Anda di halaman 1dari 37

ANATOMI & FISIOLOGI TELINGA

Krisna Muhammad
20090310079

BAGIAN TELINGA
Telinga luar (auris eksterna) : daun telinga,
liang telinga
Telinga tengah (auris media) : membran
timpani, kavum timpani, tuba eustachius,
tulang pendengaran
Telinga dalam (auris interna) : koklea, dan
vestibuli yang terdiri dari 3 kanalis
semisirkularis

Auris eksterna
Fungsi telinga luar adalah untuk menerima
gelombang suara dan menghantarkannya
ke telinga tengah.
Telinga luar terdiri dari auricula dan
meatus acusticus eksternus sampai
membran timpani.

Auricula
Auricula : terdiri dari tulang rawan elastin
dan kulit

Meatus Acusticus Eksterna


Berbentuk huruf S.
Panjangnya kira-kira 2,5-3 cm.
1/3 LUAR

2/3 DALAM

- Rangka Tulang
- Rangka Tulang
Rawan
- Sedikit kelenjar serumen
- Banyak kelenjar
serumen & rambut

Pada Meatus Acusticus Externus


bagian
ventral
dipersarafi
N.
Auriculotemporalis (N.V) dan pada
bagian dorsal dipersarafi oleh
Ramus Auricularis N.X.
Meatus
acusticus
externus
mendapatkan vaskularisasi dari A.
Auricularis
posterior
dan
A.
Temporalis
superficialis
yang
merupakan cabang dari A. Carotis
externa.

Auris Media
Telinga tengah merupakan rongga yang berisi
udara. Batas-batas telinga tengah :
Batas luar : membran timpani.
Batas depan : tuba Eustachius.
Batas bawah : vena jugularis (bulbus jugularis).
Batas belakang : aditus ad antrum, kanalis fasialis
pars vertikalis.
Batas atas
: tegmen timpani (meningen/otak).
Batas dalam : kanalis semisirkularis horizontalis,
kanalis fasialis, oval window, round window,
dan
promontorium.

Membran Timpani

Berbentuk bundar dan cekung bila dilihat dari arah liang


telinga dan terlihat obliq terhadap sumbu liang telinga.
Bagian atas disebut pars flaksida (membran Shrapnell).
Bagian bawah disebut pars tensa (membran propria).
Bayangan penonjolan bagian bawah maleus pada
membrane timpani disebut sebagai umbo.
Fungsi umbo : bergetar secara sinkron dengan gelombang
suara yang mengenainya, menyebabkan tulang-tulang
pendengaran bergetar.

Dari umbo bermula suatu reflek cahaya


(cone of light) ke arah bawah yaitu cahaya
dari luar yang dipantulkan oleh membrane
timpani.
Pada pukul 7 untuk membrane timpani kiri.
Pukul 5 untuk membrane timpani kanan.
Di membrane timpani terdapat dua serabut
yaitu serabut sirkuler dan serabut radier.
Serabut tersebut menyebabkan timbulnya
refleks cahaya yang berupa kerucut.

Aliran darah membrana timpani berasal dari


pembuluh-pembuluh epidermal berasal dari
aurikula yang dalam cabang dari arteri
maksilaris interna dan permukaan mukosa
telinga tengah didarahi oleh timpani anterior
cabang dari arteri maksilaris interna dan
oleh stylomastoid cabang dari arteri aurikula
posterior.
Berfungsi menerima getaran suara dan
meneruskannya pada tulang pendengaran.

Nervus :

Bagian luar : N.
auriculotemporalis,
N.mandibularis.
Bagian dalam : N. cranialis
IX (N.glossopharyngeus ).

Tuba Eustachius
Tuba Eustachius menghubungkan telinga tengah dan
nasofaring.
Berfungsi menjaga keseimbangan tekanan udara
dalam faring dan telinga tengah.
Disebut juga tuba auditory atau tuba faringotimpani.
Bagian tulang terdapat pada bagian belakang dan
pendek (1/3 bagian).
Bagian tulang rawan terdapat pada bagian depan dan
panjang (2/3 bagian).

Dipersarafi oleh Nervus : dari plexus


tympanicus
;
N.facialis
dan
N.glossopharyngeus.
Tuba eustachii yg lebarnya sekitar 1
mm, panjangnya sekitar 35 mm.
Normalnya tuba eustachii tertutup namun
dapat terbuka akibat kontraksi otot palatum
ketika melakukan manuver valsava /
menguap atau menelan.

Tulang pendengaran
Os. Auditoria:
Malleus : melekat pada membrane tympanica,
Stapes : menempati fenestra vestibule, arah lateral,
Incus : antara malleus dan stapes bersendi diantaranya
chorda tympani yang menyilang.
Berfungsi untuk mengalirkan getaran suara dari membran
timpani menuju ke rongga telinga dalam.

Musculus Tensor Timpani


Otot ini berada pada suatu canalis pada dinding
anterior dari cavum timpani, di sebelah atas dari tuba
eustachius.
Fungsi otot ini untuk meregangkan dan mengendorkan
cavum timpani.

Musculus Stapedius
Otot ini dimulai dari suatu benjolan tulang
dari dinding posterior cavum timpani yang
disebut eminentia pyramidalis.
Kemudian tendonnya berakhir pada collum
dari stapes.
Fungsi otot ini adalah untuk mengatur
gerakan dari stapes.

