi OS. Media tersebut pastinya harus kita tentukan apakah itu Harddisk, CD/DVD
ROM, Flashdisk atau media penyimpanan lainnya. Pengaturan seperti itu dapat
dilakukan pada menu boot kemudian set boot order setelah itu tinggal atur first boot atau
booting awal.
Dalam makalah ini media bootable yang digunakan adalah flashdisk. Mengapa
flasdisk? Mungkin diantara Anda banyak yang memiliki netbook. Ya, salah satu
perangkat teknologi yang kini banyak diminati banyak orang, karena memiliki kelebihan
diantaranya ringan, mudah dibawa kemana-mana dan juga yang pasti sangatlah cocok
untuk pelajar maupun mahasiswa.
Walaupun banyak kelebihan, netbook memiliki sedikit kendala yaitu ketika ingin
melakukan install ulang OS. Karena tidak dilengkapi dengan DVD Internal, sehingga
kita harus menggunakan DVD Eksteranal yang mungkin harganya saat ini sangatlah
mahal. Oleh karena itu, Penulis akan memberikan sedikit cara penyelesaiannya. Penulis
akan menunjukan kepada Anda bagaimana cara membuat bootable flashdisk windows7.
Biasanya untuk membuat sebuah bootable windows, kebanyakan orang menggunakan
CD/DVD. Namun untuk saat ini, memiliki bootable flashdisk sangat penting terutama
jika Anda memiliki netbook yang tidak memiliki DVD ROM eksternal. Dalam hal ini,
Software yang penulis gunakan adalah Rufus.

BAB
BAB33

PEMBAHASAN
3.1 Persiapan Awal
Pada tahap ini yang harus kita lakukan adalah mempersiapkan USB flashdisk
dengan minimum kapasitas sebesar 4GB dan pastikan flashdisk kosong tidak ada data-data
didalamnya, jikapun ada maka flashdisk harus diformat terlebih dahulu atau pada saat
melakukan seting pada rufus, flashdisk akan secara otomatis terformat dengan menceklis
opsi quick format. Setelah flashdisk siap digunakan tahapan selanjutnya adalah instal
aplikasi rufus. Setelah rufus terinstal pastikan file instalasi windows 7 anda sudah berbentuk
file ekstraksi ISO. Berikut tools yang harus ada dalam pembuatan bootable USB flashdisk :
1. Flashdisk Minimum kapasitas 4Gb.
2. Aplikasi Rufus.
3. CD master windows 7 dalam bentuk ISO file.
3.2 Membuat Media Instalasi USB Bootable Dengan Rufus
Penggunaan bootable USB flashdrive (flashdisk, memory stick dan yang lainnya)
akan sangat bermanfaat bagi seorang teknisi komputer atau pemilik komputer, terutama
netbook atau notebook yang tidak memiliki CD/DVD drive. Selain lebih cepat dalam proses
instalasi dibandingkan menggunakan media CD/DVD, menggunakan USB mempermudah
kita untuk update BIOS, recovery password atau mencoba, memeriksa dan menganalisa
sebuah sistem operasi.
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Membuat Media Instalasi USB Bootable Dengan Rufus: http://dosen.gufron.com/tutorial/membuat-media-instalasi-usb-bootable-dengan-rufus/6/

Salah satu aplikasi yang dapat digunakan untuk membuat bootable pada media USB
flash drive adalah Rufus. Dengan ukuran yang sangat kecil (hanya 459 KB), aplikasi ini
juga bersifat gratis (lisensi GNU GPL versi 3) dan portable.
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Membuat Media Instalasi USB Bootable Dengan Rufus: http://dosen.gufron.com/tutorial/membuat-media-instalasi-usb-bootable-dengan-rufus/6/

Rufus juga memiliki opsi FreeDOS, sehingga kita dapat menggunakannya untuk
booting komputer dalam modus DOS (Disk Operating System). Modus DOS sangat
bermanfaat terutama dalam melakukan proses upgrade BIOS yang membutuhkan DOS
command prompt.
Menggunakan Rufus sangatlah mudah. Setelah mendownload aplikasi Rufus, klik ganda
untuk mulai menjalankannya.