Chorda Timpani
Berjalan dari cavum timpani, keluar dari
nervus Fascialis Pars Vertikalis (dinding
posterior cavum timpani).
Kemudian berjalan dalam cavum timpani
ke arah anterior kemudian masuk ke
fissure petrotympanica, dimana terdapat
pada dinding anterior dan akhirnya saraf
ini mempersarafi lidah.

Auris interna
Terdiri dari koklea (rumah siput) yg berupa
dua setengah lingkaran dan vestibulum yg
terdiri dari 3 buah kanalis semisirkularis.

Koklea
Koklea merupakan tabung berpilin mirip
rumah siput.
Pada irisan melintang koklea tampak skala
vestibuli (atas), skala timpani (bawah), dan
skala media (di antaranya).
Skala vestibuli & skala timpani berisi perilimfa.
Skala media berisi endolimfa.
Dasar vestibuli disebut membran vestibuli
(Reissners membrane).
Dasar skala media adalah membran basalis.
Pada membran ini terletak organ corti & sel
rambut sebagai organ pendengaran.

- Skala media :
berisi cairan endolimfe yang strukturnya
sama dengan cairan intraseluler, mengandung
kadar kalium tinggi dan natrium rendah.
- Skala vestibuli :
berisi cairan perilimfe dan berbatasan dengan
kavum timpani lewat fenestra ovale.
- Skala timpani :
Berisi cairan perilimfe dan berbatasan
dengan kavum timpani lewat fenestra rotundum.

Skala vestibuli dengan skala media


dipisahkan oleh membran Reissner
(membran vestibularis).
Antara skala timpani dan skala media
dipisahkan oleh membran basilaris.

Organ Corti
Sepanjang duktus kohlearis di atas membrana basilaris
terdapat reseptor organ yang disebut organ korti.
Organ korti merupakan struktur kompleks yang terdiri
dari 3 bagian utama yaitu sel penyangga, sel sensoris
yaitu sel-sel saraf rambut dan membrana tektoria.
Organ korti mengandung 15.000 sel rambut yaitu 3.500
sel rambut dalam dan12.000 sel rambut luar.

Vestibulum
Vestibulum berhubungan dg rongga timpani melalui
suatu membran yang dikenal sbg tingkap oval
(fenestra ovale).
Berisi utriculus dan saculus.
Bermuara 3 buah kanalis semisirkularis yaitu kanalis
semisirkularis anterior, posterior dan lateral yang
masing-masing saling tegak lurus.
Tiap sal.semisirkularis punya pelebaran atau ampula
yang mengandung organ sensoris vestibuler.

FISIOLOGI PENDENGARAN
Gelombang suara akan dikumpulkan oleh daun
telinga - disalurkan ke saluran telinga luar menggetarkan membran timpani - diteruskan ke
dalam
telinga
tengah
melalui
tulang-tulang
pendengaran - getaran diteruskan ke telinga dlm
melalui tingkap oval dan menggetarkan cairan
perilimfe yg tdp di dlm skala vestibuli - menggetarkan
membran Reissner dan cairan endolimfe dalam skala
media, membran basilaris. Saat membran basilaris
bergetar akan menggerakkan sel-sel rambut dan
ketika sel-sel rambut menyentuh membran tektorial impuls akan dikirim ke saraf otak N. VIII - ke korteks
otak bagian pendengaran untuk diinterpretasikan.

Keseimbangan
Reseptor sistem vestibuler adalah sel rambut yang terletak
dalam krista kanalis semi sirkularis dan makula dari organ
otolit ( sakulus dan utrikulus ).
Sel sel pada kanalis semisirkuler peka terhadap rotasi
khususnya terhadap percepatan sudut.
Sel-sel pada organ otolit peka terhadap ferak linier ,
khususnya perceptan linear dan terhadap perubhan posisi
kepala relatif terhdap grafitasi.
Reflek-reflek vestibul: serabut aferen berjalan menuju ssp dan
bersinap pada neuron inti vestibular di batang otak.
Selanjutnya neuron menuju kebagian lain dari otak , sebagian
menuju motorneuron yg mensyarafi otot-otot ekstraokuler, yg
lain menuju formasio retikularis batang otak, serebelum, dan
struktur lain.

Alat keseimbangan di dalam utrikulus dan


sakulus terdiri dari sekelompok sel saraf
yang ujungnya berupa rambut bebas yang
melekat pada otolith, yaitu butiran natrium
karbonat.
Posisi kepala mengakibatkan desakan
otolith pada rambut yang menimbulkan
impuls yang akan dikirim ke otak.

SAKULUS DAN UTRIKULUS


Dinding sakulus dan utrikulus dibentuk oleh lapisan
jaringan ikat tebal yang mengandung pembuluh darah,
sedangkan lapisan dalamnya dilapisi epitel pipih selapis
sampai selapis kuboid rendah.
Pada sakulus dan utrikulus terdapat reseptor sensorik
yang disebut makula sakuli dan makula ultrikuli. Makula
sakuli terletak paling bnyk pd dinding sehingga berfungsi
untuk mendeteksi percepatan vertikal lurus sementara
makula ultrikuli terletak kebanyakan di dasar shg
berfungsi untuk mendeteksi percepatan horizontal lurus.