Gambar 1. 1

Gambar 1.1 merupakan tampilan awal aplikasi rufus .

Gambar 1. 2

Gambar 1.2 Apabila flash disk sudah dicolokan ke komputer, secara otomatis Rufus akan
mendeteksi drive, sistem file, ukuran cluster dan volume label flash disk tersebut. Pada tab
device kita pilih flashdisk yang akan digunakan.

Gambar 1. 3

Gambar 1.3 pilih opsi type target system untuk type BIOS. Biasanya tipe bios berbeda beda
tergantung merk computer. Namun pada opsi ini pilih saja MBR for BIOS or UEFI
comuputers.

Gambar 1. 4

Gambar 1.4 pada file system pilih FAT32 atau tergantung file system pada computer anda .

Gambar 1. 5

Gambar 1.5 pilih opsi cluster size secara default.

Gambar 1. 6

Gambar 1.6 Untuk menjadikan flash disk sebagai bootable sistem operasi, pada bagian opsi
Create a bootable disk using, gunakan pilihan ISO image. Setelah itu klik icon drive untuk
memilih file ISO sistem operasi yang akan dimasukan ke dalam flash disk. Secara otomatis
Rufus akan menggunakan data ISO tersebut untuk kebutuhan pembuatan USB bootable.
Biarkan opsi Quick formaat tetap aktif, agar proses format partisi menjadi lebih cepat.

Gambar 1. 7

Gambar 1.7 klik tombol Start untuk memulai proses penulisan ke flashdisk. Rufus akan
menampilkan peringatan, bahwa seluruh data yang ada pada flash disk akan dihapus.
Setelah itu, pertama sekali Rufus akan melakukan format terhadap USB flash drive yang
ditentukan. Setelah selesai, baru melakukan penyalinan file-file yang ada dalam file ISO.
Tunggu sampai proses penulisan data selesai .

Seperti itulah cara / tutorial pembuatan bootable USB flashdisk menggunakan


aplikasi rufus, tentunya sangat mudah bukan ? untuk lebih jelasnya silahkan praktikan
sendiri dengan mengikuti langkah langkah yang telah dipaparkan di atas .

BAB
BAB44

PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Penggunaan bootable USB flashdisk sangat dibutuhkan terutama untuk computer yang
tidak memiliki CD/DVD Drive (netbook atau notebook). Karna itu diperlukan kemampuan
untuk membuat flashdisk sebagai media bootable untuk melakukan proses instalasi ulang
computer. Pada dasarnya proses instalasi melalui flashdisk tidak jauh berbeda dengan proses

instalasi melalui CD/DVD, namun pertamakali flashdisk harus di seting sedemikian rupa agar
system BIOS bisa membaca flashdisk sebagai media bootable yaitu dengan cara bantuan tools /
aplikasi.

Bootable merupakan sebuah fasilitas yang ada pada setiap sistem operasi, dimana
ditempatkan pada media penyimpanan yang berupa flashdisk, CD/DVD ROM atau media
penyimpanan lainnya.
Mengapa dinamakan dengan bootable? Karena sistem operasi akan melalui first boot
menggunakan sebuah media penyimpanan baik itu CD/DVD, Flashdisk ataupun harddisk.
Booting yang dilakukan harus melalui tahapan-tahapan yang benar, misalnya saat akan
mengatur pengaturan pada BIOS. Pada saat kita melakukan pengaturan pada BIOS, kita
akan memilih media apa yang akan digunakan untuk melakukan proses instalasi OS. Media
tersebut pastinya harus kita tentukan apakah itu Harddisk, CD/DVD ROM, Flashdisk atau
media penyimpanan lainnya. Pengaturan seperti itu dapat dilakukan pada menu boot
kemudian set boot order setelah itu tinggal atur first boot atau booting awal.
4.2 Daftar Pustaka.

[1] www.wikipedia.or.id// diakses selasa-14-04-2015//


[2] www.ilmukomputer.com// diakses selasa-14-04-2015//
[3] www.pintarkomputer.com// diakses selasa-14-04-2015//